Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Bolehkah Membaca Surah Al-Waqi’ah Setelah Asar?

Bolehkah Membaca Surah Al-Waqi’ah Setelah Asar?

Diposting pada 13 Januari 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 2.403 kali / Kategori:

Sering kali kita mendengar anjuran untuk membaca surah Al-Waqi’ah setelah Asar. Sebenarnya, apakah ini diperbolehkan dalam Islam? Mari simak penjelasannya berikut.

Bolehkah Mengamalkan Bacaan Surah Al-Waqi’ah?

Ada suatu riwayat tentang surah Al-Waqi’ah, hadis yang bunyinya,

‌مَنْ ‌قَرَأَ ‌سُوْرَةَ ‌الْوَاقِعَةِ ‌كُلَّ ‌يَوْمٍ لَمْ تُصِبْهُ فَاقَةٌ أَبَداً

“Barang siapa membaca surah Al-Waqi’ah setiap hari maka tidak akan fakir selamanya.”

Nampaknya hadis ini sudah sangat masyhur di kalangan sebagian orang. Hadis ini juga menjadi motivasi seseorang untuk rajin membaca surah Al-Waqi’ah setiap hari. Tentunya amal tersebut adalah baik, karena membaca Al-Qur’an termasuk ibadah yang sangat baik.

Namun, ada baiknya juga kita ketahui tentang hadis tersebut. Buya Yahya menjelaskan bahwa hadis di atas merupakan hadis yang lemah. Meskipun begitu Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani mengatakan bahwa hadis lemah tatap boleh digunakan dalam rangka menjalaskan fadhail al-a’mal, yaitu dalam rangka memotivasi orang untuk beramal saleh. Catatannya adalah tidak boleh dinisbatkan kepada Nabi Salallahu Alaihi Wassalam, lemahnya tidak terlalu parah, dan tujuannya adalah untuk fadhail al-a’mal.

Buya Yahya melanjutkan,

“Maka setelah mendengar tentang hadis ini jangan ada yang menyalahkan orang yang membaca surah Al-Waqi’ah. Kerjaan mudah menyalah itu juga salah. Hanya nanti Anda memikirkan mana amal yang lebih utama untuk aku baca.”

Adanya hadis lemah ini tidak mengurangi sama sekali keistimewaan surah Al-Waqi’ah. Ada sebuah riwayat sahih, Nabi Salallahu Alaihi Wassalam menyanjung surah Al-Waqi’ah sebagai berikut.

شَيَّبَتْنِي هُودٌ وَأَخَوَاتُهَا: سُورَةُ الْوَاقِعَةِ، وَسُورَةُ الْقِيَامَةِ، وَالْمُرْسَلَاتِ، وَإِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ، وَإِذَا السَّمَاءُ انْشَقَّتْ، وَإِذَا السَّمَاءُ انْفَطَرَتْ

“Telah menjadikanku beruban surah Hud dan teman-temannya, yaitu surah Al-Waqi’ah, surah Al-Qiyamah, surah Al-Mursalat, surah At-Takwir, surah Al-Insyiqaq, dan surah Al-Infithar.”

Maksudnya ialah surah-surah di atas telah menjadikan Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam khusyuk dalam membacanya. Yaitu menjadikannya semakin ingat kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala karena isinya.

Dari keterangan hadis di atas, surah Al-Waqi’ah memiliki makna khusus bagi Nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam, yaitu termasuk surah yang membuat Nabi Salallahu Alaihi Wassalam semakin khusyuk mengingat Allah Subhanallahu wa Ta’ala. Buya Yahya menjelaskan,

“Dari sini perlu kita mengulang-ulang surah Al-Waqi’ah agar kita semakin takut kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala.”

 

Membaca Al-Waqi’ah pada Waktu Asar

Melakukan ibadah dan kebaikan-kebaikan untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanallahu wa Ta’ala pada waktu Asar tidaklah salah. Malah waktu Asar termasuk yang terbaik untuk melakukan itu semua. Ini berdasarkan salah satu hadis Nabi berikut.

وَلَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ مَنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً

“Aku duduk bersama orang-orang yang mengingat Allah dari setelah shalat Asar sampai matahari terbenam (waktu Magrib) lebih aku senangi daripada membebaskan empat orang budak.”

Buya Yahya menjelaskan hadis tersebut, bahwa duduk untuk mengingat Allah bersama orang-orang yang mengingat Allah, termasuk di dalamnya bisa saja membaca Al-Qur’an, lebih Nabi senangi daripada memerdekakan empat orang budak. Ini lebih unggul dari memerdekakan empat orang budak. Sementara memerdekakan budak itu pahalanya besar.

Karena itulah banyak ulama menganjurkan untuk melakukan berbagai kebaikan di waktu sore setelah salat Asar agar ada kegiatan yang positif. Tujuannya adalah agar orang-orang tidak langsung disibukkan lagi dengan bekerja. Paling tidak diisi dengan berzikir. Salah satunya ialah membaca surah Al-Waq’ah. Biar pun riwayatnya lemah, tapi untuk fadhail al-a’mal boleh.

Buya Yahya menjelaskan, hadis dha’if (lemah) dihadirkan itu bukan berarti para ulama zaman dulu mengajarkan kita untuk mengamalkan hadis dha’if, tetapi untuk memotivasi orang-orang dalam berbuat kebaikan. Bahkan kadang selemah-lemahnya hadis, kadang ada ulama hadis yang mengatakannya sahih. Selagi derajat suatu hadis tidak sampai mardud (palsu) dan tidak bertentangan dengan syariat, boleh dipakai.

Selain itu, Buya Yahya menyampaikan,

“Tidak ada ketentuan kapan dibacanya surah Al-Waqi’ah, Yasin, atau Al-Baqarah. Kapan Anda baca akan jadi pahala untuk Anda. Jangan menyebutnya haram. Atau mengatakan ‘membaca surah Al-Waqi’ah setelah Asar adalah bid’ah’, dari mana membaca surah Al-Waqi’ah itu bid’ah?”

Terakhir, Buya Yahya menjelaskan bahwa pada intinya kita keluar dari dua kutub ekstrem:

  1. Selagi ulama mengatakan suatu riwayat hadis itu lemah, kita tidak perlu terlalu banyak mengobralnya. Sekadar untuk mengimbau kebaikan dan mengamalkan isinya dengan sandaran hadis lain yang lebih kuat sah-sah saja.
  2. Sebaliknya, jangan sampai menyatakan bahwa membaca Al-Waqi’ah setelah shalat Asar itu bid’ah atau haram karena membaca Al-Qur’an itu baik dan ada dasarnya. Termasuk mengisi waktu setelah shalat Asar sampai waktu Magrib dengan berbagai kebaikan juga ada dasarnya.

Mari menjadi bijak dan semoga kita diberi keinsyafan serta terjaga lisan kita dari terpeleset.

 

Penulis: Iim Ainunnaim Muhammad

Penyunting: Idan Sahid

Referensi: Youtube Al-Bahjah TV

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara ini.

Tags: , ,

Bagikan ke

Bolehkah Membaca Surah Al-Waqi’ah Setelah Asar?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Belum Terlambat, Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Setara Puasa 1 Tahun
10 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, umat Islam dianjurkan melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal. Ini merupakan... selengkapnya

(Cerpen) Di Antara Langit dan Doa
14 Juni 2025

ANGIN pagi di kaki langit timur menyusup ke celah-celah jendela kamarku yang menghadap barat daya. Di ujung horizon, mentari masih... selengkapnya

Ingin Ilmu Tetap Nyangkut? Amalkan Adab kepada Guru Berikut!
30 Maret 2021

Ingin Ilmu Tetap Nyangkut? Amalkan Adab kepada Guru Berikut! Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah... selengkapnya

Menulis Itu Mudah?
17 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali mendengar dari sebagian orang bahwa menulis itu mudah. Hanya menggoreskan tinta di atas kertas, mengetikannya... selengkapnya

Ketika Terlanjur Tahu Aib Orang Lain
13 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sudah menjadi keharusan untuk kita tidak usah mencari-cari kekurangan dan aib orang lain. Namun sekeras apa pun usaha... selengkapnya

Cara Menyikapi Kekurangan dan Kelebihan yang Menghantarkan kepada Kemuliaan
12 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap manusia tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu manusia membawa amanahnya masing-masing. Jika tidak dijaga, kekurangan... selengkapnya

Buya Yahya Berikan Tip Agar Rumah Tangga Harmonis
13 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Adanya percekcokan dalam rumah tangga memang bikin hati perih. Tak sedikit pasangan yang mendapati kesulitan dalam membangun... selengkapnya

Hukum Menunda Mandi Junub hingga Setelah Subuh di Bulan Ramadan
12 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di Bulan Suci Ramadan, umat Islam diwajibkan menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami istri sejak terbit... selengkapnya

Agar Mudik Bernilai Pahala dan Penuh dengan Keberkahan
19 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Mudik telah menjadi tradisi tahunan yang dilaksanakan masyarakat di Indonesia. Tak hanya bagi umat Islam, sering kali non-Muslim... selengkapnya

Event Organizer: Mendekorasi dengan Hati “Tanda Bukti” Kecintaan kepada Nabi ﷺ
9 Oktober 2021

Event Organizer: Mendekorasi dengan Hati “Tanda Bukti” Kecintaan kepada Nabi ﷺ PUSTAKA AL-BAHJAH-SEKILAS INFO MAULID  NABI MUHAMMAD-1443 H-Dari beberapa persiapan... selengkapnya

Bolehkah Membaca Surah Al-Waqi’ah Setelah Asar?

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: