● online
Merasa Air Kencing Menetes Saat Shalat, Bagaimana Hukumnya? Begini Penjelasan Buya Yahya

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Menghadapi perasaan ragu-ragu atau waswas saat melaksanakan shalat, terutama terkait najis seperti air kencing, sering kali menjadi persoalan yang membingungkan. Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya memberikan penjelasan mengenai hal ini. Seorang jamaah bertanya kepada Buya tentang hukum celana dalam yang berbau pesing setelah selesai bersuci. Ia merasa seperti ada cairan yang keluar, sehingga ia memeriksa celana dalamnya dengan mencium baunya. Hal ini membuatnya ragu apakah shalat yang ia lakukan sah atau tidak.
Buya Yahya menjelaskan bahwa najis memiliki tiga tanda utama: perubahan warna, bau, dan rasa. Jika bau pesing tercium pada celana dalam, maka itu menandakan adanya najis. Namun, Buya menekankan bahwa waswas yang berlebihan dalam hal ini justru dapat merugikan diri sendiri. Beliau menasihati agar tidak perlu mencium celana dalam untuk memeriksa najis, karena tindakan seperti itu tidak disarankan, bahkan tergolong makruh. Menurut Buya, mencium celana dalam atau bagian tubuh lainnya setelah bersuci justru dapat menimbulkan keraguan yang tidak perlu dan mengganggu ibadah.
Buya menyarankan agar seseorang lebih percaya pada proses bersucinya. Jika setelah istinja merasa sudah bersih, maka yakinlah bahwa diri telah suci. Tidak perlu memeriksa secara detail apalagi mencium pakaian, karena hal ini hanya akan membuat seseorang semakin waswas.
Sahabat sekalian dapat membaca lebih lanjut buku Silsilah Fiqih Praktis Shalat dan buku Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya untuk memperdalam pengetahuan kita mengenai shalat dan bersuci.
Dengan demikian sebagai umat Islam, menjaga kesucian dan kebersihan adalah bagian penting dari ibadah, namun tidak perlu terjebak dalam waswas yang berlebihan. Seperti yang disampaikan Buya Yahya, ilmu agama harus menjadi pedoman agar ibadah kita tetap tenang, khusyuk, dan bermakna. Dengan memahami hal ini, kita dapat menjalankan shalat dengan lebih yakin tanpa rasa ragu yang mengganggu. Semoga penjelasan Buya Yahya ini menjadi pengingat untuk senantiasa mengedepankan ilmu dan adab dalam beribadah.
Wallahu A’lam Bishawab
Referensi: Youtube Al-Bahjah TV
Penulis: Dede Al Mustaqim
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Merasa Air Kencing Menetes Saat Shalat, Bagaimana Hukumnya? Begini Penjelasan Buya Yahya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sudah menjadi keharusan untuk kita tidak usah mencari-cari kekurangan dan aib orang lain. Namun sekeras apa pun usaha... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sesungguhnya setiap bergulirnya waktu adalah saat yang tepat untuk bersanding dengan Rasulullah Saw. Setiap orang hendaknya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati memiliki dua pintu utama, yaitu mata dan telinga. Segala informasi yang diterima hati melalui mata dan telinga... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di tengah maraknya dakwah melalui media sosial, tidak jarang muncul perdebatan mengenai amalan-amalan dalam Islam, salah satunya adalah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Agama Islam merupakan ajaran yang menjunjung tinggi kedudukan nilai keadilan, kemanusiaan, kemulian, dan kesetaraan. Sejak datangnya Islam... selengkapnya
PADA suatu hari, Hutan Alamara tidak lagi memantulkan ketenangan yang dulu menjadi jiwanya. Sungai yang pernah berkilau bagai kaca kini... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Akhir-akhir ini kita dihebohkan dengan kejadian seorang muslimah yang melepas cadarnya di awak media. Sontak kejadian... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Santri SMAIQu Al-Bahjah Pusat Cirebon borong penghargaan pada acara Ekspose Hasil Akreditasi 2023 yang digelar... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dikisahkan ada seseorang ahli ibadah yang bernama Barseso. Di setiap harinya ia selalu melakukan shalat hingga 1000... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali mendengar dari sebagian orang bahwa menulis itu mudah. Hanya menggoreskan tinta di atas kertas, mengetikannya... selengkapnya
Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000
Saat ini belum tersedia komentar.