Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial

Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial

Diposting pada 20 September 2021 oleh Dzikri Imaddudin / Dilihat: 2.951 kali

Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial

Oleh: Admin 2

Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Komunikasi dalam pergaulan sosial merupakan hal yang sangat penting dalam tercapainya tujuan dan terjalinannya keakraban. Komunikasi di dalam pergaulan sosial tersebut terjalin di beberapa lingkungan, di antaranya adalah lingkungan kerja, lingkungan sekolah, dan tidak terkecuali lingkungan rumah. Namun, apa jadinya jika komunikasi tersebut hanya berjalan satu arah.

Artinya, komunikasi tersebut hanya aktif pada salah satu komunikator saja tanpa melibatkan komunikator yang diajak bicara. Misalnya, ada seorang pembicara yang aktif berbicara pada seorang pendengar . Akan tetapi, seorang pendengar tersebut menutup diri sehingga tidak terjadi umpan balik yang di dalamnya terdapat sebuah keakraban dalam pembicaraan.

Hal tersebut di atas, juga dialami oleh seorang jemaah yang bertanya kepada Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah) secara langsung melalui saluran telepon pada Senin (29/03/2021).

“Apabila di salah satu keluarga kita itu tidak ada keterbukaan. Menyikapinya seperti apa? Akan tetapi, satu sama lain tetap ingin terbuka.” Tanya  Jemaah.

Buya menjawab, “Kalau dalam ilmu kuno, orang dulu itu digdaya, gak tembus senjata. Otot kawat tulang besi. Maksudnya, kebal.”

Menurut Buya, kebal itu istimewa, jadi tidak pernah peduli apakah yang ditusukan itu pedang atau keris.

“Maka, marilah kita menjadi orang yang kebal. Jadi, kita sendiri yang mempunyai ketabahan di dalam hati sehingga menyikapi apa pun, siapa pun ya nyantai sehingga kita mudah memberikan maklum.” imbuh Buya.

Buya berpendapat, ada sebagian orang yang memang dia mudah terbuka kepada kita, dan ada juga orang yang tertutup kepada kita. Kita tidak perlu memusingkannya. Jadi, kalau ada orang yang tidak nyaman kepada kita, maka jangan membuatnya menjadi tidak nyaman dengan kita. Kaidahnya, kita yang punya hati, kita yang atur hati kita. Akan tetapi, ada sebagian orang yang berprasangka buruk, sensitif kepada orang lain sehingga prilaku orang lain dianggap salah semuanya.

“Sesaat bilang wah ini dia adalah suka membohongi saya, dia tidak terbuka, dia menyembunyikan sesuatu.” Tutur Buya.

Buya menyimpulkan, bahwa  sebetulnya orang yang kita kira tertutup itu, aslinya bukan orang yang tertutup. Karena mungkin kita sudah terbiasa bergaul dengan orang yang terbuka, yang bisa diajak berkomunikasi yang baik, sehingga kita menganggap orang lain yang pendiam tersebut adalah orang yang tertutup.

Jadi, kita kembalikan kepada diri kita sendiri. Kita harus bisa bertahan dan bisa menyesuaikan dengan lingkungan, jangan memaksakan lingkungan yang menyesuiakan dengan kita.

Jangan dijadikan orang itu sama seperti kita. Justru perbedaan itu, menjadikan kita bisa belajar dari orang yang tidak suka bicara sehingga kita akan santai ketika kita menemukan bermacam-macam orang yang memiliki watak yang berbeda-beda.

Mudah-mudahan kita termasuk golongan orang yang tidak suka berprasangka buruk kepada orang lain. Aamiin.

Wallahualam bissawab.

Ditulis oleh: Admin 2

Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

Referensi:

 

https://www.youtube.com/watch?v=0WIISKdjktQ

 

Bagikan ke

Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga: Pandangan Bijak Hubungan Suami-Istri dan Peran Mertua
8 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan rumah tangga, sering kali terjadi dinamika yang melibatkan hubungan antara suami, istri, dan mertua. Salah... selengkapnya

Haid Sudah Bersih di Pagi Hari, Namun Tidak Niat dan Sahur, Bagaimana Puasanya?
20 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika seorang wanita pada hari kemarin masih haid, namun ternyata ketika pagi di hari berikutnya ia yakin... selengkapnya

Hati-Hati, Amal Baik Bisa Sia-Sia
27 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap Muslim pasti mengharapkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan salah satu upaya untuk mendapatkannya adalah dengan berbuat... selengkapnya

Hukum Mempelajari Tajwid dan Pahala Membaca Al-Qur’an
6 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Membaca Al-Qur’an merupakan suatu ibadah yang memiliki nilai pahala yang sangat agung di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala.... selengkapnya

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Pertama dari Dua Tulisan)
22 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Keberhasilan seseorang dalam menghadapi tantangan, memecahkan masalah, atau mencapai tujuan tergantung tindakan atau keputusannya sendiri. Namun, banyak orang... selengkapnya

Kajian Rutin Majelis Al-Bahjah Kembali Dibuka, Jangan Sampai Terlewat
4 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kabar gembira bagi Anda semua para perindu kemuliaan, setelah kita merayakan euforia Idul Fitri, kajian rutin... selengkapnya

Solusi Buya Yahya untuk Mengurangi Kasus Kekerasan dan Pelecehan pada Wanita
10 Juni 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pada era sekarang ini, banyak sekali kasus kekerasan dan pelecehan yang menimpa kaum wanita, dimulai dari pemerkosaan,... selengkapnya

Mokel Puasa Ramadan sebagai Bentuk Sabotase Biologis
6 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat Ramadan, ramai di media sosial unggahan konten yang menggunakan istilah mokel. Mokel adalah bahasa gaul yang berasal... selengkapnya

Apakah Kebakaran di Los Angeles Balasan atas Kekejaman di Gaza?
16 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Menelisik peristiwa yang terjadi di Palestina, setidaknya ada tiga pihak yang terlibat di dalamnya. Pertama adalah rakyat... selengkapnya

Peresmian Gedung Penerbit Pustaka Al-Bahjah
17 Maret 2022

Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan sebagai upaya penyebaran ilmu agama Islam, Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah... selengkapnya

Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: