Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Hukum Mempelajari Tajwid dan Pahala Membaca Al-Qur’an

Hukum Mempelajari Tajwid dan Pahala Membaca Al-Qur’an

Diposting pada 6 Mei 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 35 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Membaca Al-Qur’an merupakan suatu ibadah yang memiliki nilai pahala yang sangat agung di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam hadis, Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wasallam bersasbda:

مَنْ قَرَأ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أمْثَالِهَا، لَا أقول) :ألم (حَرفٌ، وَلكِنْ: ألِفٌ حَرْفٌ، وَلَامٌ حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ

Hadis tersebut menjelaskan bahwa setiap huruf yang dibaca dalam Al-Qur’an diberi ganjaran satu kebaikan, lalu dari setiap satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Subhanallah, begitu agungnya pahala membaca Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an adalah ibadah sunnah. Akan tetapi, menjadi wajib ketika dibaca di dalam shalat, yaitu membaca surat Al-Fatihah. Meskipun membaca Al-Qur’an selain surat Al-Fatihah di dalam shalat maupun di luar shalat itu sebagai kesunnahan, seseorang diwajibkan membacanya dengan tajwid.

Ilmu Tajwid adalah ilmu yang mempelajari hukum-hukum bacaan dalam Al-Qur’an, tata cara melafalkan huruf hijaiyah sesuai makhraj dan sifatnya. Membaca Al-Qur’an tidak seperti berbicara dengan bahasa Arab yang tidak memerlukan ilmu Tajwid. Sebab, tujuan mempelajari ilmu tajwid yaitu guna menjaga lisan dari kesalahan membaca Al-Qur’an (lafaz dan makna). Oleh karena itu, belajar membaca Al-Qur’an yang sesuai dengan hukum tajwid menjadi sebuah kewajiban.

Ada tiga tingkatan orang-orang dalam membaca Al-Qur’an:

  1. Mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid, maka setiap bacaannya bernilai pahala yang sangat besar.
  2. Belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar karena masih dalam tahap belajar, meskipun ada kesalahan dalam bacaannya tetapi tidak menjadi sebuah dosa. Akan tetapi setiap bacaannya mendapatkan dua pahala, yaitu pahala belajar dan membaca Al-Qur’an. Rasulullah bersabda:

الَّذِي يَقْرَأُ القُرْآنَ وَهُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أجْرَانِ

“Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka ia bersama para malaikat yang mulia (bersih dari maksiat) dan taat dalam kebaikan. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata dan merasa kesulitan ketika membacanya, maka baginya dua pahala.

  1. Enggan belajar, sehingga tidak dapat membaca dengan benar, maka ketika ia membaca Al-Qur’an setiap bacaannya bukan bernilai pahala, melainkan dosa. Imam Ibnu Al-Jazary berkata:

وَالأَخْذُ بِالتَّجْوِيدِ حَتْمٌ لازِمُ … مَنْ لَمْ يُجَوِّدِ القُرَآنَ آثِمُ

لأَنَّهُ بِهِ الإِلَهُ أَنْزَلاَ … وَهَكَذَا مِنْهُ إِلَيْنَا وَصَلاَ

“Menerapkan tajwid hukumnya wajib. Siapa yang tidak membenarkan bacaan Al-Qur’annya (dengan tajwid), maka ia berdosa. Karena dengan tajwidlah Allah menurunkan Al-Qur’an, dan demikian pula Al-Qur’an sampai kepada kita.”

Kesalahan dalam membaca Al-Qur’an disebut lahn dan terbagi menjadi dua: pertama, samar atau (khofi) yaitu kesalahan yang hanya diketahui oleh seorang ahli dalam bidang Al-Qur’an atau disebut (qaari’). Kesalahan tersebut seperti dalam sifat-sifat huruf, tetapi tidak mengubah arti dan makna dari ayat yang dibaca.  Kedua, jelas atau (jaly) yaitu kesalahan yang dapat terdeteksi oleh seseorang meskipun bukan qaari’. Seperti kesalahan dalam harakat, kekeliruan antara satu huruf dengan huruf lainnya, yang mengubah arti atau makna dari ayat tersebut. Oleh karena itu, menurut sebagian pendapat ulama menyatakan bahwa yang demikian tidak diperbolehkan untuk menjadi imam dalam shalat.

Sudah seharusnya bagi kaum muslimin untuk mempelajari bacaan Al-Qur’an sejak dini. Sebab, Al-Qur’an adalah kalam Allah yang suci, dijadikan sebagai mukjizat Nabi terbesar dan merupakan pedoman bagi kita semua.  Bagi sahabat pembaca yang budiman, jika Anda merasa belum bisa atau belum lancar dalam membaca Al-Qur’an, tidak perlu merasa malu ataupun minder. Teruslah belajar dan berusahalah untuk menemukan guru Al-Qur’an. Selain itu, perhatikan pendidikan Al-Qur’an pada putra putri tercinta, agar kelak saat dewasa mereka menjadi ahli Qur’an yang baik.

Wallahu a’lam bisshowab

 

Penulis: Habibullah

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Hukum Mempelajari Tajwid dan Pahala Membaca Al-Qur’an

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Cara Meraih Keutamaan Lailatul Qadar bagi Wanita yang Sedang Haid
25 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dan lebih baik dari seribu bulan, malam yang penuh... selengkapnya

Kenapa Penetapan Awal Ramadan dan Syawal Kerap Berbeda?
11 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ada dua metode paling populer untuk menentukan awal bulan Hijriyah, yakni rukyat dan hisab. Perbedaan metode ini... selengkapnya

Agar Mahar Pernikahan Tidak Jadi Petaka
31 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Salah satu yang selalu diperbincangkan dalam sebuah pernikahan adalah mahar. Mahar dapat diartikan sebagai pemberian pihak laki-laki... selengkapnya

Dampak Judi Online dalam Perspektif Maqashid Syariah
12 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Judi atau yang dikenal sebagai maisir dalam konteks Islam, merupakan aktivitas yang dilarang keras karena dampaknya yang... selengkapnya

Muslimah Begitu Berharga, Maka Ia Dijaga
13 Maret 2024

  Islam sebagai agama yang sempurna, sejak awal telah mendeklarasikan hak-hak wanita secara sempurna pula. Sejak saat itu, wanita muslimah... selengkapnya

Hati-Hati! Jangan Jadi Laki-Laki Dayyuts, Ini Ancamannya di Akhirat Kelak
27 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Salah satu golongan orang yang akan masuk neraka adalah laki-laki dayyuts. Siapakah laki-laki dayyuts ini? Ummi... selengkapnya

Pentingnya Merenung Sebelum Bertindak (Bagian Pertama dari Dua Tulisan)
22 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Keberhasilan seseorang dalam menghadapi tantangan, memecahkan masalah, atau mencapai tujuan tergantung tindakan atau keputusannya sendiri. Namun, banyak orang... selengkapnya

Sudah Dihukum di Dunia, Apakah di Akhirat Dihukum Juga? Begini Penjelesan Buya Yahya
24 Juni 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pertanyaan ini dapat muncul di kalangan umat Islam, yakni tentang bagaimana Allah Subhanallahu wa Ta’ala menghukum hambanya.... selengkapnya

Mudah Mengingatkan dan Mudah Diingatkan dalam Kebaikan
22 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak luput dari yang namanya komunikasi. Baik itu dengan pasangan, keluarga, teman kerja,... selengkapnya

Ayo Belajar Shalat
29 Maret 2024

Judul Buku      : Silsilah Fiqih Praktis Shalat Penulis             : Buya Yahya Penerbit           : Pustaka Al-Bahjah Tebal Buku      : 156 Halaman... selengkapnya

Hukum Mempelajari Tajwid dan Pahala Membaca Al-Qur’an

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: