Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Keutamaan Menghidupkan Malam Hari Raya

Keutamaan Menghidupkan Malam Hari Raya

Diposting pada 16 Juni 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 2.022 kali / Kategori:

Oleh: Imam Abdullah, B.Sc. MA.

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Imam Nawawi menyebutkan dalam Kitab Al-Adzkar,

“Ketahuilah sesungguhnya disunnahkan menghidupkan 2 malam hari raya dengan berdzikir, shalat, dan hal lainnya dari macam-macam ketaatan.”

Hal ini dikarenakan hadits tentangnya, yaitu:

من أحيا ليلة العيدين، لم يمت قلبه حين تموت القلوب

“Barang siapa yang menghidupkan 2 malam hari raya, hatinya tidak akan mati ketika hati-hati (orang) pada mati.”

Dalam riwayat lain disebutkan:

من قام ليلتي العيدين لله تعالى محتسباً، لم يمت قلبه يوم تموت القلوب

“Barang siapa yang qiyam pada 2 malam hari raya karena Allah dan mengharapkan pahala, maka hatinya tidak akan mati ketika hati orang-orang pada mati.”

Begitulah yang diriwayatkan oleh Imam Syafi’i dan Ibnu Majah. Hadits ini dho’if sebagaimana kami riwayatkan dari Abu Umamah secara marfu’ dan mauquf. Kedua-duanya dho’if, akan tetapi hadits-hadits keutamaan boleh diamalkan sebagaimana kami sebutkan di awal kitab.

Kemudian Ulama berbeda pendapat tentang kadar minimal dianggap menghidupkan (malam hari raya). Pendapat yang adzhar (kuat) menyatakan harus semalam penuh, pendapat kedua menyatakan meski hanya sesaat.

Imam Ibn Allan dalam Al-Futuhat Ar-Rabbaniyah menyebutkan yang dimaksud dengan matinya hati adalah, “Dengan mencintai dunia hingga lupa akan akhirat, sebagaimana diriwayatkan: “Jangan berteman dengan orang-orang mati” yakni pecinta dunia. Sebagian ada yang berkata maksud dari “Hati tidak mati” adalah “Hatinya tidak kebingungan ketika Naza’ (ajal menjemput), begitu juga ketika di dalam kubur dan hari kiamat.”

Imam Syafi’i berkata:

(وبلغنا إن الدعاء يستجاب في خمس ليال؛ في ليلة الجمعة، وليلة الأضحى، وليلة الفطر، وأول ليلة من رجب، وليلة النصف من شعبان)

“Telah sampai kepada kami, bahwasannya do’a itu terkabul pada 5 malam: malam Jum’at, malam Iduladha, malam Idulfitri, awal malam Rajab, malam Nishfu Sya’ban.” (HR. Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman no. 3556)

Lantas, bagaimana yang sedang berhalangan?

Cukup perbanyak berdzikir, baca sholat, istighfar, dan memperbanyak do’a.

Adapun yang tidak berhalangan, berikut adalah urutan cara menghidupkan malam hari raya:

  1. Menghidupkan dengan shalat, baca Al-Qur’an, dzikir, shalawat, istighfar, tafakkur, dan lain-lain selama semalam suntuk.
  2. Menghidupkan dari tengah malam sampai subuh.
  3. Menghidupkan dari ba’da maghrib sampai tengah malam.
  4. Menghidupkan sebisanya, minimal shalat isya dan subuh berjama’ah.

Wallahu A’lam Bish-Showab.

Referensi:

Al-Adzkar karya Imam Nawawi.

Al-Futuhat Ar-Rabbaniyah karya Imam Ibn Allan.

Syu’ab Al-Iman karya Imam Baihaqi.

Faidhul Qodir karya Imam Al-Munawi.

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Keutamaan Menghidupkan Malam Hari Raya

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Membaca Adalah Modal: Teknik Dasar Menulis Artikel Jurnalistik untuk Pemula
5 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sering kita jumpai tulisan di media massa yang penulisnya tidak memiliki latar belakang bahasa atau jurnalistik. Mengapa bisa... selengkapnya

Rambu-Rambu dalam Menyikapi Berita Miring Seorang Publik Figur
19 Maret 2021

Rambu-Rambu dalam Menyikapi Berita Miring Seorang Publik Figur Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)... selengkapnya

Perbedaan Puasa Arafah Antara Indonesia dan Arab Saudi Tahun 1443 H
7 Juli 2022

Di tengah-tengah kaum muslimin Indonesia sedang ramai perbincangan mengenai perbedaan penetapan hari Raya Iduladha. Sebagian pihak mengikuti ketetapan pemerintah melalui... selengkapnya

Keindahan Metode Dakwah Rasulullah Saw yang Diikuti oleh Para Ulama
11 November 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mengutip kisah Nabi Muhammad Saw ketika berdakwah di kota Thaif, kala itu beliau memulainya dengan datang ke... selengkapnya

Mengerikan! Saling Mencintai di Dunia Namun Bermusuhan di Akhirat
7 Juli 2023

Pustaka Al-Bahajah, Cirebon – Tahukan sahabat bahwa saat ini banyak sekali orang yang saling mencintai di dunia namun ternyata bermusuhan... selengkapnya

Abu Dzar Al-Ghifari, sang Pelopor Gerakan Hidup Sederhana
20 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Abu Dzar adalah sahabat dekat Rasulullah dan termasuk salah satu orang terawal yang masuk Islam. Ketika ia masuk... selengkapnya

Buya Yahya Beri Penjelasan Seputar Qurban
24 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap muslim mesti tergugah untuk bisa melaksanakan qurban di keluarga atau kampungnya masing-masing. Akan tetapi, jika ada... selengkapnya

Hikmah Merindukan Surga dan Takut Neraka
8 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Orang yang sudah mengikrarkan dirinya beriman secara otomatis akan mudah untuk melakukan kebaikan-kebaikan. Ia juga akan secara... selengkapnya

Jangan Sampai Merugi, Lakukan 2 Hal Ini Sebelum Datangnya Ramadhan
16 Maret 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat Pustaka sekalian, tak terasa Ramadhan tinggal menghitung hari. Sebagai orang beriman, kita tentu harus bergembira... selengkapnya

Bolehkah Mendukung Iran yang Mayoritas Beraqidah Syiah?
16 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini, dunia sedang terfokus pada peperangan yang terjadi di Timur Tengah. Yakni peperangan antara Israel yang didukung... selengkapnya

Keutamaan Menghidupkan Malam Hari Raya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: