● online
- Fiqih Qurban....
- DZIKIR HARIAN MAJELIS AL-BAHJAH....
- Kitab Taqlid Wa Talfiq....
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Kekhalifahan, Keluarga Na....
- English Practice "Practice Makes Perfect" Intermed....
- English Practice "Practice Makes Perfect" Low Begi....
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Dari Lahir Sampai Diutus ....
- RAMADHANIAT....
Hukum Cat yang Menghalangi Anggota Wudu: Apakah Shalatnya Sah?

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Wudu merupakan syarat sah shalat yang harus dipenuhi setiap Muslim. Tanpa suci dari hadas besar maupun kecil, maka shalatnya tidak akan sah. Syarat sahnya shalat yang mestilah suci dari hadas, agaknya sudah sama-sama diketahui kebanyakan masyarakat. Namun hal-hal yang menyebabkan wudu menjadi tidak sah sering kali masih belum diketahui. Seperti kulit anggota wudu yang terkena cat, apakah wudunya tetap sah?
Penting memahami hukum wudu jika ada cat yang menempel pada anggota wudu yang wajib dibasuh. Dalam Al-Qur’an, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan:
فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ
“…maka basuhlah wajah dan tangan kalian…” (QS. Al-Maidah: 6).
Perintah membasuh (غسل) mengandung makna mengalirkan air secara merata ke seluruh bagian kulit. Apabila ada sesuatu yang menutup permukaan kulit seperti cat tembok, cat kayu, atau cat kuku, air tidak bisa sampai ke bagian tersebut, sehingga basuhan wudu pada tempat itu tidak sah. Sebab cat merupakan benda padat yang dapat menghalangi sampainya air ke kulit. Dengan demikian, setiap lapisan cat yang menutupi kulit menjadi penghalang yang membatalkan kesempurnaan wudu.
Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam juga memperingatkan dengan tegas tentang anggota wudu yang tidak terkena air:
وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنَ النَّارِ أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ
“Celakalah tumit-tumit yang tidak terkena air (ketika wudu).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa jika ada bagian tubuh yang luput dari basuhan air wudu, wudunya tidak dianggap sah. Pelajaran penting yang diambil adalah bahwa sekecil apa pun bagian tubuh yang tidak terkena air karena terhalang sesuatu, wudu menjadi tidak sempurna. Termasuk ketika seseorang selesai berwudu lalu baru menyadari ada cat yang menempel pada salah satu anggota wudu, maka wudunya tidak sah. Namun pada bagian yang tertutup cat tersebut saja. Artinya, ia tidak wajib mengulang seluruh wudu dari awal. Cukup menghilangkan cat pada bagian yang tertutup saja, kemudian membasuh ulang bagian itu, lalu melanjutkan urutan wudu dari bagian tersebut. Misalnya, cat ditemukan di kuku jempol setelah wudu selesai, maka cukup dibersihkan, dibasuh ulang, kemudian melanjutkan wudu seperti biasa.
Apabila cat baru disadari ketika sedang melaksanakan shalat, maka shalat harus dibatalkan. Namun, sama seperti sebelumnya, wudu tidak perlu diulang dari awal. Setelah membatalkan shalat, seseorang cukup membersihkan bagian tubuh yang tertutup cat saja, membasuh ulang bagian tersebut, kemudian menyempurnakan wudu dari urutan setelahnya. Setelah itu, ia dapat kembali mengerjakan shalat.
Hal tersebut pun berlaku meski catnya sangat tipis, tetap dihukumi sebagai penghalang jika membentuk lapisan yang mencegah sampainya air. Adapun noda warna yang tidak memiliki lapisan seperti noda kunyit atau tinta yang meresap ke kulit yang tidak menjadi penghalang wudu. Selama air tetap bisa menyentuh kulit, wudu dinyatakan sah.
Dari keseluruhan penjelasan ini dapat disimpulkan bahwa cat merupakan penghalang air yang membuat wudu tidak sah. Namun, penyelesaiannya cukup mudah, yaitu dengan membersihkan bagian yang tertutup cat dan membasuhnya kembali tanpa harus mengulang seluruh wudu. Dalil dari Al-Qur’an dan hadis menegaskan pentingnya sampainya air ke seluruh anggota wudu agar ibadah sah di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Penulis: Solahudin Al Ayyubi, S.Sos.
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Hukum Cat yang Menghalangi Anggota Wudu: Apakah Shalatnya Sah?
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kejujuran bukan sekadar akhlak mulia, tetapi fondasi utama amanah dalam Islam. Salah satu bentuk kejujuran yang sering diremehkan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Penyelenggaraan maulid dan silaturahmi akbar di LPD Al-Bahjah, Cirebon tinggal tiga hari lagi. sebagai upaya untuk... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Seorang yang terampil bermain bola akan senang saat keterampilannya itu diuji. Seorang yang pintar berhitung akan senang saat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini kita semua tengah memasuki bulan Rajab. Ketika beberapa saat sebelum memasuki bulan Rajab ini,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada dasarnya dalam Islam terdapat syariat mengenai hal-hal yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan pernikahan. Namun tidak sedikit di... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Benar kata orang, sehat itu mahal harganya. Sehat tak bisa dinilai dengan rupiah. Berapa pun banyaknya kekayaan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hidup adalah perjalanan yang penuh dengan ujian dan cobaan. Tidak jarang kita tergelincir dalam kesalahan yang mungkin... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pertanyaan yang sering muncul ketika menjelang Iduladha salah satunya mengenai kapan waktu paling afdhol (utama) untuk menyembelih... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kebencian adalah ketidaksenangan terhadap sesuatu yang bersemayam di hati. Kebencian yang menetap terlalu lama dalam hati seseorang akan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mahasiswa muslim menghadapi dilema ketika harus mengunjungi gereja untuk keperluan tugas kuliah. Dalam sebuah kesempatan, ia... selengkapnya
Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+252 Di tengah penolakan kaum Quraisy, Allah mengangkat Nabi Muhammad… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000
Saat ini belum tersedia komentar.