● online
Hikmah Merindukan Surga dan Takut Neraka

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Orang yang sudah mengikrarkan dirinya beriman secara otomatis akan mudah untuk melakukan kebaikan-kebaikan. Ia juga akan secara otomatis susah untuk melakukan kemaksiatan. Namun di samping itu, sering kali kita alami, bahwa begitu beratnya mengistikamahkan diri untuk terus berada dalam kebaikan dan menghindari kemaksiatan. Terdapat banyak sekali ujian dan rintangan yang harus kita hadapi dalam perjuangan menuju surga dan menjauh dari neraka. Lalu bagaimana cara agar kita selalu bersemangat dalam mengerjakan amal saleh dan meninggalkan amal buruk?
Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah) menjelaskan di dalam buku Sam’iyyat (Beriman kepada yang Gaib) bahwasanya salah satu cara agar kita senantiasa taat dan menjauhi maksiat adalah dengan memperkuat keimanan akan adanya surga dan neraka. Surga dan neraka merupakan dua keberadaan yang wajib diyakini oleh setiap mukmin. Saat kita paham keberadaan surga adalah sebagai tempat bagi orang-orang yang taat dan neraka sebagai tempat bagi orang-orang yang membangkang kapada Allah Swt., tentu akan mudah bagi kita untuk melakukan amal baik dan susah untuk melakan amal buruk.
Setiap orang yang merindu surga pasti akan berusaha untuk melakukan segala kebaikan dan ibadah demi meraih surga yang dirindukannya. Sedangkan orang yang mengaku takut neraka pasti akan berusaha sekuat tenaga untuk menghindari kemaksiatan karena maksiat kepada Allah Swt. bisa menjadi sebab dirinya dimasukkan ke dalam neraka. Sebaliknya, jika ada seseorang yang mengaku beriman tetapi ternyata ia melakukan kemaksiatan, maka saat itu ia sedang lalai terhadap hukuman dan ancaman Allah Swt. Dan juga jika ada seorang hamba yang beriman tetapi berleha-leha dan lemah dalam menjalankan ibadah, maka saat itu ia sedang lalai akan ridha Allah Swt.dan surga-Nya. Buya menegaskan,
“Tidak ada seorang hamba yang melakukan kemaksiatan kecuali saat itu ia sedang lupa dan lalai terhadap hukuman Allah Subhanallahu wa Ta’ala. Tidak ada seorang hamba yang lemah dalam beribadah kecuali karena dia sedang lalai akan ridho dan surga Allah Subhanallahu wa Ta’ala”.
Hal penting yang perlu dipahami ialah saat seorang hamba yang mengaku beriman melakukan kemaksiatan tidak berarti keimanannya langsung tercabut. Akan tetapi, kemaksiatan yang ia lakukan akan mengurangi kadar keimanan yang ada di dalam hatinya. Ini hanya berlaku dalam maksiat yang tidak menyebabkan seorang mukmin keluar dari iman. Sebab ada maksiat-maksiat yang jika dilakukan maka menjadikan ia keluar dari iman. Artinya, maksiat apa pun itu yang dilakukan tetaplah sangat merugikan keimanan. Dalam hal ini, Buya mewanti-wantikan,
“Di saat orang (yang bermaksiat) tersebut tidak segera menyesali kemaksiatannya dan tidak segera bertobat, maka imannya akan keropos dan terkikis hingga akhirnya bisa keluar dari wilayah iman”.
Jika kita renungi baik-baik, benarlah apa yang para ulama sudah ingatkan bahwa segala kebaikan yang dilakukan akan menambah keimanan dan segala kemaksiatan yang dilakukan akan mengurangi keimanan.
Terakhir, Buya juga berpesan,
“Kita tidak boleh meremehkan surga karena di situlah keridhaan Allah Subhanallahu wa Ta’ala dan juga tidak boleh meremehkan neraka karena di situlah tempat kemurkaan-Nya”.
Pembahasan mengenai keimanan kepada yang gaib ini sangat penting sekali untuk dipahami karena dengan memahaminya seorang mukmin dapat dengan mudah memperkuat keimanan dan meraih hikmah di baliknya. Bagi Anda yang ingin menambah khazanah keimanan dan ilmu, Anda dapat meraihnya dengan memiliki buku Sam’iyyat (Beriman kepada yang Gaib) ini.
Semoga kita selalu berada dalam ketaatan kepada Allah Swt. dan menjauhi segala yang dilarang-Nya. Amin.
Penulis: Iim Ainunnaim Muhammad
Referensi: Buku Sam’iyyat karya Buya Yahya
Hikmah Merindukan Surga dan Takut Neraka
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Rabu 6 Jumadil Ula 1444 H atau bertepatan dengan 30 November 2022, Guru Mulia Sayyidi Syeikh... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Bulan Syawal adalah bulan yang identik dengan pernikahan. Banyak diantara umat Islam yang melangsungkan pernikahan pada... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Ada seorang kawan yang ingin dicarikan pendamping. Berbagai cara ditempuhnya untuk menemukan pujaan hati. Meminta bantuan kepada sanak... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Tanpa terasa waktu semakin cepat berlalu, menyisakan harapan dan tujuan yang belum sempat dicapai. Harapan yang seharusnya terwujud... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Di tengah gemerlap bulan Ramadan, saat suasana kota terasa penuh kehangatan dan kebersamaan, pemandangan yang lazim terlihat... selengkapnya
Judul : Oase Iman Refleksi Problematika Umat “Sebuah Upaya Menuju Perubahan dengan Keindahan dan Cinta” Penulis : Buya... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Generasi Z sering kali disebut sebagai generasi beruntung karena hidup di tengah-tengah perkembangan teknologi. Oleh karenanya, kepemilikan gawai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan agar kita selalu bergegas menyambut rahmat dan ampunan-Nya. Termasuk tatkala kita bertemu dengan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Buya Yahya bersama Ippho Santosa menggelar kajian yang bertajuk “Gebyar Dakwah Nabi Muhammad Saw Sebagai Pedagang:... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sungguh merugi orang yang berpuasa tetapi hanya mendapatkan lapar dan dahaga. Puasa tidak hanya melakukan puasa secara... selengkapnya
Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000 Rp 95.000Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 200 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Tebal buku: viii+102 Kehidupan keras yang dilalui Nabi Muhammad Saw di masa kecil telah… selengkapnya
*Harga Hubungi CS
Saat ini belum tersedia komentar.