● online
Multaqo Al-Bahjah dan Kisah Ahli Neraka yang Selamat Karena Persahabatan

Pustaka Al-Bahjah Cirebon – Sebagai bentuk sarana mempererat tali silaturahmi ‘temu kangen’ keluarga besar Al-Bahjah dan para alumni, Ahad 17 Rajab 1440 Hijriyah/20 Maret 2022, Lembaga Pengembangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah menggelar acara Multaqo Al-Bahjah dengan tajuk ‘Silaturahim Merajut Cinta di Al-Bahjah’.
Acara Multaqo ini perdana digelar oleh LPD Al-Bahjah yang diikutsertakan oleh pihak-pihak yang pernah belajar dan mengajar di Al-Bahjah.
“Multaqo Al-Bahjah merupakan acara ‘temu kangen’ nostalgia dengan hal-hal lama sekaligus silaturahim untuk merajut kembali pertemuan-pertemuan bagi siapa pun yang pernah belajar dan mengajar di Al-Bahjah,” ujar Firaz sebagai salah satu pihak penggagas acara.
Peserta Multaqo Al-Bahjah yang diikutsertakan dalam kesempatan kali ini adalah santri pertama, kemudian para ustadz maupun ustadzahnya. Dan semua itu adalah yang pernah belajar atau mengajar di Al-Bahjah, baik dari divisi formal maupun divisi nonformal, yang juga disertai beberapa pendamping, serta menghadirkan beberapa sesepuh dari Al-Bahjah.
“Data peserta banat itu sendiri yang hadir di acara ini kurang lebih ada 244 orang, ditambah pendamping banat ada 19 orang, dan sesepuh dari banatnya ada 15 orang. Sementara untuk peserta banin itu sendiri ada 211 orang, pendamping baninnya ada 12 orang. Jadi total keseluruhan peserta acara kemarin itu kurang lebih ada 501 orang,” lanjut Firaz.
Dalam sambutannya Ketua Panitia Multaqo Al-Bahjah, Muhammad Abdul Qosim juga mengucapkan terima kasih kepada para panitia serta semua pihak yang telah ikut mensukseskan acara Multaqo Al-Bahjah. Beliau pun turut memohon maaf bila dalam acara kali ini masih terdapat kekurangan, yang insyaAllah pada pagelaran acara Multaqo kedepannya akan lebih disempurnakan kembali.

Adapun acara temu kangen bareng alumni ini diadakan dengan dua sesi acara, yaitu sesi pagi dan sesi malam, dengan serangkaian acara mulai dari tausiah, majelis, talkshow, award, dan juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize, penampilan nasyid gambus, serta dibukanya beberapa stand bazar.

Dalam acara tersebut, Guru Mulia Buya Yahya selaku pengasuh LPD Al-Bahjah, juga turut memberikan sambutan kepada para peserta acara Multaqo Al-Bahjah, yang lama terpisah dalam perjuangan mengemban tugas dan menyebarluaskan dakwahnya Rasulullah Saw yang kini bisa dipertemukan kembali.
“Saat seperti ini adalah saat yang berbahagia, bisa menatap wajah kalian semua. Di antara kita ada yang mulai (di Al-Bahjah) tahun 2006 atau 2007-an, kemudian mulai tidak bertemu tahun 2010 atau 2011-an, dan mungkin di antara kalian ada yang baru bisa bertemu lagi hari ini,” ungkap Buya Yahya.
Guru Mulia Buya Yahya dalam kesempatan itu juga menyampaikan nasihat bahwa persahabatan yang dijalin atas dasar karena Allah dan Rasulnya akan menjadikan kita selamat, baik di dunia maupun akhirat. Selain itu, beliau juga turut menyampaikan sebuah kisah menyentuh di mana seorang ahli neraka bisa selamat karena ditolong oleh sahabatnya yang ahli surga.
“Orang masuk surga itu hiburannya macam-macam, di antaranya adalah bernostalgia, ingin bertemu dengan kawan-kawannya dahulu waktu di dunia dalam melakukan kebaikan. Dikisahkan ada satu orang mencari sahabatnya di surga, namun tidak bertemu. Karena dicari di surga tidak bertemu, dia pun bingung. Kemudian dijawablah oleh malaikat, ‘Selagi orang itu tidak ada di surga, maka tempatnya adalah neraka’
Sang ahli surga ini pun gelisah, ‘Jangan sampai saudaraku di neraka’. Akhirnya ahli surga bertanya kepada malaikat , ‘Apakah betul fulan bin fulan ada di neraka?’ Kemudian malaikat menjawab , ‘Betul, fulan bin fulan ada di neraka.’ Maka, orang yang ada di surga memohon kepada Allah, bersumpah dengan nama Allah, dan menyampaikan, ‘Ya Allah sungguh aku dulu pernah bertemu dengannya di dunia sesaat (bukan bertahun-tahun) karena-Mu ya Allah. Maka, aku mohon berkat pertemuanku yang singkat hanya karena-Mu itu, angkatlah orang itu ke surga-Mu, ya Allah.’
Permintaan kepada Allah Swt atas nama persahabatan karena Allah Swt ketika di dunia, maka permintaan ini pun langsung dikabul, seketika itu orang yang berada di dalam neraka diangkat ke surga.
Inilah mahalnya persahabatan, karena persahabatan yang tulus karena Allah itu menjadikan sebab kita selamat.”
Setelah kisah tersebut diakhiri, nasihat Guru Mulia Buya Yahya pun kemudian ditutup dengan doa kemuliaan.
Firaz sebagai bagian dari panita acara juga turut berharap melalui acara multaqo ini agar dapat menjadi ajang untuk mempererat kembali tali silaturahmi bagi seluruh keluarga besar LPD Al-Bahjah, semakin bangga menjadi santri para penuntut ilmu, dan semoga juga dibanggakan oleh Rasulullah Saw.
“Di pelaksanaan acara selanjutnya InsyaAllah akan lebih baik lagi, yakni untuk menyempurnakan dari yang telah terselenggara kemarin pada tanggal 17 Rajab 1440 Hijriyah/20 Maret 2022, baik dari sisi pra-acara, hari H-nya, maupun pasca acara, mohon doanya ya. Mohon juga doanya selalu untuk Buya Yahya, Umi Fairuz sekeluarga, dan kita para santri, asatidz, maupun pejuang Al-Bahjah.” Pungkas Firaz.
Tags: LPD Al-Bahjah, Multaqo Al-Bahjah
Multaqo Al-Bahjah dan Kisah Ahli Neraka yang Selamat Karena Persahabatan
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Neraka adalah tempat kesengsaraan yang digambarkan dalam Al-Qur’an sebagai balasan bagi orang-orang yang berdosa. Penghuni neraka ini... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Ramadan merupakan bulan penuh keistimewaan bagi umat Islam di pelbagai belahan penjuru bumi karena setiap amalan ibadah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di dalam agama Islam melihat atau mengamati calon pasangan sebelum menikah (nadzor) disunnahkan ketika ingin menjodohkan seseorang. Namun... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Definisi dan penamaan Hari Arafah beberapa ulama berbeda pendapat. Sebagian ulama mengatakan Arafah diambil dari kata i’tiraf yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Saat Hari Raya Iduladha, kita pasti akan teringat tentang kisah keteladanan dari sebuah keluarga yang hidup dalam... selengkapnya
Berikut adalah link jadwal imsakiyah Ramadan 1446 H. untuk Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon: Imsakiyah Ramadan 1446 H. ... selengkapnya
Menunggu Barangkali tap tip jiwa sama-sama lupa Barangkali tap tip jiwa sama-sama tuli Barangkali tap tip jiwa sama-sama... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat Pustaka sekalian, tak terasa Ramadhan tinggal menghitung hari. Sebagai orang beriman, kita tentu harus bergembira... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Islam sebagai agama rahmatan lil-‘alamin meletakkan akhlak sebagai fondasi utama peradaban. Akhlak bukan hanya pelengkap ajaran agama, melainkan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Rumah adalah tempat pertama untuk menumbuhkan akhlak, mental, dan kepribadian pada anak. Sebab di rumah anak belajar mencintai,... selengkapnya
FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000
Saat ini belum tersedia komentar.