● online
Adab (Nadzor): Melihat atau Mengamati Calon Pasangan Sebelum Menikah

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di dalam agama Islam melihat atau mengamati calon pasangan sebelum menikah (nadzor) disunnahkan ketika ingin menjodohkan seseorang. Namun pada zaman sekarang makna nadzor sering disalahgunakan. Pada dasarnya nadzor itu bagian dari proses menuju pernikahan. Artinya jika belum berada dalam rencana pernikahan maka kebutuhan akan nadzor menjadi tidak ada. Sebab setelah dilaksanakan nadzor akan ada kesimpulan jika ada kecocokan maka kedua belah pihak akan melanjutkan ke jenjang pernikahan. Namun jika belum menemukan kecocokan maka menjadi tidak ada masalah.
Adapun adab nadzor dalam Islam yang dipaparkan oleh Ummi Fairuz Ar Rahbini adalah sebagai berikut.
- Ditenami oleh mahram atau yang menjadi perantara dalam jenjang pernikahannya. Misalnya orang saleh atau guru dari salah dari pihak laki-laki atau perempuan.
- Tidak terjadi khalwat (berduaan).
- Jika memerlukan obrolan, maka hanya obrolan seperluanya saja.
- Melihat area yang wajar dan tidak terjadi sentuhan fisik.
- Artinya dalam proses nadzor tidak ada hal-hal yang ditutup-tutupi. Misalnya seorang wanita yang dandanannya terlalu mencolok atau laki laki yang menyemir rambutnya.
Selain itu, ada hal-hal yang harus diperhatikan juga dalam proses nadzor, yaitu anggota yang diperbolehkan dilihat. Dalam proses nadzor yang boleh dilihat hanyalah wajah dan telapak tangan saja. Tanpa memperlihatkan anggota tubuh lainnya seperti rambut, badan, apalagi area sensitif. Adapun jika memang pihak calon laki-laki ingin melihat anggota lain, seperti rambut, badan, dan lain-lain, maka diperbolehkan asalkan yang melihatnya adalah mahram dari laki-laki tersebut. Seperti ibunya, adik, atau kaka perempuan dari calon laki-laki tersebut. Setelah itu dari pihak laki-laki yang melihat calon perempuan tidak boleh menceritakan secara detail. Akan tetapi, cukup memberi tahu bahwa wanita tersebut sesuai dengan kriteria calon laki-laki.
Setelah proses nadzor selesai jika memang belum ada kecocokan di antara kedua belah keluarga, seperti halnya salah satu calon mempelai belum menemukan kecocokan maka setiap dari keluarga, baik dari pihak laki-laki atau perempuan dilarang untuk membuka aib kekurangan satu sama lainnya. Hal itu tiada lain agar tidak saling menyakiti. Sebab bisa saja kriteria dari calon mempelai tidak cocok dengannya tetapi justru cocok dengan orag lain. Oleh karena itu penting untuk kedua belah pihak saling menjaga aib.
Setelah proses nadzor selesai, kemudian seorang wanita boleh menentukan dan memutuskan keberlanjutan pada jenjang berikutnya. Sebab, di dalam syariat agama Islam seorang wanita diberikan hak penuh untuk menolak perjodohan. Meskipun terkadang perjodohan dilakukan oleh orang tua atau guru dari wanita tersebut. Oleh karena itu, jika ingin menolak perihal perjodohan harus dibarengi dengan akhlak dan adab. Sebab, di balik semua itu ada keridhaan orang tua dan guru yang menjodohkannya.
Sumber Referensi: Youtube Ummi Fairuz Ar Rahbini
Penulis: Kodriya
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Adab (Nadzor): Melihat atau Mengamati Calon Pasangan Sebelum Menikah
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap kali kalender Masehi memasuki lembaran Februari, atmosfer di sekitar kita seolah berubah warna menjadi merah muda. Di... selengkapnya
Buya Yahya, pengasuh LPD Al-Bahjah memberikan tausiyah tentang cara yang lebih baik dalam menyantuni anak yatim dan piatu. Menurut Buya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Al-Bahjah Cabang Cirebon 1 menggelar Rapat Kerja (Raker) 2025 pada tanggal 1–2 Rabiul Akhir 1447 H/ 23–24 September... selengkapnya
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Siapa di antara Sahabat Pustaka yang gemar menulis? Ada informasi menarik dari Pustaka Al-Bahjah Kami membuka kesempatan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita hidup di zaman yang disebut sebagai era digital. Zaman yang memungkinkan setiap orang dapat menggenggam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita seringkali mendengarkan dari para ulama, bahwa sebelum melaksanakan shalat hendaknya kita bersuci. Bahkan kita dianjurkan untuk memulai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ramadan merupakan bulan yang sangat istimewa, bulan ini diagungkan oleh Allah Swt Yang Maha Tinggi. Allah Swt... selengkapnya
Sowan Berjalan dengan lutut, berbaris rapi seperti kereta doa, di halaman rumah yang teduh oleh cahaya dan waktu. Kain sarung... selengkapnya
Kejelian Memanfaatkan Ruangan untuk Mendatangkan Kesuksesan PUSTAKA Al-BAHJAH-SEPUTAR PONDOK-Mendungnya sore hari pada hari Rabu, 13 Rabiul Awal 1443 H atau... selengkapnya
Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+140 Menelusuri jejak kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah Saw melalui… selengkapnya
*Harga Hubungi CSIlmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPenerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Tebal buku: viii+102 Kehidupan keras yang dilalui Nabi Muhammad Saw di masa kecil telah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000
Saat ini belum tersedia komentar.