Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
ā— online
CS Pustaka
ā— online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Ingin Anak Saleh dan Salehah? Jangan Lupakan Amalan Ini

Ingin Anak Saleh dan Salehah? Jangan Lupakan Amalan Ini

Diposting pada 29 Juni 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 15 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap orang tua tentu berharap anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan membawa keberkahan bagi keluarga. Berbagai ikhtiar dilakukan, mulai dari memilih sekolah terbaik, memberikan pendidikan agama, hingga mengawasi pergaulan mereka. Namun ada satu amalan yang sering kali terlupakan, padahal memiliki pengaruh yang sangat besar, yaitu doa orang tua untuk anaknya.

Dalam video ceramahnya, Ummi Fairuz Arrahbini mengingatkan bahwa kesalehan anak bukan hanya hasil pendidikan lahiriah semata, tetapi juga buah dari doa yang terus dipanjatkan oleh kedua orang tuanya.

  1. Pendidikan Tidak Cukup Tanpa Doa

Banyak orang tua mencurahkan tenaga dan biaya untuk pendidikan anak. Mereka memastikan anak mendapatkan makanan yang baik, sekolah yang layak, dan lingkungan yang mendukung. Semua itu penting. Namun ada sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh usaha manusia semata, yaitu hidayah.

Hidayah adalah karunia Allah. Karena itu, selain mendidik anak dengan baik, orang tua juga perlu senantiasa memohon kepada Allah agar anak-anaknya diberikan petunjuk, dijaga dari keburukan, dan ditetapkan di atas ketaatan. Doa orang tua memiliki kedudukan yang istimewa di sisi Allah. Oleh karena itu, jangan pernah meremehkan kekuatan sebuah doa yang dipanjatkan dengan penuh harap dan keikhlasan.

  1. Membaca Al-Fatihah untuk Anak

Para ulama menganjurkan agar orang tua membiasakan diri mendoakan anak-anaknya setelah shalat. Salah satu amalan yang sering disebutkan adalah membaca surat Al-Fatihah kemudian menghadiahkan doa untuk anak-anak. Setelah membacanya, orang tua dapat menyebut nama anak-anak mereka satu per satu sambil memohon kepada Allah agar diberikan keimanan, ilmu yang bermanfaat, akhlak yang baik, serta perlindungan dari berbagai fitnah. Amalan ini sederhana, tidak membutuhkan waktu lama, namun jika dilakukan secara istiqamah dapat menjadi bentuk perhatian ruhani yang sangat berharga bagi anak.

  1. Tidak Harus berdoa dengan Bahasa Arab

Sebagian orang tua merasa kurang percaya diri untuk berdoa karena tidak hafal doa-doa panjang berbahasa Arab. Padahal inti dari doa adalah memohon kepada Allah dengan hati yang tulus. Orang tua boleh berdoa menggunakan bahasa yang dipahami, termasuk bahasa Indonesia. Sampaikan harapan dan kegelisahan kepada Allah sebagaimana seorang hamba berbicara kepada Rabb-nya. Misalnya,

Ya Allah, jadikan anakku anak yang mencintai agama-Mu, mudah menerima nasihat, berbakti kepada orang tua, dan Engkau jaga dari segala keburukan.

Doa yang keluar dari hati sering kali lebih hidup daripada rangkaian kata yang diucapkan tanpa penghayatan.

  1. Jangan Pernah Putus Asa Mendoakan Anak

Terkadang orang tua merasa sedih karena belum melihat perubahan pada anaknya. Ada yang merasa anaknya sulit dinasihati, malas beribadah, atau terpengaruh lingkungan yang kurang baik. Dalam kondisi seperti itu, jangan berhenti berdoa. Hidayah memiliki waktu yang Allah tentukan. Ada orang yang berubah menjadi sangat baik setelah bertahun-tahun didoakan oleh kedua orang tuanya. Bahkan ada kisah-kisah di mana seseorang mendapatkan hidayah setelah orang tuanya telah meninggal dunia, berkat doa yang dahulu terus dipanjatkan. Karena itu, jangan ukur hasil doa dari apa yang terlihat hari ini. Tugas kita adalah terus mengetuk pintu langit dan berharap kepada Allah dengan penuh keyakinan.

Membesarkan anak bukan hanya urusan memberi makan, menyekolahkan, atau memenuhi kebutuhan dunia mereka. Ada kebutuhan yang lebih besar, yaitu kebutuhan ruhani yang hanya bisa dipenuhi dengan pertolongan Allah. Karena itu, jika kita menginginkan anak yang saleh dan salehah, jangan pernah meninggalkan doa untuk mereka.

Setiap selesai shalat, sebut nama mereka dalam doa-doa kita. Mohonkan penjagaan, keberkahan, ilmu, iman, dan akhlak yang mulia. Sebab boleh jadi, salah satu sebab terbesar keshalihan seorang anak adalah doa yang tidak pernah putus dari orang tuanya. “Bisa jadi kita tidak mampu selalu berada di samping anak kita. Namun doa dapat menemani mereka ke mana pun mereka pergi.”

 

Referensi: Youtube Ummi Fairuz Ar-Rahbini

Penulis: Athaya Dinda Haniyah

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Ingin Anak Saleh dan Salehah? Jangan Lupakan Amalan Ini

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Yang Membuat Kita Masih Bertahan Bukan Karena Kita Kuat, Tapi Karena Allah
20 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernahkah kita merenung, tentang seberapa jauh perjalanan ini yang akhirnya mampu membawa kita sampai titik sekarang? Tentang berapa... selengkapnya

Kasih Sayang kepada Pembantu, Mulia Dengannya
23 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Satu kebaikan yang dilakukan oleh seseorang berarti ia tengah meneladani satu akhlak Nabi. Sebab, kebaikan dengan segala... selengkapnya

Haruskah Kita Mencuci Telur Ayam Sebelum Memasaknya?
21 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Telur ayam menjadi salah satu makanan yang selalu ada di setiap warung makan, hajatan, atau bahkan sekadar... selengkapnya

Resensi Buku Oase Iman: Agar Arah Langkah Tidak Salah
22 Juni 2026

JudulĀ Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā  : Oase Iman Refleksi Problematika Umat ā€œSebuah Upaya Menuju Perubahan dengan Keindahan dan Cintaā€ Penulis Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā  Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā  : Buya... selengkapnya

Mana yang Lebih Baik?: Orang Kaya yang Bersyukur atau Orang Miskin yang Bersabar?
17 April 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Terdapat satu hadis Nabi Muhammad Sallahu ā€˜Alaihi Wassalam yang kurang lebih isinya orang beriman itu baik-baik saja keadaannya.... selengkapnya

Puisi-Puisi Muhammad Syawaludin Rasyid
25 Mei 2024

  Al-Quds   Seperti bayi yang menangis Butuh kasih sayang Dari orang tuamu   Al-Quds Di sana kau merana Meratapi... selengkapnya

Coklat, Langit, dan Tauhid (Sebuah Cerpen)
18 Mei 2024

Cahaya matahari masuk ke sela-sela ruang kamarku. Aku menggeliat malas, tubuhku terasa sakit di beberapa bagian. Kejadian semalam seperti mimpi.... selengkapnya

Abu Dzar Al-Ghifari, sang Pelopor Gerakan Hidup Sederhana
20 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Abu Dzar adalah sahabat dekat Rasulullah dan termasuk salah satu orang terawal yang masuk Islam. Ketika ia masuk... selengkapnya

Resolusi 2024: Sambung Diri dengan Rasul
10 Januari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sesungguhnya setiap bergulirnya waktu adalah saat yang tepat untuk bersanding dengan Rasulullah Saw. Setiap orang hendaknya... selengkapnya

(Teks Khutbah Jumat) Keistimewaan 10 Muharram dan Peristiwa Penting yang Terjadi di Dalamnya
25 Juni 2026

Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan suci (asyhurul hurum) dalam Islam, yaitu bulan-bulan yang dimuliakan oleh Allah c.... selengkapnya

Ingin Anak Saleh dan Salehah? Jangan Lupakan Amalan Ini

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: