● online
Keutamaan Puasa Ramadan, Jalan menuju Ampunan dan Meraih Lailatul Qadar

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Puasa Ramadan merupakan salah satu ibadah paling agung dalam Islam. Ia bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi ibadah yang sarat dengan nilai keimanan, keikhlasan, dan pengharapan pahala dari Allah. Keutamaannya sangat banyak, hingga Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wassalam menjadikannya sebab utama diampuninya dosa-dosa seorang hamba dan diraihnya kemuliaan Lailatul Qadar. Rasulullah Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wassalam bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ (رواه البخارى ومسلم)
“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadan dengan iman dan ihtisab (mengharap pahala), maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Makna Imanan itu meyakini bahwa puasa adalah perintah Allah, dilakukan karena kita iman kepada Allah, bukan sekadar tradisi atau kebiasaan. Dan Ihtisaban dengan mengharap pahala hanya dari Allah, bukan pujian, sanjungan, atau penilaian manusia. Dengan terpenuhinya dua syarat ini, puasa Ramadan menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud dosa-dosa yang diampuni dalam hadis ini adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa besar. Imam an-Nawawi berkata:
“Yang dimaksud dalam hadis-hadis ini adalah diampuninya dosa-dosa kecil. Adapun dosa besar, maka wajib dengan tobat khusus.” (Syarh Shahih Muslim, 6:39)
Namun demikian, dosa kecil tidak boleh diremehkan, karena jika menumpuk dan belum diampuni, ia bisa menjadi sebab seorang hamba harus mempertanggungjawabkannya di akhirat. Selain puasa di siang hari, Islam juga menganjurkan menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah. Rasulullah Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wassalam bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barang siapa menghidupkan malam Ramadan dengan iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Qiyam Ramadan tidak terbatas hanya pada shalat tarawih. Ia mencakup shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, i’tikaf dan segala bentuk ibadah malam yang dilakukan dengan ikhlas selama mayoritas waktu malam Ramadan diisi dengan ibadah, maka seseorang telah tergolong orang yang menghidupkan Ramadan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman di dalam surat QS. Al-Qadr Ayat 3:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Malam Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.”
Lailatul Qadar memang dirahasiakan waktunya, namun Rasulullah Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wassalam menegaskan bahwa ia berada di sepuluh malam terakhir Ramadan. Barang siapa bersungguh-sungguh beribadah dari awal hingga akhir Ramadan, maka sangat besar kemungkinan ia mendapatkannya, meskipun tanpa mengetahui malam ke berapa.
Jika telah masuk sepuluh malam terakhir Ramadan, Rasulullah Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wassalam menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya (bersungguh-sungguh dalam ibadah). Inilah puncak Ramadan, saat peluang meraih Lailatul Qadar terbuka lebar. Doa yang paling dianjurkan pada malam-malam ini adalah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang berpuasa dan beribadah dengan iman dan ihtisab, serta mempertemukan kita dengan kemuliaan Lailatul Qadar. Aamiin.
Referensi: Youtube Al-Bahjah TV
Penulis: Solahudin Al Ayyubi S.Sos.
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Keutamaan Puasa Ramadan, Jalan menuju Ampunan dan Meraih Lailatul Qadar
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Khusyuk adalah ruh dari shalat. Ia bukan sekadar posisi tubuh atau ekspresi wajah, tetapi keadaan hati yang fokus,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buya Yahya saat menjelaskan tafsir surah Maryam ayat satu sampai dengan ayat tujuh menyampaikan rumus terkabulnya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Al-Qur’an adalah firman Allah yang berisi berbagai macam persoalan yang dialami manusia. Baik itu berupa masalah kehidupan,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini kita telah memasuki bulan Dzulqa’dah. Bulan Dzulqa’dah yang merupakan bulan ke-11 dalam kalender Islam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah–Dakwah merupakan tugas umat Baginda Nabi Saw. Semua orang mempunyai tugas untuk menyebarluaskan dakwah sesuai dengan keahlian serta... selengkapnya
Zahra Farhatul Mar’ah, ia gadis cantik di desanya, menjadi kembang desa yang tersohor namanya. Namun, kecantikannya ia tutupi dengan selembar... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita dianjurkan bersyukur atas nikmat yang Allah berikan di sebagian waktu dengan melakukan amalan kebaikan di waktu tersebut.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Orang tua yang telah memasuki lanjut usia berbeda dengan orang tua yang masih berusia sekitar 40 tahunan ke... selengkapnya
Asa Para Ketua Divisi Media Atas Peletakan Batu Pertama Gedung Media Center Al-Bahjah Peristiwa bersejarah yang sangat indah dan tidak... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini marak terjadi kasus perundungan, baik di lingkungan Sekolah Dasar hingga ke perguruan tinggi. Data resmi dari... selengkapnya
Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000 Rp 95.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000
Saat ini belum tersedia komentar.