Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Cara Perempuan Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial (2)

Cara Perempuan Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial (2)

Diposting pada 17 Oktober 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 268 kali

(Bagian terakhir dari dua tulisan)

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dengan semakin gencarnya arus informasi di media sosial, Muslimah harus melek literasi. Pandai dalam memilah dan memilih informasi mana yang akurat dan bermanfaat, serta yang utama adalah sesuai dengan syariat. Banyak dari Muslimah yang sekadar mengikuti tren yang viral padahal membahayakan aqidah.

Jangan sampai media sosial hanya sebagai hiburan yang melenakan hingga melalaikan kewajiban. Sebagai ikhtiar, Muslimah bisa membuat jadwal kapan menggunakan media sosial dan kapan berpuasa untuk meninggalkan dahulu media sosial. Porsi bersama Al-Qur’an semestinya lebih diperbanyak daripada bersama dengan media sosial.

Benteng Kedua: Konsep Tradisional, Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Muslimah tidak dapat berjuang sendirian di tengah zaman yang arus perkembangannya semakin deras ini. Muslimah juga membutuhkan lingkungan yang mendukung sebagai benteng pertahanan. Lingkungan yang menegakkan amar ma’ruf nahi munkar adalah benteng sekaligus sistem hidup yang dibutuhkannya. Misalnya, saling berlomba membuat konten kebaikan, saling menebarkan ilmu, atau juga saling berkomentar mengingatkan jika ada yang tidak sesuai syariat. Indahnya jika nuansa dalam bermedia sosial seperti ini. Muslimah terjaga, pandangan laki-laki dapat terjaga, kekerasan juga kemaksiatan pun dapat terminimalisir.

كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَلَوْءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرَهُمُ الْفَاسِقُونَ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”. (QS. Ali Imron/3 :110)

Tidaklah mudah memang ber-amar ma’ruf nahi munkar di tengah zaman seperti saat ini. Akan tetapi bukan berarti tidak bisa, selagi kesadaran itu masih ada, maka lingkungan yang masih menjaga tradisi konservatif terhadap nilai-nilai baik akan terus tumbuh, termasuk andilnya pihak yang memiliki otoritas. Peran negara sangat menentukan kokohnya benteng-benteng bagi Muslimah secara khusus dan umumnya bagi para perempuan. Negara harus andil besar di dalam regulasi penggunaan media sosial dan penerapan sanksi hukum bagi yang para pelaku kejahatan media sosial.

Negara maju seperti Singapura dan Korea begitu perhatian terhadap penggunaan media sosial. Hukuman yang dijatuhkan juga tidak setengah-setengah. Masyarakatnya menjadi jera dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Seharusnya, negeri dengan mayoritas Muslim lebih dari itu. Sebab ketaatan kepada Allah menjadi landasannya bukan sekadar rasa kemanusiaan atau kebaikan yang seremonial. Di dalam syariat Islam itu semua sudah sangat lengkap. Persoalannya adalah tinggal menerapkannya dalam bingkai kebhinekaan ini.

Butuh perjuangan besar untuk mengedukasi masyarakat dan pemangku kebijakan agar tercipta gelombang kesadaran untuk senantiasa menghiasi diri dengan syariat yang Allah berikan. Oleh karena itu, peran Muslimah pun dibutuhkan untuk hadir di tengah masyarakat  dengan apa pun potensi yang dimiliki, baik dengan lisan, tulisan, ataupun konten yang sarat perjuangan.

Khatimah

Semua ikhtiar di atas adalah cara agar Muslimah merasa aman dan nyaman dalam bermedia sosial. Dua benteng yang bersinergi tersebut insyaallah akan menemukan jalannya untuk menyelematkan Muslimah dari dekapan media sosial yang membahayakan. Sebaliknya, media sosial akan menjadi alat bagi Muslimah untuk meluaskan ajaran Islam yang menebarkan rahmat untuk seluruh alam.

 

Penulis: Naila Dhofarina Noor

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

Bagikan ke

Cara Perempuan Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial (2)

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Membaca Adalah Modal: Teknik Dasar Menulis Artikel Jurnalistik untuk Pemula
5 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sering kita jumpai tulisan di media massa yang penulisnya tidak memiliki latar belakang bahasa atau jurnalistik. Mengapa bisa... selengkapnya

3 Adab yang Sering Dilanggar pasca-Kepulangan Ibadah Haji
4 Juli 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Setelah menunaikan ibadah haji, seorang muslim akan kembali ke tanah air dan tempat tinggalnya masing-masing. Adab... selengkapnya

Iduladha sebagai Momentum Mendefinisikan Ulang Pengorbanan
26 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap kali Iduladha datang, kita kembali mendengar kisah tentang Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Kisah yang tidak hanya... selengkapnya

Suami Sudah Tidak Mampu Mencari Nafkah? Istri Cerdas Wajib Paham
20 Oktober 2022

Dalam kehidupan rumah tangga, seorang suami memiliki kewajiban untuk memberi nafkah kepada istri dan keluarganya. Maksud dari kewajiban ini adalah... selengkapnya

Menyoal Rokok dan Perkembangan Fatwanya dari Masa ke Masa
17 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pembahasan mengenai hukum rokok selalu penting untuk disimak di tengah-tengah zaman yang terus berkembang. Para ulama terdahulu hidup... selengkapnya

Kita Tidak Krisis Teknologi Tapi Krisis Akhlak
8 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita hidup di era modern, infrastuktur semakin maju, teknologi berkembang begitu pesat, dan segala informasi dengan... selengkapnya

Bukan Cinta yang Hilang tapi Obrolan yang Terlewat
16 April 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernikahan bukan sekadar ikatan lahiriah atau cerita happy ending dalam sebuah hubungan, tetapi juga sebuah amanah dan ibadah... selengkapnya

Puisi-Puisi Nur Aliyatul Hasanah (1)
27 April 2024

  MALU Aku malu pada bulan Yang terangnya meluluhlantahkan gelapnya hatiku Aku malu pada bintang Yang indah kemerlapnya tak seujung... selengkapnya

Berkurban dengan Kambing Betina, Ternyata Begini Hukumnya
3 Juni 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kurban merupakan salah satu sunah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Berkurban dilakukan dengan menyembelih berbagai hewan... selengkapnya

Memasuki H-2, Mari Intip Kesiapan Panitia Jelang Maulid dan Silaturahmi Akbar LPD Al-Bahjah 1444 H
30 September 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Maulid dan Silaturahmi Akbar Al-Bahjah telah memasuki H-2, berbagai persiapan terus dikebut demi menyambut dan memuliakan... selengkapnya

Cara Perempuan Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial (2)

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: