Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Pesan Sayyidi Syeikh Muhammad Ba’athiyah di Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang 

Pesan Sayyidi Syeikh Muhammad Ba’athiyah di Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang 

Diposting pada 7 December 2022 oleh Redaksi / Dilihat: 898 kali

 

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang Ahad 10 Jumadil Awal 1444 H/4 Desember 2022 telah    sukses dilaksanakan. Dalam acara Maulid dan Silaturahmi Akbar ini, hadir para guru dan Masyayikh yaitu Abi Arif selaku pengasuh Al-Bahjah Jamblang, Syeikh Ali Al-Qudaimi, Syeikh Darwis Muhammad, Buya Yahya, dan Syeikh Muhammad bin Ali Ba’athiyah.

Banyak sekali pesan dan nasihat yang bisa bisa diambil dari para guru dan masyayikh di acara Maulid dan Silaturahmi Akbar ini. Salah satunya adalah pesan dari Sayyidi Syeikh Dr. Muhammad bin Ali Ba’athiyah. Dalam tausiyah tersebut, Sayyidi Syeikh menyampaikan pesan melalui bahasa Arab yang diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia oleh Ustadz Khoirul Anam. Sayyidi Syeikh menyampaikan pesan tentang cinta kepada Baginda Nabi Muhammad Saw dan mensyukuri nikmat terbesar yang diberikan Allah Swt kepada kita.

Ustadz Khoiril Anam sedang menyampaikan pesan Sayyidi Syeikh dalam bahasa Indonesia

Menurut Sayyidi Syeikh, satu-satunya cara agar kita sampai kepada Allah Swt adalah melalui hubungan dan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad Saw. Artinya, seseorang tidak akan bisa meraih ridha Allah Swt ketika ia tidak sambung hati dan mencintai Baginda Nabi Muhammad Saw

“Hubungan kita dengan Nabi Muhammad Saw adalah satu-satunya cara agar kita sampai kepada Allah Swt, tidak ada cara lain dan tidak ada pintu lain untuk sampai kepada Allah Swt kecuali melalui kecintaan kita kepada Nabi Muhammad Saw.”

Kemudian Sayyidi Syeikh menyampaikan sebuah hadits yang maknanya:

“Cintailah Allah Swt karena nikmat yang telah diberikan Allah Swt kepada kita semua, kemudian cintailah aku karena kalian cinta Allah, kemudian cintailah keluargaku karena kalian cinta kepada ku. Siapa saja yang cinta kepadaku, maka dengan diriku aku mencintainya. Dan barangsiapa yang membenci keluargaku, maka demi diriku aku membencinya.”

Sayyidi Syeikh mengatakan bahwa dalam hadits tersebut Nabi Muhammad Saw memerintahkan kepada kita sebagai umatnya untuk cinta kepadanya. Maka dari itu, Sayyidi Syeikh berkesimpulan bahwa jalan kita untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt adalah dengan jalan mahabbah atau cinta kepada Baginda Nabi Saw. Dengan cinta ini, umat Baginda Nabi Saw akan menuju kepada Allah Swt dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Pesan Sayyidi Syeikh selanjutnya adalah untuk senantiasa mengingat nikmat dan karunia yang diberikan oleh Allah Swt khususnya kepada seorang muslim. Sayyidi Syeikh berpesan bahwa terdapat dua nikmat terbesar yang diberikan oleh Allah kepada kita. Pertama adalah nikmat kita diciptakan oleh Allah Swt ke dunia ini. Nikmat kedua adalah kita diberikan hidayah untuk menjadi pemeluk agama Islam dan pengikut Baginda Nabi Muhammad Saw. Nikmat tersebutlah yang harus dijadikan sebab kita untuk mencintai Allah Swt.

“Nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang pertama adalah kita telah diciptakan oleh Allah Swt. Nikmat yang kedua adalah kita diberikan hidayah oleh Allah Swt sebagai pemeluk agama Islam dan pengikut Nabi Muhammad Saw, yang meniscayakan kita untuk cinta kepada Allah Swt.”

