● online
- Silsilah Fiqih Praktis Jenazah....
- INDAHNYA MEMAHAMI PERBEDAAN PARA ULAMA KARYA BUYA ....
- المعين المبين في تعلم العرب....
- FIQIH SHOLAT KARYA BUYA YAHYA....
- Sam'iyyat - Beriman Kepada yang Gaib....
- Fiqih Shalat Berjamaah....
- Motivasi Dakwah "Membawa kepada Kemuliaan dengan H....
- Buku Aqidah - Hadits Jibril....
Beginilah Cara Ampuh Melawan Sifat Sombong Dalam Diri Kita

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sombong merupakan sebuah sifat tercela dimana seseorang memandang orang lain lebih rendah dan hina, dan hanya dirinya yang lebih unggul dan lebih besar dari orang lain. Biasanya sifat sombong ini muncul ketika kita bertemu dengan orang yang lebih kurang daripada kita dari segi harta, ilmu, maupun amal. Sebagai seorang muslim lantas bagaimanakah kita menghadapi adanya sifat sombong ini?
Menurut Buya Yahya, setiap manusia sejatinya memiliki benih-benih kesombongan di dalam dirinya. Hal ini karena di dalam diri setiap manusia terdapat hawa nafsu. Maka dari itu sebagai seorang muslim hendaknya kita harus hati-hati sebab sifat sombong bisa muncul tiba-tiba tanpa disadari. Bahkan ketika ada seseorang mengatakan bahwa dirinya belum pernah sombong, hakikatnya dia telah sombong pada saat itu.
“Semua dari kita ada benih-benih kesombongan, karena didalam diri kita ada hawa nafsu. Maka kalau orang ngomong ‘saya belum pernah sombong’ berarti dia telah sombong saat itu,“ ujar Buya.
Karena benih-benih sifat sombong ini ada di dalam hati setiap manusia, maka cara pandang yang tepat dalam menghadapi sifat sombong ini adalah kita semua berusaha untuk memerangi sifat ini tiada henti. Selagi di dalam diri kita terdapat hawa nafsu dan juga syaitan terus menerus membisikan keburukan, maka selama itu pula kita harus terus berjuang melawan sifat sombong ini.
“Yang benar adalah kita semua memerangi penyakit itu tidak ada hentinya, berjuang tidak ada habisnya. Selagi di dalam diri kita masih ada hawa nafsunya dan setan selalu membisikan keburukan kedalam hawa nafsu kita, maka kita terus berjuang,” pesan Buya.

Sumber Gambar: Youtube Al-Bahjah TV
Maka kemenangan sejati seorang muslim bukanlah menghilangkan benih-benih sombong yang ada di dalam hatinya, namun kemenangan sejati adalah kemenangan dalam perjuangan melawan sifat sombong tersebut. Kemenangan dalam melawan hawa nafsu termasuk di dalam nya sifat sombong inilah yang kemudian menyebabkan manusia bisa memiliki derajat yang lebih tinggi dari malaikat sekalipun.
“Kemenangan kita adalah didalam perjuangan itu. Sehingga manusia itu dikatakan kalau dia memiliki keseriusan dalam memerangi hawa nafsu, melampaui kejayaan malaikat.”
Buya menjelaskan bahwa cara paling mudah memerangi hawa nafsu adalah dengan cara spontan. Seperti dalam kisah seorang alim bernama Syekh Mutawalli Asy-Sya’rawi. Pada suatu ketika, Syekh Mutawalli merasakan ada benih-benih kesombongan terlintas di dalam hatinya, sebab pada masa tersebut ia begitu dielu-elukan dan disanjung oleh banyak orang.
Tiba-tiba Syekh Mutawalli menghilang, dan para jamaahnya lantas mencari beliau. Setelah dicari ke berbagai tempat rupanya beliau pergi ke kamar mandi dan di dalam kamar mandi tersebut ia melepas baju dan membersihkan kamar mandinya. Setelah ditanya kemudian beliau menjelaskan bahwa beberapa waktu sebelumnya telah muncul benih-benih sombong di dalam hatinya sehingga ia melakukan hal tersebut untuk membersihkan hatinya dari sifat-sifat sombong tersebut.

Hikmah dari kisah Syekh Mutawalli tersebut adalah ketika kesombongan mulai terasa memasuki hati kita maka bersegeralah melawannya dengan sesuatu yang bertentanga dari sifat sombong tersebut secara spontan. Jangan sampai sifat sombong tersebut kita biarkan terlalu lama hinggap di hati kita.
“Langsung dilawan seketika dilawan kebalikannya, jangan ditunda. Supaya kita membiasakan hawa nafsu kita setiap mau begitu langsung kita pangkas,” pungkas Buya.
Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk terhindar dari berbagai sifat yang dibenci oleh Allah Swt, khususnya sifat sombong ini.
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Tags: Al-Bahjah, Buya Yahya, Membersihkan Hati, Menghilangkan Sombong
Beginilah Cara Ampuh Melawan Sifat Sombong Dalam Diri Kita
Sinergi Dakwah untuk Umat antara Pustaka Al-Bahjah dan Dar Al-Kutub Islamiah PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS-Dalam rangka meningkatkan kualitas, mutu, dan memperluas jejaring... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Menjelang lebaran, aktivitas penukaran uang lama dengan uang baru menjadi fenomena umum di masyarakat. Banyak orang yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Teknologi digital telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Pesantren, yang sejak dulu menjadi tempat utama... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam Islam, dosa zina adalah termasuk dosa besar yang mana pelakunya sangat hina dan dihinakan oleh Allah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Selembar kertas tampak sederhana, rapuh, bahkan sering terabaikan. Namun di balik kesederhanaannya, ia adalah saksi bisu perjalanan ilmu,... selengkapnya
Lima Tiang Ada lima tiang Tiang itu berdiri kokoh Kokoh karena selalu dijaga Dijaga dan dilestarikan Tiang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Jumat, 02 Rabiul Akhir 1444 H atau bertepatan dengan Tanggal 28 Oktober 2022 telah diresmikan Pondok... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di Bulan Suci Ramadan, umat Islam diwajibkan menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri sejak terbit... selengkapnya
Ketika Allah Cemburu Kepada Ciptaan-Nya Di kesepian malam yang memanggil rindu Langit menunduk menyaksikan kisah manusia yang lupa akan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Fase menuju pernikahan menjadi momok mengerikan bagi para pemuda yang khawatir akan masa depannya. Akhir dari masa... selengkapnya
Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000
Saat ini belum tersedia komentar.