● online
3 Hikmah di Balik Musibah

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ketika musibah datang, seringkali hati dipenuhi pertanyaan. Mengapa ini terjadi? Mengapa Allah Subhanahuwata’ala mengizinkan ujian yang begitu berat menimpa diri kita?
Sebagai manusia, merasa sedih, kecewa, bahkan menangis saat menghadapi ujian adalah sesuatu yang wajar. Namun seorang mukmin perlu mengingat bahwa setiap ketetapan Allah Subhanahuwata’ala mengandung hikmah yang luar biasa, meskipun tak langsung kita pahami.
Senada dengan hal tersebut, Ummi Fairuz Ar-Rahbini menyampaikan dalam Instagramnya, ketika Allah Subhanahuwata’ala memberikan ujian kepada seorang hamba yang beriman, maka ujian tersebut dapat menjadi sebab tiga kebaikan besar diberikan kepada kita.
- Diampuni Dosa-Dosanya
Musibah yang menimpa seorang mukmin bukanlah sesuatu yang sia-sia. Rasa sakit, kesedihan, kehilangan, dan kesulitan yang dialami dapat menghapus dosa yang pernah dilakukan. Betapa luas rahmat Allah Subhanahuwata’ala kepada hamba-Nya.
Bahkan ketika seorang mukmin sedang menangis karena ujian yang menimpanya, ketika di itu pula Allah Subhanahuwata’ala sedang membersihkan dirinya dari segala dosa yang selama ini membebaninya. Jangan sampai kita menganggap musibah sebagai tanda kebencian Allah Subhanahuwata’ala. Justru dengan ujian tersebut Allah Subhanahuwata’ala sedang membersihkan dan menyucikan hamba-Nya.
- Diangkat Derajatnya
Ada kalanya seseorang sudah berusaha beribadah dengan sungguh-sungguh, tetapi amalnya belum cukup untuk mencapai kedudukan tertentu di hadapan Allah Subhanahuwata’ala. Karena rahmat dan kasih sayang Allah Subhanahuwata’ala yang ingin meningkatkan kualitas hamba-Nya, Allah Subhanahuwata’ala memberinya ujian agar bisa menapaki langkah kemuliaan yang lebih tinggi. Jika seorang hamba melaluinya dengan sabar, keridaan, dan keteguhan hati yang sesungguhnya, maka pada saat itulah Allah Subhanahuwata’ala mengangkat derajatnya.
Seorang hamba mendapatkan kemuliaan dan derajat yang tinggi di hadapan Allah Subhanahuwata’ala bukan karena amal yang ia lakukan, tetapi karena kesabaran yang ia tunjukkan saat menghadapi cobaan. Inilah yang menjadi alasan mengapa para nabi mendapatkan ujian yang sangat berat dari Allah Subhanahuwata’ala. Sebab dengan ujian tersebutlah kita bisa mengetahui sebab para nabi begitu mulia dan agung di hadapan Allah Subhanahuwata’ala. Sebuah jalan yang juga diberikan oleh Allah Subhanahuwata’ala kepada setiap hamba-Nya menuju kemuliaan.
- Menjadi Tabungan di Akhirat
Di samping itu, Allah Subhanahuwata’ala tidak membalas semua kesabaran hamba-Nya di dunia. Ada kebaikan yang disimpan oleh Allah Subhanahuwata’ala untuk diberikan kepada hamba tersebut tepat di hari ketika manusia sangat membutuhkannya, yaitu di akhirat. Kesabaran menghadapi musibah, air mata yang tertahan karena mengharap rida Allah Subhanahuwata’ala, dan perjuangan untuk tetap berbaik sangka kepada-Nya akan menjadi tabungan pahala yang sangat berharga.
Bahkan disebutkan dalam berbagai riwayat, bahwa manusia sangat berharap seandainya mereka lebih banyak diuji di dunia ketika melihat besarnya pahala sabar yang Allah Subhanahuwata’ala berikan kepada mereka. Karena itu, di saat ujian terasa begitu berat kita hadapi jangan sampai muncul prasangka buruk kepada Allah Subhanahuwata’ala. Ingatlah, setiap musibah yang Allah Subhanahuwata’ala ujikan kepada seorang mukmin selalu mengandung hikmah yang besar.
Melalui musibah itu Allah Subhanahuwata’ala sedang menghapus dosa sekaligus mengangkat derajat kita. Ketika itu pula Allah Subhanahuwata’ala sedang menyiapkan tabungan pahala yang kelak sangat kita syukuri di akhirat. Agar kita bisa memperoleh semua itu, berusahalah untuk tetap sabar dan berbaik sangka kepada Allah Subhanahuwata’ala. Sebab di balik ujian yang Allah Subhanahuwata’ala berikan, selalu ada kasih sayang dan hikmah yang belum mampu kita lihat dan pahami hari ini.
Penulis: Athaya Dinda Haniyah
Penyunting: Fahmi Sidik Marunduri
Tags: ampunan, dosa, hikmah, kasih sayang allah, kehidupan, rahmat, ujian
3 Hikmah di Balik Musibah
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa ingin segera menegur ketika melihat kesalahan orang lain. Entah kepada anak, pasangan,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mendidik anak menjadi tantangan besar bagi orang tua di zaman sekarang. Tak sedikit orang tua mengalami kesulitan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Rubath Nurul Musthofa menyambangi Pondok Pesantren Al-Bahjah pada Kamis 19 Dzulhijjah 1444 H atau bertepatan dengan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Curhat bisa menjadi suatu gunjingan dan bisa juga bukan. Artinya, terdapat dua tipe curhat, yaitu curhatan untuk... selengkapnya
Pagi itu, suasana Pondok Al Khoirot terasa syahdu seperti biasanya. Lalu lalang santri bergegas menuju masjid untuk shalat Subuh berjamaah.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada dasarnya dalam Islam terdapat syariat mengenai hal-hal yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan pernikahan. Namun tidak sedikit di... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Banyak orang tua merasa telah memberikan yang terbaik bagi anak. Namun tanpa disadari, pola asuh tertentu justru dapat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini Indonesia tak henti-hentinya dilanda berbagai musibah seperti gempa bumi, erupsi gunung berapi, banjir dan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam ajaran Islam, setelah seseorang meninggalkan alam dunia, dia memasuki fase yang disebut sebagai alam barzakh, yakni... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Indonesia akan menghadapi pemilihan umum (pemilu) pada tahun 2024 mendatang. Pemilu sendiri merupakan sarana bagi rakyat... selengkapnya
Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 256 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 95.000 Rp 149.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDi antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000CATATAN PENTING ‼️ Open PO 1-15 Agustus 2026 Pengiriman bertahap 1-5 September 2026 Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Zahro Yahya J…. selengkapnya
Rp 59.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+252 Di tengah penolakan kaum Quraisy, Allah mengangkat Nabi Muhammad… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.