Suasana Jamaah Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang

Begitu pentingnya menanamkan kecintaan kita kepada Baginda Nabi Saw menurut Sayyidi Syeikh adalah karena Kecintaan kita kepada Nabi Muhammad Saw itu berbanding lurus dengan kedekatan kita kepada Allah Swt, berbanding lurus dengan kecintaan Allah Swt kepada kita. Maka sebesar apa cinta kita kepada Nabi Muhammad, sebesar itu pula cinta Allah Swt kepada kita semua. Bahkan yang membuat para sahabat nabi memiliki derajat dan kedudukan berbeda dihadapan Allah Swt adalah derajat kecintaan mereka kepada Baginda Nabi Saw, bukan amalnya.

“Para Sahabat Nabi itu derajatnya berbeda-beda, mereka semua adalah orang yang istimewa dihadapan Allah Swt, tapi derajat mereka disisi Allah berbeda-beda. Apa yang membedakan derajat mereka? bukan karena amalnya, tapi karena kecintaan dan kedekatan mereka kepada Nabi Muhammad Saw.”

Maka dari itu, hikmah yang dapat kita ambil dari pesan Sayyidi Syeikh adalah kita harus bersyukur kepada Allah Swt karena telah dikaruniakan nikmat terbesar yang Allah Swt berikan kepada umat manusia. Yaitu nikmat dilahirkan di dunia ini, dan nikmat dilahirkan dalam keadaan memeluk agama Islam sehingga meniscayakan kita untuk mencintai Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw. Dan mencintai Baginda Nabi Muhammad Saw adalah satu-satunya cara agar kita menuju kepada Allah dalam artian menuju surga Allah Swt.

Sumber : Youtube Al-Bahjah TV

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Pesan Sayyidi Syeikh Muhammad Ba’athiyah di Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang 

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Lakukan Ini Agar Anak Terhindar Jeratan Judi Online
30 July 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Era digital menuntun setiap orang untuk mengakses pelbagai informasi yang mudah dijangkau, tanpa terkecuali dan tanpa memerlukan... selengkapnya

Di Majelis Al-Bahjah Bandung, Buya Yahya Berpesan Begini
23 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buya Yahya kembali hadir di Kota Cimahi dalam kajian rutin Majelis Al-Bahjah Bandung, Rabu 28 Rabiul... selengkapnya

Lebarkan Sayap Dakwah Rasulullah Saw, Pondok Pesantren Al-Bahjah Binangkit Tasikmalaya Diresmikan
28 October 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Jumat, 02 Rabiul Akhir 1444 H atau bertepatan dengan Tanggal 28 Oktober 2022 telah diresmikan Pondok... selengkapnya

Bukan Cinta yang Hilang tapi Obrolan yang Terlewat
16 April 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernikahan bukan sekadar ikatan lahiriah atau cerita happy ending dalam sebuah hubungan, tetapi juga sebuah amanah dan ibadah... selengkapnya

Hikmah Merindukan Surga dan Takut Neraka
8 July 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Orang yang sudah mengikrarkan dirinya beriman secara otomatis akan mudah untuk melakukan kebaikan-kebaikan. Ia juga akan secara... selengkapnya

Agar Mahar Pernikahan Tidak Jadi Petaka
31 July 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Salah satu yang selalu diperbincangkan dalam sebuah pernikahan adalah mahar. Mahar dapat diartikan sebagai pemberian pihak laki-laki... selengkapnya

Jatah Daging Qurban Panitia Lebih Banyak, Bagaimana Hukumnya?
26 June 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Prosesi pemotongan hewan qurban di masyarakat pada umumnya dilakukan oleh panitia qurban. Namun seringkali kita melihat... selengkapnya

Perbedaan Puasa Arafah Antara Indonesia dan Arab Saudi Tahun 1443 H
7 July 2022

Di tengah-tengah kaum muslimin Indonesia sedang ramai perbincangan mengenai perbedaan penetapan hari Raya Iduladha. Sebagian pihak mengikuti ketetapan pemerintah melalui... selengkapnya

Shalat Anda Tidak Khusyu, Apakah Sia-Sia?
17 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim apapun keadaannya. Siapapun yang... selengkapnya

Makna Maulid dalam Kehidupan Kita
3 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Rabi’ul Awal, bulan kelahiran kekasih Allah, yaitu Nabi Muhammad Saw.... selengkapnya

Pesan Sayyidi Syeikh Muhammad Ba’athiyah di Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang 

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: