Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Liburan Telah Selesai, Begini Cara Memulai Aktivitas dengan Semangat Baru

Liburan Telah Selesai, Begini Cara Memulai Aktivitas dengan Semangat Baru

Diposting pada 25 April 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 851 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setidaknya di akhir pekan bulan ini orang-orang mulai melaksanakan aktivitasnya kembali. Suasana dan euforia pascaliburan membekaskan kesan menyenangkan sehingga tidak mudah untuk dilupakan. Ekspetasi kita terus berandai-andai, “aku ingin liburan yang lebih lama lagi”. Hal tersebut sangat wajar, namun perlu kita luruskan dengan cara pandang yang lebih baik. Kita mesti memulai aktivitas dengan semangat baru. Liburan harus dijadikan momentum untuk mengisi baterai semangat kita.

Oleh karena itu, kita memerlukan motivasi agar semangat kembali berkobar dalam menjalani kembali aktivitas. Berikut ini wejangan yang disampaikan Buya Yahya agar kita semangat dalam bekerja atau beraktivitas. Baca buku-buku karya Buya Yahya dan perbaharui pengetahuan Anda setiap harinya. Kunjungi tautan berikut: https://pustakaalbahjah.com/katalog

 

Miliki Jiwa yang Besar

Langkah apa pun yang hendak kita laksanakan, harus dimulai dari jiwa yang besar. Karena orang yang berjiwa besar dalam keadaan apa pun akan mudah dalam menyikapi fase kehidupan. Saat mendapatkan nikmat ia akan bersyukur dan saat mendapatkan ujian ia akan bersabar. Saat kaya ia tidak akan jumawa dan saat miskin ia tidak akan terpuruk.

Buya Yahya menegaskan,

“Hakikat kaya adalah kaya jiwa. Dan kehinaan itu ada pada hinanya jiwa.”

Kalau seseorang jiwanya sudah kaya, maka dalam keadaan fakir pun ia tidak akan terendahkan. Ia akan berusaha mandiri dan bekerja, bukan meminta-minta.

 

Mukmin yang Kuat Lebih Dicintai Oleh Allah Swt

Kesuksesan dibangun dari aktivitas-aktivitas positif yang dilakukan dengan efektif dan konsisten hingga mampu mencapai tujuan yang dicita-citakan. Salah satu alasan paling kuat seorang mukmin harus meraih kesuksesan ialah karena muslim yang kuat lebih dicintai Allah Swt. Nabi Saw bersabda:

‌الْمُؤْمِنُ ‌الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ…

“Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah Swt dari mukmin yang lemah…” (HR Muslim)

Kuat ini mencakup segala hal, baik itu fisik yang sehat, ekonomi yang kokoh, mental yang matang, ilmu yang mumpuni, dan hal-hal baik lainnya. Karena itulah seorang muslim, sejatinya tidak boleh lemah hingga merepotkan orang lain. Ia harus selalu menanamkan jiwa kemandirian. Hal ini sangat cukup menjadi pengingat kita agar tidak berhenti berproses, melangkah menuju penguatan diri dalam segala aspek, dan tidak hanya berdiam diri menunggu keajaiban datang.

 

Nabi Saw Tidak Suka Orang Pemalas

Kuat pada bahasan di atas tidak berarti merendahkan orang dengan fisik yang lemah, ekomoni yang rendah, dan lain sebagainya. Akan tetapi penekanan di dalamnya adalah pada rasa malas. Jangan sampai ada orang menjadi lemah karena kemalasan. Nabi Saw dalam matan hadis yang sama dengan hadis sebelumnya bersabada:

…وَلَا تَعْجِزْ…

“…Janganlah engkau menjadi orang yang pemalas…” (HR Muslim)

Ini adalah teguran bagi kita, bahwa sesungguhnya Baginda Nabi Saw tidak senang kepada orang pemalas. Beliau melarang umatnya untuk bermalas-malasan. Karena itu tidak ada alasan bagi kita sebagai umatnya untuk malas bekerja. Kebiasaan ogah-ogahan dalam bekerja harus kita jauhkan sejauh-jauhnya.

 

Serius dan Fokus

Nabi Saw menganjurkan umatnya untuk bekerja dengan serius. Beliau bersabda:

إِنَّ ‌اللهَ ‌يُحِبُّ ‌مِنَ ‌الْعَبْدِ إِذَا عَمِلَ عَمَلاً أنْ يَتْقَنَهُ

“Sesungguhnya Allah Swt menyukai hamba yang mengerjakan suatu pekerjaan dengan serius (fokus)” (HR Abu Ya’la)

Kata atqana bisa berarti serius dan fokus hingga akhirnya satu perkerjaan yang dikerjakan menjadi sempurna. Karena itu orang yang melakukan aktivitas positif dengan serius dan fokus tidak akan melupakan evaluasi dan inovasi hingga akhirnya aktivitas yang dilakukan tidak sia-sia.

Kalaupun ternyata setelah bekerja keras, usaha yang maksimal, doa tiada henti, serta menaati ketentuan syariat namun kehidupannya tetap dipenuhi dengan ujian, ia tidak akan rugi. Kekayaan pahala yang didapatkannya sudah melimpah ruah di akhirat.

Demikianlah beberapa pengingat agar kita bisa memulai aktivitas dengan semangat yang tidak padam. Semoga kita semua selalu berada dalam naungan ridho dan perlindungan Allah Swt.

 

Penulis: Iim Ainunnaim Muhammad

Editor: Idan Syahid

Sumber: Youtube Al-Bahjah TV

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan .

Tags: ,

Bagikan ke

Liburan Telah Selesai, Begini Cara Memulai Aktivitas dengan Semangat Baru

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Keutamaan dan Amalan 10 Hari Awal Bulan Dzulhijjah
6 June 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang istimewa. Bulan yang termasuk ke dalam salah satu bulan haram, bulan yang... selengkapnya

Manusia Serakah: Mudharat dan Penyebab Bencana Alam
5 December 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada penghujung tahun 2025 ini, banyak bencana terjadi di bumi pertiwi. Mulai dari tanah longsor, gunung meletus, dan... selengkapnya

Hukum Pembayaran Zakat Fitrah Melalui Transfer Bank E Wallet dan QR Code Perspektif Hukum Islam
27 March 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap menjelang Idulfitri, umat Islam di seluruh dunia berbondong-bondong menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri dan... selengkapnya

Memulihkan Kembali Tiga Kata Sakti
13 August 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sebagai makhluk sosial, kita tak terlepas dari interaksi dengan orang lain. Seiring bertambahnya umur, sikap yang makin dewasa,... selengkapnya

Refleksi 80 Tahun Indonesia Merdeka dan Idealisasinya Menurut Para Ulama
16 August 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Delapan puluh tahun lalu, bangsa ini mengucapkan kata paling sakral dalam sejarahnya: merdeka. Kata itu lahir dari rahim... selengkapnya

Waspadalah! Bahaya Mengintai Anda di Hari Valentine
11 February 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Salah satu keindahan agama Islam adalah hadirnya Syariat yang berperan sebagai rambu-rambu dalam menjalani kehidupan. Ibarat... selengkapnya

Puisi-Puisi Muhammad Syawaludin Rasyid
25 May 2024

  Al-Quds   Seperti bayi yang menangis Butuh kasih sayang Dari orang tuamu   Al-Quds Di sana kau merana Meratapi... selengkapnya

Kekuatan Lantunan Azan: Sebuah Kisah Nyata
28 August 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hari itu, kelelahan menyelimuti tubuhku setelah seharian penuh bergulat dengan berbagai tugas dan kewajiban. Rasanya tak ada... selengkapnya

Di Bawah Kubah Nabawi
18 August 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Cahaya fajar menari-nari di atas bukit hijau yang perlahan menyembulkan wajahnya dari selimut malam. Udara segar, belum ternoda... selengkapnya

Peran Orang Tua dan Masyarakat dalam Mencegah Kekerasan Terhadap Anak Menurut Maqashid Syariah
21 July 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kekerasan terhadap anak merupakan masalah yang sangat serius dan memerlukan perhatian mendalam dari berbagai pihak. Menurut data yang... selengkapnya

Liburan Telah Selesai, Begini Cara Memulai Aktivitas dengan Semangat Baru

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: