Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Berpeganglah pada Tali yang Kokoh

Berpeganglah pada Tali yang Kokoh

Diposting pada 11 Mei 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 91 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ketika hati lelah, bingung, pikiran penuh, dan langkah terasa goyah, kita berusaha mencari pegangan akan sesuatu yang membuat hati tenang dan hidup terasa aman. Namun, tidak semua pegangan mampu bertahan ketika ujian datang. Sering kali manusia berharap terlalu besar kepada sesama manusia. Padahal, manusia bukan tempat bergantung yang sempurna. Ketika harapan itu tidak sesuai kenyataan, hati pun dipenuhi kekecewaan. Karena itulah, agar hidup tidak terus-menerus dipenuhi luka akibat berharap kepada manusia, kita perlu belajar menggantungkan hati hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:

وَمَنْ يُّسْلِمْ وَجْهَهٗٓ اِلَى اللّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰىۗ وَاِلَى اللّٰهِ عَاقِبَةُ الْاُمُوْرِ ٢٢  ( لقمٰن/31: 22)

“Siapa yang berserah diri kepada Allah dan dia seorang muhsin, maka sungguh dia telah berpegang teguh pada buhul (tali) yang kukuh. Hanya kepada Allah kesudahan segala urusan.” (QS. Luqman/31:22)

Ayat ini mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari harta, manusia, ataupun pujian dunia. Kekuatan sejati lahir dari hati yang berserah diri kepada Allah, tetap berbuat baik, dan yakin bahwa semua urusan pada akhirnya akan kembali kepada-Nya.

Berserah Diri Bukan Berarti Menyerah

Terkadang, orang mengira tawakal berarti berhenti berusaha dan hanya pasrah menunggu hasil. Padahal, dalam ayat ini Allah menyebut dua hal sekaligus, yaitu menyerahkan diri kepada Allah dan tetap berbuat baik. Artinya, seorang hamba tetap melangkah, tetap berikhtiar, dan terus memperbaiki diri. Namun, hatinya sadar bahwa hasil akhir berada di tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia tidak menggantungkan seluruh harapannya kepada manusia.

Saat berusaha dan berikhtiar, jangan biarkan hati terlalu melekat pada hasil ataupun pada manusia. Biarkan tubuh kita yang bekerja dan berusaha, sedangkan hati tetap bersandar kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebab, ketika hati terlalu bergantung pada dunia, kekecewaan akan mudah datang. Namun ketika hati bergantung kepada Allah, akan selalu ada ketenangan meski jalan yang dilalui tidak mudah. Berserah diri adalah ketika hati berkata: “Ya Allah, aku akan menjalani bagian yang bisa aku lakukan, dan aku percaya Engkau tidak akan meninggalkanku.”

Tali yang Kokoh

Allah menggambarkan iman dan tawakal seperti “buhul tali yang kokoh”. Bayangkan seseorang yang berada di tempat tinggi lalu berpegangan pada tali yang sangat kuat. Ia mungkin masih merasa takut, tetapi ia tidak jatuh karena ada pegangan yang menahannya. Begitulah hidup seorang mukmin. Ujian tetap ada, tangisan tetap ada, ecewa tetap terasa. Namun, ia tidak benar-benar runtuh karena hatinya terikat kepada Allah.

Saat manusia mengecewakan, Allah tetap ada.

Saat dunia berubah, Allah tetap sama.

Saat semua terasa tidak pasti, Allah tetap menjadi tempat paling aman untuk kembali.

Semua Akan Kembali kepada Allah

Penutup ayat di atas mengingatkan bahwa semua urusan akan kembali kepada Allah. Kadang kita terlalu sibuk memikirkan bagaimana pandangan manusia, bagaimana masa depan nanti, atau bagaimana akhir dari masalah yang sedang dihadapi. Padahal, Allah sudah menenangkan hati kita melalui ayat ini yaitu semua urusan pada akhirnya berada dalam kuasa-Nya.

Tidak ada air mata yang sia-sia.

Tidak ada doa yang tidak didengar.

Tidak ada kesabaran yang luput dari penilaian Allah.

Karena itu, saat hidup terasa berat, mungkin kita tidak selalu membutuhkan jawaban atas semua hal. Kadang kita hanya perlu kembali menggenggam “tali yang kokoh” yaitu iman, tawakal, dan keyakinan bahwa Allah tidak pernah salah mengatur hidup hamba-Nya.

 

Penulis: Rozal Putra

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Berpeganglah pada Tali yang Kokoh

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Tak Hanya Dibaca dan Dihafal, Hadirkanlah Hati untuk Mencintai Al-Qur’an
19 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi... selengkapnya

Menyulam Pahala dalam Setiap Masakan
22 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Tahukah kamu bahwa setiap aktivitas sehari-hari bisa menjadi ladang pahala, termasuk memasak? Allah Swt memberikan banyak kesempatan... selengkapnya

Lakukan Ini Agar Anda Bisa Berkunjung ke Makkah dan Madinah
29 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Berkunjung ke Makkah dan Madinah merupakan impian yang dimiliki banyak orang. Makkah dan Madinah merupakan dua tempat... selengkapnya

Kehidupan Setelah Kematian
12 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap manusia pasti akan mengalami kematian dan sebagai umat Islam kita meyakini bahwa setelah kematian akan ada... selengkapnya

Cara Perempuan Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial (2)
17 Oktober 2025

(Bagian terakhir dari dua tulisan) Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dengan semakin gencarnya arus informasi di media sosial, Muslimah harus melek literasi. Pandai... selengkapnya

Bolehkah Syair dan Berpuisi dalam Islam? Begini Penjelasan Buya Yahya
27 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Syair atau puisi merupakan untaian kata-kata yang dibuat seseorang dan berisi ungkapan isi hati, pikiran, atau perasaan... selengkapnya

Keseruan Market Day PAUD Al-Bahjah: Cerdas Berwirausaha Sejak Dini ala Rasulullah
25 April 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebuah pagi yang syahdu, saat matahari masih malu-malu menyingkapkan sinarnya, halaman di sekolah PAUD Terpadu Al-Bahjah itu... selengkapnya

Solusi Overthingking Generasi Milenial! Tiga Hal Yang Didapat Ketika Visi Misi Akhirat Tertanam Dalam Hati
5 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pernahkah kita bekerja keras siang dan malam demi mengejar harta dan jabatan dunia tetapi malah merasa... selengkapnya

Waspadalah! Ini 5 Tanda Orang Yang Akan Mati Su’ul Khotimah
17 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kita semua tentu berharap agar kelak di akhir hayat kita meninggal dalam keadaan yang baik (khusnul... selengkapnya

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga: Pandangan Bijak Hubungan Suami-Istri dan Peran Mertua
8 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan rumah tangga, sering kali terjadi dinamika yang melibatkan hubungan antara suami, istri, dan mertua. Salah... selengkapnya

Berpeganglah pada Tali yang Kokoh

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: