Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
โ— online
CS Pustaka
โ— online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Ingin Anak Saleh dan Salehah? Jangan Lupakan Amalan Ini

Ingin Anak Saleh dan Salehah? Jangan Lupakan Amalan Ini

Diposting pada 29 Juni 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 70 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap orang tua tentu berharap anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan membawa keberkahan bagi keluarga. Berbagai ikhtiar dilakukan, mulai dari memilih sekolah terbaik, memberikan pendidikan agama, hingga mengawasi pergaulan mereka. Namun ada satu amalan yang sering kali terlupakan, padahal memiliki pengaruh yang sangat besar, yaitu doa orang tua untuk anaknya.

Dalam video ceramahnya, Ummi Fairuz Arrahbini mengingatkan bahwa kesalehan anak bukan hanya hasil pendidikan lahiriah semata, tetapi juga buah dari doa yang terus dipanjatkan oleh kedua orang tuanya.

  1. Pendidikan Tidak Cukup Tanpa Doa

Banyak orang tua mencurahkan tenaga dan biaya untuk pendidikan anak. Mereka memastikan anak mendapatkan makanan yang baik, sekolah yang layak, dan lingkungan yang mendukung. Semua itu penting. Namun ada sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh usaha manusia semata, yaitu hidayah.

Hidayah adalah karunia Allah. Karena itu, selain mendidik anak dengan baik, orang tua juga perlu senantiasa memohon kepada Allah agar anak-anaknya diberikan petunjuk, dijaga dari keburukan, dan ditetapkan di atas ketaatan. Doa orang tua memiliki kedudukan yang istimewa di sisi Allah. Oleh karena itu, jangan pernah meremehkan kekuatan sebuah doa yang dipanjatkan dengan penuh harap dan keikhlasan.

  1. Membaca Al-Fatihah untuk Anak

Para ulama menganjurkan agar orang tua membiasakan diri mendoakan anak-anaknya setelah shalat. Salah satu amalan yang sering disebutkan adalah membaca surat Al-Fatihah kemudian menghadiahkan doa untuk anak-anak. Setelah membacanya, orang tua dapat menyebut nama anak-anak mereka satu per satu sambil memohon kepada Allah agar diberikan keimanan, ilmu yang bermanfaat, akhlak yang baik, serta perlindungan dari berbagai fitnah. Amalan ini sederhana, tidak membutuhkan waktu lama, namun jika dilakukan secara istiqamah dapat menjadi bentuk perhatian ruhani yang sangat berharga bagi anak.

  1. Tidak Harus berdoa dengan Bahasa Arab

Sebagian orang tua merasa kurang percaya diri untuk berdoa karena tidak hafal doa-doa panjang berbahasa Arab. Padahal inti dari doa adalah memohon kepada Allah dengan hati yang tulus. Orang tua boleh berdoa menggunakan bahasa yang dipahami, termasuk bahasa Indonesia. Sampaikan harapan dan kegelisahan kepada Allah sebagaimana seorang hamba berbicara kepada Rabb-nya. Misalnya,

Ya Allah, jadikan anakku anak yang mencintai agama-Mu, mudah menerima nasihat, berbakti kepada orang tua, dan Engkau jaga dari segala keburukan.

Doa yang keluar dari hati sering kali lebih hidup daripada rangkaian kata yang diucapkan tanpa penghayatan.

  1. Jangan Pernah Putus Asa Mendoakan Anak

Terkadang orang tua merasa sedih karena belum melihat perubahan pada anaknya. Ada yang merasa anaknya sulit dinasihati, malas beribadah, atau terpengaruh lingkungan yang kurang baik. Dalam kondisi seperti itu, jangan berhenti berdoa. Hidayah memiliki waktu yang Allah tentukan. Ada orang yang berubah menjadi sangat baik setelah bertahun-tahun didoakan oleh kedua orang tuanya. Bahkan ada kisah-kisah di mana seseorang mendapatkan hidayah setelah orang tuanya telah meninggal dunia, berkat doa yang dahulu terus dipanjatkan. Karena itu, jangan ukur hasil doa dari apa yang terlihat hari ini. Tugas kita adalah terus mengetuk pintu langit dan berharap kepada Allah dengan penuh keyakinan.

Membesarkan anak bukan hanya urusan memberi makan, menyekolahkan, atau memenuhi kebutuhan dunia mereka. Ada kebutuhan yang lebih besar, yaitu kebutuhan ruhani yang hanya bisa dipenuhi dengan pertolongan Allah. Karena itu, jika kita menginginkan anak yang saleh dan salehah, jangan pernah meninggalkan doa untuk mereka.

Setiap selesai shalat, sebut nama mereka dalam doa-doa kita. Mohonkan penjagaan, keberkahan, ilmu, iman, dan akhlak yang mulia. Sebab boleh jadi, salah satu sebab terbesar keshalihan seorang anak adalah doa yang tidak pernah putus dari orang tuanya. “Bisa jadi kita tidak mampu selalu berada di samping anak kita. Namun doa dapat menemani mereka ke mana pun mereka pergi.”

 

Referensi: Youtube Ummi Fairuz Ar-Rahbini

Penulis: Athaya Dinda Haniyah

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Ingin Anak Saleh dan Salehah? Jangan Lupakan Amalan Ini

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Memercayai Takdir Allah Selalu Baik
25 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam hidup, kita tak pernah tahu kejutan apa yang akan datang esok hari. Kadang kita bersukacita, kadang juga... selengkapnya

Buya Yahya: Silaturahmi yang Benar Harus Menggabungkan Aspek Zahir dan Batin
7 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Silaturahmi diambil dari bahasa Arab yang terdiri dari dua kata, yaitu Shilatun (ุตู„ุฉ) yang berarti penghubung, ikatan atau... selengkapnya

Hukum Wudhu dengan Air Asin
6 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di beberapa daerah pesisir yang dekat dengan laut, masyarakat kerap menghadapi kenyataan bahwa sumber air yang tersedia terasa... selengkapnya

Yang Membuat Kita Masih Bertahan Bukan Karena Kita Kuat, Tapi Karena Allah
20 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernahkah kita merenung, tentang seberapa jauh perjalanan ini yang akhirnya mampu membawa kita sampai titik sekarang? Tentang berapa... selengkapnya

Rebo Wekasan: Hukum Memercayai dan Tidak Memercayainya
12 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Istilah Rebo Wekasan sudah familiar pada sebagian kalangan masyarakat. Rebo Wekasan ialah istilah untuk hari Rabu... selengkapnya

Berbakti kepada Orang Tua yang Telah Lanjut Usia
21 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Orang tua yang telah memasuki lanjut usia berbeda dengan orang tua yang masih berusia sekitar 40 tahunan ke... selengkapnya

Musibah dan Ujian sebagai Bentuk Kasih Sayang dari Allah
3 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan, tidak ada manusia yang tidak mendapatkan musibah atau ujian. Baik musibah yang besar maupun kecil.... selengkapnya

Berita Pahit Bunuh Diri: Merangkul para Ibu yang Dilanda Pilu
15 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Beberapa hari terakhir ini, berita pilu tentang seorang Ibu yang melakukan bunuh diri bersama anak-anaknya ramai diperbincangkan di... selengkapnya

Resensi Buku Silsilah Fiqih Praktis Cerdas Memahami Darah Wanita karya Buya Yahya
10 Februari 2025

Identitas Buku Judul: Silsilah Fiqih Praktis-Cerdas Memahami Darah Wanita Penulis: Buya Yahya Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Halaman: 177 Buku Silsilah Fiqih... selengkapnya

Ada Istri Memiliki Dua Suami, Begini Tanggapan Buya Yahya
8 Juni 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini media sosial dihebohkan oleh kejadian seorang perempuan yang memiliki dua orang suami. Mereka tinggal... selengkapnya

Ingin Anak Saleh dan Salehah? Jangan Lupakan Amalan Ini

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: