Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Puisi-Puisi Mochammad Lutfi Azis

Puisi-Puisi Mochammad Lutfi Azis

Diposting pada 11 Agustus 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 661 kali / Kategori:

 

Asmaraloka

 

Malam ini aku tuangkan puisi rinduku dalam sepucuk surat

Kutitipkan ia kepada angin malam agar senantiasa mengecup keningmu yang bergemilang

Aku tak akan membuatmu jatuh tenggelam dalam temaram

Jika malammu terlalu kelam, ambil saja semua bintang-bintangku bila perlu

Karena aku tak akan membiarkan air matamu jatuh menetes pilu

Dan jika memang malammu sedang kelam,

do’a-do’a baik untukmu akan aku buat gemuruh di malam sunyi yang akan menemanimu sampai ke penghujung pagi

Tuhan, segerakanlah fajar untuknya

Agar kegelapannya yang ia lewati, tidak menjadikannya sunyi

Dan jika fajar ingin menemuimu, ia harus bertekuk lutut di hadapan pandanganmu

Aku tak rela jika panas sinarnya menyakiti indahnya parasmu

Dengan menyebut nama puisi yang setiap baitnya menceritakan keindahanmu

Aku bersaksi bahwa tiada lagi kuasa tuk menahan rindu selain mendo’akanmu

 

Rintik Temaram

 

Malam ini gerimis, bisa saja terkikis

Merintis di antara tangis yang tak pernah romantis,

di antara ringkih tak pernah rengkuh,

di antara semu melaju biru

Kepingan rintik pun jatuh membasahi bumi

Sunyi pun menghampiri malam yang tak berarti; menggigil di antara rindu yang tak pernah diselimuti

Meratapi angan hanya menjadikannya sebuah kubangan; membendung kelam yang rutin tersematkan

Namun, pada akhirnya, menengadahkan tanganlah yang menjadikannya kuat, tak berlebihan, juga tak kekurangan.

Semoga do’a-do’a baik menemani sampai ke penghujung pagi,

di hari-hari yang akan selalu dilewati dan mengantarkan kita ke jalan interaksi

 

Oleh: Mochammad Lutfi Azis

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Puisi-Puisi Mochammad Lutfi Azis

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Di Kalimantan Barat, Buya Yahya Sampaikan Pesan Khusus Kepada Para Orang Tua
26 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pulau Kalimantan menjadi tujuan safari dakwah Buya Yahya selanjutnya setelah sebelumnya Buya melakukan safari dakwah di... selengkapnya

Muliakan Anak Yatim Setiap Hari, Bukan Hanya di Bulan Muharram
23 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Muharram sering kali dikenal oleh masyarakat sebagai “Bulannya anak yatim”, khususnya pada tanggal 10 Muharram. Tradisi ini... selengkapnya

Cara Masuk Surga Bersama Nabi Muhammad
22 September 2023

“Kelak, mereka yang menjaga jalinan hubungan dengan Nabi Saw akan menyusul masuk surga bersama Nabi Saw,” Prof. Dr. Al-Habib Abdullah... selengkapnya

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Terakhir dari Dua Tulisan)
23 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Merenung sebelum bertindak menjadi urgent di tengah-tengah hidup yang serba kompleks. Bahkan orang tua zaman dahulu sering kali... selengkapnya

(Cerpen) Cahaya Santri, Warisan Sunan Gunung Jati
13 September 2025

LANGGAR tua itu berdiri di ujung kampung, sederhana dan hampir lapuk dimakan waktu. Namun setiap sore, suara ayat suci selalu... selengkapnya

Kisah di Balik Penulisan Kalender Islam yang Tidak Banyak Orang Ketahui
13 Juli 2023

  Oleh: Ustadz Maulid Johansyah (Dewan Asatidz LPD Al-Bahjah) Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sebagaimana umat nasrani yang mempunyai penanggalan atau... selengkapnya

Membeli Kendaraan Bodong, Bagaimana Hukumnya?
11 Maret 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini kendaraan yang yang pajaknya mati (tidak aktif) dan bodong cukup banyak kita temui di... selengkapnya

Pentingnya Thaharah dalam Beribadah
8 Maret 2024

Judul Buku     : Thaharah: Risalah Praktis dan Ringkas Menguraikan tentang Thaharah (Bersuci) sebagai Syarat Sah dalam Beribadah Penulis             : Buya... selengkapnya

Buya Yahya Memberikan Peringatan Agar Hati-Hati di Bulan Syawal
22 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setelah menjalankan puasa di bulan Ramadan, kemudian kita masuk pada bulan Syawal. Ramadan sering disebut sebagai bulan... selengkapnya

Bersuci Bukan Hanya Syarat Ibadah, Melainkan Kesadaran Akan Kebersihan Hati dan Raga
17 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Thaharah dalam bahasa Arab berarti “suci”, yakni menghilangkan najis yang terdapat pada badan, pakaian, dan tempat. Thaharah (baca:... selengkapnya

Puisi-Puisi Mochammad Lutfi Azis

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: