Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Menjadi Muslimah Modern dengan Syar’i

Menjadi Muslimah Modern dengan Syar’i

Diposting pada 22 November 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 72 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Zaman terus berubah saban detik. Kini, kita berada pada zaman digital yang memungkinkan setiap orang terhubung hanya dengan sentuhan jari saja. Media sosial dapat menjadi media dakwah, tempat berbagi, dan ruang ekspresi. Namun di balik itu semua, media sosial juga membawa tantangannya, tak terkecuali bagi kaum Muslimah. Lantas bagaimana cara Muslimah menyesuaikan dengan zaman, tapi tetap menjaga kesopanan dan nilai Islam?

Selain itu, munculnya tren gaya hidup baru, seperti beauty vlog, fashion hijab, sampai food floger, dan lain-lain, muncul pertanyaan, apakah Muslimah harus menolak modernitas demi menjaga kesyar’iannya? Berikut respons cerdas dan bijaksana yang bisa dilakukan Muslimah dalam menyikapinya.

Boleh Modern tapi Tetap Agamis

Menjadi modern tidak salah. Islam tidak melarang kemajuan teknologi. Oleh karena itu, seorang Muslimah bisa tampil modis, asalkan tetap menjaga kaidah dalam menutup aurat. Salah satunya yaitu tidak menggunakan pakaian yang transparan, tidak ketat, dan model-model pakaian yang dapat menimbulkan fitnah.

Pemanfaatan teknologi digital sangat dianjurkan bila tujuannya untuk kebaikan, bukan untuk aktivitas yang sia-sia atau bertentangan dengan moralitas. Para Muslimah boleh aktif di media sosial, bahkan menjadi influenser, asal tidak menyalahi aturan agama. Modernitas dalam Islam bukan diukur dari penampilan luar, melainkan dari bagaimana seseorang memanfaatkan kemajuan zaman untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menebar manfaat kepada sesama.

Tetap Menjaga Identitas Muslimah Dibandingkan Standar Kecantikan Versi Duniawi

Banyak wanita merasa kurang percaya diri karena membandingkan dirinya dengan orang lain yang terlihat “sempurna” di layar handphone. Padahal, sering kali yang terlihat hanyalah potongan kecil dari kenyataan yang telah disunting sedemikian rupa. Muslimah perlu menanamkan pemahaman bahwa identitasnya bukan ditentukan oleh jumlah follower, likes, atau penuhnya kolom komentar, tetapi oleh seberapa kuat ia memegang prinsip dan menjaga marwah dirinya. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33)

Ayat ini bukan berarti melarang berhias atau tampil rapi, melainkan mengingatkan agar tidak berlebihan dalam meniru gaya hidup yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Etika Muslimah di Dunia Digital

Dari media sosial kita bisa mengetahui kepribadian seseorang di dunia nyatanya. Apa yang seseorang tulis, unggah, atau komentari, bisa mencerminkan siapa dirinya sebenarnya. Oleh sebab itu, seorang Muslimah yang cerdas dan anggun akan memperhatikan etika bermedia sosialnya. Beberapa prinsip etika yang bisa dipegang oleh Muslimah pada zaman modern seperti sekarang ini, antara lain sebagai berikut.

  1. Jaga niat bahwa menggunakan media sosial bukan untuk pamer, tetapi untuk berbagi manfaat.
  2. Menjaga pandangan dan ucapan. Hindari melihat postingan negatif dan tidak mengomentari postingan yang tidak pantas atau menyinggung orang lain.
  3. Hindari konten berlebihan. Seperti foto yang membuka aurat, menunjukkan kemewahan sehingga menyebabkan kesombongan.
  4. Gunakan waktu dengan bijak. Jangan sampai waktu habis hanya untuk menggulir layar tanpa tujuan. Rasulullah Salallahu ‘Alahi Wasallam bersabda:

“Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. Tirmidzi)

Tampil Stylish dengan Syar’i

Menutup aurat bukan berarti kehilangan gaya. Justru banyak desainer Muslimah dan fashion influencer yang membuktikan bahwa busana syar’i bisa tetap elegan, modis, dan nyaman. Kuncinya ialah niat dan batas. Pakaian boleh indah, asal tidak ketat, tidak transparan, dan tidak menyerupai pakaian laki-laki. Hijab boleh modis, asal tidak berlebihan dan tidak menarik perhatian berlebihan. Tampil rapi dan menarik justru dianjurkan dalam Islam. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan.” (HR. Muslim)

Maka tidak ada salahnya seorang muslimah berpenampilan modern, asal tetap dalam koridor syar’i dan menjaga kehormatan diri.

Media Sosial sebagai Ladang Dakwah dan Kebaikan

Banyak Muslimah masa kini yang menjadikan media sosial bukan hanya sekadar tempat curhat, tetapi juga digunakan sebagai media dakwah dan belajar. Mereka berbagi tips hijrah, edukasi seputar peran perempuan dalam Islam, bahkan berdakwah lewat konten kreatif seperti video pendek, maupun tulisan motivasi. Setiap konten baik yang dibagikan bisa menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Namun, kembali lagi, semua berawal dari niat. Jika niatnya untuk mencari ridha Allah, maka setiap jari yang menekan tombol share bisa menjadi ibadah.

Setiap Muslimah memiliki tugas mulia untuk tetap teguh memegang marwahnya. Era modern ini memang menawarkan kemudahan, tetapi juga menghadirkan tantangan besar terhadap rasa malu (haya’) dan batasan privasi para Muslimah. Oleh karena itu, jadikanlah iman sebagai penguat dan ilmu sebagai perisai. Gunakan teknologi dengan cerdas yakni untuk menebar kebaikan, bukan untuk mengumbar aurat, tabarruj, atau terlibat dalam hal yang sia-sia. Ingatlah bahwa kehormatan sejati seorang Muslimah tidak diukur dari jumlah pengikut atau like, melainkan dari keteguhannya menjaga ketaatan kepada Allah dan memelihara kesucian dirinya, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

 

Penulis: Adinda Putri Rizki Prahadianti

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Menjadi Muslimah Modern dengan Syar’i

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Hukum Pembayaran Zakat Fitrah Melalui Transfer Bank E Wallet dan QR Code Perspektif Hukum Islam
27 March 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap menjelang Idulfitri, umat Islam di seluruh dunia berbondong-bondong menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri dan... selengkapnya

Cara Perempuan Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial (2)
17 October 2025

(Bagian terakhir dari dua tulisan) Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Dengan semakin gencarnya arus informasi di media sosial, Muslimah harus melek literasi. Pandai... selengkapnya

Memulihkan Kembali Tiga Kata Sakti
13 August 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sebagai makhluk sosial, kita tak terlepas dari interaksi dengan orang lain. Seiring bertambahnya umur, sikap yang makin dewasa,... selengkapnya

Penerimaan Terbuka Tulisan
28 February 2024

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Siapa di antara Sahabat Pustaka yang gemar menulis? Ada informasi menarik dari Pustaka Al-Bahjah Kami membuka kesempatan... selengkapnya

Solusi Overthingking Generasi Milenial! Tiga Hal Yang Didapat Ketika Visi Misi Akhirat Tertanam Dalam Hati
5 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Pernahkah kita bekerja keras siang dan malam demi mengejar harta dan jabatan dunia tetapi malah merasa... selengkapnya

Merasa Malas Wiridan? Coba Cara Ini!
4 February 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Telah dibahas sebelumnya bahwa wirid merujuk pada amalan zikir dan ibadah (termasuk sunah muakkadah dan ghairu muakkadah)... selengkapnya

Jangan Sampai Merugi, Lakukan 2 Hal Ini Sebelum Datangnya Ramadhan
16 March 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat Pustaka sekalian, tak terasa Ramadhan tinggal menghitung hari. Sebagai orang beriman, kita tentu harus bergembira... selengkapnya

Berpendidikan Tinggi Tapi Tidak Bermoral: Renungan Hakikat Pendidikan
27 November 2023

Pustaka Al-Bahjah – Cirebon, Betapa banyak kita temukan titel akademik dimiliki seseorang, tetapi moral mereka tidak mewakili orang-orang berpendidikan. Banyak... selengkapnya

SMAIQU Al-Bahjah Sukses Laksanakan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS)
25 February 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –PKKS merupakan proses evaluasi yang dilakukan oleh pengawas sekolah yang tak lepas dari koordinasi dengan dinas pendidikan.... selengkapnya

Memiliki Anak Perempuan Adalah Anugerah
10 November 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sebagian orang beranggapan bahwa kedatangan anak laki-laki lebih dinanti dibandingkan anak perempuan. Sebab, anak laki-laki dipercaya lebih... selengkapnya

Menjadi Muslimah Modern dengan Syar’i

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: