Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Kasih Sayang kepada Pembantu, Mulia Dengannya

Kasih Sayang kepada Pembantu, Mulia Dengannya

Diposting pada 23 September 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 1.022 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Satu kebaikan yang dilakukan oleh seseorang berarti ia tengah meneladani satu akhlak Nabi. Sebab, kebaikan dengan segala macam bentuknya adalah cerminan akhlak Nabi Muhammad Saw. Perlu diketahui, di antara jalan dibukanya pintu kebaikan adalah melalui orang yang membutuhkan kasih sayang. Tidak ada kenikmatan yang melebihi nikmat dibukanya pintu kebaikan oleh Allah Swt. Menjalankannya sama dengan mengundang nikmat yang paling besar. Sebaliknya, mengabaikannya sama dengan mengundang musibah yang paling besar pula. Seperti halnya dijauhkan dari ketaatan kepada Allah Swt.

Terkadang seseorang memandang nikmat begitu terbatas. Sebagai contoh, seseorang senang hanya jika mendapatkan uang. Nikmat yang sesungguhnya itu tidak sebatas kehidupan dunia saja. Akan tetapi nikmat yang dapat membawa pada rida Allah Swt, yang di antaranya dapat melakukan shalat, puasa, dan sedekah. Begitu juga dengan musibah, yang terkadang seseorang kurang memahaminya. Sakit bukanlah musibah yang sesungguhnya, meskipun kadang sakit yang dirasakan seseorang dapat menambah kedekatan dia dengan Allah Swt. Namun, musibah sesungguhnya bagi seseorang adalah di saat dicabut iman dari hatinya. Contohnya, seseorang diberi kesempatan shalat tapi tidak melakukannya, mendapati orang tua yang dekat tapi belum bisa berbakti, dan mendapati tetangga yang fakir tapi tidak tersentuh hatinya untuk menolong.

Banyaknya pelajaran dari Nabi Muhammad Saw tentang kasih sayang, satu di antaranya yaitu menyayangi khadim atau pembantu. Pembantu artinya orang yang diberi kemudahan oleh Allah Swt untuk membantu kita. Jika seorang majikan atau orang yang dibantu tidak berkasih sayang kepada pembantunya, artinya dia berbuat zalim.

Walaupun seolah-olah seorang majikan mempunyai kekuatan yang lebih daripada seorang pembantu, tetaplah dilarang untuk bersikap merendahkan, melainkan harus menghormati satu sama lain.

Seorang majikan tidak seharusnya membentak pembantunya. Jika ada majikan yang membentak pembantunya, mereka dapat menutup kesalahannya dengan melakukan hal-hal baik untuk pembantunya tersebut. Misalnya, seorang majikan yang pernah membentak pembantunya, ia menutupi kesalahan itu dengan membagikan pakaian baru. Harapannya, kebaikan yang menutupi kesalahan itu menjadi sebab dijauhkannya murka Allah Swt.

Majikan sebaiknya memberikan maaf kepada pembantunya yang melakukan kesalahan. Suatu ketika Nabi Muhammad Saw pernah melihat seorang budak menangis karena uang tuannya yang hilang. Kemudian budak tersebut diantar hingga dibantu menyampaikan kabar tentang uang yang hilang itu kepada tuannya oleh Nabi. Tuan dari budak itu pun gembira atas kedatangan Nabi, bahkan budak pun dimerdekakan.

Keteladanan dari Nabi beserta penjabarannya yang sekelumit ini diharapkan menjadikan setiap orang dapat mencintai khadim, artinya siapa pun dapat berkasih sayang kepada orang yang membantunya.

Memperbanyak kasih sayang artinya banyak kesempatan untuk kebaikan dibukakan. Belajar dan mengajarkan ilmu adalah tanda kasih sayang, yang bukan mustahil untuk dilakukan siapa saja yang rindu untuk mulia.

Perbanyak dan kembangan pengetahuan Anda melalui buku-buku karya Buya Yahya. Berikut koleksi buku-bukunya: https://pustakaalbahjah.com/katalog

Penulis: Asti Dwi Sripamuji

Sumber: Official Youtube Ummi Fairuz Ar-Rahbini

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Kasih Sayang kepada Pembantu, Mulia Dengannya

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Bijak dalam Bertindak (Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi)
14 September 2021

Bijak dalam Bertindak (Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi) Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA... selengkapnya

Antrean Haji Hingga Berpuluh Tahun, Harus Bagaimana?
11 Juni 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Ibadah haji merupakan ibadah yang sangat diimpikan oleh jutaan umat islam di seluruh dunia. Banyak diantara... selengkapnya

Mengapa Kita Harus Menghargai Perbedaan Pendapat Setiap Orang?
19 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam pengambilan keputusan, selalu terdapat perbedaan pendapat yang beragam. Hal ini sering terjadi dan sulit dihindari. Tak... selengkapnya

Pesan Perdamaian untuk Pemilu 2024
15 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Indonesia akan menghadapi pemilihan umum (pemilu) pada tahun 2024 mendatang. Pemilu sendiri merupakan sarana bagi rakyat... selengkapnya

Satu Hati di Al-Bahjah: Semarak Maulid Akbar Nabi Muhammad ﷺ Rabi’ul Awal 1443 H
10 Oktober 2021

PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS-Bertempat di Pondok Pesantren Al-Bahjah Sendang, Kecamatan Sumber-Cirebon, berlangsung acara gebyar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ, Ahad... selengkapnya

Jihad Kita untuk Palestina
16 Oktober 2023

Seorang jamaah bertanya tentang jihad kepada Buya Yahya, “Bagaimana cara jihad untuk membela saudara kita yang terzalimi di Palestina? Sedangkan... selengkapnya

Mendefinisikan Ulang Moralitas
19 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Agama Islam sering kali disebut agama rahmatan lil alamin, agama untuk keselamatan alam semesta. Tak pelak pula, Baginda... selengkapnya

Haramkah Menulis dan Membaca Cerita Fiksi?
17 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Cerita fiksi merupakan salah satu jenis karya sastra yang tulis oleh manusia dengan tujuan tidak hanya untuk... selengkapnya

Agar Mudik Bernilai Pahala dan Penuh dengan Keberkahan
19 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Mudik telah menjadi tradisi tahunan yang dilaksanakan masyarakat di Indonesia. Tak hanya bagi umat Islam, sering kali non-Muslim... selengkapnya

Kasih Sayang kepada Pembantu, Mulia Dengannya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: