● online
- Kitab Tahsilul Ma'mul....
- Sam'iyyat - Beriman Kepada yang Gaib....
- Fiqih Shalat Berjamaah....
- Motivasi Dakwah "Membawa kepada Kemuliaan dengan H....
- FIQIH SHOLAT KARYA BUYA YAHYA....
- Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan....
- Kosakata (Almufrodat) Sehari-Hari....
- INDAHNYA MEMAHAMI PERBEDAAN PARA ULAMA KARYA BUYA ....
Literasi Keuangan: Sadar Finansial Hidup Aman di Masa Depan

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita sedang berada di zaman yang serba instan. Ketika membutuhkan barang misalnya, kita cukup membuka gadget, memilih barang yang kita inginkan, lalu selang beberapa waktu barang tersebut akan datang diantarkan ke tempat kita. Hampir kebanyakan dari kita pasti pernah melakukan hal tersebut bukan?
Tidak dipungkiri bahwa perkembangan teknologi yang semakin canggih saat ini dapat membantu pelbagai aktivitas sehari-hari, terutama mengefisienkan waktu. Kita tak perlu lagi pergi jauh ke pasar atau mall untuk membeli suatu barang, cukup dari rumah semua barang yang kita inginkan akan diantarkan. Dari sisi waktu memang lebih efisien, tapi tidak dari sisi finansial. Kita sering kali tidak sadar bahwa uang habis tanpa terasa karena pengeluaran yang tak terkontrol. Setiap melihat barang bagus di online shop langsung di-checkout, setiap melihat promo langsung tergoda untuk belanja, hingga datang satu waktu kita baru tersadar bahwa jumlah saldo sudah sangat tipis sedangkan tanggal gajian masih jauh, sehingga untuk bertahan hidup terpaksa harus berutang. Hal itu diperparah oleh begitu banyak pinjaman online yang saat ini bertebaran di tengah masyarakat, yang bisa didapatkan dengan cara yang sangat mudah hanya bermodalkan KTP dan foto selfie. Akibatnya, apabila kita tidak bisa mengelola uang, maka kehidupan kita akan terasa menyulitkan. Oleh karena itu, kesadaran finansial sangat diperlukan bagi siapun yang ingin hidupnya tenang dan terbebas dari masalah keuangan.
Secara sederhana, kesadaran finansial merupakan pemahaman dan kemampuan secara efektif dalam mengelola keuangan guna mencapai tujuan keuangan dan keamanan di masa depan. Termasuk di dalamnya yaitu kemampuan dalam memilah antara kebutuhan dan keinginan, merancang anggaran, menyiapkan simpanan untuk dana darurat dan lain sebagainya. Untuk memulai mengelola keuangan mulailah dari memilah kebutuhan. Kebutuhan manusia terbagi menjadi tiga yaitu primer, sekunder, dan tersier.
Menentukan Skala Prioritas
Kebutuhan primer merupakan kebutuhan pokok untuk bertahap hidup seperti sandang pangan papan, ketiganya merupakan kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap manusia. Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan pelengkap untuk meningkatkan kenyaman seperti perabotan rumah tangga, televisi, kendaraan dan sebagainya. Sedangkan kebutuhan tersier yaitu kebutuhan tambahan atau opsional untuk bermewah-mewahan seperti kendaraan mewah, perhiasan, koleksi barang-barang mewah yang sifatnya untuk kesenangan pribadi dan biasanya dilakukan setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi.
Berdasarkan definisi-definisi tersebut harusnya kita dapat memahami barang-barang yang kita beli. Sudahkan dipilah berdasarkan kebutuhan primer, sekunder, atau tersier. Kita harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Memenuhi keinginan bukan suatu hal yang dilarang. Akan tetapi harus melihat kondisi keuangan kita. Jika kondisinya masih pas-pasan, utamakanlah kebutuhan primer. Kalaupun ingin memenuhi kebutuhan tersier maka harus di perhitungkan dengan matang agar kebutuhan sehari-hari tetap tercukupi. Sebab jika tidak, akan membahayakan ekonomi keluarga.
Berlatihlah untuk mengenali prioritas pengeluaran untuk menekan angka pengeluaran yang tidak perlu. Hidup sederhana dengan mengutama kebutuhan daripada keinginan merupakan satu langkah awal agar kita dapat mengontrol pengeluaran. Langkah selanjutnya yaitu buatlah perencanaan anggaran bulanan, hitunglah berapa kebutuhan kita dalam sehari dan kalikan selama 30 hari dari situ dapat diketahui jumlah angka pengeluaran kebutuhan primer kita dalam satu bulan.
Menabung Pangkal Pandai
Begitu juga dengan kebutuhan sekunder dan tersier. Catat semua pengeluaran agar dapat diketahui ke mana saja uang kita pergi, dengan begitu kita dapat memilah pengeluaran mana yang harus dipangkas anggarannya. Setelah itu sesuaikanlah pengeluaran dengan pemasukan, apakah minus atau plus. Jika minus maka harus ada pengeluaran yang dipangkas, yaitu kebutuhan sekunder dan tersier agar tetap ada uang lebih. Jika lebih, simpanlah untuk masa depan. Uang yang kita simpan akan sangat bermanfaat untuk masa depan. Kita bisa gunakan uang tersebut untuk dana darurat, dana pendidikan, dan lain sebagainya.
Sekecil apa pun pemasukan kita, sisakanlah uang untuk dana darurat setidaknya 5-20% dari pemasukan kita, karena uang ini yang akan menyelamatkan kita jika terjadi sesuatu di masa depan. Semakin banyak tabungan dana darurat yang kita miliki maka semakin tenang juga kita dalam menjalani hidup, sebab kekhawatiran keuangan untuk masa depan sedikit demi sedikit sudah kita persiapkan. Menabung dana darurat merupakan sebagai bentuk perlindungan masa depan. Ketika kita menghadapi kondisi yang tak terduga yang mengharuskan kita mengeluarkan biaya yang tak sedikit, dengan adanya uang darurat ini dapat menyelamatkan kita dari hutang dan meminimalisir risiko.
Jauhi Risiko Dekati Bijak
Kemudian untuk meminimalisir risiko masa depan, jika tidak darurat usahakan jauhi dari utang dan pinjaman online. Utang hanya manis di awal karena kita dengan mudah mendapatkannya, tetapi pahit di akhir karena kita harus membayar atau menyicil utang tersebut dalam jangka waktu tertentu. Jika melewati jatuh tempo, akan ada rIsiko yang kita hadapi, entah barang yang disita, data diri yang disebarkan, atau justru ancaman. Belum lagi ditambah dengan bunga yang sepaket dengan dosa ribanya, tersiksa di dunia untuk kelak tersiksa di akhirat.
Perlu kita pahami bahwa uang merupakan bagian dari tanggung jawab. Setiap uang yang kita keluarkan pun akan dipertanyakan di kemudian hari. Apakah digunakan untuk kebaikan atau untuk keburukan. Dalam agama Islam disebutkan bahwasannya ada 4 perkara yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat, yaitu umur, jasad, ilmu, dan harta. Kemudian dalam Islam mengajarkan bahwa sebagian dari harta yang kita miliki bukan sepenuhnya milik kita, melainkan ada hak orang lain, terutama kaum dhuafa, fakir miskin, dan mereka yang membutuhkan. Dengan mengeluarkan sebagian harta untuk mereka yang membutuhkan akan memberikan keberkahan kepada harta yang kita miliki, itulah keberkahan jika kita bisa mengelola uang dengan baik, yaitu dapat menyisihkan uang untuk mereka yang membutuhkan.
Belajar mengelola uang tidak cukup dilakukan hanya dalam beberapa hari, mengelola uang merupakan proses belajar yang dilakukan seumur hidup. Mari kita sadar finansial, belajar hidup sederhana, dan lebih bijak dalam mengelola keuangan. Dengan belajar mengelola uang dalam kehidupan sehari-hari harapannya dapat tercipta kehidupan yang lebih seimbang untuk masa depan yang terancang. Jangan sampai besar pasak dari pada tiang atau lebih besar pengeluaran dari pada pemasukan.
Penulis: Moh. Minanur Rohman
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Literasi Keuangan: Sadar Finansial Hidup Aman di Masa Depan
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Menjalani hidup yang harmonis merupakan impian semua orang dan untuk menuju hidup yang harmonis tentunya harus dengan usaha,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Bulan Rajab sering kali hadir menyapa kita dengan suasana yang tenang namun penuh wibawa. Di tengah deru kehidupan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Banyak perempuan dewasa tumbuh dalam lingkungan yang keras, menghadapi berbagai kepahitan, dan berusaha pulih dari banyaknya luka.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Puji syukur kepada Allah Swt yang telah memberikan anugerah kemerdekaan kepada negeri dan bangsa ini sehingga saat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hari kiamat adalah hari di mana semua alam semesta beserta isinya akan hancur. Telah dijelaskan dalam Al-Qur’an... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Allah Swt telah menciptakan hamba-Nya dengan berpasang-pasangan, laki-laki berpasangan dengan perempuan dalam sebuah ikatan halal pernikahan.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita melihat berbagai macam perkumpulan yang terjadi di dalam masjid. Beberapa di... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pergantian tahun dapat dijadikan momen refleksi bagi banyak orang, termasuk umat muslim. Tahun baru Masehi sering kali... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mahasiswa muslim menghadapi dilema ketika harus mengunjungi gereja untuk keperluan tugas kuliah. Dalam sebuah kesempatan, ia... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam ceramah yang dibawakan oleh Buya Yahya di acara Uswatun Hasanah, beliau menegaskan berbuat baik kepada orang... selengkapnya
Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku Fiqih Shalat karya Buya Yahya ini berisi pedoman lengkap mengenai hukum fiqih dan tata cara dalam menjalankan ibadah shalat…. selengkapnya
Rp 59.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000
Saat ini belum tersedia komentar.