fbpx
Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka Setiap Hari pukul 08.00 s.d. pukul 16.00 Hari Besar Islam Tutup
Beranda » Blog » Muslimah Juga Bisa Mendapatkan Pahala Jihad Loh, Begini Caranya

Muslimah Juga Bisa Mendapatkan Pahala Jihad Loh, Begini Caranya

Diposting pada 3 April 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 72 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pada suatau ketika di zaman Nabi Muhammad Saw, terdapat keistimewaan bagi kaum laki-laki untuk senantiasa dekat kepada Nabi Muhammad Saw. Kedekatan itu tentu membuat ghirah motivasi ibadah menjadi meningkat. Seperti adanya dorongan yang kuat untuk senantiasa shalat berjamaah dan melakukan aktivitas-aktivitas ibadah lainnya yang dapat dilakukan bersama Nabi, termasuk jihad dengan ikut berperang bersama Nabi. Kemudian terdapat seorang perempuan yang meluapkan kecemburuannya tersebut kepada Nabi. Sebab dibandingkan laki-laki, perempuan lebih sering berada di rumah, mengurusi anak, memasak, mencuci, dan melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah lainnya sehingga dianggap tidak bisa mendapatkan pahala yang sama seperti lak-laki.

Lantas perempuan tersebut melontarkan sebuah pertanyaan kepada Nabi, “Ya Rasulallah… Bagaimana kami para perempuan mendapatkan pahala jihad seperti yang dapat dilakukan oleh kaum laki-laki dengan ikut berperang bersamamu?” Kemudian Baginda Nabi menjawab dengan penuh kebijaksanaan dengan meneruskan bertanya kepada para sahabat, “Apakah kalian pernah mendengar pertanyaan yang sebagus itu?” Kemudian Baginda Nabi lanjut menjawabnya “Apabila kaum laki-laki ingin mendapatkan pahala jihad maka itu dapat dilakukan dengan ikut berperang. Dan apabila ada perempuan melakukan pekerjaan rumah tangganya, mengurus anak-anaknya, dan lain sebagainya maka dia mendapatkan pahala jihad fi sabilillah”.

Hal tersebut menunjukkan bahwa syariat Nabi itu bukan hanya untuk orang yang dapat beribadah atau hanya untuk orang-orang tertentu saja. Seperti halnya untuk mendapatkan pahala sodaqoh tidak hanya dapat dilakukan dan didapatkan oleh orang kaya saja, tetapi pahala sodaqoh juga bisa didapatkan oleh orang fakir miskin sekalipun. Seperti menyingkirkan paku di jalan agar tidak membahayakan pengendara, tersenyum, dan lain sebagainya adalah termasuk juga sodaqoh. Baca buku-buku karya Buya Yahya dan perbaharui pengetahuan Anda setiap harinya. Kunjungi tautan berikut: https://pustakaalbahjah.com/katalog

Selain itu, sebagaimana yang disampaikan Ummi Fairus Ar-Rahbini, bahwa setiap orang juga bisa mendapatkan pahala tanpa memandang jenis kelamin, kasta, ataupun status. Sebab yang lebih penting dalam melakukan ibadah adalah ketulusan dan kesungguhannya.

“Jadi nilai kebaikan kita tidak dilihat dari banyak atau sedikitnya ibadah yang kita lakukan, tetapi seberapa tulus seberapa sungguh-sungguh kita menuju Allah Swt,” ujarnya.

Oleh karena itu, di saat bulan puasa yang di situ terdapat banyak amalan yang bisa kita dapatkan, namun ternyata terkendala karena sibuk mengerjakan pekerjaan rumah maka banyak cara untuk perempuan terutama seorang istri agar tetap bisa mendapatkan pahalanya. Seperti apabila seorang istri ingin tadarus Al-Qur’an tetapi anaknya yang masih kecil perlu diurus, perlu ditenangkan agar tidak rewel, dan sebagainya maka lakukanlah pekerjaan itu dan itulah justru cara untuk tetap mendapatkan pahala. Sebaliknya, hal yang keliru apabila seorang ibu lebih mementingkan tadarus disamping anaknya sakit menderita tidak diurus, pekerjaan rumahnya terbengkalai, dan lain sebagainya.

“Justru tidak akan mendapatkan pahala kalo seorang ibu malah sibuk tadarus tetapi anaknya dibiarkan menangis. Membaca Al-Quran adalah pahala, tetapi di saat ada kepentingan yang lain maka lakukan yang lebih penting. Termasuk lebih baik mementingkan urusan suaminya daripada sibuk membaca Al-Quran. Dan pahala seperti itu adalah luar biasa, jangan dianggap remeh,” tambah Ummi Fairus Ar-Rahbini.

Banyak cara yang dapat dilakukan seorang istri untuk mendapatkan pahala-pahala besar tanpa melupakan kewajibannya sebagai istri. Seperti terdapat hadist yang menyebutkan bahwa dengan berdzikir, baca Al-Quran, dan lainnya selepas subuh sambil datangnya waktu dhuha maka pahalanya sama dengan orang yang melakukan haji dan umrah secara sempurna. Namun jangan sampai dengan mengamalkan hadist ini seorang perempuan jadi tidak mau memperhatikan kepentingan lainnya seperti menyiapkan baju suami, menyiapkan sarapan suami sebelum kerja, dan lainnya. Maka bagi seorang perempuan khidmah-lah kepada seorang suami seperti memperhatikan kepentingan-kepentingannya, dan pahalanya justru lebih besar serta nilainya juga adalah ibadah.

Oleh karena itu, syariat benar-benar tidak pandang bulu, segala pahala dan ibadah dapat dilakukan tanpa memandang laki-laki maupun perempuan, kaya atau miskin, dan lain sebagainya. Semoga kita semua dimudahkan untuk senantiasa melakukan ibadah dan Allah Swt berikan segala kemuliaan-kemuliaan terhadap apa yang kita lakukan. Amin

 

Sumber: Youtube Ummi Fairuz Ar-Rahbini

 

Jelajahi dunia ilmu dengan membaca buku-buku Penerbit Pustaka Al-Bahjah!

Dapatkan akses eksklusif ke beragam pengetahuan yang menginspirasi dari Penerbit Pustaka Al-Bahjah. Koleksi buku-buku karya Buya Yahya dan perdalam pengetahuan agama Anda. Dapatkan buku-buku terbaik kami dengan mengunjungi link Penerbit Pustaka Al-Bahjah sekarang juga!

Klik link: https://pustakaalbahjah.com/katalog

Tags: , ,

Bagikan ke

Muslimah Juga Bisa Mendapatkan Pahala Jihad Loh, Begini Caranya

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Muslimah Juga Bisa Mendapatkan Pahala Jihad Loh, Begini Caranya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: