Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Dalam Sunyi, Ada Allah: Puisi-Puisi Syariif Ahmad

Dalam Sunyi, Ada Allah: Puisi-Puisi Syariif Ahmad

Diposting pada 2 Agustus 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 867 kali / Kategori:

 

Dalam Sunyi, Ada Allah

Dalam sunyi yang tak bersuara,
Saat malam memeluk doa,
Aku temukan Engkau di sela napas
Yang menyebut nama-Mu tanpa jeda.

Tak ada gemuruh, tak ada cahaya,
Hanya keheningan yang terasa penuh makna.
Di antara takut dan harap,
Aku bersandar pada kasih-Mu yang tak terbatas.

Bukan pada dunia yang semu,
Aku menitipkan gelisah dan rindu.
Tapi pada Engkau, Pemilik Waktu,
Tempat segala hati menemukan tuju.

Langkahku kadang terantuk dosa,
Terseret arus fana yang menggoda.
Namun saat malam membentang sepi,
Aku kembali, mengetuk pintu-Mu dengan hati.

Kau tak pernah lelah menunggu,
Meski aku sering lupa, sering mengeluh.
Kau tetap ada, dalam senyap yang agung,
Menggenggam luka dan mengganti dengan peluk.

Engkaulah cahaya dalam gulita,
Penuntun di saat jiwa buta.
Tak butuh suara lantang atau megah,
Cukup satu lirih: “Ya Allah…”

Di keheningan yang manusia hindari,
Aku temukan diri, aku temukan Ilahi.
Bersujud bukan sekadar gerak,
Tapi tempat rinduku paling akrab.

Malam pun usai, fajar bersaksi,
Bahwa Engkau tak pernah pergi.
Dalam sunyi, dalam duka, dalam tawa,
Engkaulah tempat pulang segala rasa.

 

Rindu Madinah

Duhai Kekasih, Rasul mulia,
Namamu terpatri dalam dada,
Langkahmu lembut tapi tegas,
Menuntun jiwa menuju cahaya.

Madinah, kau basah oleh doa,
Langitmu memayungi sunnah dan cinta.
Aku di sini, jauh tapi dekat,
Dengan shalawat yang terus melesat.

Rindu ini tak bisa kubendung,
Ingin menyusuri jejakmu yang agung.
Hingga kelak kutemui taman itu,
Dan menatap wajahmu di hari yang syahdu.

Setiap malam kuangkat tangan,
Dengan air mata yang tak tertahan.
“Ya Allah, izinkan aku datang,
Ke kota di mana cinta itu tak pernah hilang.”

Aku ingin duduk di Raudhah nan suci,
Di antara mimbar dan rumahmu yang penuh cahaya abadi.
Membaca salam sambil menunduk rendah,
Menitipkan rindu yang tak pernah punah.

Aku tahu, Madinah bukan sekadar tempat,
Ia adalah rumah bagi hati yang penat.
Ia meneduhkan luka duniawi,
Dan menyalakan kembali cahaya ilahi.

Wahai Rasul, kami jauh dalam jarak,
Tapi hatiku menempuh ribuan tapak.
Membawa cinta yang tak terbatas,
Menyebut namamu dalam setiap napas.

 

Aku dan Dosa

Tiap malam aku terjaga,
Mengenang jejak langkah yang keliru.
Dosa menyusun tangga ke jurang,
Tapi rahmat-Mu memanggilku pulang.

Aku bukan suci,
Tapi tak lelah ingin kembali.
Air mata ini jadi saksi,
Bahwa hati masih ingin disucikan lagi.

Waktu terus berlalu tanpa henti,
Namun detik-detik tak selalu berarti.
Bila hanya terisi alpa dan luka,
Yang kujahit sendiri dengan salah dan cela.

Kadang langkahku terasa berat,
Dipikul dosa yang menggurat.
Namun suara-Mu di dalam hati,
Menenangkan, memanggil, tak henti-henti.

Wahai Tuhan,
Bimbing aku dalam sesal dan harapan.
Ajari aku tulus dalam tobat,
Tanpa menunggu hari yang terlambat.

Jangan biarkan hatiku beku,
Di antara dunia yang kelabu.
Biarlah cahaya-Mu menerobos gelap,
Menerangi sisa-sisa iman yang rapuh dan remuk.

Hingga pada akhirnya,
Saat napas terakhir kutarik perlahan,
Aku mati dalam pelukan ampunan,
Dan hidup abadi dalam kasih-Mu yang tak berkesudahan.

Oleh: Syariif Ahmad Ja’far Shoodiq

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Dalam Sunyi, Ada Allah: Puisi-Puisi Syariif Ahmad

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Di Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah, Founder Camp Sholawat Berikan Cara Bisa Istiqomah Sholawat Hingga Ribuan Setiap Hari, Mari Simak Tipsnya!
3 Oktober 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pada kegiatan Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah 1444 H kemarin, sangat banyak ilmu dan nasihat yang... selengkapnya

Sebuah Puisi: Balada Rindu Sang Bilal
12 Mei 2024

  Balada Rindu Sang Bilal (Oleh: Husni A. Mubarak)   Andai datang burung-burung surga padanya Bilal bin Rabah tetap memeras... selengkapnya

Cara Menyucikan Alat Elektronik yang Terkena Najis
7 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Apabila terdapat najis pada pakaian yang kita gunakan, maka kita dapat menyucikannya dengan air. Pada kasus yang lain,... selengkapnya

Menyiapkan Bekal Akhirat dengan Sambung kepada Nabi Muhammad Saw
1 Desember 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Dunia ini sangat sementara. Segala yang kita miliki dan kita sayangi akan kita tinggalkan. Tidak ada... selengkapnya

Berita Pahit Bunuh Diri: Merangkul para Ibu yang Dilanda Pilu
15 September 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Beberapa hari terakhir ini, berita pilu tentang seorang Ibu yang melakukan bunuh diri bersama anak-anaknya ramai diperbincangkan di... selengkapnya

Cara Perempuan Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial (1)
15 Oktober 2025

(Bagian kesatu dari dua tulisan) Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sahabat Muslimah, masih ingatkah dengan platform friendster? Buat yang belum tahu, friendster adalah... selengkapnya

Benarkah Wanita Haid Dilarang Membaca Al-Qur’an?
17 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Membaca Al-Qur’an adalah salah satu ibadah yang bisa dilakukan kapan pun oleh kaum muslimin. Selain mendapatkan pahala, membaca... selengkapnya

5 Tip Ampuh Buya Yahya untuk Menjadi Lebih Baik di Bulan Ramadan
18 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan. Di bulan ini, umat Islam didorong untuk meningkatkan ibadah... selengkapnya

Peduli Palestina, LAZ Al-Bahjah Salurkan Infak Kemanusiaan Tahap II Rp1,7 M Melalui BAZNAS RI
24 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Bahjah menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina tahap II sebesar Rp1.746.285.736 melalui Badan Amil... selengkapnya

Do’a Akhir Tahun Hijriah dan Do’a Awal Tahun Hijriah
18 Juli 2023

DO’A AKHIR TAHUN HIJRIAH & DO’A AWAL TAHUN HIJRIAH Semoga di tahun yang baru ini, kita semua selalu diberikan keberkahan... selengkapnya

Dalam Sunyi, Ada Allah: Puisi-Puisi Syariif Ahmad

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: