● online
Satu Hati di Al-Bahjah: Semarak Maulid Akbar Nabi Muhammad ﷺ Rabi’ul Awal 1443 H

Guru Mulia Buya Yahya – Pengasuh LPD Al-Bahjah
PUSTAKA AL-BAHJAH-NEWS-Bertempat di Pondok Pesantren Al-Bahjah Sendang, Kecamatan Sumber-Cirebon, berlangsung acara gebyar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ, Ahad 03 Rabiul Awal 1443 H (10 Oktober 2021 M).
Acara yang dibalut dalam tajuk Maulid Akbar Nabi Muhammad ﷺ, ‘Satu Hati di Al-Bahjah’ tersebut dilangsungkan di tiga tempat sekaligus, di Masjid Omar, Gedung Aula, serta di Gedung Maulid Pondok Pesantren Al-Bahjah, pada pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB.
Dan demi mencegah timbulnya kerumunan masal, pada peringatan maulid tahun ini penyelenggaraan pun digelar secara khusus untuk internal pondok pesantren, untuk para santri dan para pejuang Al-Bahjah, dan tidak dibuka untuk umum.
Acara diawali dengan ungkapan kegembiraan santri Al-Bahjah dalam menyambut maulid Nabi. Dengan wujud estafet pembacaan puisi, serta ucapan peringatan maulid oleh santri di seluruh cabang Al-Bahjah, secara virtual.
Tampil secara berurutan, santri Al-Bahjah Bandung, Al-Bahjah Buyut Cirebon, Al-Bahjah Cianjur, Al-Bahjah Ciawigebang, Al-Bahjah Cikalahang, Al-Bahjah Ciwaringin, Al-Bahjah Fadhlur Rohman Tangerang, Al-Bahjah Indramayu, Al-Bahjah Jamblang, Al-Bahjah Kanci, Al-Bahjah Karantina Batam.

Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ Rabi’ul Awal 1443 H ‘Satu Hati di Al-Bahjah’
Kemudian Al-Bahjah Kolomayan, Al-Bahjah Lamongan, Al-Bahjah Pancalang, Al-Bahjah Pekanbaru, Al-Bahjah Pontianak, Al-Bahjah Purbalingga, Al-Bahjah Saung Balong, Al-Bahjah Bacem, Al-Bahjah Bogor, Al-Bahjah Tanggerang, Al-Bahjah Tulungagung, SMPIQu AB Bacem Ponggok Blitar, dan diakhiri oleh SMPIQu AB Batam.
Setelah ungkapan kegembiraan santri, acara kemudian dilanjut dengan pembacaan Maulid Ad-Dibai, yang dipandu oleh ‘Bahjatul Mustafa’, kelompok hadroh LPD Al-Bahjah. Kemudian sambutan oleh Abah Sayf Abu Hanifah, Ketua Umum Yayasan LPD Al-Bahjah.
Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut andil dalam mensukseskan acara Maulid Akbar Nabi Muhammad ﷺ, yang setiap tahunnya rutin dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Al-Bahjah.
“Alhamdulillah di hari ini kita semuanya kompak, untuk mengagungkan baginda Nabi Muhammad ﷺ, mudah-mudahan hari ini menjadi saksi kemuliaan yang sesungguhnya, bahwasanya kita semua berada di barisan baginda Nabi Muhammad ﷺ.” ungkapnya.
Beliau pun berharap di momen berbahagia ini, semoga Allah. senantiasa mentakdirkan semuanya untuk terus istiqamah, berjalan, dan terus berjuang di jalan baginda Nabi Muhammad ﷺ.

Atas: Abah Sayf Abu Hanifah – Ketua Umum Yayasan LPD Al-Bahjah. Bawah: Suasana Maulid Nabi ‘Satu Hati di Al-Bahjah’
Selanjutnya, acara berlanjut pada penyampaian nasihat, serta untaian tausiah secara langsung dan virtual oleh 4 orang Syekh, tokoh ulama yang berasal dari Yaman, Turki, serta Syiria.
Keempat alim ulama tersebut diantaranya, Syekh Dr. Ali Bin Isma’il Al-Qudaimi, tokoh ulama Yaman, dengan penerjemah Ustaz Muhammad Syeichu. Kemudian Syekh Dr. Abdul Qadir Husain As-Syaami, tokoh ulama Turki, dengan penerjemah Ustaz Ismai’l Jazuli.
Lalu Sayidi Syekh Dr. Muhammad Bin Ali Ba’athiyyah, Rektor Univ. Al-Imam As-Syafi’i Mukalla, Hadramaut-Yaman, dengan penerjemah Ustaz Rizki Fadhilah, kemudian Syekh Dr. Muhammad Darwis tokoh ulama Syiria, dengan penerjemah Ustaz Yusuf.
Dalam kesempatan itu, Syekh Dr. Ali Bin Isma’il Al-Qudaimi, yang hadir secara langsung di Pondok Pesantren Al-Bahjah, menyampaikan sejarah singkat kelahiran Nabi, serta berbagai dampak keberkahan atas hadirnya Rasulillah ﷺ, di zaman yang masih penuh dengan kegelapan.
“Di hari-hari yang penuh barakah ini, dulu dunia masih diselimuti oleh kegelapan, kemudian muncul Sang penerang, Rasulullah saw. Di zaman yang penuh dengan pertikaian-perpecahan, datanglah Rasulullah ﷺ, yang menyatukan umat. Rasulullah membawa berkah. Inilah Nabi yang seharusnya kita peringati hari kelahirannya.” ungkap Syekh Ali, melalui Ustaz Muhammad Syeichu.

Atas: Syeikh Dr. Ali Bin Isma’il Al-Qudaimi, tokoh ulama Yaman, dan Ustaz Muhammad Syeichu sebagai penerjemah. Bawah: Suasana Maulid Nabi ‘Satu Hati di Al-Bahjah’
Beliau pun memaparkan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ, telah disepakati oleh mayoritas umat di dunia. Di Yaman, Syam, Masyrik, Maghrib, Timur dan Barat semuanya sepakat untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad ﷺ.
“Ucapan terima kasih beliau (red: Syeikh Ali) sampaikan kepada Buya Yahya, kelurga, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara maulid Nabi ini. Beliau lalu menutup taushiah dengan mengucapkan shalawat kepada Nabi Muhammad saw.” ungkap Ustaz Muhammad Syeichu, menerjemahkan ucapan Syekh Ali di akhir tausiahnya.
Adapun, Guru Mulia, Pengasuh LPD Al-Bahjah, Buya Yahya menyampaikan untaian hikmah/tausiah, serta doa dalam acara inti.
Guru Mulia, Buya Yahya dalam kesempatan tersebut menyebutkan bahwa di bulan mulia ini semua umat yang mengaku cinta-merindu kepada Nabi untuk bisa bersama-sama kembali mengaji diri.
“Kepada para perindu Rasulillah ﷺ, mari kita sejenak membaca, merenungi diri kita sendiri. Kita yang pernah punya rasa rindu, seberapa besarkah kesungguhan kita? Karena dikhawatirkan kita ini adalah pendusta, mengucapkan cinta kepada Baginda Nabi tapi tidak pernah dirasakannya dengan hati.” ungkap Buya.
Tanda kecintaan kepada Nabi, imbuh Guru Mulia, Buya Yahya adalah mereka-mereka yang datang setelah masa Nabi (yaitu masa sekarang), dan orang-orang tersebut sangat berkeinginan untuk bisa hadir/melihat Nabi Muhammad ﷺ.

Bahjatul Mustafa – Tim Hadroh LPD Al-Bahjah
Dan tanda kecintaan selanjutnya adalah mereka yang mampu mengajak keluarga-keturunannya untuk turut serta mencintai-merindu kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ.
“Membawa mereka kepada Baginda Nabi itu bukan harus menjadi seorang santri saja. Akan tetapi kita tanamkan kecintaan kepada hati mereka, dengan apapun. Sehingga saat mereka dewasa, tumbuh besar, menjadi seorang insinyur pencinta nabi, seorang dokter pencinta nabi, dan seorang pejabat pencinta nabi.” ungkap Buya.
Rentetan acara Maulid Akbar ‘Satu Hati di Al-Bahjah’ pun ditutup dengan doa maulid oleh Guru Mulia Buya Yahya, dan sebuah pengharapan agar Pandemi Covid-19 bisa cepat berlalu, sehingga peringatan maulid Nabi, sebagai salah satu bukti cinta kepada Rasulillah di tahun yang akan datang, bisa digelar dengan lebih gebyar, dan lebih semarak.
“Dan semoga bersama Maulid Nabi tahun ini, wabah corona bisa berakhir, sehingga tahun depan kita bisa melaksanakan Maulid Akbar seperti biasanya, lebih meriah. Sambung hati dari tempat yang jauh, untuk sama-sama memadu kasih dalam cinta karena Allah.” pungkasnya.
Selamat memperingati maulid Nabi, Sang Pembimbing Umat, Pembawa Cahaya, Nabi Agung, Nabi Besar, Sayyidina Muhammad ﷺ 1443 H. Allahuma shali’ala sayyidina Muhammad, wa’ala ali sayyidina Muhammad. (Ru/Zal)
Tags: Maulid Buya Yahya, Maulid Nabi, Maulid Nabi Al-Bahjah, Pustaka Al-Bahjah
Satu Hati di Al-Bahjah: Semarak Maulid Akbar Nabi Muhammad ﷺ Rabi’ul Awal 1443 H
Hakikat Warid Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Jika asing dengan istilah warid, Anda mungkin tidak akan asing dengan istilah wirid. Keduanya berasal... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Hari Raya Iduladha adalah hari kegembiraan bagi umat Baginda Nabi Muhammad Saw dan sebentar lagi... selengkapnya
Pagi itu, suasana Pondok Al Khoirot terasa syahdu seperti biasanya. Lalu lalang santri bergegas menuju masjid untuk shalat Subuh berjamaah.... selengkapnya
Karya : Ummi Fairuz Ar- Rahbini Lebih bagus dari mu ya Rasulullah Sungguh mata ini tak pernah melihatnya Lebih... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Kamu pernah merasa tidak cukup baik, tidak cukup cantik dan tampan, atau tidak cukup pintar? Jangan khawatir,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Iduladha bukan sekadar hari raya, tapi sebuah perjalanan hati menuju pengorbanan sejati. Di balik setiap tetes keringat dan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkan sahabat mendengar aturan yang tak tertulis? Aturan tak tertulis adalah aturan yang menjadi kesepakatan sosial dan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pernahkah sahabat mendengar istilah peta konsep? Melalui artikel ini, penulis akan memberikan informasi mengenai apa itu peta... selengkapnya
PELUANG BERKHIDMAH DALAM DAKWAH BERSAMA PUSTAKA AL-BAHJAH Assalamu’alaikum Bagi kalian yang memiliki kemampuan dalam bidang Public Relations atau Editor Bahasa... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah – Pengguna media sosial dihebohkan dengan fenomena alam yang terjadi di Arab Saudi. Pasalnya, negeri yang terkenal dengan... selengkapnya
Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Maulid Johansyah, M.Pd. Tebal buku: xi+138 Buku saku Kosa Kata (Almufrodat) Sehari-Hari ini merupakan pelengkap untuk… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 29.900Buku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000
MasyaaAlloh tabarakalloh…
11 October 2021 | 5:14 amAlhamdulillah kemarin bisa menyimak acara “Maulid akbar Nabi Muhammad SAW” satu hati di Al Bahjah, dari awal sampai akhir meskipun di rumah.
Acara yg penuh dengan keharuan…, Keberkahan dan ke’agungan berkah dr baginda Nabi Muhammad SAW. Semoga pandi segera berakhir dan kami bisa menuntaskan kerinduan kami pada majelis Buya…pada pondok Al Bahjah dan pada anak sholeh kami disana.
Dan semoga seluruh klrga bsr Al Bahjah senantiasa ada dlm keridhoan dan kemuliaan dr Alloh SWT.
Aamiin aamiin syukon
11 October 2021 | 6:43 am