Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Jatah Daging Qurban Panitia Lebih Banyak, Bagaimana Hukumnya?

Jatah Daging Qurban Panitia Lebih Banyak, Bagaimana Hukumnya?

Diposting pada 26 Juni 2023 oleh Redaksi / Dilihat: 1.954 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Prosesi pemotongan hewan qurban di masyarakat pada umumnya dilakukan oleh panitia qurban. Namun seringkali kita melihat panitia mendapatkan jatah daging qurban yang lebih banyak. Lantas bagaimanakah hukumnya?

Buya Yahya menjelaskan bahwasannya dalam syariat tidak ada ketentuan khusus mengenai proporsi pembagian daging hewan qurban. Namun alangkah baiknya jika pembagian daging hewan qurban dilakukan secara adil dan merata.

Baca Juga: Tukang Sembelih Kurban Tidak Boleh Diupah Dengan Daging Kurban, Begini Penjelasan Buya Yahya

Hal ini untuk menghindari adanya kecemburuan di antara masyarakat sebab dikhawatirkan ketika panitia qurban mendapatkan bagian daging hewan qurban lebih banyak, akan ada masyarakat yang tidak terima hingga bisa jadi semuanya berlomba menjadi panitia qurban.

“Pembagian daging qurban tidak ada ketentuan yang khusus. Akan tetapi dibagi rata itu adalah untuk menghindarkan dari kecemburuan, sebab sebagian orang itu melihat beda saja langsung marah,” jelas Buya.

Gambar: Buya Yahya sedang menjelaskan hukum daging qurban panitia lebih banyak

Adapun karena di Indonesia biasanya pembagian daging hewan qurban didasarkan kepala keluarga, maka lebih baik penentuan proporsi pembagian daging hewan qurban adalah dengan mempertimbangkan jumlah anggota keluarga dalam dalam satu keluarga. Apabila jumlah orang dalam satu keluarga ternyata banyak, maka alangkah baiknya jumlah daging hewan qurban nya pun lebih banyak.

“Bisa saja dibedakan misalnya dia keluarganya cuma satu, dikasih setengah kilo. Tapi ada keluarga fakir miskin anaknya sepuluh masa dikasih cuma setengah kilo. Jadi disesuaikan, sah disesuaikan,” jelas Buya

Baca Juga: Masih Ada Yang Suka Menjual Kulit Hewan Kurban? Ternyata Begini Hukumnya

Namun disamping itu Buya berpesan kepada semuanya untuk senantiasa menerima dan mensyukuri pemberian daging qurban dengan jumlah berapapun. Jangan sampai merasa iri kepada orang lain ketika jumlah daging yang diterima tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Cuma kami imbau kepada siapapun yang menerima daging qurban, itu adalah rezeki berkah, nggak perlu ngiri deh sama yang lainnya,” pesan Buya.

Photo the top view of giving of sacrificial meat on eid aladha isolated by white background

Gambar; Daging Kurban

Maka disini yang sangat dituntut untuk adil adalah panitia qurban. Jangan sampai panitia membagikan daging qurban menggunakan hawa nafsu yang akhirnya menimbulkan kecemburuan dan kedengkian di antara masyarakat.

“Intinya adalah bebas, tapi ingat kita harus menggunakan rasa, bukan sekedar membagi. Disaat kita membagi dengan cinta dan kasih sayang itu yang menjadikan  cara membaginya pun pasti benar nanti,” pungkas Buya

Semoga Allah Swt menghindarkan kita dari sifat dzalim kepada sesama, dan menumbuhsuburkan kasih sayang dan cinta dalam hati kita. Serta Allah Swt permudah untuk bequrban. Amiin.

Sumber: Tausyiah Buya Yahya pada chanel Youtube Al-Bahjah TV

 

Agar ibadah kurban kita semakin sempurna sesuai dengan tuntunan Baginda Nabi Muhammad Saw, Pustaka Al-Bahjah menyediakan Buku Silsilah Fiqih Praktis Qurban yang disusun oleh Buya Yahya. Buku yang sangat praktis dan mudah dipahami ini sangat kami rekomendasikan untuk khususnya bagi Pengurus Masjid dan Tokoh Masyarakat, maupun masyarakat umum.

Klik Untuk Memesan!

Tags: , , , ,

Bagikan ke

Jatah Daging Qurban Panitia Lebih Banyak, Bagaimana Hukumnya?

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Jangan Sampai Keliru! Ini Dia Perbedaan Antara Cinta dan Nafsu
7 September 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Cinta merupakan fenomena yang lazim dialami oleh setiap manusia. Dan hawa nafsu merupakan sesuatu yang fitrahnya... selengkapnya

Launching Buku: Oase Iman “Refleksi Problematika Umat”
1 Oktober 2022

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kemeriahan rangkaian maulid dan silaturahmi akbar Al-Bahjah 1444 H kian terasa menjelang hari puncak, besok Ahad,02... selengkapnya

Orang yang Suka Kepo Urusan Orang Lain (Fudhul)
27 Januari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sesekali, kita secara tidak sengaja bisa melihat layar handphone orang lain yang tergeletak atau layar smartphone-nya yang... selengkapnya

Kenapa Masih Ada yang Meninggalkan Shalat?
9 Desember 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita diciptakan di dunia ini tidak lain adalah untuk menyembah Sang Pencipta Allah Subhanahu wa Ta’ala: وما خلقت... selengkapnya

Buya Yahya Menjawab: Bagaimana Menyikapi Adanya Dugaan Kecurangan Hasil Pemilu?
19 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Masyarakat Indonesia telah melangsungkan Pesta Demokrasi 5 tahun sekali yang digelar pada tanggal 14 Februari 2023. Setelah... selengkapnya

Rambu-Rambu dalam Menyikapi Berita Miring Seorang Publik Figur
19 Maret 2021

Rambu-Rambu dalam Menyikapi Berita Miring Seorang Publik Figur Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)... selengkapnya

Tanpa Akhlak, Peradaban Islam Bisa Apa?
13 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Islam sebagai agama rahmatan lil-‘alamin meletakkan akhlak sebagai fondasi utama peradaban. Akhlak bukan hanya pelengkap ajaran agama, melainkan... selengkapnya

Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi
25 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Lingkungan yang baik dan nyaman merupakan tempat yang diidamkan oleh setiap orang. Apalagi di tempat tersebut sambil melakukan... selengkapnya

Luka Thaif dan Hadiah Isra Mi’raj
16 Januari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita kembali diingatkan pada sebuah peristiwa besar dan menakjubkan sepanjang sejarah manusia, yaitu perjalanan Isra dan Mi’raj Baginda Nabi Muhammad... selengkapnya

Ada Istri Memiliki Dua Suami, Begini Tanggapan Buya Yahya
8 Juni 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini media sosial dihebohkan oleh kejadian seorang perempuan yang memiliki dua orang suami. Mereka tinggal... selengkapnya

Jatah Daging Qurban Panitia Lebih Banyak, Bagaimana Hukumnya?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: