Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Bolehkah Mendukung Iran yang Mayoritas Beraqidah Syiah?

Bolehkah Mendukung Iran yang Mayoritas Beraqidah Syiah?

Diposting pada 16 Maret 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 197 kali / Kategori: ,

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini, dunia sedang terfokus pada peperangan yang terjadi di Timur Tengah. Yakni peperangan antara Israel yang didukung oleh sekutunya yaitu Amerika Serikat melawan Iran: negara dengan mayoritas penganut Syiah. Di media sosial, ramai masyarakat Indonesia yang mendukung perlawanan Iran. Akan tetapi, banyak juga yang tidak mendukungnya karena negara tersebut mayoritas menganut aqidah Syiah.

Salah satu alasan orang yang mendukungnya karena Iran membela saudara seiman kita yakni Palestina. Sedangkan yang tidak mendukung beranggapan walaupun Iran membela Palestina, kita jangan mendukungnya karena aqidahnya yang berbeda. Artinya, kelompok ini menganggap jika mendukung Iran berarti sama saja kita mendukung aqidah Syiah yang menyimpang dari ajaran Islam. Dalam situasi seperti ini, bagaimana sikap kita selaku Islam Ahlusunnah? Apakah kita boleh mendukung langkah Iran karena membela Palestina ataukah ada batasan terhadap golongan yang berbeda aqidah?

 

Bentuk Dukungan atas Dasar Kemanusiaan

Dalam hal ini Buya Yahya memberikan jawaban yang sangat bijak. Siapa pun yang menyuarakan dan membela Palestina atas kedzaliman yang dilakukan Israel harus kita dukung bersama. Bukan berarti ikut keyakinan orang yang berbeda dengan kita, namun kita mendukung perlawanannya sebagai bentuk dukungan kemanusiaan.

“Siapa pun yang ingin membela Palestina saat ini, maka tentu kita harus dukung bersama. Sekarang dukungan bukan dari yang mengaku Islam saja. Di luar Islam pun banyak dukungan untuk orang Palestina.”

Masih menurut Buya Yahya, kita perlu menyuarakan kepada masyarakat di seluruh dunia tentang kejahatan yang dilakukan Israel. Bahwa kedzaliman yang dilakukan oleh Israel itu harus dihentikan.

“Apakah nanti muncul orang dari Iran, atau nanti dari Inggris, atau nanti dari Cina. Selagi untuk menghancurkan kedzaliman kepada kemanusiaan, mereka adalah pejuang dunia. Jangan sampai gara-gara berbeda keyakinan menjadikan kita tidak tahu ada musuh bersama yang membahayakan dunia. Ini urusan tentang kemanusiaan.”

Selain itu, penting untuk kita panjatkan doa untuk masyakat Palestina agar senantiasa diberi kekuatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Termasuk memberikan dukungan berupa donasi untuk kebutuhan, serta melakukan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi ikut membantu mempersenjatai Israel.

Masyarakat dunia yang kini mengecam tindakan Israel yang melakukan genosida di Palestina dan membela Iran adalah orang-orang yang hidup hatinya. Maka jangan kaget jika bertemu dengan yang berbeda keyakinan dengan kita lalu membela Palestina, karena berbicara urusan kemanusiaan. Buya Yahya menambahkan:

“Sekarang orang berbondong-bondong membela, bukan hanya orang Islam saja. Mereka orang punya nurani itu. Nurani. Batin nuraninya hidup. Ini bukan tentang urusan agama. Walaupun di sana ada unsur agama ada. Tapi hati nurani hidup.”

 

Menyikapi Seorang Muslim yang Tidak Memiliki Hati Nurani

Buya menjelaskan terkait sebagian orang yang mengaku Muslim namun menjadikan penderitaan yang dialami rakyat Palestina sebagai guyonan, bahkan ada yang secara terang-terangan membela apa yang dilakukan Israel. Beliau pun mengingatkan apabila ada kaum muslimin yang simpati terhadap orang yang menjadikan Palestina sebagai bahan ejekan dan menganggap bahwa tidak terjadi sebuah pelanggaran yang dilakukan Israel adalah orang yang bermasalah. Tidak memiliki hati nurani.

“Anda itu, tidak merasa risih dengan orang-orang semacam itu, ada masalah dalam diri Anda. Masa Anda melihat orang yang tertawa di balik musibah kok masih tenang-tenang saja. Saya tidak bicara kepada mereka yang tidak memiliki hati nurani. Saya bicara kepada Anda yang mengaku mempunyai hati nurani. Apa perasaan Anda?”

Sebagai penutup, Buya Yahya berpesan bahwa seorang Muslim memiliki tingkatan yang lebih tinggi. Selain urusan kemanusiaan, membantu Palestina adalah hubungan keimanan kita dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selanjutnya mengimbau agar kaum muslimin senantiasa berusaha sekuat tenaga untuk membantu saudara kita di Palestina dengan segala kemampuan yang dimiliki secara maksimal serta tidak mempermasalahkan golongan yang berbeda dalam membela Palestina karena itu tugas bersama dalam misi kemanusiaan.

 

Sumber: Youtube Al-Bahjah TV

Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Bolehkah Mendukung Iran yang Mayoritas Beraqidah Syiah?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
(Cerpen) Cahaya Santri, Warisan Sunan Gunung Jati
13 September 2025

LANGGAR tua itu berdiri di ujung kampung, sederhana dan hampir lapuk dimakan waktu. Namun setiap sore, suara ayat suci selalu... selengkapnya

Teks Khutbah Iduladha 1446 H/2025 M
3 Juni 2025

Jadikanlah Iduladha saat ini adalah untuk memulai dengan sungguh-sungguh berjuang dan berkorban dengan apa pun yang kita miliki untuk meruntuhkan... selengkapnya

Lancar Menulis Sekali Duduk dengan Metode RUJAK
2 Juli 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Apakah ada penulis yang mampu menyelesaikan tulisannya hanya dalam sekali duduk? Jika ada, bagaimana ia melakukannya? Apakah J.... selengkapnya

Menyambut Bulan Mulia
28 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan suci Ramadan akan segera tiba. Bulan mulia yang membawa banyak keberkahan, rahmat, pengampunan, dan kebaikan yang... selengkapnya

Di Bawah Kubah Nabawi
18 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Cahaya fajar menari-nari di atas bukit hijau yang perlahan menyembulkan wajahnya dari selimut malam. Udara segar, belum ternoda... selengkapnya

AWAL KU MENGENALMU
16 Maret 2024

  Tak pernah terbayangkan namamu sejak awal diingatanku, Tak pernah sedikit pun terbesit sosokmu di dalam pikiranku, Karena nama dan... selengkapnya

Pesan Mulia Buya Yahya Untuk “Wanita Karir”
4 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Fenomena wanita karir akhir-akhir ini menjadi hal yang lumrah terjadi di masyarakat. Wanita karir sendiri diistilahkan... selengkapnya

Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga: Pandangan Bijak Hubungan Suami-Istri dan Peran Mertua
8 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan rumah tangga, sering kali terjadi dinamika yang melibatkan hubungan antara suami, istri, dan mertua. Salah... selengkapnya

Pesan Mulia Buya Yahya Bagi Para Freshgraduate: Perluas Cara Pandang Dalam Bekerja!
12 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Masa-masa awal ketika kita baru saja menyelsaikan pendidikan (freshgraduate) merupakan salah satu masa yang krusial bagi... selengkapnya

Menyiapkan Bekal Akhirat dengan Sambung kepada Nabi Muhammad Saw
1 Desember 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Dunia ini sangat sementara. Segala yang kita miliki dan kita sayangi akan kita tinggalkan. Tidak ada... selengkapnya

Bolehkah Mendukung Iran yang Mayoritas Beraqidah Syiah?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: