● online
Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial
Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial
Oleh: Admin 2
Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)

PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Komunikasi dalam pergaulan sosial merupakan hal yang sangat penting dalam tercapainya tujuan dan terjalinannya keakraban. Komunikasi di dalam pergaulan sosial tersebut terjalin di beberapa lingkungan, di antaranya adalah lingkungan kerja, lingkungan sekolah, dan tidak terkecuali lingkungan rumah. Namun, apa jadinya jika komunikasi tersebut hanya berjalan satu arah.
Artinya, komunikasi tersebut hanya aktif pada salah satu komunikator saja tanpa melibatkan komunikator yang diajak bicara. Misalnya, ada seorang pembicara yang aktif berbicara pada seorang pendengar . Akan tetapi, seorang pendengar tersebut menutup diri sehingga tidak terjadi umpan balik yang di dalamnya terdapat sebuah keakraban dalam pembicaraan.
Hal tersebut di atas, juga dialami oleh seorang jemaah yang bertanya kepada Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah) secara langsung melalui saluran telepon pada Senin (29/03/2021).
“Apabila di salah satu keluarga kita itu tidak ada keterbukaan. Menyikapinya seperti apa? Akan tetapi, satu sama lain tetap ingin terbuka.” Tanya Jemaah.
Buya menjawab, “Kalau dalam ilmu kuno, orang dulu itu digdaya, gak tembus senjata. Otot kawat tulang besi. Maksudnya, kebal.”
Menurut Buya, kebal itu istimewa, jadi tidak pernah peduli apakah yang ditusukan itu pedang atau keris.
“Maka, marilah kita menjadi orang yang kebal. Jadi, kita sendiri yang mempunyai ketabahan di dalam hati sehingga menyikapi apa pun, siapa pun ya nyantai sehingga kita mudah memberikan maklum.” imbuh Buya.
Buya berpendapat, ada sebagian orang yang memang dia mudah terbuka kepada kita, dan ada juga orang yang tertutup kepada kita. Kita tidak perlu memusingkannya. Jadi, kalau ada orang yang tidak nyaman kepada kita, maka jangan membuatnya menjadi tidak nyaman dengan kita. Kaidahnya, kita yang punya hati, kita yang atur hati kita. Akan tetapi, ada sebagian orang yang berprasangka buruk, sensitif kepada orang lain sehingga prilaku orang lain dianggap salah semuanya.
“Sesaat bilang wah ini dia adalah suka membohongi saya, dia tidak terbuka, dia menyembunyikan sesuatu.” Tutur Buya.
Buya menyimpulkan, bahwa sebetulnya orang yang kita kira tertutup itu, aslinya bukan orang yang tertutup. Karena mungkin kita sudah terbiasa bergaul dengan orang yang terbuka, yang bisa diajak berkomunikasi yang baik, sehingga kita menganggap orang lain yang pendiam tersebut adalah orang yang tertutup.
Jadi, kita kembalikan kepada diri kita sendiri. Kita harus bisa bertahan dan bisa menyesuaikan dengan lingkungan, jangan memaksakan lingkungan yang menyesuiakan dengan kita.
Jangan dijadikan orang itu sama seperti kita. Justru perbedaan itu, menjadikan kita bisa belajar dari orang yang tidak suka bicara sehingga kita akan santai ketika kita menemukan bermacam-macam orang yang memiliki watak yang berbeda-beda.
Mudah-mudahan kita termasuk golongan orang yang tidak suka berprasangka buruk kepada orang lain. Aamiin.
Wallahualam bissawab.
Ditulis oleh: Admin 2
Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)
Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=0WIISKdjktQ
Ilmu Kebal di Dalam Pergaulan Sosial
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan rumah tangga, sering kali terjadi dinamika yang melibatkan hubungan antara suami, istri, dan mertua. Salah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika seorang wanita pada hari kemarin masih haid, namun ternyata ketika pagi di hari berikutnya ia yakin... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap Muslim pasti mengharapkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan salah satu upaya untuk mendapatkannya adalah dengan berbuat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Membaca Al-Qur’an merupakan suatu ibadah yang memiliki nilai pahala yang sangat agung di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Keberhasilan seseorang dalam menghadapi tantangan, memecahkan masalah, atau mencapai tujuan tergantung tindakan atau keputusannya sendiri. Namun, banyak orang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kabar gembira bagi Anda semua para perindu kemuliaan, setelah kita merayakan euforia Idul Fitri, kajian rutin... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pada era sekarang ini, banyak sekali kasus kekerasan dan pelecehan yang menimpa kaum wanita, dimulai dari pemerkosaan,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat Ramadan, ramai di media sosial unggahan konten yang menggunakan istilah mokel. Mokel adalah bahasa gaul yang berasal... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Menelisik peristiwa yang terjadi di Palestina, setidaknya ada tiga pihak yang terlibat di dalamnya. Pertama adalah rakyat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan sebagai upaya penyebaran ilmu agama Islam, Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah... selengkapnya
Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000
Saat ini belum tersedia komentar.