● online
Meski Macet dan Sedang di Perjalanan, Shalat Bisa Dilakukan di dalam Mobil

Identitas Buku
Judul : Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan dan Saat Macet
Penulis : Buya Yahya
Penerbit : Pustaka Al-Bahjah
Tahun Terbit : 2015
Tebal : 59 Halaman
Dalam ceramahnya, Buya Yahya sering mengatakan, bahwa beribadah itu jangan dibuat susah. Justru harus dipermudah. Seperti halnya dalam melakukan shalat 5 waktu sebagai kewajiban utama yang merupakan tiang agama dan pondasi keimanan seorang Muslim. Sebab, dosanya teramat besar jika ditinggalkan tanpa udzur. Termasuk dalam keadaan macet di perjalanan sekali pun. Akan tetapi, masih banyak yang belum mengetahui ilmu tentang shalat 5 waktu yang dapat dilakukan dalam kondisi tersebut. Kebanyakan hanya mengetahui bahwa shalat mesti dalam keadaan normal, di tempat yang layak dan bersih, serta kondisi air yang tercukupi. Betapa banyak aktivitas harian di sekitar kita yang membuat seseorang meninggalkan shalat karena kesalahan pemahaman tersebut, terutama mereka yang mengharuskan bekerja di dalam perjalanan tanpa kenal waktu. Termasuk siapa pun yang memiliki hajat bepergian atau menjadi musafir sering kali harus meninggalkan shalatnya karena tidak mengetahui ilmunya.
Selain itu, saat berada di perjalanan atau menjadi musafir sering kali muncul keraguan apakah pakaian yang digunakan suci atau tidak karena kotor. Apakah shalatnya sah atau tidak jika tidak menghadap kiblat dan lainnya. Keraguan-keraguan seperti itu yang membuat akhirnya seorang hamba malah tidak melaksanakan shalat.
Dalam buku yang berjudul Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan dan Saat Macet karya Buya Yahya terdapat panduan shalat sederhana dan praktis yang bisa dijalankan umat Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wasalam. Spesifiknya yakni ketika kita sedang berada di perjalanan atau saat macet, sehingga memudahkan umat untuk tetap bisa menunaikan shalat 5 waktu. Di dalamnya terdapat beberapa panduan sederhana dengan bahasa yang mudah dipahami umat.
Buya Yahya menyusun buku ini berdasarkan beberapa referensi dari jumhur ulama, khususnya pendapat dari madzhab Imam Syafi’i yang digunakan mayoritas umat Islam di Indonesia. Buku ini memuat beberapa bab di antaranya:
- kewajiban seorang Muslim yang mukalaf untuk shalat,
- beberapa kondisi orang yang boleh meninggalkan shalat,
- tata cara melaksanakan shalat jama’ dan qoshor,
- syarat diperbolehkannya menjama’ dan mengqoshor shalat saat di tol atau ketika jalanan macet,
- macam-macam keadaan saat berada di perjalanan/musafir, dan
- tata cara shalat di atas kendaraan.
Buya Yahya menjelaskannya dengan bahasa sederhana dan praktis. Walaupun ketebalan bukunya tipis, tetapi kualitas kertasnya kuat dan tidak mudah sobek. Adapun kekurangannya terdapat pada minimnya contoh yang disajikan. Hal tersebut mungkin dikarenakan buku tersebut sengaja disusun agar tidak terlalu tebal.
Setelah membaca buku tersebut, kaum muslimin akan mendapatkan pengetahuan sehingga tidak ragu lagi melaksanakan shalat meski saat di kendaraan. Seperti halnya hasil reviu penulis yang didapatkan setelah membaca buku tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.
- Shalat bisa dilakukan dengan posisi duduk di kendaraan dengan gerakan (secukupnya) seperti orang shalat saat kondisi normal atau dengan isyarat jika kondisinya berdesakan (dengan catatan mengqodhonya saat kondisi normal).
- Shalat bisa dilakukan mengikuti arah kendaraan saat berjalan tanpa harus menghadap kiblat (dengan catatan membaca niat menghadap kiblat).
- Shalat jama’ takhir harus niat mengakhirkan shalat pada waktu shalat yang pertama.
- Wudhu bisa dilakukan dengan air secukupnya. Misal hanya menggunakan air mineral gelas. Caranya cukup membasuh dan mengusap bagian anggota wudhu yang wajib saja dalam rukun wudhu seperti (niat, membasuh wajah, membasuh tangan, mengusap rambut di kepala, dan membasuh kaki) dengan 1 kali basuhan.
- Tayamum dapat dilakukan saat di dalam kendaraan ketika sama sekali tidak menemukan air.
- Meringkas shalat/qoshor yang berjumlah 4 rakaat menjadi 2 rakaat lalu digabungkan menjadi 4 rakaat seperti pada shalat Dzuhur dan Ashar. Bisa dilaksanakan di waktu Dzuhur (jama’ taqdim) dan di waktu Ashar (jama’ ta’khir).
- Diperbolehkan melakukan shalat jama’ dan qoshor jika jarak tempuh perjalanan mencapai 84 KM.
- Diperbolehkan melakukan shalat jama’ dan qoshor ketika sudah melewati batas desa.
Oleh karena itu, buku ini sangat recommended bagi umat, khususnya bagi yang sering berpergian seperti para supir atau penumpang, sehingga tidak meninggalkan ibadah shalat wajib 5 waktu, baik perjalanan jauh atau perjalanan macet. Pesan Buku Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan dan Saat Macet karya Buya Yahya melalui link berikut.
Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.
Penyunting: Idan Sahid
Meski Macet dan Sedang di Perjalanan, Shalat Bisa Dilakukan di dalam Mobil
(Bagian kesatu dari dua tulisan) Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sahabat Muslimah, masih ingatkah dengan platform friendster? Buat yang belum tahu, friendster adalah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam Islam, relasi orang tua dan anak sering dibahas dalam kerangka birr al-walidayn, yang menekankan kewajiban anak untuk... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah Cirebon – MOTOGP Mandalika 2022 rampung digelar pada Ahad, 20 Maret 2022 pekan lalu. Dibalik kemeriahannya, banyak hal... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Tak terasa kita telah memasuki penghujung bulan Ramadhan. Sebagian dari kita telah melewatinya dengan semangat beribadah... selengkapnya
Sebentar lagi umat islam di Indonesia melaksanakan ibadah Qurban. Tapi sayang masih banyak hewan qurban yg di potong tidak sesuai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pesantren sering dipandang sebagai sarana pendidikan yang hanya membekali santrinya dengan ilmu keagamaan namun tidak menjadikan ia siap... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pada hari Ahad, tanggal 3 Rabi’ul Akhir 1446 H/6 Oktober 2024 M, Buya Yahya secara resmiakan meluncurkan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Dunia ini sangat sementara. Segala yang kita miliki dan kita sayangi akan kita tinggalkan. Tidak ada... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Tahukah kamu bahwa setiap aktivitas sehari-hari bisa menjadi ladang pahala, termasuk memasak? Allah Swt memberikan banyak kesempatan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Zaman terus berubah saban detik. Kini, kita berada pada zaman digital yang memungkinkan setiap orang terhubung hanya dengan... selengkapnya
Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000
Saat ini belum tersedia komentar.