● online
Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok
Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok

Santri LPD Al-Bahjah melaksanakan tandzif , (27/08/2021).
PUSTAKA AL-BAHJAH-SERBA-SERBI SANTRI-Tandzif atau dalam bahasa Indonesia berarti bersih-bersih merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh para santri di Pondok Pesantren Al-Bahjah. Setiap hari, sebelum melaksanakan rutinitas, santri diharuskan untuk melaksanakan tandzif terlebih dahulu, seperti yang tampak pada Jumat (27/08/2021) pagi.
Muhammad Reza, salah satu santri Al-Bahjah yang juga merupakan koordinator dari Santri Tafaqquh turut memberikan keterangan, bahwa pada dasarnya kegiatan tandzif ini dilakukan rutin 2 kali sehari, setiap pagi dan sore hari.
“Pagi hari biasanya dimulai dari pukul 06.00 sampai dengan pukul 06.20. Kemudian untuk sore harinya dari pukul 16.00 sampai dengan pukul 16.20.” ungkapnya.
Diketahui sistem tandzif di Pondok Pesantren Al-Bahjah dibagi perwilayah, dengan melibatkan seluruh santri dari kelas formal hingga nonformal. Dengan pembagian satu ghurfah (kamar/ruangan) dipegang oleh beberapa santri (yang telah ditentukan oleh qism tandzif). Kemudian, yang menjadi penggerak adalah para muroqib-nya (pembimbing santri).
Sementara kewenangan kontroling, untuk kemudian menilai hasil kerja santri dilakukan oleh qism tandzif. Hal itu dirasa penting karena khususnya di kelas tafaqquh sistem tandzif saat ini dijadikan perlombaan dengan reward setiap satu pekan sekali.
“Jadi, sistemnya qism tandzif yang membuat program, lalu disampaikan kepada muroqib, muroqib-nya yang menggerakan dan mengatur anak-anak. Adapun qism tandzif nantinya bertugas untuk mengontrol secara umum, menilai kebersihannya setiap wilayah, dan memberikan penilaian dan penghargaan nantinya.” terang Reza.
Sistem reward (penghargaan) sendiri hanyalah opsi (pilihan) untuk memicu semangat para santri agar terus menjaga kebersihan lingkungan, dengan tujuan utama tetap berorientasi pada khidmah dan pengabdian kepada Pondok Pesantren Al-Bahjah, tempat berjuang dan mendaras ilmu.
“Selain tujuannya untuk menjaga kebersihan pondok pesantren, kegiatan tandzif juga mengajarkan kepada kita arti tentang khidmah (mengabdi) kepada pondok.” imbuhnya.
Melalui kegiatan tandzif yang dilakukan secara bersama-sama ini juga dapat menjadi sarana untuk menjaga kekompakan santri agar terus bisa bersama berjuang dalam kebaikan. Sebagaimana yang diutarakan santri SMPIQu Al-Bahjah, Hisyam Naufal Jahid yang mengaku bahwa teman adalah faktor utama dalam menjaga kebersihan.
“Di sini juga saya bersih-bersih karena faktor teman, jadi kebawa. Kalau di rumah ya jarang-jarang” ungkap Naufal.
Dalam momentum menyambut hari lahir (harlah) ke-12 Al-Bahjah yang jatuh pada tanggal 2 September mendatang, doa dan harapan pun terus dicurahkan kepada Pondok Pesantren Al-Bahjah, kepada Buya dan keluarga, kepada para pejuang kemuliaan, kepada para penuntut ilmu agar terus bisa menjadi cahaya penerang umat. Dirgahayu Al-Bahjah.
Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Apakah ada penulis yang mampu menyelesaikan tulisannya hanya dalam sekali duduk? Jika ada, bagaimana ia melakukannya? Apakah J.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkan sahabat mendengar aturan yang tak tertulis? Aturan tak tertulis adalah aturan yang menjadi kesepakatan sosial dan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, umat Islam dianjurkan melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal. Ini merupakan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sungguh merugi orang yang berpuasa tetapi hanya mendapatkan lapar dan dahaga. Puasa tidak hanya melakukan puasa secara... selengkapnya
Mungkin hidup ini berjalan tidak sesuai dengan pilihan kita, tetapi yakinlah kepada Allah Swt bahwa pilihan-Nya tidak akan pernah salah.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini, kita tengah berada di bulan Agustus. Bulan yang sangat berarti bagi bangsa Indonesia, karena pada bulan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Dunia ini sangat sementara. Segala yang kita miliki dan kita sayangi akan kita tinggalkan. Tidak ada... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Tanpa terasa waktu semakin cepat berlalu, menyisakan harapan dan tujuan yang belum sempat dicapai. Harapan yang seharusnya terwujud... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Cacian dan makian seringkali kita dapati dalam berbagai keadaan. Namun sejatinya, apakah hal itu layak untuk... selengkapnya
Salah satu bentuk kesunahan yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan cincin. Tidak hanya sebagai perhiasan dan alat... selengkapnya
Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku “Silsilah Fiqih Praktis Qurban” karya Buya Yahya merupakan sebuah panduan praktis yang memberikan pemahaman mengenai hukum dan tata cara… selengkapnya
Rp 57.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000
Saat ini belum tersedia komentar.