● online
Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (4)

Sujud
Saat tangis tak lagi bersuara
Saat tangan tak lagi mampu menyeka air mata
Saat lisan tak lagi dapat mengeja kata
Rasanya…
Bersujud menjadi satu-satunya jalan pelarian
Satu-satunya jalan untuk kembali pulang
Kembali mengutuhkan yang semula runtuh
Kembali membangkitkan yang semula jatuh
Bukankah keletihan ini fana?
Bukankah kegelisahan ini sesaat?
Mampukah aku memperpanjang sabar?
Mampukah aku memperluas ruang menerima?
Mampukah aku untuk membentang kata maaf?
Yaa Rabbii…
Aku meminta belas kasih-Mu
Agar aku dapat menikmati penghambaan dalam setiap sujudku
Yaa Rabbii…
Aku meminta keridhoan-Mu
Agar aku dapat memaknai arti kembali…
Syukur
Sudahkah aku bersyukur hari ini?
Ah…
Aku sadar…
Aku terlalu muluk mengenal makna dari kata syukur
Padahal…
Aku bisa memulai dari hal yang sederhana
Sesederhana bangun di pagi hari tanpa kantung mata
Sesederhana kaki bisa melangkah mengambil air wudhu lalu berdo’a
Sesederhana tangan mampu bertakbir saat menghadap-Nya
Lalu apa yang membuatku lupa?
Lalu apa yang membuatku angkuh?
Lalu apa yang membuatku gelisah?
Padahal…
Jelas sekali aku takkan mampu
Berjalan…
Berlari…
Menangis…
Tertawa…
Bahkan untuk sekedar mengedipkan mata
Jelas aku takkan mampu
Rupanya…
Sibuk kali aku tengok kiri dan kananku
Berangan-angan kudapat pula nikmat yang mereka terima
Padahal…
Jelas sekali janji Allah pada hamba-Nya
“Ia beri yang aku butuhkan, bukan yang aku mau…”
Sabar
Beberapa hal kita usahakan sampai
Beberapa hal lain kita usahakan adanya ruang penerimaan
Mari kita usahakan
Menyadari dan memahami banyaknya hal yang tidak mampu kita kendalikan
Mari kita usahakan
Menyediakan ruang penerimaan atas hal-hal yang Tuhan berikan
Mari kita usahakan
Menyadari bahwa tap tip kepedihan yang dirasakan dalam fananya kehidupan…
Kita tidak sendirian
Tiap-tiap jiwa berjuang mencari jalan pulang
Setelahnya mencoba berdamai dengan keadaan
Hanya saja…
Derai air mata mereka tak bersuara
Desah napas mereka tak bertampak apa-apa
Dan langkah mereka selalu menebar cinta pada sesama
Hingga luka mereka tak satu pun orang merasa
Bagaimana bisa aku buta?
Tentang banyak hal yang kuanggap baik-baik saja…
Yaa Rabbii…
Kumohon jadikan diri ini
Sebagai salah satu hamba yang Kau ridhoi…
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (4)
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sabar dan syukur merupakan dua kata yang umum diucapkan, namun pada hakikatnya sangat sulit untuk dipraktikkan. Lisan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan modern, penggunaan kosmetik seperti handbody, pelembap wajah, lipstik, bedak, hingga produk-produk berlabel waterproof sudah menjadi bagian... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam ilmu fiqih, tata cara bersuci (thaharah) sangat bergantung pada sifat dan wujud najis. Oleh karena itu, penting... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pergantian tahun dapat dijadikan momen refleksi bagi banyak orang, termasuk umat muslim. Tahun baru Masehi sering kali... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Diskursus soal teori-teori peradaban yang umum kita ketahui selama ini identik dengan masa kebangkitannya para pemikir Eropa... selengkapnya
(Bagian kesatu dari dua tulisan) Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sahabat Muslimah, masih ingatkah dengan platform friendster? Buat yang belum tahu, friendster adalah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Seorang penulis hendaknya memperhatikan daya baca pembaca sasarannya. Dalam hal ini penulis harus menempatkan diri sebagai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Banyak amalan yang dapat dilakukan di bulan Ramadan, selain melakukan amalan-amalan yang biasa dilakukan di bulan-bulan lainnya,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika kita asyik menikmati ifthar dengan hidangan berjejer di meja makan, nun jauh di sana saudara kita,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sebagian dari kita sering kali menunda shalat atau bahkan berani meninggalkan shalat lima waktu. Hal tersebut dapat disebabkan... selengkapnya
Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+252 Di tengah penolakan kaum Quraisy, Allah mengangkat Nabi Muhammad… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 200 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSIlmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Tebal buku: viii+102 Kehidupan keras yang dilalui Nabi Muhammad Saw di masa kecil telah… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.