● online
Bolehkah Mahasiswa Muslim Mengunjungi Gereja untuk Tugas Kuliah? Begini Penjelasan Buya Yahya

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mahasiswa muslim menghadapi dilema ketika harus mengunjungi gereja untuk keperluan tugas kuliah. Dalam sebuah kesempatan, ia bertanya kepada Buya Yahya mengenai hukumnya seorang muslim mengunjungi gereja untuk sebuah keperluan, seperti tugas akademik.
Mahasiswa tersebut menjelaskan bahwa dirinya sedang melanjutkan studi di sebuah universitas yang ternyata berafiliasi dengan agama Kristen. Dalam salah satu mata kuliah, mahasiswa ini diwajibkan mempelajari ilmu kekristenan selama satu semester. Pada saat ujian akhir semester (UAS), mahasiswa tersebut diminta untuk mengunjungi gereja dan mewawancarai pendeta sebagai bagian dari tugas kuliah.
Buya Yahya menegaskan bahwa hal pertama dan utama yang harus diperhatikan adalah keyakinan yang kuat terhadap agama Islam. Seorang Muslim harus yakin bahwa imannya tidak akan terganggu. Ia harus memiliki dasar agama yang kuat sehingga tidak terpengaruh atau berubah keyakinannya.
Menurut Buya Yahya, mempelajari ilmu yang ada hubungannya dengan agama lain dibolehkan selama itu berhubungan dengan aspek-aspek non-keyakinan, seperti urusan kemasyarakatan, manajemen, arsitektur, matematika, atau lainnya yang tidak menyentuh urusan keyakinan, adalah sah-sah saja. Asalkan kita sudah memiliki keyakinan yang kuat dan tidak akan menyebabkan keyakinan kita tersebut goyah.
Begitu juga jika seorang muslim ditugaskan untuk masuk ke gereja, terutama jika tujuannya adalah untuk keperluan studi atau penelitian itu tidaklah dilarang. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak diperbolehkan ikut serta dalam ritual atau mengagungkan syiar agama lain. Seorang Muslim harus masuk dengan niat yang jelas dan sesuai dengan tujuan ilmiah, serta harus mematuhi tata tertib dan mendapatkan izin dari pihak gereja.
“Jika sudah punya keyakinan yang kuat dan kemudian ada tuntutan pendidikan Anda harus ke tempatnya, tidak dilarang kok masuk gereja. Orang muslim tidak dilarang masuk gereja, apa lagi untuk sebuah tujuan. Yang tidak boleh adalah kita ikut mengagungkan syiar di tempat-tempat tersebut” ujar Buya Yahya.
Buya Yahya juga menekankan pentingnya adab dan etika ketika masuk ke tempat ibadah agama lain. Jika pihak gereja tidak mengizinkan, maka sebagai muslim harus menghormati keputusan tersebut dan tidak boleh memaksakan diri atau menuduh kurang toleransi. Hal ini terkait dengan hak privasi dan keyakinan masing-masing agama.
Dari penjelasan Buya Yahya tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa seorang muslim boleh mengunjungi gereja selagi untuk keperluan tugas kuliah atau lainnya selama mereka memiliki keyakinan yang kuat terhadap agamanya dan mematuhi aturan serta etika yang berlaku. Semoga penjelasan ini dapat membantu mahasiswa dalam menjalankan tugas kuliah dengan tetap menjaga keimanannya.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Penulis: Dede Al Mustaqim
Referensi: Youtube Al-Bahjah TV
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.
Tags: Buya Yahya, gereja, kuliah, muslim, tugas
Bolehkah Mahasiswa Muslim Mengunjungi Gereja untuk Tugas Kuliah? Begini Penjelasan Buya Yahya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buku “Oase Iman: Refleksi Problematika Umat” merupakan salah satu buku terbaru karya Buya Yahya. Tidak seperti... selengkapnya
MALU Aku malu pada bulan Yang terangnya meluluhlantahkan gelapnya hatiku Aku malu pada bintang Yang indah kemerlapnya tak seujung... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Para pencinta Rasul terus menunjukkan semangat besar mereka dalam mencintai Nabi tercinta. Semangat mencintai Nabi Saw... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Banyak amalan yang dapat dilakukan di bulan Ramadan, selain melakukan amalan-amalan yang biasa dilakukan di bulan-bulan lainnya,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Salah satu kesunnahan pada Hari Raya Iduladha dan Idulfitri adalah mengumandangkan takbir. Takbir sendiri terbagi kedalam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Make up atau kosmetik sudah menjadi kebutuhan dasar setiap wanita. Fitrah dari seorang wanita yang ingin tampil... selengkapnya
LANGGAR tua itu berdiri di ujung kampung, sederhana dan hampir lapuk dimakan waktu. Namun setiap sore, suara ayat suci selalu... selengkapnya
Cinta kepada Nabi merupakan hal yang sangat mudah untuk diucapkan. Akan tetapi, ternyata cinta kepada Nabi tidak sederhana dalam ucapan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam Islam, dosa zina adalah termasuk dosa besar yang mana pelakunya sangat hina dan dihinakan oleh Allah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ilmu adalah kunci untuk mengangkat derajat manusia. Karena itu, dalam proses perkembangan peradaban manusia, ilmu memiliki peran penting... selengkapnya
FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000
Saat ini belum tersedia komentar.