Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Diposting pada 9 Desember 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 416 kali / Kategori: ,

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita diciptakan di dunia ini tidak lain adalah untuk menyembah Sang Pencipta Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون …

Allah juga telah memerintahkan kita untuk beribadah kepada-Nya dengan mendirikan shalat:

وأقيموا الصلاة…

Kendatipun shalat adalah sebuah amal yang diwajibkan bagi kita, pada hakikatnya shalat adalah suatu kebutuhan yang sangat penting bagi seorang hamba. Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan melakukan shalat. Beberapa di antaranya adalah

  1. terhindar dari perbuatan yang buruk: إن الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر
  2. mendapatkan ketenangan batin: ألا بذكر الله تطمئن القلوب
  3. dijanjikan surga:  أُولَٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ

Dan masih banyak lagi manfaat bagi orang-orang yang menjaga shalatnya. Sebaliknya, ada konsekuensi hukuman yang sangat tegas bagi orang-orang yang meninggalkannya. Di antara hukumannya yaitu akan merasakan kesengsaraan kelak di akhirat. Bahkan tidak harus menunggu balasannya di akhirat, tetapi juga merasakan hukumannya tatkala ia masih di dunia. Seperti hilangnya ketenangan dalam jiwa, hidupnya senantiasa berurusan dengan masalah-masalah, dan banyak lagi lainnya.

Lantas mengapa masih banyak orang yang meninggalkannya? Sedangkan ancamannya sangatlah nyata. Inilah beberapa alasan mengapa masih ada orang yang meninggalkan shalat beserta solusinya.

  1. Meninggalkan Shalat Karena Tidak Tahu Ilmunya

Ternyata masih banyak orang yang meninggalkan shalat bukan karena malas atau sengaja melanggar perintah Allah. Akan tetapi karena mereka memang tidak tahu (kejahilan) bagaimana caranya shalat dalam keadaan-keadaan tertentu. Misalnya dalam keadaan macet di jalan, orang tersebut beranggapan bahwa tidak mungkin dan tidak bisa melaksanakan shalat dalam kondisi demikian. Adapun seandainya ia turun dari mobilnya maka kemacetan akan menjadi lebih parah dan mengganggu pengendara lain. Oleh karenanyalah ia berani meninggalkan shalat. Padahal kalau tahu ilmunya, seseorang yang berada dalam kondisi tersebut tetap masih bisa melaksanakan shalat meski sedang berada di dalam kendaraan karena macet.

Maka, solusi bagi orang yang meninggalkan shalat karena ketidaktahuannya seperti demikian adalah belajar. Tidak ada alasan tidak bisa belajar di zaman yang sudah super canggih seperti sekarang; mudah sekali mengakses dan mendapatkan pelajaran-pelajaran tentang shalat dari sumber yang benar dan tepat─Ahlussunnah Waljama’ah–bermadzhab Syafi’i. Terlebih masih banyak sosok ulama, kyai, atau ustadz yang bisa ia sowani dan minta untuk diajarkan tentang cara shalat yang mudah.

  1. Meninggalkan Shalat Karena Malas

Beberapa orang dengan entengnya mengatakan malas ketika diajak untuk shalat. Bukan karena berani dan menantang perintah Allah, tetapi juga karena sebab kejahilan. Kejahilan pada tipe yang kedua ini berbeda dengan sebelumnya. Kejahilan yang pertama adalah jahil (tidak tahu) tentang tata caranya. Sedangkan kejahilan yang kedua ini adalah jahil atau lalai akan ancaman-ancaman bagi orang yang meninggalkan shalat. Maka, solusi untuk tipe orang yang kedua ini terdapat beberapa tahapan.

Pertama dengan merenungi bahwa tindakannya meninggalkan shalat adalah kesalahan yang tidak bisa ditoleransi. Setelah menyadari bahwa itu adalah kesalahan, maka ia harus memperbaikinya dengan melaksanakan shalat meski terpaksa. Sambil terus mengasah pemahaman dan pengetahuannya tentang shalat agar semakin mudah dan ringan untuk melaksanakannya, hingga pada akhirnya bisa menikmati kekhusyukan shalat.

  1. Meninggalkan Shalat Karena Kesalahan Cara Berpikir

Banyak di antara kaum muslimin yang meninggalkan shalat karena salah dalam cara berpikir. Misalnya, “Shalat kan membuka pintu kebaikan dan menjauhkan seseorang dari kemungkaran, tapi kenapa banyak orang-orang yang shalat, masih tetap melakukan kemaksiatan, dan sebagainya.” Ada juga yang salah dalam menafsirkan, misalnya, “Shalat itu kan secara bahasa adalah do’a, jadi kita sudah cukup berdo’a saja, tidak perlu melakukan shalat seperti yang orang lain lakukan, toh dalam Al-Qur’an juga tidak dijelaskan seperti apa itu shalat.” Orang yang meninggalkan shalat model ketiga ini adalah orang yang paling susah diingatkan secara teori, karena mereka sudah memiliki pola pikir yang salah sedari awal. Selain itu, apa yang mereka anggap itu sudah diyakini sebagai kebenarannya.

Adapun solusi bagi orang yang sudah terbiasa meninggalkan shalat sebab kesalahan cara berpikirnya adalah harus ditunjukkan kepadanya pemahaman yang benar. Salah satu caranya, ia harus mencari kebenaran atau mencari kawan diskusi yang tepat. Seperti berdiskusi dengan orang yang benar-benar memahami ilmu tersebut─ustadz atau ulama yang amanah dalam ilmunya. Sebab dengan cara seperti itu, hasil pemikirannya yang salah itu bisa tercerahkan dan bisa kembali melaksanakan kewajiban shalatnya serta bisa semakin dekat dengan Yang Maha Kuasa.

Pada dasarnya, shalat itu wajib bagi yang mampu dan memenuhi syarat wajibnya. Tidak ada tawar menawar tidak melakukan shalat selagi nyawa masih di kandung badan. Shalat bukan sesuatu yang sulit dan bukan pula sesuatu yang berat, bahkan sangat mudah dan ringan untuk dikerjakan. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita menjaga shalat, bahkan ketika dalam keadaan tidak baik-baik saja pun justru shalat menjadi harapan kita. Berharap agar Allah melapangkan kesulitan kita berkah shalat tersebut.

Semoga Allah senantiasa menggolongkan kita berada di barisan orang-orang yang menjaga shalatnya. Bukan hanya sekadar shalat, tetapi shalat dengan kualitas terbaiknya, yang khusyuk dan tulus karena Allah, sehingga kita termasuk ke dalam orang-orang yang mewarisi Surga Firdaus. Amin…

 

Penulis: Habibullah

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Berkurban dengan Kambing Betina, Ternyata Begini Hukumnya
3 Juni 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kurban merupakan salah satu sunah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Berkurban dilakukan dengan menyembelih berbagai hewan... selengkapnya

Banyak yang Belum Tahu, Istinja Cukup Pakai Tisu
15 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Tahukah kamu bahwa dalam Islam terdapat istilah istinja. Secara sederhana pengertian istinja adalah aktivitas bersuci setelah berhadas dari... selengkapnya

Jika yang Berbicara Bukan Ahlinya
27 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap manusia berhak untuk berbicara tentang apa pun kepada siapa pun, selagi yang dibicarakannya adalah pembicaraan yang baik... selengkapnya

Bolehkah Mengambil Air dari Sumur Masjid untuk Kebutuhan Pribadi?
4 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di beberapa desa, sering muncul perdebatan soal boleh tidaknya mengambil air dari sumur masjid untuk kepentingan pribadi, misalnya... selengkapnya

Jangan Takut Merusak Silaturahmi! Berikut Tips Cerdas Mengingatkan Teman yang Bertindak di Luar Batas
18 Maret 2021

Jangan Takut Merusak Silaturahmi Berikut Tips Cerdas Mengingatkan Teman yang Bertindak di Luar Batas Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah... selengkapnya

Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban: Jangan Biarkan Berlalu Sia-Sia
13 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah dan pintu gerbang memasuki bulan suci Ramadan. Bulan Sya’ban merupakan... selengkapnya

Tantangan Muslimah Masa Kini Menjaga Iffah di Era Digital
17 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Era digital menghadirkan berbagai kemudahan. Namun juga memunculkan tantangan serius dalam menjaga nilai-nilai Islam, khususnya bagi para Muslimah.... selengkapnya

Ada Istri Memiliki Dua Suami, Begini Tanggapan Buya Yahya
8 Juni 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini media sosial dihebohkan oleh kejadian seorang perempuan yang memiliki dua orang suami. Mereka tinggal... selengkapnya

Ayo Belajar Shalat
29 Maret 2024

Judul Buku      : Silsilah Fiqih Praktis Shalat Penulis             : Buya Yahya Penerbit           : Pustaka Al-Bahjah Tebal Buku      : 156 Halaman... selengkapnya

Hati-Hati Tukar Uang Jelang Lebaran
17 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Lebaran sering kali menjadi momen yang sangat dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga. Pada waktu inilah banyak orang yang... selengkapnya

Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: