Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Anda Ingin Meniup Terompet di Malam Tahun Baru? Mari Simak Penjelasan Buya Yahya

Anda Ingin Meniup Terompet di Malam Tahun Baru? Mari Simak Penjelasan Buya Yahya

Diposting pada 28 Desember 2022 oleh Redaksi / Dilihat: 1.613 kali

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Mendekati akhir bulan Desember, banyak orang yang sibuk mempersiapkan perayaan Tahun Baru Masehi. Banyak diantaranya ada yang sudah merencanakan dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah meniup terompet. Diantara yang sudah merencanakan perayaan Tahun Baru Masehi dengan meniup terompet tersebut tidak sedikit diantaranya adalah umat Islam.

Menurut Buya Yahya,hukum asal dari meniup terompet adalah boleh karena merupakan kebiasaan orang. Artinya tidak ada masalah dengan kegiatan meniup terompet. Namun menurut Buya yang menjadi masalah adalah ketika meniup terompet tersebut dilakukan pada saat orang-orang non-muslim juga melakukan hal yang sama yang memiliki tujuan sebagai ibadah ritual dari keyakinan orang non-muslim tersebut, salah satunya adalah meniupnya pada malam Tahun Baru Masehi.

“Meniup terompet itu adalah kebiasaan orang, tidak ada masalah dengan meniup terompet. Namun ketika meniup terompet tersebut dilakukan saat bertepatan dengan budaya agama lain, kita tidak boleh niru-niru”

Buya menyampaikan bahwa meniup terompet pada malam tahun baru merupakan sebuah ibadah ritual yang dilakukan oleh orang non-muslim. Maka dari itu Buya berpesan kepada seluruh umat Islam untuk tidak meniru dan melakukan tradisi dan budaya yang menjadi ciri khas orang di luar Islam, salah satunya adalah meniup terompet pada malam tahun baru masehi ini.

“Jika ada sebuah budaya yang bukan dalam Islam dan itu menjadi ciri khas keagamaan atau budaya yang menurut Islam tidak sesuai, maka kita tidak boleh niru-niru. Termasuk apa saja, budaya yang terdapat dalam tahun baru kalau itu bukan budaya kaum muslimin maka kita tidak boleh ikut-ikutan.”

Buya juga berpesan kepada kaum non-muslim bahwa melarang umat Islam meniup terompet pada malam Tahun Baru Masehi bukan berarti Buya menghina agama diluar Islam meniup terompet. Larangan meniup terompet pada malam Tahun Baru Masehi dikhususkan untuk umat Islam, karena umat Islam berhak untuk mengingkari sebuah tradisi dan ritual yang berasal dari agama di luar Islam. Yang tidak boleh dalam hal ini adalah mencaci dan mengolok kepada orang non-muslim ketika mereka melaksanakan perayaan tradisi tersebut.

“Ini bukan menghina cara anda meniup terompet. Ini adalah dalam lingkaran kaum muslimin. Bukan merendahkan agama lain, sebab meniup terompet adalah budaya suatu kaum, bahkan mungkin bukan hanya kaum muslimin yang tidak menganggap bahwa itu adalah budayanya. Jadi kami berhak untuk mengingkari budaya tersebut. Yang nggak boleh adalah mencaci dan mengolok.”

Jadi misalnya kita melarang kepada keluarga maupun saudara muslim kita untuk tidak meniup terompet dan tradisi lain di luar Islam adalah sah-sah saja. Namun jika kita mencaci dan mengolok-ngolok agama lain ketika melaksanakan tradisi tersebut tidak diizinkan dalam Islam. Sebab setiap agama memiliki cara ibadah masing-masing.

“Kalau saya melarang anak saya untuk meniup terompet, karena itu bukan kebiasaan kaum muslimin itu sah. Tapi kalau kita mengatakan meniup terompet dengan berbagai macam caci maki tidak diizinkan dalam Islam. Sebab orang punya cara ibadah sesuai dengan agamanya. “

Maka dari itu mari kita hindari kegiatan-kegiatan yang merupakan tradisi orang di luar Islam. Biarpun ingin memaknai berakhirnya hitungan hari pada kalender masehi ini mari kita isi dengan sesuatu yang dapat mendekatkan kita kepada Allah Swt dan Rasul-Nya. Semoga Allah menjaga kita semua dari hal-hal yang Allah dan Rasul-Nya murkai.

 

Sumber: Youtube Al-Bahjah TV

Tags: , , ,

Bagikan ke

Anda Ingin Meniup Terompet di Malam Tahun Baru? Mari Simak Penjelasan Buya Yahya

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Hukum Shalat dengan Mata Terpejam
26 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Khusyuk adalah ruh dari shalat. Ia bukan sekadar posisi tubuh atau ekspresi wajah, tetapi keadaan hati yang fokus,... selengkapnya

Asal-Usul Jin dalam Perspektif Islam
10 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam Al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 15 dan surat Al-Hijr ayat 27 diterangkan, bahwa jin merupakan makhluk yang... selengkapnya

Pengaruh Shalat Terhadap Kesehatan Mental dan Fisik Manusia
6 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di era media sosial dan modernisasi saat ini, ada satu aspek yang sangat penting tetapi terkadang diabaikan di... selengkapnya

Agar Mahar Pernikahan Tidak Jadi Petaka
31 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Salah satu yang selalu diperbincangkan dalam sebuah pernikahan adalah mahar. Mahar dapat diartikan sebagai pemberian pihak laki-laki... selengkapnya

Pahala Puasa Hilang karena Ngabuburit yang Salah Kaprah
10 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ngabuburit telah menjadi tradisi yang sudah melekat di masyarakat Indonesia dan keberadaannya hanya ada di bulan Ramadan. Ngabuburit... selengkapnya

Penjelasan Buya Yahya Tentang Hukum Permainan Capit Boneka
14 Oktober 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Belakangan ini permainan mesin capit boneka marak sekali di masyarakat, banyak diantaranya yang berbondong-bondong memainkan mesin... selengkapnya

Beriman Kepada yang Gaib
28 Juli 2026

Judul                           : Sam’iyyat Beriman Kepada yang Gaib Penulis                         : Buya Yahya Penerbit                       : Pustaka Al-Bahjah Tahun Terbit   ... selengkapnya

Kejelian Memanfaatkan Ruangan untuk Mendatangkan Kesuksesan
23 Oktober 2021

Kejelian Memanfaatkan Ruangan untuk Mendatangkan Kesuksesan PUSTAKA Al-BAHJAH-SEPUTAR PONDOK-Mendungnya sore hari pada hari Rabu, 13 Rabiul Awal 1443 H atau... selengkapnya

Agar Mudik Bernilai Pahala dan Penuh dengan Keberkahan
19 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Mudik telah menjadi tradisi tahunan yang dilaksanakan masyarakat di Indonesia. Tak hanya bagi umat Islam, sering kali non-Muslim... selengkapnya

Hari Kedua Bazar-Expo Maulid, Ada Seminar Parenting dan Sharing Cinta di Al-Bahjah
30 September 2022

Pustaka-Al-Bahjah, Cirebon – Bazar-Expo yang diselenggarakan sebagai rangkaian kemeriahan menyambut Maulid Nabi Muhammad Saw telah memasuki hari kedua, Jumat, 30... selengkapnya

Anda Ingin Meniup Terompet di Malam Tahun Baru? Mari Simak Penjelasan Buya Yahya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: