Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Diposting pada 9 December 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 142 kali / Kategori: ,

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita diciptakan di dunia ini tidak lain adalah untuk menyembah Sang Pencipta Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون …

Allah juga telah memerintahkan kita untuk beribadah kepada-Nya dengan mendirikan shalat:

وأقيموا الصلاة…

Kendatipun shalat adalah sebuah amal yang diwajibkan bagi kita, pada hakikatnya shalat adalah suatu kebutuhan yang sangat penting bagi seorang hamba. Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan melakukan shalat. Beberapa di antaranya adalah

  1. terhindar dari perbuatan yang buruk: إن الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر
  2. mendapatkan ketenangan batin: ألا بذكر الله تطمئن القلوب
  3. dijanjikan surga:  أُولَٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ

Dan masih banyak lagi manfaat bagi orang-orang yang menjaga shalatnya. Sebaliknya, ada konsekuensi hukuman yang sangat tegas bagi orang-orang yang meninggalkannya. Di antara hukumannya yaitu akan merasakan kesengsaraan kelak di akhirat. Bahkan tidak harus menunggu balasannya di akhirat, tetapi juga merasakan hukumannya tatkala ia masih di dunia. Seperti hilangnya ketenangan dalam jiwa, hidupnya senantiasa berurusan dengan masalah-masalah, dan banyak lagi lainnya.

Lantas mengapa masih banyak orang yang meninggalkannya? Sedangkan ancamannya sangatlah nyata. Inilah beberapa alasan mengapa masih ada orang yang meninggalkan shalat beserta solusinya.

  1. Meninggalkan Shalat Karena Tidak Tahu Ilmunya

Ternyata masih banyak orang yang meninggalkan shalat bukan karena malas atau sengaja melanggar perintah Allah. Akan tetapi karena mereka memang tidak tahu (kejahilan) bagaimana caranya shalat dalam keadaan-keadaan tertentu. Misalnya dalam keadaan macet di jalan, orang tersebut beranggapan bahwa tidak mungkin dan tidak bisa melaksanakan shalat dalam kondisi demikian. Adapun seandainya ia turun dari mobilnya maka kemacetan akan menjadi lebih parah dan mengganggu pengendara lain. Oleh karenanyalah ia berani meninggalkan shalat. Padahal kalau tahu ilmunya, seseorang yang berada dalam kondisi tersebut tetap masih bisa melaksanakan shalat meski sedang berada di dalam kendaraan karena macet.

Maka, solusi bagi orang yang meninggalkan shalat karena ketidaktahuannya seperti demikian adalah belajar. Tidak ada alasan tidak bisa belajar di zaman yang sudah super canggih seperti sekarang; mudah sekali mengakses dan mendapatkan pelajaran-pelajaran tentang shalat dari sumber yang benar dan tepat─Ahlussunnah Waljama’ah–bermadzhab Syafi’i. Terlebih masih banyak sosok ulama, kyai, atau ustadz yang bisa ia sowani dan minta untuk diajarkan tentang cara shalat yang mudah.

  1. Meninggalkan Shalat Karena Malas

Beberapa orang dengan entengnya mengatakan malas ketika diajak untuk shalat. Bukan karena berani dan menantang perintah Allah, tetapi juga karena sebab kejahilan. Kejahilan pada tipe yang kedua ini berbeda dengan sebelumnya. Kejahilan yang pertama adalah jahil (tidak tahu) tentang tata caranya. Sedangkan kejahilan yang kedua ini adalah jahil atau lalai akan ancaman-ancaman bagi orang yang meninggalkan shalat. Maka, solusi untuk tipe orang yang kedua ini terdapat beberapa tahapan.

Pertama dengan merenungi bahwa tindakannya meninggalkan shalat adalah kesalahan yang tidak bisa ditoleransi. Setelah menyadari bahwa itu adalah kesalahan, maka ia harus memperbaikinya dengan melaksanakan shalat meski terpaksa. Sambil terus mengasah pemahaman dan pengetahuannya tentang shalat agar semakin mudah dan ringan untuk melaksanakannya, hingga pada akhirnya bisa menikmati kekhusyukan shalat.

  1. Meninggalkan Shalat Karena Kesalahan Cara Berpikir

Banyak di antara kaum muslimin yang meninggalkan shalat karena salah dalam cara berpikir. Misalnya, “Shalat kan membuka pintu kebaikan dan menjauhkan seseorang dari kemungkaran, tapi kenapa banyak orang-orang yang shalat, masih tetap melakukan kemaksiatan, dan sebagainya.” Ada juga yang salah dalam menafsirkan, misalnya, “Shalat itu kan secara bahasa adalah do’a, jadi kita sudah cukup berdo’a saja, tidak perlu melakukan shalat seperti yang orang lain lakukan, toh dalam Al-Qur’an juga tidak dijelaskan seperti apa itu shalat.” Orang yang meninggalkan shalat model ketiga ini adalah orang yang paling susah diingatkan secara teori, karena mereka sudah memiliki pola pikir yang salah sedari awal. Selain itu, apa yang mereka anggap itu sudah diyakini sebagai kebenarannya.

Adapun solusi bagi orang yang sudah terbiasa meninggalkan shalat sebab kesalahan cara berpikirnya adalah harus ditunjukkan kepadanya pemahaman yang benar. Salah satu caranya, ia harus mencari kebenaran atau mencari kawan diskusi yang tepat. Seperti berdiskusi dengan orang yang benar-benar memahami ilmu tersebut─ustadz atau ulama yang amanah dalam ilmunya. Sebab dengan cara seperti itu, hasil pemikirannya yang salah itu bisa tercerahkan dan bisa kembali melaksanakan kewajiban shalatnya serta bisa semakin dekat dengan Yang Maha Kuasa.

Pada dasarnya, shalat itu wajib bagi yang mampu dan memenuhi syarat wajibnya. Tidak ada tawar menawar tidak melakukan shalat selagi nyawa masih di kandung badan. Shalat bukan sesuatu yang sulit dan bukan pula sesuatu yang berat, bahkan sangat mudah dan ringan untuk dikerjakan. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita menjaga shalat, bahkan ketika dalam keadaan tidak baik-baik saja pun justru shalat menjadi harapan kita. Berharap agar Allah melapangkan kesulitan kita berkah shalat tersebut.

Semoga Allah senantiasa menggolongkan kita berada di barisan orang-orang yang menjaga shalatnya. Bukan hanya sekadar shalat, tetapi shalat dengan kualitas terbaiknya, yang khusyuk dan tulus karena Allah, sehingga kita termasuk ke dalam orang-orang yang mewarisi Surga Firdaus. Amin…

 

Penulis: Habibullah

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Pesan Sayyidi Syeikh Muhammad Ba’athiyah di Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang 
7 December 2022

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah Jamblang Ahad 10 Jumadil Awal 1444 H/4 Desember 2022 telah... selengkapnya

Seruan Kemanusiaan untuk Palestina
21 October 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sejak 7 Oktober 2023, perang Palestina-Israel kian memanas. Hingga Jum’at  (27/10), serangan Israel terhadap Palestina telah... selengkapnya

Hati-Hati Ada Gaji Buta di Antara Kita
25 March 2021

Hati-Hati Ada Gaji Buta di antara Kita Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA... selengkapnya

Hari Arafah: Momentum Koreksi Diri, Panjatan Doa, dan Pengharapan
5 June 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Definisi dan penamaan Hari Arafah beberapa ulama berbeda pendapat. Sebagian ulama mengatakan Arafah diambil dari kata i’tiraf yang... selengkapnya

Hari Akhir Itu Benar-Benar Ada!
15 July 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hari kiamat adalah hari di mana semua alam semesta beserta isinya akan hancur. Telah dijelaskan dalam Al-Qur’an... selengkapnya

Mensyukuri Nikmat Ramadan
6 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mukmin yang dapat menikmati kemuliaan bulan Ramadan, adalah mereka yang senantiasa menghabiskan waktu dan kesempatannya dengan... selengkapnya

Cara Menyikapi Kekurangan dan Kelebihan yang Menghantarkan kepada Kemuliaan
12 June 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap manusia tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu manusia membawa amanahnya masing-masing. Jika tidak dijaga, kekurangan... selengkapnya

Menjadi Pemuda Produktif ala Ashabul Kahfi
23 November 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Masa muda idealnya diisi dengan segala macam produktivitas. Namun, godaan dapat membawa masa muda menjadi sia-sia.... selengkapnya

Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan
28 March 2021

Mengutamakan Kepatuhan di atas Penghormatan Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA AL-BAHJAH-ARTIKEL-Adakalanya orang... selengkapnya

Cara Meraih Keutamaan Lailatul Qadar bagi Wanita yang Sedang Haid
25 March 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dan lebih baik dari seribu bulan, malam yang penuh... selengkapnya

Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: