● online
- Kitab Bidayatul Wushul 1....
- Sam'iyyat - Beriman Kepada yang Gaib....
- AQIDAH 50 KARYA BUYA YAHYA....
- Motivasi Dakwah "Membawa kepada Kemuliaan dengan H....
- Kitab Taqlid Wa Talfiq....
- INDAHNYA MEMAHAMI PERBEDAAN PARA ULAMA KARYA BUYA ....
- Fiqih Praktis Haji dan Umrah yang Mudah Dipahami....
- Kitab Nawazil....
Jangan Sepelekan Wirid Jika Anda Tidak Ingin Kehilangan Warid

Hakikat Warid
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Jika asing dengan istilah warid, Anda mungkin tidak akan asing dengan istilah wirid. Keduanya berasal dari akar kata yang sama, warada-yaridu. Sementara wirid merujuk pada amalan zikir dan ibadah (termasuk sunnah yang muakkadah dan ghairu muakkadah) yang biasa kita lakukan. Saat membahas wirid yang merupakan perkara sunnah, maka perkara wajib tidak perlu ditanyakan lagi karena itu sudah menjadi modal dasar yang harus dilakukan.
Lalu apa makna warid? Buya Yahya menyampaikan,
“Wirid itu zikir yang kita baca, sedangkan warid itu pemberian yang datang dari Allah Swt. Dan pemberian yang sesungguhnya ini diberikan di akhirat.”
Beliau juga menambahkan bahwa warid ini bisa juga maknanya berupa karomah dari Allah Swt, kerinduan untuk ibadah, kedermawanan yang ditanamkan dalam hati, dan kebaikan-kebaikan lain yang Allah Swt berikan kepada hamba-Nya. Itulah salah satu bentuk warid di dunia.
Pentingnya Wirid Sebelum Warid
Wirid penting untuk dilakukan seorang muslim. Buya mengutip:
لَا يَسْتَحْقِرُ الْوِرْدَ اِلّاَ جَهُوْلٌ
“Tidak ada orang yang merendahkan amalan zikir (termasuk perkara sunnah muakkadah dan ghairu muakkadah) kecuali orang yang sangat bodoh.”
Kata jahil itu orang yang tidak tahu sesuatu tapi masih tahu hal lain, sedangkan jahul ini artinya benar-benar tidak tahu segalanya.
Beliau juga mengutip perkataan Habib Ahmad bin Hasan al-Attas dalam kitab Tazkirunnas:
مَنْ لَيْسَ لَهُ وِرْدٌ فَهُوَ كَالْقِرْدِ
“Barang siapa yang tidak melaksanakan wirid maka ia bagaikan kera”
Sebagian ulama menjelaskan analogi kera ini sebagai perumpamaan, yakni dalam hal kurang adab karena kera suka melompat-lompat yang menunjukkan kehinaan.
Demikian wirid juga tidak kalah pentingnya sebelum warid. Seseorang tidak akan mendapatkan warid tanpa wirid. Orang yang mendapatkan warid pasti secara lahirnya ia mengamalkan wirid dengan penuh kesungguhan.
Bahkan wirid atau zikir dan doa yang kita lakukan itu dalam rangka menunjukkan kelemahan diri kita di hadapan Allah Swt yang merajai segalanya.
Buya mengingatkan,
“Jangan sampai kita hanya mengandalkan kecerdasan tanpa dibarengi dengan permohonan. Nanti jadi cerdasnya iblis.”
Beliau juga menambahkan,
“Karomah yang sesungguhnya akan ditandai dengan orang tersebut akrab dengan wirid. Karena waridat (baca: jamak dari warid) yang Allah Swt berikan sesuai dengan wirid yang engkau tegakkan.”
Warid di Dunia vs Warid di Akhirat
Allah Swt memberikan warid baik di dunia maupun di akhirat kelak, tetapi manakah yang lebih utama?
Buya Yahya menyampaikan,
“Terkadang Allah Swt Yang Maha Kasih memberikan pembalasan dari wirid (warid) kita itu di dunia. Hanya saja itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang akan Allah Swt berikan nanti di akhirat.”
Karena itulah beliau berpesan,
“Maka di saat kita membaca wirid hadirkan makna ini: Karena Allah Swt.”
Sekaligus ini juga merupakan peringatan dari Ibnu Athaillah di dalam kitab Al-Hikam bagi para salik dan murid bahwa hendaknya yang mereka rindukan pertama kali adalah urusan akhiratnya. Karena pembalasan yang sesungguhnya adalah di akhirat. Oleh karenanya di saat melakukan wirid atau zikir jangan langsung ingin mendapatkan balasan di dunia.
Penulis: Iim Ainunnaim Muhammad
Editor: Idan Syahid
Jangan Sepelekan Wirid Jika Anda Tidak Ingin Kehilangan Warid
Oleh: Imam Abdullah, B.Sc. MA. Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Imam Nawawi menyebutkan dalam Kitab Al-Adzkar, “Ketahuilah sesungguhnya disunnahkan menghidupkan 2 malam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat hari raya kurban tiba, banyak terjadi salah kaprah diantara tukang sembelih kurban yang menjadikan daging... selengkapnya
Di hari yang agung ini mari kita menjadi orang yang berani berkurban dan berjuang melawan hawa nafsu, ego, dan kesombongan... selengkapnya
Tak terasa kita sudah berada di hadapan bulan agung dan mulia. Bulan yang dirindukan kedatangannya oleh para kekasih Allah Swt,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Cinta adalah karunia yang Allah berikan kepada seluruh manusia. Cinta dapat membuat manusia saling menyayangi, menghargai, dan berbuat... selengkapnya
Ingin Ilmu Tetap Nyangkut? Amalkan Adab kepada Guru Berikut! Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernahkah kita sejenak menepi dari hiruk-pikuk dunia dan merenung: mengapa di zaman yang serba instan ini, justru kesehatan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Seorang penulis hendaknya memperhatikan daya baca pembaca sasarannya. Dalam hal ini penulis harus menempatkan diri sebagai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada tahun-tahun tertentu, kita menemukan hari raya bertepatan dengan hari Jumat. Bersamaan dengan itu, muncul pertanyaan apakah melaksanakan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Peran muslimah dalam sejarah peradaban Islam selalu menempati posisi istimewa. Islam tidak pernah memandang perempuan sebagai sekadar pelengkap,... selengkapnya
Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000Terkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Buya Yahya Tebal buku: xiii+124 Dakwah mempunyai makna mengajak diri dan orang lain kepada kebaikan, menjauhkan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Indahnya Memahami Perbedaan Para Ulama (IMPPU) Karya Buya Yahya menjelaskan perbedaan keyakinan aqidah dan perbedaan pelaksanaan amalan ibadah-ibadah dalam… selengkapnya
Rp 89.000Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000
Saat ini belum tersedia komentar.