Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Iduladha sebagai Momentum Mendefinisikan Ulang Pengorbanan

Iduladha sebagai Momentum Mendefinisikan Ulang Pengorbanan

Diposting pada 26 Mei 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 104 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap kali Iduladha datang, kita kembali mendengar kisah tentang Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Kisah yang tidak hanya berbicara tentang penyembelihan hewan qurban, tetapi tentang sesuatu yang jauh lebih besar, yaitu pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعۡيَ قَالَ يَٰبُنَيَّ إِنِّيٓ أَرَىٰ فِي ٱلۡمَنَامِ أَنِّيٓ أَذۡبَحُكَ فَٱنظُرۡ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَٰٓأَبَتِ ٱفۡعَلۡ مَا تُؤۡمَرُ ۖ سَتَجِدُنِيٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّٰبِرِينَ

“Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, ‘Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!’ Dia (Ismail) menjawab, ‘Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.’” (QS. As-Saffat: 102)

Ayat ini menunjukkan bahwa cinta kepada Allah berada di atas segala-galanya. Nabi Ibrahim diuji melalui sesuatu yang paling beliau cintai. Nabi Ismail pun mengajarkan tentang ketaatan serta kesabaran yang luar biasa. Di zaman sekarang, makna pengorbanan sering kali terasa berbeda. Banyak orang menganggap pengorbanan hanya sebatas kehilangan sesuatu yang besar atau menyakitkan. Padahal, dalam kehidupan sehari-hari, pengorbanan hadir dalam bentuk yang lebih dekat dan sederhana.

Ada ibu yang rela mengurangi kebutuhan dirinya demi anak-anaknya. Ada ayah yang tetap bekerja keras meski tubuhnya lelah agar keluarganya tetap makan. Ada seseorang yang memilih diam agar tidak melukai hati orang lain. Ada pula orang yang berusaha meninggalkan kebiasaan buruk demi menjadi pribadi yang lebih baik di hadapan Allah. Semua itu adalah bentuk pengorbanan.

Iduladha mengajarkan bahwa mencintai Allah berarti siap melepaskan apa yang paling dicintai ketika itu tidak membawa kita kepada-Nya. Hari ini, mungkin Allah tidak meminta kita mengorbankan anak seperti Nabi Ibrahim. Tetapi Allah meminta kita mengorbankan ego, amarah, gengsi, dan hal-hal yang menjauhkan hati dari-Nya.

Terkadang pengorbanan terbesar bukan tentang kehilangan harta, melainkan tentang menahan diri. Menahan diri untuk tidak membalas. Menahan diri untuk tidak menyerah. Menahan diri agar tetap sabar meski keadaan belum sesuai harapan.

Di zaman sekarang, banyak orang yang ingin segala sesuatu serba cepat. Ingin hasil tanpa proses, ingin bahagia tanpa ujian. Padahal, setiap impian selalu membutuhkan pengorbanan. Bahkan untuk menjadi pribadi yang lebih tenang dan lebih dekat kepada Allah pun membutuhkan perjuangan yang tidak sedikit.

Iduladha juga mengingatkan bahwa sesuatu yang dilepaskan karena Allah tidak akan pernah benar-benar hilang. Bisa jadi Allah menggantinya dengan ketenangan, kedewasaan, atau sesuatu yang jauh lebih baik di waktu yang tepat. Sebab, pengorbanan sejati bukan tentang siapa yang paling banyak kehilangan. Akan tetapi tentang siapa yang paling ikhlas menjalani ketetapan Allah. Maka, saat gema takbir berkumandang dan hewan qurban disembelih, semoga yang ikut luruh bukan hanya darah qurban, tetapi juga kesombongan, luka, dan keterikatan dunia yang membuat hati jauh dari Allah. Sebab makna Iduladha bukan hanya tentang berqurban. Tetapi tentang belajar percaya bahwa apa pun yang kita lepaskan karena Allah tidak akan pernah sia-sia.

 

Penulis: Rozal Putra

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Iduladha sebagai Momentum Mendefinisikan Ulang Pengorbanan

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
5 Cara Mudah Meraih Kekhusyuan dalam Shalat
18 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sulit khusyu dalam shalat merupakan salah satu masalah yang seringkali dialami oleh setiap muslim. Meski shalat... selengkapnya

Muslimah Juga Bisa Mendapatkan Pahala Jihad Loh, Begini Caranya
3 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pada suatau ketika di zaman Nabi Muhammad Saw, terdapat keistimewaan bagi kaum laki-laki untuk senantiasa dekat kepada... selengkapnya

Meski Belum Bisa Berangkat ke Tanah Suci, Amalan Ini Setara dengan Pahala Haji
14 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ibadah haji merupakan impian setiap Muslim. Setiap Muslim rindu untuk bisa berangkat haji. Sebab, ibadah haji itu merupakan... selengkapnya

Amalan Penghapus Dosa
14 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kebanyakan dari kita pasti pernah merasakan kurang nyaman ketika menjalankan hari-hari. Seperti pekerjaan yang seakan tidak kunjung beres,... selengkapnya

Menulis Itu Mudah?
17 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali mendengar dari sebagian orang bahwa menulis itu mudah. Hanya menggoreskan tinta di atas kertas, mengetikannya... selengkapnya

Hukum Menukar Uang Baru dengan Selisih Nilai dalam Islam
11 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Menjelang hari raya, sering kita jumpai praktik penukaran uang baru di tempat-tempat tertentu. Banyak orang menukarkan uang dengan... selengkapnya

Khutbah Hari Raya Idul Fitri 1444 H
20 April 2023

Sebentar lagi kita akan menyambut hari nan fitri, hari penuh keberkahan dan kebahagiaan. Untuk sampai pada hakikat fitri pada hari... selengkapnya

Peran Wanita Tangguh Dibalik Kisah Agung Ibadah Qurban
21 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering mendengar kisah agung disyariatkannya ibadah qurban. Namun tahukan bahwa di balik kisah agung tersebut ada peran... selengkapnya

Menyambut Datangnya Ujian
27 Juni 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Seorang yang terampil bermain bola akan senang saat keterampilannya itu diuji. Seorang yang pintar berhitung akan senang saat... selengkapnya

Diplomasi Santun Dakwahnya Mush’ab bin Umair, sang Duta Islam Pilihan Nabi
7 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dikisahkan ada seorang sahabat bernama Mush’ab bin Umair. Pada suatu waktu, ia dipilih oleh Rasulullah untuk melakukan tugas... selengkapnya

Iduladha sebagai Momentum Mendefinisikan Ulang Pengorbanan

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: