Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Amalan Penghapus Dosa

Amalan Penghapus Dosa

Diposting pada 14 April 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 142 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kebanyakan dari kita pasti pernah merasakan kurang nyaman ketika menjalankan hari-hari. Seperti pekerjaan yang seakan tidak kunjung beres, rezeki sulit, sakit yang tak kunjung sembuh, hubungan dengan saudara memburuk, teman semakin jauh, atau lainnya. Hati terasa gundah dan pikiran semakin berat karena berbagai permasalahan dari segala arah.

Barangkali hal seperti itu adalah ara Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan sinyal kepada hamba-Nya yang sudah semakin jauh dari rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bisa jadi selama ini kita sudah banyak melewatkan hari, tatapi terlalu sibuk dengan urusan dunia, sehingga urusan akhiratnya dinomorakhirkan atau bahkan terlupakan. Pagi sudah dihadapkan dengan pekerjaan, pulang kerja sore jalanan macet dan badan sudah capek, malam kadang masih harus terjaga untuk keluarga. Padahal setiap hari itu sudah sepatutnya aktivitas kita diimbangi dengan tujuan akhirat. Seperti bekerja untuk ibadah atau bekerja adalah jeda untuk menunggu waktu shalat. Ketika dipanggil dalam seruan “Hayya alal falah” kita akan bergegas untuk segera menuju kemenangan. Meninggalkan sejenak urusan dunia, untuk mendekat kepada Tuhan yang Maha Kaya, Maha segalanya.

Merenunglah, apa yang telah membuat kita semakin jauh dari-Nya? Adakah dosa yang pernah kita lakukan, tetapi tidak sadar kita telah melakukannya? Ketahuilah, dosa itu akan membuat hati terkotori dan menjadikan semangat ibadah menurun. Bahkan menjadi penghalang terkabulnya doa. Allah Subhanahu wa Ta’ala senang dengan hamba-Nya yang senantiasa bertobat dan tidak berputus asa dengan rahmat-Nya.

Tobat adalah sebuah bentuk penyesalan diri atas perbuatan dosa yang telah dilakukan dengan memohon ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi. Yahya bin Muadz berkata:

Yang menghalangi tobat seseorang adalah panjang angan-angan, dan tanda-tanda orang yang bertobat adalah mencucurkan air mata penyesalan, senang menyendiri, serta introspeksi diri dalam setiap keinginannya.

Berikut beberapa amalan penghapus dosa yang dapat dilakukan agar diterima tobatnya oleh Allah Yahya bin Muadz.

  1. Istighfar

Istighfar adalah amalan yang banyak dibaca oleh para ulama dengan mengikuti sunnah Nabi Muhammad Salallahu ‘Aalaihi Wasallam. Pada hakikatnya manusia tidak pernah luput dari kesalahan dan lupa, maka perlu senantiasa untuk bertobat dan memohon ampun setiap harinya dengan penyesalan diri dan tidak mengulanginya kembali.  Allah Subhanahu wa Ta’ala berfiman dalam surat An-Nisa’ ayat 106:

وَٱسْتَغْفِرِ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا

“Dan mohonlah ampun kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.” (An-Nisa’:106)

Dalam kitab Risalatul Muawanah, Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad menyebutkan bahwa Rasulullah Salallahu ‘Aalaihi Wasallam selalu bertobat dan membaca istighfar sebanyak 70 kali (dalam riwayat lain sebanyak 100 kali) dalam sehari. Nabi Muhammad yang maksum (terjaga dari dosa) tetap memohon pengampunan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sedangkan kita seakan merasa baik-baik saja di tengah zaman yang banyak kedzaliman, maksiat dengan terang-terangan tanpa ada rasa malu, fitnah yang cepat tersebar dan segala musibah yang datang. Kita perlu kembali ke jalan Allah, merenungi segala perbuatan kita, menyesali kesalahan dan dosa yang telah diperbuat.

Imam Muhyiddin Abu Zakariya an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim berkata, “Seandainya seseorang berbuat dosa seratus kali ataupun lebih, dan setiap kali berdosa ia bertobat dan menyesali, maka Allah akan menerima tobatnya dan dosa-dosanya berguguran.”

  1. Bersedekah

Allah berfirman:

إِن تُبْدُوا۟ ٱلصَّدَقَـٰتِ فَنِعِمَّا هِىَ ۖ وَإِن تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا ٱلْفُقَرَآءَ فَهُوَ خَيْرٌۭ لَّكُمْ ۚ وَيُكَفِّرُ عَنكُم مِّن سَيِّـَٔاتِكُمْ ۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌۭ

“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikannya itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Baqarah:271).

Dalam ayat tersebut menerangkan bahwa sedekah dapat menghapus dosa atau kesalahan yang telah dilakukan asalkan dengan niat yang benar. Baik itu sedekah dalam keadaan lapang maupun sempit. Sedekah yang dilakukan dengan niat untuk mencari ridha dan pengampunan Allah Subhanahu wa Ta’ala bukan untuk mencari validasi orang lain agar terlihat baik di mata manusia. Rasulullah Salallahu ‘Aalaihi Wasallam juga bersabda:

الصَّدَقَةُ تُطْفِئُ الْخَطَايَا كَمَا يُطْفِىءُ الْمَاءُ النَّارَ

“Sedekah itu menghapus kesalahan seperti air memadamkan api.” (HR Tirmidzi)

Dosa diibaratkan seperti api yang dapat membakar apa saja. Dan sedekah bagaikan air yang mematikan api. Manusia yang dipenuhi dengan dosa atau kesalahan yang terus menumpuk akan menjadikan dirinya keras, api yang membakar ke mana saja hingga menjadi hitam dan sukar menerima nasihat.

  1. Memaafkan orang lain dan berlapang dada

Allah Subhanahu wa Ta’ala menyukai orang-orang yang mau memaafkan orang lain yang berlaku jahat terhadapnya. Dia yang tidak mendendam walaupun mampu melakukannya, menahan diri dari amarahnya, dan berlapang dada dengan ikhlas atas perlakuan buruk orang lain terhadapnya, terlebih mendoakan kebaikan orang yang menyakitinya dengan kebaikan.  Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman di dalam Al-Qur’an yang berbunyi:

وَسَارِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍۢ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا ٱلسَّمَـٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ ۞

ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِى ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلْكَـٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ ۞

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya, dan memaafkan kesalahan orang. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imron: 133-134).

Sungguh balasan Allah itu lebih indah, apabila kita memohon ampunan-Nya dan bertakwa dengan sebaik-baiknya, maka Allah telah menyiapkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi.

  1. Berwudhu dan melaksanakan shalat

Perbuatan sekecil apa pun itu kita tidak boleh meremehkannya. Karena bisa jadi hal biasa tersebut nampak mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala di antara amal yang kita lakukan, mana yang Allah terima dan ridhai. Salah satu amalan baik yaitu berwudhu dan melaksanakan shalat sunnah selepas wudhu. Yang setiap orang seharusnya mampu melakukannya tanpa susah mengeluarkan biaya, air banyak tersedia, tempat ibadah masih nyaman. Namun sedikit yang tergerak untuk melaksanakannya.

Mengutip dari kitab Tuhfatut Tullab oleh Syekh Zakariya Al-Shari, Nabi Muhammad Salallahu ‘Aalaihi Wasallam bersabda,

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَمْ يُحَدِّثْ فِيهِمَا نَفْسَهُ غَفَرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Siapa saja yang berwudhu, lalu menyempurnakan wudhunya dan shalat dua rakaat dengan tidak berbicara kepada dirinya sendiri (dengan urusan duniawi) dalam dua rakaat tersebut, maka diampuni dosanya yang telah lalu.”

Sempurnakan wudhu dan laksanakan shalat. Dianjurkan shalat sunnah wudhu selepas selesai wudhu dengan tujuan apa pun, baik setelah berhadats maupun tidak. Bahkan untuk seseorang yang ingin meredam amarahnya, dia pun dianjurkan untuk berwudhu. Termasuk wudhu yang diperbaharui walaupun masih dalam kondisi suci (mujaddad). Demikian di antara amalan-amalan yang dapat melebur dosa atau kesalahan agar selalu ingat Allah dan bersegera bertobat untuk tidak mengulangi kembali diiringi dengan penyesalan diri. Semoga kita semua dijadikan hamba Allah yang taat dan diberkahi setiap langkah hidup kita.

 

Penulis: Halimatussa’diyah

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Amalan Penghapus Dosa

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Islam yang Asing
28 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Islam yang asing merupakan sebuah keniscayaan yang terjadi pada abad ke-21, abad di mana generasi Z, Alfa, dan... selengkapnya

Ayo Belajar Shalat
29 Maret 2024

Judul Buku      : Silsilah Fiqih Praktis Shalat Penulis             : Buya Yahya Penerbit           : Pustaka Al-Bahjah Tebal Buku      : 156 Halaman... selengkapnya

Awas! Hijab Antara Murid Dengan Guru, Penyebab Sulitnya Mendapatkan Ilmu
14 Mei 2023

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon- Kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu ikhtiar untuk mendapatkan ilmu. Namun bagaimana jika antara guru dengan... selengkapnya

Saat Kontak Mata Hilang, Makna Pembicaraan Terbuang
6 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sejak manusia mengenal istilah saling menyapa dalam sejarah peradaban, kontak mata atau tatap muka menjadi hal yang bermakna... selengkapnya

Penjelasan Buya Yahya Tentang Hukum Permainan Capit Boneka
14 Oktober 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Belakangan ini permainan mesin capit boneka marak sekali di masyarakat, banyak diantaranya yang berbondong-bondong memainkan mesin... selengkapnya

Perbedaan Takbir Muqayyad dan Takbir Mursal Pada Hari Raya Iduladha dan Idulfitri
28 Juni 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Salah satu kesunnahan pada Hari Raya Iduladha dan Idulfitri adalah mengumandangkan takbir. Takbir sendiri terbagi kedalam... selengkapnya

Tip Sukses Melakukan Iktikaf
4 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Banyak amalan yang dapat dilakukan di bulan Ramadan, selain melakukan amalan-amalan yang biasa dilakukan di bulan-bulan lainnya,... selengkapnya

Kekuatan Mukjizat Al-Qur’an: Kalam Ilahi yang Tidak Tertandingi
4 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mukjizat dalam tradisi agama Islam telah diwakili dengan penuh keagungan oleh Al-Qur’an Al-Karim. Al-Qur’an tidak hanya dipandang... selengkapnya

Wahai Para Orang Tua, Cara Membimbing Anak-Anak Itu Bukan dengan Kemarahan
24 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernahkah Anda merasa jengkel saat melihat tingkah laku anak-anak yang menurut Anda aneh, tidak penting, bahkan dianggap mengganggu?... selengkapnya

Makna Suci di Hari nan Fitri
20 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Idulfitri sering kali disebut sebagai Hari Kemenangan bagi kaum muslimin. Setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan... selengkapnya

Amalan Penghapus Dosa

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: