Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » 3 Hikmah di Balik Musibah

3 Hikmah di Balik Musibah

Diposting pada 18 Juni 2026 oleh Fahmi Sidik / Dilihat: 24 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ketika musibah datang, seringkali hati dipenuhi pertanyaan. Mengapa ini terjadi? Mengapa Allah Subhanahuwata’ala mengizinkan ujian yang begitu berat menimpa diri kita?

Sebagai manusia, merasa sedih, kecewa, bahkan menangis saat menghadapi ujian adalah sesuatu yang wajar. Namun seorang mukmin perlu mengingat bahwa setiap ketetapan Allah Subhanahuwata’ala mengandung hikmah yang luar biasa, meskipun tak langsung kita pahami.

Senada dengan hal tersebut, Ummi Fairuz Ar-Rahbini menyampaikan dalam Instagramnya, ketika Allah Subhanahuwata’ala memberikan ujian kepada seorang hamba yang beriman, maka ujian tersebut dapat menjadi sebab tiga kebaikan besar diberikan kepada kita.

  1. Diampuni Dosa-Dosanya

Musibah yang menimpa seorang mukmin bukanlah sesuatu yang sia-sia. Rasa sakit, kesedihan, kehilangan, dan kesulitan yang dialami dapat menghapus dosa yang pernah dilakukan. Betapa luas rahmat Allah Subhanahuwata’ala kepada hamba-Nya.

Bahkan ketika seorang mukmin sedang menangis karena ujian yang menimpanya, ketika di itu pula Allah Subhanahuwata’ala sedang membersihkan dirinya dari segala dosa yang selama ini membebaninya. Jangan sampai kita menganggap musibah sebagai tanda kebencian Allah Subhanahuwata’ala. Justru dengan ujian tersebut Allah Subhanahuwata’ala sedang membersihkan dan menyucikan hamba-Nya.

  1. Diangkat Derajatnya

Ada kalanya seseorang sudah berusaha beribadah dengan sungguh-sungguh, tetapi amalnya belum cukup untuk mencapai kedudukan tertentu di hadapan Allah Subhanahuwata’ala. Karena rahmat dan kasih sayang Allah Subhanahuwata’ala yang ingin meningkatkan kualitas hamba-Nya, Allah Subhanahuwata’ala memberinya ujian agar bisa menapaki langkah kemuliaan yang lebih tinggi. Jika seorang hamba melaluinya dengan sabar, keridaan, dan keteguhan hati yang sesungguhnya, maka pada saat itulah Allah Subhanahuwata’ala mengangkat derajatnya.

Seorang hamba mendapatkan kemuliaan dan derajat yang tinggi di hadapan Allah Subhanahuwata’ala bukan karena amal yang ia lakukan, tetapi karena kesabaran yang ia tunjukkan saat menghadapi cobaan. Inilah yang menjadi alasan mengapa para nabi mendapatkan ujian yang sangat berat dari Allah Subhanahuwata’ala. Sebab dengan ujian tersebutlah kita bisa mengetahui sebab para nabi begitu mulia dan agung di hadapan Allah Subhanahuwata’ala. Sebuah jalan yang juga diberikan oleh Allah Subhanahuwata’ala kepada setiap hamba-Nya menuju kemuliaan.

  1. Menjadi Tabungan di Akhirat

Di samping itu, Allah Subhanahuwata’ala tidak membalas semua kesabaran hamba-Nya di dunia. Ada kebaikan yang disimpan oleh Allah Subhanahuwata’ala untuk diberikan kepada hamba tersebut tepat di hari ketika manusia sangat membutuhkannya, yaitu di akhirat. Kesabaran menghadapi musibah, air mata yang tertahan karena mengharap rida Allah Subhanahuwata’ala, dan perjuangan untuk tetap berbaik sangka kepada-Nya akan menjadi tabungan pahala yang sangat berharga.

Bahkan disebutkan dalam berbagai riwayat, bahwa manusia sangat berharap seandainya mereka lebih banyak diuji di dunia ketika melihat besarnya pahala sabar yang Allah Subhanahuwata’ala berikan kepada mereka. Karena itu, di saat ujian terasa begitu berat kita hadapi jangan sampai muncul prasangka buruk kepada Allah Subhanahuwata’ala. Ingatlah, setiap musibah yang Allah Subhanahuwata’ala ujikan kepada seorang mukmin selalu mengandung hikmah yang besar.

Melalui musibah itu Allah Subhanahuwata’ala sedang menghapus dosa sekaligus mengangkat derajat kita. Ketika itu pula Allah Subhanahuwata’ala sedang menyiapkan tabungan pahala yang kelak sangat kita syukuri di akhirat. Agar kita bisa memperoleh semua itu, berusahalah untuk tetap sabar dan berbaik sangka kepada Allah Subhanahuwata’ala. Sebab di balik ujian yang Allah Subhanahuwata’ala berikan, selalu ada kasih sayang dan hikmah yang belum mampu kita lihat dan pahami hari ini.

 

Penulis: Athaya Dinda Haniyah

Penyunting: Fahmi Sidik Marunduri

Tags: , , , , , ,

Bagikan ke

3 Hikmah di Balik Musibah

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Apakah Curhat Termasuk Gibah?
7 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Curhat bisa menjadi suatu gunjingan dan bisa juga bukan. Artinya, terdapat dua tipe curhat, yaitu curhatan untuk... selengkapnya

Menyambut Bulan Mulia
28 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan suci Ramadan akan segera tiba. Bulan mulia yang membawa banyak keberkahan, rahmat, pengampunan, dan kebaikan yang... selengkapnya

Prioritas yang Harus Didahulukan Seorang Perempuan Setelah Menikah: Suami atau Orang Tua?
9 November 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sering kali muncul pertanyaan mengenai prioritas kepatuhan seorang istri dalam sebuah rumah tangga; apakah harus mendahulukan suami... selengkapnya

Puasakan Hati di Bulan Suci
14 Maret 2024

  Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Potensi kotornya hati bisa datang kepada siapa saja dari kita sebagai manusia biasa. Mata dapat melihat... selengkapnya

Telah Dibuka Kesempatan Emas Menjadi Pejuang Rasulullah!
1 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah kembali membuka kesempatan dan peluang kepada anda untuk berjuang bersama kami dalam menebarkan risalah dakwah Rasulullah Saw. Pustaka... selengkapnya

Pada Malam Nisfu Sya’ban Semua Orang Diampuni, Kecuali Dua Golongan ini
24 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Syaban adalah bulan yang diperhatikan oleh Nabi secara khusus. Perhatian Nabi kepada bulan Sya’ban disebabkan karena... selengkapnya

Keberkahan dalam Sebutir Nasi, Jangan Dilalaikan Nanti Nasinya Nangis!
10 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sejak kecil, kita telah diperingatkan untuk selalu menghabiskan makanan yang kita santap dan tidak menyisakannya barang sebutir... selengkapnya

Memasuki Bulan Rajab, Adakah Amalan Khusus?
4 Februari 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini kita semua tengah memasuki bulan Rajab. Ketika beberapa saat sebelum memasuki bulan Rajab ini,... selengkapnya

Bersuci Bukan Hanya Syarat Ibadah, Melainkan Kesadaran Akan Kebersihan Hati dan Raga
17 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Thaharah dalam bahasa Arab berarti “suci”, yakni menghilangkan najis yang terdapat pada badan, pakaian, dan tempat. Thaharah (baca:... selengkapnya

Pesan Mulia Buya Yahya Untuk “Wanita Karir”
4 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Fenomena wanita karir akhir-akhir ini menjadi hal yang lumrah terjadi di masyarakat. Wanita karir sendiri diistilahkan... selengkapnya

3 Hikmah di Balik Musibah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: