Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Diposting pada 9 Desember 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 385 kali / Kategori: ,

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita diciptakan di dunia ini tidak lain adalah untuk menyembah Sang Pencipta Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون …

Allah juga telah memerintahkan kita untuk beribadah kepada-Nya dengan mendirikan shalat:

وأقيموا الصلاة…

Kendatipun shalat adalah sebuah amal yang diwajibkan bagi kita, pada hakikatnya shalat adalah suatu kebutuhan yang sangat penting bagi seorang hamba. Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan melakukan shalat. Beberapa di antaranya adalah

  1. terhindar dari perbuatan yang buruk: إن الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر
  2. mendapatkan ketenangan batin: ألا بذكر الله تطمئن القلوب
  3. dijanjikan surga:  أُولَٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ

Dan masih banyak lagi manfaat bagi orang-orang yang menjaga shalatnya. Sebaliknya, ada konsekuensi hukuman yang sangat tegas bagi orang-orang yang meninggalkannya. Di antara hukumannya yaitu akan merasakan kesengsaraan kelak di akhirat. Bahkan tidak harus menunggu balasannya di akhirat, tetapi juga merasakan hukumannya tatkala ia masih di dunia. Seperti hilangnya ketenangan dalam jiwa, hidupnya senantiasa berurusan dengan masalah-masalah, dan banyak lagi lainnya.

Lantas mengapa masih banyak orang yang meninggalkannya? Sedangkan ancamannya sangatlah nyata. Inilah beberapa alasan mengapa masih ada orang yang meninggalkan shalat beserta solusinya.

  1. Meninggalkan Shalat Karena Tidak Tahu Ilmunya

Ternyata masih banyak orang yang meninggalkan shalat bukan karena malas atau sengaja melanggar perintah Allah. Akan tetapi karena mereka memang tidak tahu (kejahilan) bagaimana caranya shalat dalam keadaan-keadaan tertentu. Misalnya dalam keadaan macet di jalan, orang tersebut beranggapan bahwa tidak mungkin dan tidak bisa melaksanakan shalat dalam kondisi demikian. Adapun seandainya ia turun dari mobilnya maka kemacetan akan menjadi lebih parah dan mengganggu pengendara lain. Oleh karenanyalah ia berani meninggalkan shalat. Padahal kalau tahu ilmunya, seseorang yang berada dalam kondisi tersebut tetap masih bisa melaksanakan shalat meski sedang berada di dalam kendaraan karena macet.

Maka, solusi bagi orang yang meninggalkan shalat karena ketidaktahuannya seperti demikian adalah belajar. Tidak ada alasan tidak bisa belajar di zaman yang sudah super canggih seperti sekarang; mudah sekali mengakses dan mendapatkan pelajaran-pelajaran tentang shalat dari sumber yang benar dan tepat─Ahlussunnah Waljama’ah–bermadzhab Syafi’i. Terlebih masih banyak sosok ulama, kyai, atau ustadz yang bisa ia sowani dan minta untuk diajarkan tentang cara shalat yang mudah.

  1. Meninggalkan Shalat Karena Malas

Beberapa orang dengan entengnya mengatakan malas ketika diajak untuk shalat. Bukan karena berani dan menantang perintah Allah, tetapi juga karena sebab kejahilan. Kejahilan pada tipe yang kedua ini berbeda dengan sebelumnya. Kejahilan yang pertama adalah jahil (tidak tahu) tentang tata caranya. Sedangkan kejahilan yang kedua ini adalah jahil atau lalai akan ancaman-ancaman bagi orang yang meninggalkan shalat. Maka, solusi untuk tipe orang yang kedua ini terdapat beberapa tahapan.

Pertama dengan merenungi bahwa tindakannya meninggalkan shalat adalah kesalahan yang tidak bisa ditoleransi. Setelah menyadari bahwa itu adalah kesalahan, maka ia harus memperbaikinya dengan melaksanakan shalat meski terpaksa. Sambil terus mengasah pemahaman dan pengetahuannya tentang shalat agar semakin mudah dan ringan untuk melaksanakannya, hingga pada akhirnya bisa menikmati kekhusyukan shalat.

  1. Meninggalkan Shalat Karena Kesalahan Cara Berpikir

Banyak di antara kaum muslimin yang meninggalkan shalat karena salah dalam cara berpikir. Misalnya, “Shalat kan membuka pintu kebaikan dan menjauhkan seseorang dari kemungkaran, tapi kenapa banyak orang-orang yang shalat, masih tetap melakukan kemaksiatan, dan sebagainya.” Ada juga yang salah dalam menafsirkan, misalnya, “Shalat itu kan secara bahasa adalah do’a, jadi kita sudah cukup berdo’a saja, tidak perlu melakukan shalat seperti yang orang lain lakukan, toh dalam Al-Qur’an juga tidak dijelaskan seperti apa itu shalat.” Orang yang meninggalkan shalat model ketiga ini adalah orang yang paling susah diingatkan secara teori, karena mereka sudah memiliki pola pikir yang salah sedari awal. Selain itu, apa yang mereka anggap itu sudah diyakini sebagai kebenarannya.

Adapun solusi bagi orang yang sudah terbiasa meninggalkan shalat sebab kesalahan cara berpikirnya adalah harus ditunjukkan kepadanya pemahaman yang benar. Salah satu caranya, ia harus mencari kebenaran atau mencari kawan diskusi yang tepat. Seperti berdiskusi dengan orang yang benar-benar memahami ilmu tersebut─ustadz atau ulama yang amanah dalam ilmunya. Sebab dengan cara seperti itu, hasil pemikirannya yang salah itu bisa tercerahkan dan bisa kembali melaksanakan kewajiban shalatnya serta bisa semakin dekat dengan Yang Maha Kuasa.

Pada dasarnya, shalat itu wajib bagi yang mampu dan memenuhi syarat wajibnya. Tidak ada tawar menawar tidak melakukan shalat selagi nyawa masih di kandung badan. Shalat bukan sesuatu yang sulit dan bukan pula sesuatu yang berat, bahkan sangat mudah dan ringan untuk dikerjakan. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita menjaga shalat, bahkan ketika dalam keadaan tidak baik-baik saja pun justru shalat menjadi harapan kita. Berharap agar Allah melapangkan kesulitan kita berkah shalat tersebut.

Semoga Allah senantiasa menggolongkan kita berada di barisan orang-orang yang menjaga shalatnya. Bukan hanya sekadar shalat, tetapi shalat dengan kualitas terbaiknya, yang khusyuk dan tulus karena Allah, sehingga kita termasuk ke dalam orang-orang yang mewarisi Surga Firdaus. Amin…

 

Penulis: Habibullah

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Selamatkan Anak dengan Pemanfaatan Gadget yang Cermat
5 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Memiliki seorang ibu merupakan anugerah yang luar biasa sehingga berbakti kepadanya memiliki arti penting bagi seorang anak.... selengkapnya

Masih Punya Utang Puasa Namun Tidak Ingat Jumlahnya, Apa Yang Harus Dilakukan?
20 Maret 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat sekalian, puasa merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim. Siapa pun yang meninggalkan puasa... selengkapnya

Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren, Rubath Nurul Musthofa Sambangi LPD-Al-Bahjah
10 Juli 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Rubath Nurul Musthofa menyambangi Pondok Pesantren Al-Bahjah pada Kamis 19 Dzulhijjah 1444 H atau bertepatan dengan... selengkapnya

Hukum Shalat dengan Mata Terpejam
26 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Khusyuk adalah ruh dari shalat. Ia bukan sekadar posisi tubuh atau ekspresi wajah, tetapi keadaan hati yang fokus,... selengkapnya

Refleksi 80 Tahun Indonesia Merdeka dan Idealisasinya Menurut Para Ulama
16 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Delapan puluh tahun lalu, bangsa ini mengucapkan kata paling sakral dalam sejarahnya: merdeka. Kata itu lahir dari rahim... selengkapnya

Bebas Utang dengan TENANG: Kombinasi Konsep Ilmiah dan Ilahiah
25 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Seiring kilatnya perkembangan zaman, maka semakin banyak pula kemudahan-kemudahan yang didapat akibat evolusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).... selengkapnya

Dari Pikiran Menuju Perbuatan: Sebuah Rantai Kebaikan dan Keburukan
19 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali tidak menyadari bahwa segalanya bermula dari satu titik kecil yang tak terlihat;... selengkapnya

Pembelajaran Hidup dari Tukang Parkir yang Selalu Berdzikir
10 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Suatu Jumat pagi, saya pergi ke pasar untuk belanja kebutuhan dapur. Setelah saya memarkirkan motor di area bebas... selengkapnya

Cerpen: Kambing dan Terompah Pak Kiyai
9 Maret 2025

Pagi itu, suasana Pondok Al Khoirot terasa syahdu seperti biasanya. Lalu lalang santri bergegas menuju masjid untuk shalat Subuh berjamaah.... selengkapnya

Ketika Terlanjur Tahu Aib Orang Lain
13 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sudah menjadi keharusan untuk kita tidak usah mencari-cari kekurangan dan aib orang lain. Namun sekeras apa pun usaha... selengkapnya

Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: