Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Menyambut Datangnya Ujian

Menyambut Datangnya Ujian

Diposting pada 27 Juni 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 79 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Seorang yang terampil bermain bola akan senang saat keterampilannya itu diuji. Seorang yang pintar berhitung akan senang saat diberi soal-soal hitungan. Tetapi tidak demikian jika kita mendapatkan ujian atau musibah kehidupan. Sebab kita tidak benar-benar paham. Padahal dengan dan hanya melalui ujian kualitas yang tersembunyi dalam diri kita akan terbukti.

Berbeda halnya dengan orang yang telah belajar dan memahami mengenai makna ujian. Ia akan menyambut baik datangnya ujian-ujian kehidupan. Tanpa adanya ujian, seseorang bisa mengaku paling benar imannya, paling besar cintanya kepada Allah, dan paling layak dijadikan teladan seluruh manusia. Allah berfirman:

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ ٢ ( العنكبوت/29: 2)

“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (hanya dengan) berkata, ‘Kami telah beriman,’ sedangkan mereka tidak diuji?” (QS. Al-‘Ankabut/:2)

Ayat tersebut menunjukkan betapa dangkalnya pemikiran mereka yang tidak mengharapkan adanya ujian. Menganggap dirinya yang tidak ditimpa ujian baik-baik saja.

Kunci Jawaban Ujian Kehidupan

Secara umum, hanya ada empat soal yang diujikan di sekolah kehidupan. Dua di antaranya merupakan soal yang harus dijawab dengan sikap lahir, yakni nikmat dan bala. Dua di antaranya merupakan soal yang harus dijawab dengan sikap batin, yakni taat, dan maksiat.

Nikmat adalah istilah yang kita gunakan untuk menyebut ketetapan Allah yang kita senangi. Soal ujian berupa nikmat harus dijawab dengan sikap syukur. Namun bukan pula dilakukan hanya dengan sekadar berterima kasih. Seorang anak yang berterima kasih dari pagi sampai sore atas laptop yang dibelikan ibunya tidak disebut bersyukur jika laptop itu malah menjadikannya lalai dari perintah sang ibu. Bersyukur atas suatu pemberian berarti menggunakan apa yang diberi sesuai kehendak yang memberi. Karena itu, sadarilah bahwa apa yang ada di sisi kita sebenarnya hanyalah pemberian. Seseorang yang sekadar merasa menerima apa yang menjadi haknya tidak akan bersyukur dan berterima kasih. Merasa berhak atas harta yang dimilikinya inilah alasan Qarun menolak memberikan sebagian hartanya kepada orang-orang yang dikehendaki Allah.

قَالَ اِنَّمَآ اُوْتِيْتُهٗ عَلٰى عِلْمٍ عِنْدِيْۗ اَوَلَمْ يَعْلَمْ اَنَّ اللّٰهَ قَدْ اَهْلَكَ مِنْ قَبْلِهٖ مِنَ الْقُرُوْنِ مَنْ هُوَ اَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَّاَكْثَرُ جَمْعًا ۗوَلَا يُسْـَٔلُ عَنْ ذُنُوْبِهِمُ الْمُجْرِمُوْنَ ٧٨ ( القصص/28: 78)

“Dia (Qarun) berkata, ‘Sesungguhnya aku diberi (harta) itu semata-mata karena ilmu yang ada padaku.’ Tidakkah dia tahu bahwa sesungguhnya Allah telah membinasakan generasi sebelumnya yang lebih kuat daripadanya dan lebih banyak mengumpulkan harta? Orang-orang yang durhaka itu tidak perlu ditanya tentang dosa-dosa mereka.” (QS. Al-Qasas/78)

Dan kita juga hendaknya mempelajari apa yang dikehendaki Allah atas apa pun yang kita terima. Dengan demikian, kamu akan terhindar dari menggunakan nikmat itu untuk hal-hal yang berlawanan dengan kehendak-Nya dan dinyatakan gagal menjawab soal ujian berbentuk nikmat.

Adapun bala adalah istilah yang kita gunakan untuk menyebut ketetapan Allah yang tidak kita senangi. Bagi sebagian orang itu adalah jatuh miskin atau jatuh sakit. Bagi sebagian orang itu adalah putus cinta, bagi sebagian yang lain itu adalah jatuh cinta. Soal ujian berupa bala harus dijawab dengan sikap sabar. Sabar berarti menyikapi sesuatu tanpa melanggar batasan-batasan yang diperbolehkan Allah.

Jika bisnis yang kamu bangun bertahun-tahun hancur dalam semalam, sikap sabar atas kehancuran itu adalah kamu tidak memaki atau menyalahkan Dia yang mengizinkan itu terjadi, kamu tidak mempertanyakan keadilan atau hak-Nya atas dirimu dan kamu tidak menghukum dirimu dan keluargamu dengan larut dalam emosi berlebihan.

Allah mendefinisikan orang-orang yang sabar sebagai orang-orang yang mengakui hak dan kepemilikan Allah atas hidup mereka lalu berkata pada diri mereka sendiri,

“Semua yang hilang dari pandangan kita sebenarnya hanya kembali ke sisi Allah, kita pun kelak akan kembali ke sisi-Nya juga.”

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ١٥٥ اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ ١٥٦ اُولٰۤىِٕكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ ١٥٧ ( البقرة/2: 155-157)

“(155) Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar, (156)  (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali). (157)  Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah/155-157)

Ketaatan adalah seluruh perbuatan kita yang sesuai dengan apa-apa yang Allah senangi. Soal ujian berupa ketaatan haruslah disikapi seseorang dengan meyakini bahwasanya segala kebaikan (termasuk ketaatannya itu) tidak berasal dari dirinya sendiri tapi berasal dari Allah.

وَاللّٰهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُوْنَ ٩٦ ( الصّٰۤفّٰت/37: 96)

“Padahal Allahlah yang menciptakanmu dan apa yang kamu perbuat itu.” (QS. As-Saffat/96)

Sedangkan kemaksiatan adalah seluruh perbuatan kita yang tidak disenangi Allah. Soal ujian berupa kemaksiatan haruslah disikapi seseorang dengan meyakini bahwasanya segala keburukan (termasuk kemaksiatannya itu) berasal dari dirinya sendiri lalu memohon ampun kepada Allah. Bapak kita, Nabi Adam Alaihissalam berhasil dengan amat gemilang menyikapi kekhilafannya ketika ia berkata,

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَآ اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ ٢٣ ( الاعراف/7: 23)

“Keduanya berkata, ‘Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.’” (QS. Al-A’raf/23)

Sedangkan iblis yang sebelumnya dikenal sebagai guru para malaikat gagal dengan amat memalukan ketika ia justru menyalahkan Allah atas jalan sesat yang dipilihnya sendiri.

اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اَبٰىٓ اَنْ يَّكُوْنَ مَعَ السّٰجِدِيْنَ ٣١ ( الحجر/15: 31)

“kecuali Iblis. Ia enggan ikut bersama para (malaikat) yang bersujud.” (QS. Al-Hijr/31)

Semoga Allah menjadikan kita orang yang menyambut baik setiap ujian yang Dia selenggarakan untuk meningkatkan derajat kita. Semoga Allah memudahkan kita mensyukuri nikmatnya, bersabar atas balanya, hanya memuji Allah atas ketaatan yang dilakukan dan bertanggung jawab penuh atas pelanggaran yang terjadi lalu memohon ampun.

 

Penulis: Habib Asyrafy, S.PdI, M.Si. (Pengajar Matematika di Al-Azhar Asy-Syarif Islamic Boarding School)

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

Bagikan ke

Menyambut Datangnya Ujian

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Jangan Sepelekan Wirid Jika Anda Tidak Ingin Kehilangan Warid
1 Februari 2024

Hakikat Warid Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Jika asing dengan istilah warid, Anda mungkin tidak akan asing dengan istilah wirid. Keduanya berasal... selengkapnya

Hati-Hati! Jangan Jadi Laki-Laki Dayyuts, Ini Ancamannya di Akhirat Kelak
27 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Salah satu golongan orang yang akan masuk neraka adalah laki-laki dayyuts. Siapakah laki-laki dayyuts ini? Ummi... selengkapnya

Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban: Jangan Biarkan Berlalu Sia-Sia
13 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah dan pintu gerbang memasuki bulan suci Ramadan. Bulan Sya’ban merupakan... selengkapnya

Memiliki Anak Perempuan Adalah Anugerah
10 November 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sebagian orang beranggapan bahwa kedatangan anak laki-laki lebih dinanti dibandingkan anak perempuan. Sebab, anak laki-laki dipercaya lebih... selengkapnya

Telah Dibuka Kesempatan Emas Menjadi Pejuang Rasulullah!
1 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah kembali membuka kesempatan dan peluang kepada anda untuk berjuang bersama kami dalam menebarkan risalah dakwah Rasulullah Saw. Pustaka... selengkapnya

Sejarah Bulan Shafar, Rebo Wekasan, dan Tradisi di Dalamnya
17 Juli 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kalender Hijriyah adalah kalender yang pergantian harinya didasarkan pada hitungan peredaran bulan mengelilingi Bumi. Orang-orang Arab sejak dahulu... selengkapnya

Hafalkan 5 Rumus Ini Agar Mudah Memahami Darah Haid
5 September 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Darah haid bisa dikenali dengan mengetahui wawasan umum dan rumus haid. Wawasan umum darah haid sebagaimana sudah... selengkapnya

Rahasia di Balik Kenikmatan dan Ujian: Kunci Keberlimpahan
20 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan nikmat yang tak terhingga kepada makhluk-Nya, baik nikmat yang telah diberikan, sedang dirasakan,... selengkapnya

Kunci Kebahagiaan Keluarga dengan Teladan Mulia
5 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di momen hari Iduladha ini mari kita belajar dari kisah keteladanan dari seorang hamba kekasih Allah, Kholilurrohman Nabi... selengkapnya

Selain Mengatasi SDM Rendah Menulis Juga Meningkatkan Kualitas Hidup
5 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Menulis dipandang sebagai kegiatan formal, kaku, culun, polos, etc yang dilakukan hanya untuk mengisi kekosongan waktu semata.... selengkapnya

Menyambut Datangnya Ujian

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: