● online
Setelah Qurban, Lalu Apa?

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Iduladha bukan sekadar tentang menyembelih hewan qurban. Di balik ibadah itu, tersimpan kisah agung tentang cinta seorang ayah, keteguhan seorang ibu, dan kepatuhan seorang anak kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kisah itu adalah kisah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam dan keluarganya. Nabi Ibrahim dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan dan taat kepada Allah. Bahkan, beliau siap mengorbankan apa pun demi menjalankan perintah-Nya. Namun di balik keteguhan itu, ada penantian panjang yang penuh doa. Bertahun-tahun Nabi Ibrahim mendambakan seorang anak, hingga akhirnya Allah menganugerahkan putra bernama Nabi Ismail dari Siti Hajar.
Kelahiran Nabi Ismail menjadi kebahagiaan besar. Namun ujian cinta kepada Allah kembali datang. Atas perintah Allah, Siti Hajar dan bayi Ismail ditempatkan di sebuah lembah tandus yang gersang, tempat yang kemudian dikenal sebagai Makkah. Tidak ada pepohonan, tidak ada sumber kehidupan. Hanya ada keyakinan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya.
Di tempat itulah, keteguhan Siti Hajar menjadi pelajaran sepanjang masa. Saat mencari air demi putranya, beliau berlari antara bukit Shafa dan Marwah dengan penuh harap. Hingga akhirnya Allah menghadirkan mata air zamzam sebagai bukti bahwa pertolongan Allah selalu datang pada waktu terbaik.
Ketika Nabi Ismail tumbuh menjadi anak yang saleh dan penyejuk hati, datanglah ujian yang lebih besar. Nabi Ibrahim bermimpi diperintahkan Allah untuk menyembelih putranya sendiri. Betapa berat ujian itu. Anak yang ditunggu bertahun-tahun, anak yang begitu dicintai, kini harus dikorbankan. Namun luar biasanya, Nabi Ibrahim tetap memilih taat kepada Allah. Yang lebih menggetarkan hati adalah jawaban Nabi Ismail. Ia tidak memberontak, tidak marah, dan tidak lari dari takdir Allah. Dengan penuh keikhlasan ia berkata agar ayahnya menjalankan perintah Allah. Bahkan ia meminta agar tangannya diikat dan pakaiannya dijauhkan dari darah agar ibunya tidak bersedih melihatnya.
Di tengah perjalanan menjalankan perintah tersebut, setan datang menggoda Nabi Ibrahim, Siti Hajar, dan Nabi Ismail agar mengurungkan niat mereka. Tetapi keluarga mulia itu tetap teguh dalam keimanan. Dari peristiwa inilah asal mula lempar jumrah dalam ibadah haji. Dan ketika Nabi Ibrahim benar-benar hendak menyembelih putranya, Allah menunjukkan kasih sayang-Nya. Pisau itu tidak melukai Nabi Ismail. Allah menggantinya dengan seekor domba sebagai qurban.
Peristiwa itu bukan hanya tentang penyembelihan, tetapi tentang pembuktian cinta kepada Allah. Bahwa terkadang, Allah menguji manusia melalui sesuatu yang paling dicintainya. Makna qurban hari ini pun bukan sekadar menyembelih hewan setahun sekali kemudian berlalu seakan hal tersebut adalah pencapaian akhir. Qurban adalah tentang belajar ikhlas, berbagi kepada sesama, membantu fakir miskin, menyantuni anak yatim, dan mengalahkan ego dalam diri. Sebab tidak semua pengorbanan berbentuk darah dan hewan sembelihan. Ada pengorbanan waktu, tenaga, perasaan, bahkan keinginan pribadi demi kebaikan dan ridha Allah. Kisah Nabi Ibrahim mengajarkan bahwa apa pun yang diserahkan karena Allah tidak akan pernah sia-sia. Yakinlah setelah itu, Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik.
Sumber Referensi: Youtube Ummi Fairuz Ar Rahbini
Penulis: Athaya Dinda Haniyah
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Setelah Qurban, Lalu Apa?
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Fenomena wanita karir akhir-akhir ini menjadi hal yang lumrah terjadi di masyarakat. Wanita karir sendiri diistilahkan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Rabi’ul Awal, bulan kelahiran kekasih Allah, yaitu Nabi Muhammad Saw.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Iduladha bukan sekadar tentang menyembelih hewan qurban. Di balik ibadah itu, tersimpan kisah agung tentang cinta seorang ayah,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Muharram sering kali dikenal oleh masyarakat sebagai “Bulannya anak yatim”, khususnya pada tanggal 10 Muharram. Tradisi ini... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada hari Selasa tanggal 23 September 2025, Presiden Prabowo menyatakan sikapnya di depan Majelis Umum PBB untuk tetap... selengkapnya
Ketika Allah Cemburu Kepada Ciptaan-Nya Di kesepian malam yang memanggil rindu Langit menunduk menyaksikan kisah manusia yang lupa akan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Akal sehat yang dianugerahkan Allah Swt kepada manusia merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk menuntun manusia kepada... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Al-Qur’an adalah firman Allah yang berisi berbagai macam persoalan yang dialami manusia. Baik itu berupa masalah kehidupan,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Fase menuju pernikahan menjadi momok mengerikan bagi para pemuda yang khawatir akan masa depannya. Akhir dari masa... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+140 Menelusuri jejak kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah Saw melalui… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.