● online
Yang Membuat Kita Masih Bertahan Bukan Karena Kita Kuat, Tapi Karena Allah

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernahkah kita merenung, tentang seberapa jauh perjalanan ini yang akhirnya mampu membawa kita sampai titik sekarang? Tentang berapa banyak luka yang tak terlihat, tetapi terasa begitu dalam dan menyesakkan? Tentang malam-malam yang dilewati dengan sunyi namun getir, karena terlalu lelah untuk menangis? Sadar atau tidak, kita telah melewati begitu banyak ujian. Kita pernah diremehkan, dipandang sebelah mata, seolah-olah tak punya daya. Pernah pula kita terluka oleh kata-kata, oleh perlakuan, bahkan oleh orang yang paling kita percaya.
Ada masa di mana semangat seperti tercerabut, hari-hari terasa hampa, dan tujuan seakan mengabur. Kita pernah patah hati, merasa tidak cukup, merasa kecil, dan tenggelam dalam rasa tak berharga. Masalah keluarga yang menyesakkan dada, karier yang tak menentu mengusik setiap ketenangan. Namun, lihatlah kita masih di sini, berdiri, bernapas, berjalan. Bukan karena kita kuat, tetapi karena Allah yang menguatkan.
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah: 286)
Betapa banyak hal yang jika hanya mengandalkan diri sendiri, kita pasti telah runtuh. Tetapi Allah hadir di antara air mata kita. Allah hadir pada detik-detik terakhir ketika kita ingin menyerah. Tanpa kita sadari, Dia menuntun langkah kita, mengusap hati yang remuk, dan membisikkan ketenangan lewat zikir yang lirih.
“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 155)
Ujian adalah tanda cinta. Sebab tak ada hati yang didewasakan tanpa rasa perih. Tak ada jiwa yang dimuliakan tanpa dicuci dengan air mata. Dan tak ada langkah yang mantap menuju Allah, kecuali telah berkali-kali tersungkur lalu bangkit kembali. Allah tak menjanjikan hidup tanpa badai, tetapi Dia menjanjikan akan selalu ada pelangi setelah hujan. Dia tak menjamin jalan yang mudah, tetapi menjanjikan bahwa setiap lelah yang kita rasakan tidak akan sia-sia.
Patah hati, patah semangat, rasa tidak aman, bahkan kegagalan dalam karier—semua adalah ayat kehidupan. Di dalamnya ada pelajaran, ada hikmah, dan ada jalan untuk kembali pulang kepada-Nya.
Bukankah kita lebih dekat kepada Allah saat diuji? Bukankah kita berdoa lebih tulus saat disertai dengan air mata. Bukankah sebuah sujud akan terasa lebih bermakna ketika dunia terasa sempit?
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)
Maka kini, saatnya kita menoleh ke belakang, bukan untuk menyesali, tetapi untuk bersyukur. Karena setiap ujian adalah jalan menuju kekuatan. Setiap luka adalah ruang untuk menyambut cahaya. Dan setiap ketidakpastian adalah undangan untuk semakin yakin bahwa kita tidak pernah sendiri.
Kita kuat bukan karena hebat. Kita bertahan bukan karena segalanya mudah. Kita tetap melangkah karena Allah yang menjaga hati, memegang tangan, dan meniupkan harapan. Dialah satu-satunya tempat bergantung yang tak pernah mengecewakan. Maka jangan gentar jika badai kembali datang. Jangan takut jika dunia lagi-lagi mengecewakan, karena kita sudah tahu siapa yang menguatkan. Ya, siapa lagi kalau bukan Allah.
Penulis: Husni A. Mubarak
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Yang Membuat Kita Masih Bertahan Bukan Karena Kita Kuat, Tapi Karena Allah
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Senyuman merupakan sebuah hal lumrah dalam kehidupan manusia. Senyum mencerminkan rasa senang dan bahagia terhadap sesuatu... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Komunikasi harus senantiasa dilakukan dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Karena tidak sedikit permasalahan berawal dari buruknya komunikasi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pada kegiatan Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah 1444 H kemarin, sangat banyak ilmu dan nasihat yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mandi pada hari Jum’at memiliki kedudukan yang berbeda dengan mandi di hari-hari yang lain, jika dilihat dari... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan suci Ramadan akan segera tiba. Bulan mulia yang membawa banyak keberkahan, rahmat, pengampunan, dan kebaikan yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Malaikat-malaikat yang sudah masyhur diketahui ada banyak. Kita sudah tidak asing lagi dengan Malaikat Jibril, Mikail, dan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Jika jodoh tak kunjung datang padahal sudah dicari ke mana-mana, sampai diri mungkin sudah merasa lelah, jangan... selengkapnya
Selamat Idulfitri 1447 H. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kita hamba yang saling mencintai karena Allah Subhanahu wa Ta’ala,... selengkapnya
Jangan Takut Merusak Silaturahmi Berikut Tips Cerdas Mengingatkan Teman yang Bertindak di Luar Batas Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di momen hari Iduladha ini mari kita belajar dari kisah keteladanan dari seorang hamba kekasih Allah, Kholilurrohman Nabi... selengkapnya
Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700
Saat ini belum tersedia komentar.