Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Jangan Sepelekan Wirid Jika Anda Tidak Ingin Kehilangan Warid

Jangan Sepelekan Wirid Jika Anda Tidak Ingin Kehilangan Warid

Diposting pada 1 Februari 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 3.507 kali / Kategori:

Hakikat Warid

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Jika asing dengan istilah warid, Anda mungkin tidak akan asing dengan istilah wirid. Keduanya berasal dari akar kata yang sama, warada-yaridu. Sementara wirid merujuk pada amalan zikir dan ibadah (termasuk sunnah yang muakkadah dan ghairu muakkadah) yang biasa kita lakukan. Saat membahas wirid yang merupakan perkara sunnah, maka perkara wajib tidak perlu ditanyakan lagi karena itu sudah menjadi modal dasar yang harus dilakukan.

Lalu apa makna warid? Buya Yahya menyampaikan,

Wirid itu zikir yang kita baca, sedangkan warid itu pemberian yang datang dari Allah Swt. Dan pemberian  yang sesungguhnya ini diberikan di akhirat.”

Beliau juga menambahkan bahwa warid ini bisa juga maknanya berupa karomah dari Allah Swt, kerinduan untuk ibadah, kedermawanan yang ditanamkan dalam hati, dan  kebaikan-kebaikan lain yang Allah Swt berikan kepada hamba-Nya. Itulah salah satu bentuk warid di dunia.

 

Pentingnya Wirid Sebelum Warid

Wirid penting untuk dilakukan seorang muslim. Buya mengutip:

لَا يَسْتَحْقِرُ الْوِرْدَ اِلّاَ جَهُوْلٌ

“Tidak ada orang yang merendahkan amalan zikir (termasuk perkara sunnah muakkadah dan ghairu muakkadah) kecuali orang yang sangat bodoh.”

Kata jahil itu orang yang tidak tahu sesuatu tapi masih tahu hal lain, sedangkan jahul ini artinya benar-benar tidak tahu segalanya.

Beliau juga mengutip perkataan Habib Ahmad bin  Hasan al-Attas dalam kitab Tazkirunnas:

مَنْ لَيْسَ لَهُ وِرْدٌ فَهُوَ كَالْقِرْدِ

“Barang siapa yang tidak melaksanakan wirid maka ia bagaikan kera”

Sebagian ulama menjelaskan analogi kera ini sebagai perumpamaan, yakni dalam hal kurang adab karena kera suka melompat-lompat yang menunjukkan kehinaan.

Demikian wirid juga tidak kalah pentingnya sebelum warid. Seseorang tidak akan mendapatkan warid tanpa wirid. Orang yang mendapatkan warid pasti secara lahirnya ia mengamalkan wirid dengan penuh kesungguhan.

Bahkan wirid atau zikir dan doa yang kita lakukan itu dalam rangka menunjukkan kelemahan diri kita di hadapan Allah Swt yang merajai segalanya.

Buya mengingatkan,

“Jangan sampai kita hanya mengandalkan kecerdasan tanpa dibarengi dengan permohonan. Nanti jadi cerdasnya iblis.”

Beliau juga menambahkan,

Karomah yang sesungguhnya akan ditandai dengan orang tersebut akrab dengan wirid. Karena waridat (baca: jamak dari warid) yang Allah Swt berikan sesuai dengan wirid yang engkau tegakkan.

 

Warid di Dunia vs Warid di Akhirat

Allah Swt memberikan warid baik di dunia maupun di akhirat kelak, tetapi manakah yang lebih utama?

Buya Yahya menyampaikan,

“Terkadang Allah Swt Yang Maha Kasih memberikan pembalasan dari wirid (warid) kita itu di dunia. Hanya saja itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang akan Allah Swt berikan nanti di akhirat.”

Karena itulah beliau berpesan,

“Maka di saat kita membaca wirid hadirkan makna ini: Karena Allah Swt.”

Sekaligus ini juga merupakan peringatan dari Ibnu Athaillah di dalam kitab Al-Hikam bagi para salik dan murid bahwa hendaknya yang mereka rindukan pertama kali adalah urusan akhiratnya. Karena pembalasan yang sesungguhnya adalah di akhirat. Oleh karenanya di saat melakukan wirid atau zikir jangan langsung ingin mendapatkan balasan di dunia.

Penulis: Iim Ainunnaim Muhammad

Editor: Idan Syahid

Tags: , ,

Bagikan ke

Jangan Sepelekan Wirid Jika Anda Tidak Ingin Kehilangan Warid

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Wanita Wajib Memperhatikan Auratnya
29 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Satu helai rambut saja, bagi wanita itu adalah aurat bagi. Begitu yang disampaikan Umi Fairuz Arrahbini dalam channel... selengkapnya

Kabar Gembira! Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Al-Bahjah (STAIBA) Dibuka, Ini Syaratnya
2 Mei 2023

    Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Bahjah (STAIBA)  merupakan Lembaga Pendidikan Tinggi dibawah naungan Yayasam Al-Bahjah... selengkapnya

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok
28 Agustus 2021

Tandzif, Bukti Cinta Santri Al-Bahjah kepada Pondok PUSTAKA AL-BAHJAH-SERBA-SERBI SANTRI-Tandzif atau dalam bahasa Indonesia berarti bersih-bersih merupakan kegiatan yang rutin... selengkapnya

Buya Yahya: Santuni Anak Yatim Langsung ke Rumah Mereka
30 Juli 2023

Buya Yahya, pengasuh LPD Al-Bahjah memberikan tausiyah tentang cara yang lebih baik dalam menyantuni anak yatim dan piatu. Menurut Buya... selengkapnya

Shalat dalam Keadaan Mengantuk: Tetap Shalat atau Ditunda?
3 Oktober 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mengantuk adalah sifat manusia yang dapat dialami oleh setiap orang. Rasa kantuk ini bisa disebabkan oleh berbagai... selengkapnya

(Puisi) Kesunyian, Kesepian, dan Kesendirian
20 September 2025

Kesunyian Di menara doa yang tinggi, aku duduk menahan gema hatiku sendiri. Langkah-langkah manusia menjauh, riuh dunia perlahan lenyap, meninggalkanku... selengkapnya

Hari Arafah: Momentum Koreksi Diri, Panjatan Doa, dan Pengharapan
5 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Definisi dan penamaan Hari Arafah beberapa ulama berbeda pendapat. Sebagian ulama mengatakan Arafah diambil dari kata i’tiraf yang... selengkapnya

Ketika Pesantren Bertemu Entrepreneurship, Pengembangan Pesantren yang Menjawab Perkembangan Zaman
27 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pesantren sering dipandang sebagai sarana pendidikan yang hanya membekali santrinya dengan ilmu keagamaan namun tidak menjadikan ia siap... selengkapnya

Tingkatkan Kecintaan Kepada Baginda Nabi Saw, LPD Al-Bahjah Gelar Malam Cinta Rasul
1 Januari 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Lembaga Pengambangan Dakwah (LPD) Al-Bahjah bekerjasama dengan DKM At-Taqwa Center Kota Cirebon menggelar kegiatan “Malam Cinta... selengkapnya

Bijak Memilih Lingkungan: Menjauhi Majelis yang Tidak Bermanfaat
2 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita melihat berbagai macam perkumpulan yang terjadi di dalam masjid. Beberapa di... selengkapnya

Jangan Sepelekan Wirid Jika Anda Tidak Ingin Kehilangan Warid

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: