● online
- Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan....
- Motivasi Dakwah "Membawa kepada Kemuliaan dengan H....
- Buku Aqidah - Hadits Jibril....
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Dari Lahir Sampai Diutus ....
- KITAB MAULID AD DIBA'I....
- INDAHNYA MEMAHAMI PERBEDAAN PARA ULAMA KARYA BUYA ....
- AQIDAH 50 KARYA BUYA YAHYA....
- BUKU THAHARAH - BERSUCI - KARYA BUYA YAHYA....
Mengubah Luka Fisik maupun Batin Menjadi Pelajaran Berharga

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Luka fisik maupun luka batin merupakan pelajaran berharga untuk lebih mengenal diri kita sendiri, memperkuat hati, dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala. Luka tersebut tidak perlu dihapus atau dilupakan, melainkan disembuhkan dengan sabar dan ikhlas. Terkadang Allah Subhanallahu wa Ta’ala memberi kita luka agar bisa berzikir kepada-Nya dengan mengingat nikmat-nikmat yang telah Allah Swt berikan sampai kita bisa sembuh.
Al-Qur’an merupakan sumber obat bagi jiwa yang terluka, mengandung banyak ayat yang memberikan pemahaman mendalam tentang cara menghadapi luka dan ujian hidup. Mari kita tadaburi ayat-ayat-Nya untuk menemukan penyembuhan bagi setiap luka yang kita alami.
- Surat Al-Imron ayat 139
وَلَا تَهِنُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ ١٣٩
“Janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan (pula) bersedih hati, padahal kamu paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang-orang mukmin.”
Ayat ini menceritakan kondisi kaum Muslimin dalam Perang Uhud. Mereka merasakan kehilangan, kesedihan, dan kekecewaan setelah mengalami musibah di perang Uhud. Bahkan Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam pun merasakan kesedihan yang mendalam, terutama setelah kehilangan paman tercintanya, Hamzah r.a., serta banyak sahabat yang terluka, baik secara fisik maupun batin.
Sepulangnya dari Perang Uhud, mereka merasa hancur dan terpuruk. Namun, Allah mengobati luka mereka dengan ayat ini, mengingatkan mereka bahwa sebagai orang-orang yang beriman, derajat mereka tetap tinggi di sisi Allah Subhanallahu wa Ta’ala. Sama halnya, ketika kita terluka karena perlakuan seseorang yang merendahkan kita, memperlakukan seenaknya, Allah Subhanallahu wa Ta’ala menguatkan kita dengan meninggikan derajat di mata-Nya, karena kita beriman, sabar, melakukan hal yang benar. Inilah cara Allah Subhanallahu wa Ta’ala menyembuhkan luka hati kita. Jangan biarkan rasa kecewa atau kesedihan berlarut-larut di dalam hatimu. Kuatkan hatimu dengan ayat ini.
- Surat al-Imron ayat 140
اِنْ يَّمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِّثْلُهٗۗ وَتِلْكَ الْاَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِۚ وَلِيَعْلَمَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاۤءَۗ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِيْنَۙ ١٤٠
“Jika kamu (pada Perang Uhud) mendapat luka, maka mereka pun (pada Perang Badar) mendapat luka yang serupa. Masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran) dan Allah mengetahui orang-orang beriman (yang sejati) dan sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Allah tidak menyukai orang-orang zalim.”
Pada ayat berikut menceritakan kondisi kaum Muslimin dalam Perang Uhud. Kaum Muslimin yang terluka juga dihadapkan dengan kenyataan bahwa musuh-musuh mereka, orang-orang kafir pun merasakan hal yang serupa. Semua orang pasti akan mendapatkan gilirannya, baik dalam kemenangan maupun dalam kekalahan, baik rasa sakit maupun rasa bahagia.
Seperti buah alpukat yang mengalami musim berbuah dan musim gugur, proses menghasilkan buah yang baik tidak mudah. Saat buah alpukat mulai tumbuh, sering kali ulat datang untuk memakan daun dan bunganya. Meskipun proses ini tampak merugikan, ulat tersebut memiliki peran untuk mengalihkan nutrisi dari daun menuju buah, agar buahnya tumbuh lebih baik. Ketika daunnya berkurang, ulat-ulat itu pun akan mati dengan sendirinya. Ini adalah cara Allah Subhanallahu wa Ta’ala mengatur keseimbangan dan memberi kita pelajaran bahwa setiap ujian yang datang memiliki hikmah dan tujuannya sendiri.
- Surat al-Imron ayat 141
وَلِيُمَحِّصَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَيَمْحَقَ الْكٰفِرِيْنَ ١٤١
“(Pergiliran tersebut juga) agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang kafir.”
Masih pada surat yang sama, ayat berikutnya mengajarkan bahwa setiap kali seseorang menzalimi kita, menyakiti hati, atau melukai perasaan kita, Allah Subhanallahu wa Ta’ala sebenarnya sedang membersihkan kita dari dosa, penyakit hati, serta gangguan mental dan fisik. Luka itu menjadi cara untuk membebaskan kita dari sifat-sifat tercela, kecintaan berlebihan pada dunia, dan kelalaian dalam mengingat-Nya. Allah menghadirkan luka agar kita semakin berharap dan bergantung kepada-Nya, bukan kepada manusia.
Luka adalah bentuk kasih sayang Allah Subhanallahu wa Ta’ala. Dia ingin meninggikan derajat orang-orang beriman, menguatkan hati mereka, dan membersihkan jiwa dari sifat-sifat buruk. Dalam setiap luka, terdapat hikmah, pelajaran, dan peluang untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Oleh karena itu, jangan biarkan luka menjadi beban, melainkan jadikan ia sebagai pintu untuk mendekat kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala, mengingat nikmat-Nya, dan menemukan kedamaian sejati. Yuk semangat buat sembuh.
Penulis: Assyifa
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Tags: batin, kesehatan mental, luka bathin, luka fisik, pengalaman berharga
Mengubah Luka Fisik maupun Batin Menjadi Pelajaran Berharga
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mengutip kisah Nabi Muhammad Saw ketika berdakwah di kota Thaif, kala itu beliau memulainya dengan datang ke... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap persoalan yang menimpa kita, sering kali merupakan akibat dari apa yang telah kita perbuatan sendiri. Kegundahan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Siapa yang tidak mengenal kucing? Hewan yang satu ini terkenal menggemaskan dan menjadi salah satu hewan favorit... selengkapnya
Musyawarah Kerja Divisi Dakwah dan Media LPD Al-Bahjah Cirebon Tahun Buku 2021 Media komunikasi dan informasi dewasa ini mengalami perkembangan... selengkapnya
Hijrah Cahaya Tahun Baru Hijriah terbit seperti fajar keemasan, Menghadirkan harapan dalam tiap getar jiwa yang lapang. Hijrah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini, dunia sedang terfokus pada peperangan yang terjadi di Timur Tengah. Yakni peperangan antara Israel yang didukung... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Era digital menuntun setiap orang untuk mengakses pelbagai informasi yang mudah dijangkau, tanpa terkecuali dan tanpa memerlukan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Masih dalam semangat memperingati 80 tahun Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Yayasan Al-Bahjah mengajak orang tua untuk menjadikan pendidikan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Media sosial sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat modern, khususnya generasi muda. Kehadirannya memberikan... selengkapnya
Esensi Isra’ Mi’raj yang Membawa pada Perubahan Diri Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)... selengkapnya
Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Tebal buku: viii+102 Kehidupan keras yang dilalui Nabi Muhammad Saw di masa kecil telah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000
Saat ini belum tersedia komentar.