● online
Bolehkah Mendukung Iran yang Mayoritas Beraqidah Syiah?

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Akhir-akhir ini, dunia sedang terfokus pada peperangan yang terjadi di Timur Tengah. Yakni peperangan antara Israel yang didukung oleh sekutunya yaitu Amerika Serikat melawan Iran: negara dengan mayoritas penganut Syiah. Di media sosial, ramai masyarakat Indonesia yang mendukung perlawanan Iran. Akan tetapi, banyak juga yang tidak mendukungnya karena negara tersebut mayoritas menganut aqidah Syiah.
Salah satu alasan orang yang mendukungnya karena Iran membela saudara seiman kita yakni Palestina. Sedangkan yang tidak mendukung beranggapan walaupun Iran membela Palestina, kita jangan mendukungnya karena aqidahnya yang berbeda. Artinya, kelompok ini menganggap jika mendukung Iran berarti sama saja kita mendukung aqidah Syiah yang menyimpang dari ajaran Islam. Dalam situasi seperti ini, bagaimana sikap kita selaku Islam Ahlusunnah? Apakah kita boleh mendukung langkah Iran karena membela Palestina ataukah ada batasan terhadap golongan yang berbeda aqidah?
Bentuk Dukungan atas Dasar Kemanusiaan
Dalam hal ini Buya Yahya memberikan jawaban yang sangat bijak. Siapa pun yang menyuarakan dan membela Palestina atas kedzaliman yang dilakukan Israel harus kita dukung bersama. Bukan berarti ikut keyakinan orang yang berbeda dengan kita, namun kita mendukung perlawanannya sebagai bentuk dukungan kemanusiaan.
“Siapa pun yang ingin membela Palestina saat ini, maka tentu kita harus dukung bersama. Sekarang dukungan bukan dari yang mengaku Islam saja. Di luar Islam pun banyak dukungan untuk orang Palestina.”
Masih menurut Buya Yahya, kita perlu menyuarakan kepada masyarakat di seluruh dunia tentang kejahatan yang dilakukan Israel. Bahwa kedzaliman yang dilakukan oleh Israel itu harus dihentikan.
“Apakah nanti muncul orang dari Iran, atau nanti dari Inggris, atau nanti dari Cina. Selagi untuk menghancurkan kedzaliman kepada kemanusiaan, mereka adalah pejuang dunia. Jangan sampai gara-gara berbeda keyakinan menjadikan kita tidak tahu ada musuh bersama yang membahayakan dunia. Ini urusan tentang kemanusiaan.”
Selain itu, penting untuk kita panjatkan doa untuk masyakat Palestina agar senantiasa diberi kekuatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Termasuk memberikan dukungan berupa donasi untuk kebutuhan, serta melakukan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi ikut membantu mempersenjatai Israel.
Masyarakat dunia yang kini mengecam tindakan Israel yang melakukan genosida di Palestina dan membela Iran adalah orang-orang yang hidup hatinya. Maka jangan kaget jika bertemu dengan yang berbeda keyakinan dengan kita lalu membela Palestina, karena berbicara urusan kemanusiaan. Buya Yahya menambahkan:
“Sekarang orang berbondong-bondong membela, bukan hanya orang Islam saja. Mereka orang punya nurani itu. Nurani. Batin nuraninya hidup. Ini bukan tentang urusan agama. Walaupun di sana ada unsur agama ada. Tapi hati nurani hidup.”
Menyikapi Seorang Muslim yang Tidak Memiliki Hati Nurani
Buya menjelaskan terkait sebagian orang yang mengaku Muslim namun menjadikan penderitaan yang dialami rakyat Palestina sebagai guyonan, bahkan ada yang secara terang-terangan membela apa yang dilakukan Israel. Beliau pun mengingatkan apabila ada kaum muslimin yang simpati terhadap orang yang menjadikan Palestina sebagai bahan ejekan dan menganggap bahwa tidak terjadi sebuah pelanggaran yang dilakukan Israel adalah orang yang bermasalah. Tidak memiliki hati nurani.
“Anda itu, tidak merasa risih dengan orang-orang semacam itu, ada masalah dalam diri Anda. Masa Anda melihat orang yang tertawa di balik musibah kok masih tenang-tenang saja. Saya tidak bicara kepada mereka yang tidak memiliki hati nurani. Saya bicara kepada Anda yang mengaku mempunyai hati nurani. Apa perasaan Anda?”
Sebagai penutup, Buya Yahya berpesan bahwa seorang Muslim memiliki tingkatan yang lebih tinggi. Selain urusan kemanusiaan, membantu Palestina adalah hubungan keimanan kita dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selanjutnya mengimbau agar kaum muslimin senantiasa berusaha sekuat tenaga untuk membantu saudara kita di Palestina dengan segala kemampuan yang dimiliki secara maksimal serta tidak mempermasalahkan golongan yang berbeda dalam membela Palestina karena itu tugas bersama dalam misi kemanusiaan.
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV
Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Bolehkah Mendukung Iran yang Mayoritas Beraqidah Syiah?
LANGGAR tua itu berdiri di ujung kampung, sederhana dan hampir lapuk dimakan waktu. Namun setiap sore, suara ayat suci selalu... selengkapnya
Jadikanlah Iduladha saat ini adalah untuk memulai dengan sungguh-sungguh berjuang dan berkorban dengan apa pun yang kita miliki untuk meruntuhkan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Apakah ada penulis yang mampu menyelesaikan tulisannya hanya dalam sekali duduk? Jika ada, bagaimana ia melakukannya? Apakah J.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan suci Ramadan akan segera tiba. Bulan mulia yang membawa banyak keberkahan, rahmat, pengampunan, dan kebaikan yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Cahaya fajar menari-nari di atas bukit hijau yang perlahan menyembulkan wajahnya dari selimut malam. Udara segar, belum ternoda... selengkapnya
Tak pernah terbayangkan namamu sejak awal diingatanku, Tak pernah sedikit pun terbesit sosokmu di dalam pikiranku, Karena nama dan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Fenomena wanita karir akhir-akhir ini menjadi hal yang lumrah terjadi di masyarakat. Wanita karir sendiri diistilahkan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan rumah tangga, sering kali terjadi dinamika yang melibatkan hubungan antara suami, istri, dan mertua. Salah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Masa-masa awal ketika kita baru saja menyelsaikan pendidikan (freshgraduate) merupakan salah satu masa yang krusial bagi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Dunia ini sangat sementara. Segala yang kita miliki dan kita sayangi akan kita tinggalkan. Tidak ada... selengkapnya
FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSMaulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000
Saat ini belum tersedia komentar.