Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Prioritas yang Harus Didahulukan Seorang Perempuan Setelah Menikah: Suami atau Orang Tua?

Prioritas yang Harus Didahulukan Seorang Perempuan Setelah Menikah: Suami atau Orang Tua?

Diposting pada 9 November 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 5.960 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sering kali muncul pertanyaan mengenai prioritas kepatuhan seorang istri dalam sebuah rumah tangga; apakah harus mendahulukan suami atau orang tua? Islam memberikan pedoman yang jelas dalam hal ini. Seorang istri diharuskan untuk patuh kepada suaminya sebagai bentuk tanggung jawabnya dalam pernikahan. Namun, kepatuhan ini bukan berarti tanpa batas. Kepatuhan istri kepada suami berlaku sepanjang suami tidak memerintahkannya untuk melakukan hal-hal yang diharamkan oleh agama, seperti berbuat jahat, mencuri, mabuk, atau perilaku-perilaku buruk lainnya.

Di sisi lain, seorang suami yang baik akan memberikan kebebasan kepada istrinya untuk tetap berbakti kepada orang tuanya. Hal ini merupakan wujud dari kasih sayang dan pemahaman yang dalam terhadap tanggung jawab seorang anak kepada orang tuanya. Bahkan, akan lebih indah jika seorang suami menyadari betapa pentingnya hubungan istri dengan orang tuanya. Sebagai bentuk penghargaan, suami sebaiknya mengizinkan istrinya untuk pergi ke mana pun atas seizinnya, kecuali jika istrinya ingin mengunjungi orang tua. Dalam konteks ini, suami tidak boleh menghalangi istri untuk memenuhi bakti kepada orang tua.

Namun, kenyataannya tidak semua suami bersikap demikian. Ada segelintir suami yang memiliki hubungan kurang baik dengan mertua (orang tua dari istrinya) hingga menimbulkan banyak konflik dalam rumah tangga. Perselisihan ini bukan hanya merusak keharmonisan keluarga, tetapi juga menghalangi istri dalam menjalankan kewajibannya kepada orang tua.

Kiat terbaik bagi pasangan suami istri adalah dengan saling mendukung dan mendidik satu sama lain untuk berbakti kepada orang tua masing-masing. Hal ini tidak hanya menumbuhkan rasa cinta dan hormat dalam pernikahan, tetapi juga menjadikan rumah tangga lebih berkah. Ketika pasangan suami istri saling membantu untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, rumah tangga mereka akan tumbuh dalam keharmonisan dunia dan akhirat.

Namun, apabila salah satu pihak, baik suami atau istri, tidak lagi mendukung pasangannya untuk berbakti kepada orang tua, maka rumah tangga itu dapat dianggap “cacat”. Di dunia, rumah tangga tersebut tidak akan mendapatkan keberkahan, dan di akhirat pasangan tersebut bisa dianggap durhaka karena dosa besar. Jika seorang suami tidak mau membantu istrinya berbakti kepada orang tuanya, ia telah melalaikan tugasnya sebagai pemimpin keluarga. Sebaliknya, istri juga harus mendukung suami dalam berbakti kepada orang tuanya.

Menurut Abuya Yahya, salah satu kunci kebahagiaan dalam rumah tangga adalah tolong-menolong dalam berbakti kepada orang tua. Rumah tangga yang tidak dilandasi dengan semangat saling membantu untuk berbakti kepada orang tua akan menjadi rumah tangga yang tidak sehat. Cinta dan kebahagiaan akan sirna, dan kehancuran rumah tangga akan berada di depan mata.

Oleh karena itu, suami dan istri harus selalu berupaya untuk mendukung satu sama lain, bukan hanya dalam hal-hal yang bersifat duniawi, tetapi juga dalam memenuhi kewajiban mereka kepada orang tua. Ini adalah wujud cinta yang sejati dan tanggung jawab yang saling melengkapi dalam mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

Wallahu A’lam Bishowab

 

Penulis: Andi Nugraha

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Prioritas yang Harus Didahulukan Seorang Perempuan Setelah Menikah: Suami atau Orang Tua?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Jangan Main Api dengan Masa Lalu
28 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali merasa kehilangan saat harus memutus hubungan dengan seseorang yang dulu pernah dekat, bahkan sangat spesial.... selengkapnya

(Cerpen) Cahaya Santri, Warisan Sunan Gunung Jati
13 September 2025

LANGGAR tua itu berdiri di ujung kampung, sederhana dan hampir lapuk dimakan waktu. Namun setiap sore, suara ayat suci selalu... selengkapnya

Bahaya Was-Was, dari Masalah Mental hingga Hukuman dari Allah
2 Oktober 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Masalah waswas kerap dihadapi banyak orang tanpa pandang bulu. Satu hal yang pasti menurut Imam Al-Ghazali, orang... selengkapnya

Kenali 6 Jenis Paragraf Ini Sebelum Kamu Menulis. Lengkap dengan Contohnya!
10 Desember 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Penulis hebat tidak pernah terlepas dari kemampuan penulisan paragraf yang baik, sehingga pengetahuan paragraf yang baik... selengkapnya

Penerimaan Terbuka Tulisan
28 Februari 2024

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Siapa di antara Sahabat Pustaka yang gemar menulis? Ada informasi menarik dari Pustaka Al-Bahjah Kami membuka kesempatan... selengkapnya

Merawat Hati di Tengah-Tengah Gempuran Teknologi Informasi
11 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Hati memiliki dua pintu utama, yaitu mata dan telinga. Segala informasi yang diterima hati melalui mata dan telinga... selengkapnya

Suara dari Gaza
9 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebuah kamar sempit berukuran 3×4 meter, pada sudut kampung yang sunyi dari suara berita dunia, Umar menatap... selengkapnya

Apakah Cuci Darah Membatalkan Puasa?
27 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Puasa di bulan Ramadan adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu melaksanakannya. Namun, Islam juga memberikan keringanan (rukhsah)... selengkapnya

Tak Ada Ruang bagi Perundung
18 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini marak terjadi kasus perundungan, baik di lingkungan Sekolah Dasar hingga ke perguruan tinggi. Data resmi dari... selengkapnya

Muliakan Anak Yatim Setiap Hari, Bukan Hanya di Bulan Muharram
23 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Muharram sering kali dikenal oleh masyarakat sebagai “Bulannya anak yatim”, khususnya pada tanggal 10 Muharram. Tradisi ini... selengkapnya

Prioritas yang Harus Didahulukan Seorang Perempuan Setelah Menikah: Suami atau Orang Tua?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: