● online
Kunci dari Tenangnya Jiwa Adalah Yakin Bahwa Takdir Allah Selalu Baik

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Takdir adalah ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Allah Subhanu wa Ta’ala. Ketentuan ini tidak ada yang bisa mengubahnya, karena takdir sudah tertulis di kitab Lauhul Mahfudz sebelum semuanya terjadi. Ketika kita sudah bisa memahami takdir dengan baik, hidup kita akan terasa lebih tenang. Apabila ujian atau masalah datang di kehidupan kita, kita bisa lebih ikhlas menerimanya dan menjadi orang yang sabar saat masalah itu datang. Begitu pula saat mendapatkan anugerah, kita bisa lebih banyak bersyukur dan taat kepada allah Subhanu wa Ta’ala.
Meskipun banyak pendapat mengenai takdir, tidak sedikit yang menafsirkannya dengan logika semata. Padahal memahami takdir dengan benar akan membawa ketenangan dan keyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini sudah sesuai dengan ketetapan Allah Subhanu wa Ta’ala. Dalam Al-Qur’an, ada dua ayat yang secara jelas mengajarkan tentang takdir, yaitu dalam Surat Al-Hadid ayat 22 dan 23.
مَآ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مِّنْ قَبْلِ اَنْ نَّبْرَاَهَاۗ اِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌۖ ٢٢
“Tidak ada bencana (apa pun) yang menimpa di bumi dan tidak (juga yang menimpa) dirimu, kecuali telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sesungguhnya hal itu mudah bagi Allah.” (QS. Al-Hadid ayat 22)
Ayat ini mengajarkan kita untuk meyakini sebuah fakta bahwa segala sesuatu yang terjadi di langit dan di bumi, baik maupun buruk, itu semua sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Lembaran ini tersimpan rapi dan tidak akan berubah. Setiap kejadian yang kita alami, baik itu perasaan, karier, kesehatan, rezeki, atau hal lain yang mungkin membuat kita merasa kehilangan nikmat dan kebaikan, Semuanya telah ditetapkan oleh Allah Subhanu wa Ta’ala. Tidak ada satu pun yang bisa mengubah ketentuan-Nya.
لِّكَيْلَا تَأْسَوْا عَلٰى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوْا بِمَآ اٰتٰىكُمْۗ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۙ ٢٣
“(Yang demikian itu kami tetapkan) agar kamu tidak bersedih terhadap apa yang luput dari kamu dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Al-Hadid ayat 23)
Menyambung dari ayat sebelumnya, ayat ini menegaskan tentang hasil dari memahami atau belajar meyakini takdir dengan benar. Ketika kita mengalami kehilangan, kesedihan, atau hal yang menyakitkan dalam hidup, seharusnya kita tidak boleh berputus asa. Kesedihan yang dirasakan tetap dalam batas yang wajar, disertai keikhlasan dan keridhaan terhadap ketetapan Allah Subhanu wa Ta’ala. Begitu pula saat menerima nikmat, hendaknya kita banyak bersyukur, karena Allah Subhanu wa Ta’ala tidak menyukai orang yang sombong dan berbangga diri. Jika seseorang terlalu membanggakan diri, bisa jadi Allah Subhanu wa Ta’ala akan mengambil kembali nikmat tersebut sebagai ujian bagi dirinya.
Dengan memahami dan meyakini takdir, kita akan menjalani hidup dengan lebih tenang, ikhlas, dan penuh rasa syukur. Segala sesuatu yang terjadi, baik itu ujian maupun anugerah, adalah bagian dari ketetapan Allah Subhanu wa Ta’ala yang mengandung hikmah bagi kita. Oleh karena itu, saat menghadapi kesulitan, janganlah berputus asa, dan saat menerima nikmat, janganlah menjadi sombong.
Sebagaimana janji Allah Subhanu wa Ta’ala dalam Surah Al-Insyirah,
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” Maka, setiap ujian yang kita hadapi pasti diiringi dengan jalan keluar yang telah Allah persiapkan. Kunci dari tenangnya jiwa adalah yakin bahwa takdir Allah selalu baik.
Penulis: Rozal Putra
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Kunci dari Tenangnya Jiwa Adalah Yakin Bahwa Takdir Allah Selalu Baik
Esensi Isra’ Mi’raj yang Membawa pada Perubahan Diri Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)... selengkapnya
Cirebon, Pustaka Al-Bahjah News-Petugas Keamanan LPD AL-Bahjah Cirebon Menutup Jalan untuk Sementara Waktu pada Saat Shalat Berjamaah Sedang Berlangsung di... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Silaturahmi merupakan salah satu amaliyah yang semakin sulit bahkan mulai ditinggalkan pada era high tech seperti sekarang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sudah menjadi keharusan untuk kita tidak usah mencari-cari kekurangan dan aib orang lain. Namun sekeras apa pun usaha... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Memasuki dunia pernikahan nyatanya tidak seindah seperti yang dibayangkan. Setiap Muslimah memiliki jalan rumah tangganya masing-masing. Banyak hal... selengkapnya
“Kelak, mereka yang menjaga jalinan hubungan dengan Nabi Saw akan menyusul masuk surga bersama Nabi Saw,” Prof. Dr. Al-Habib Abdullah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Dunia ini sangat sementara. Segala yang kita miliki dan kita sayangi akan kita tinggalkan. Tidak ada... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sebagai makhluk sosial, kita tak terlepas dari interaksi dengan orang lain. Seiring bertambahnya umur, sikap yang makin dewasa,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Sebagai bentuk sarana mempererat tali silaturahmi ‘temu kangen’ keluarga besar Al-Bahjah dan para alumni, Ahad 17... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernikahan sering kali disebut sebagai ibadah terpanjang dalam hidup. Mengandung makna bahwa pernikahan dilakukan dari mulai akad sampai... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000
Saat ini belum tersedia komentar.