Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Bagaimana Cara Menyikapi Cacian dan Makian? Berikut Pesan Buya Yahya

Bagaimana Cara Menyikapi Cacian dan Makian? Berikut Pesan Buya Yahya

Diposting pada 11 September 2023 oleh Redaksi / Dilihat: 1.856 kali / Kategori:

Bagaimanakah cara menyikapi cacian dan makian?

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Cacian dan makian seringkali kita dapati dalam berbagai keadaan. Namun sejatinya, apakah hal itu layak untuk dilakukan? Dan bagaimana cara kita menyikapinya? Setidaknya ada dua sikap yang dapat kita terapkan saat menghadapinya, sebagaimana Buya Yahya berpesan.

“Ada dua cara pandang urusan caci maki. Sisi yang pertama, kalau Anda dicaci dan diolok orang, mungkin memang ada sebabnya sehingga Anda harus dicaci dan diolok. Berarti yang dibenahi tentang sebabnya,” jelas Buya.

Pada sikap yang pertama ini, Buya berpesan tentang bagaimana menghadapi cacian dan olokan, yaitu hendaknya kita berpikir dan berbenah. Bukan langsung mencaci balik, melainkan pelajari dahulu sebabnya. Setelah itu, jika tidak benar apa yang orang olok-olokkan itu, maka sikap kita ialah beryukur karena kita tidak seperti apa yang dikatakannya. Sebaliknya, jika memang benar apa yang diolok-olokkan itu, maka yang kita lakukan ialah tidak perlu marah dan kesal. Buya berpesan,

Jika ada orang mencaci kita, sederhana, tinggal Anda berpikir cerdas. Kalau Anda tidak seperti tuduhan dia, tinggal berkata ‘alhamdulillah, aku tidak seperti omongannya.’ Tenang saja. Kalau memang kita jelek seperti apa yang diomongkan, ngapain juga Anda marah? Toh memang Anda seperti itu. Selesai.”

Sisi yang kedua ialah bagaimana sikap kita saat melihat dan menyaksikan sesuatu yang tidak baik atau jelek. Buya melanjutkan,

“Sisi lain adalah cara pandang Anda saat melihat sesuatu yang itu tidak benar dan tidak baik, apakah serta merta kita caci dan kita olok?”

Buya juga menambahkan, ini adalah sikap umum yang dapat kita terapkan dalam menghadapi cacian dan makian. Lebih dalam lagi, ada adab yang perlu untuk diperhatikan saat kita mendapatkan cacian atau kritikan. Juga adab saat kita ingin mengkritik sesuatu. Adapun mencaci dan mengolok-olok jelas tidak pantas untuk kita lakukan.

“Dilihat dulu itu urusan apa. Jika urusan keyakinan dan keimanan, hal yang sudah disepakati para ulama, misalnya kita disalahkan tentang kemahatunggalan Tuhan, tentang Nabi Muhammad, maka jelas itu adalah orang salah. Tapi reaksi kita seperti apa? Kalau memang dia yang salah atau ada pembangkangan, gak perlu diajak diskusi dan sebagainya,” tegas Buya.

Buya juga melanjutkan bahwa jika hal itu dalam urusan furu’iyah agama, hendaknya kita mendahulukan sikap bijaksana dan saling menghormati, tidak boleh sampai caci mencaci.

Termasuk juga jika urusannya itu perbedaan furu’iyah, ini sebenarnya Anda sederhana, gak boleh mencaci. Misalnya masalah fiqih, qunut dan tidak qunut, gak boleh sampai caci maki,” lanjut Buya.

Begitu juga saat kita hendak mengkritik sesuatu, tidak boleh sampai menjurus pada caci maki dan pertikaian. Buya menjelaskan,

Kalau Anda ingin mengkritisi sebuah kajian ilmiah, lihat. Cek dulu betul tidak. Lalu masalah aqidah atau bukan. Kalau masalah aqidah, itu pun ada cara menyelesaikannya. Gak boleh sampai caci maki dan olok-olokan. Apa lagi masalah furu’iyyah yang orang boleh berbeda pendapat.”

Namun jika urusan tersebut di luar dari urusan agama dan hal yang disepakati para ulama, misalnya terkait perilaku seseorang, maka kembali ke sikap umum di atas.

Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa saat kita mendapatkan cacian atau hendak mengoreksi dan mengkritik sesuatu, Buya Yahya berpesan hendaklah kita selalu bersikap bijaksana. Demikian juga saat kita melihat perbedaan di sekeliling kita dalam bidang apa pun.

Demikian pesan Buya Yahya tentang bagaimana besikap bijak terhadap cacian, makian, dan juga kritikan. Semoga kita semua terhindar dari perilaku caci maki dan dapat bersikap dengan baik saat mengadapi itu semua. Aamiin ya Robbal ‘alamin.

Sumber: Youtube Al-Bahjah TV

Bagikan ke

Bagaimana Cara Menyikapi Cacian dan Makian? Berikut Pesan Buya Yahya

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Umat Islam Wajib Mengenal Tahun Hijriah
25 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Merayakan tahun baru merupakan salah satu momen yang sangat dinanti oleh sebagian besar masyarakat. Bahkan momen pergantian tahun... selengkapnya

Melihat Ujian dan Musibah sebagai Jalan Pulang
14 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sering kali manusia pandai mengucapkan kata-kata manis kepada Allah. Kita merasa dekat saat membutuhkan pertolongan-Nya, rajin berdoa ketika... selengkapnya

Banyak Yang Menikah di Bulan Syawal, Adakah Ketentuan Waktu Khusus untuk Menikah?
3 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Bulan Syawal adalah bulan yang identik dengan pernikahan. Banyak diantara umat Islam yang melangsungkan pernikahan pada... selengkapnya

Cara Atasi Overthinking dalam Islam
9 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Overthinking dapat diartikan sebagai kondisi di mana seseorang memberikan ruang terlalu banyak terhadap pikiran untuk berpikir secara terus-menerus... selengkapnya

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Kenakalan pada Anak
4 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ketika anak sakit, orang tua akan pergi menemui dokter, pusat kesehatan, atau orang yang mengerti tentang kesehatan.... selengkapnya

Orang yang Suka Kepo Urusan Orang Lain (Fudhul)
27 Januari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sesekali, kita secara tidak sengaja bisa melihat layar handphone orang lain yang tergeletak atau layar smartphone-nya yang... selengkapnya

Menulis Itu Mudah?
17 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali mendengar dari sebagian orang bahwa menulis itu mudah. Hanya menggoreskan tinta di atas kertas, mengetikannya... selengkapnya

Lepas Cadar Di Media Sosial, Bagaimana Hukumnya?
29 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Akhir-akhir ini kita dihebohkan dengan kejadian seorang muslimah yang melepas cadarnya di awak media. Sontak kejadian... selengkapnya

Di Kalimantan Barat, Buya Yahya Sampaikan Pesan Khusus Kepada Para Orang Tua
26 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pulau Kalimantan menjadi tujuan safari dakwah Buya Yahya selanjutnya setelah sebelumnya Buya melakukan safari dakwah di... selengkapnya

Memulihkan Kembali Tiga Kata Sakti
13 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sebagai makhluk sosial, kita tak terlepas dari interaksi dengan orang lain. Seiring bertambahnya umur, sikap yang makin dewasa,... selengkapnya

Bagaimana Cara Menyikapi Cacian dan Makian? Berikut Pesan Buya Yahya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: