Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Puisi-Puisi Faizatulatifah (2): Hijrah yang Hijrah

Puisi-Puisi Faizatulatifah (2): Hijrah yang Hijrah

Diposting pada 12 Juli 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 605 kali / Kategori:

 

Hijrah Cahaya

 

Tahun Baru Hijriah terbit seperti fajar keemasan,

Menghadirkan harapan dalam tiap getar jiwa yang lapang.

Hijrah Nabi, langkah suci menembus gelap malam,

Membuka jalan cahaya, menuntun insan ke pangkuan iman.

Dalam tiap embus angin, tersimpan doa dan pengorbanan,

Untuk kita yang terlahir kembali, menata hati tanpa beban.

 

Di balik sunyi dan damai yang terhampar,

Ada jiwa-jiwa yang sedang berdansa dengan waktu.

Melepaskan duka, menggenggam rindu pada rahmat Ilahi,

Hijrah batin bergema lembut, menuntun pada nur suci.

Muhasabah dalam diam, menyulam asa yang kekal,

Tahun baru ini adalah ladang suci untuk benih amal.

 

Seruan ukhuwah melantun lirih, mengikat jiwa yang terpisah,

Seperti untaian mutiara dalam kalung persaudaraan.

Memaafkan, berdamai, berbagi simpul kasih yang tulus,

Membangun jembatan iman yang kokoh tanpa cela.

Dalam tawa yang bersahaja, dan doa yang mengalir,

Bersama kita ciptakan damai, cermin jiwa yang bersih.

Oh, semangat para sahabat yang membara dalam sejarah,

Membangun peradaban di atas fondasi kejujuran dan ikhlas.

 

Hijrah bukan sekadar tempat, tetapi jiwa yang terus berjuang,

Menjadi lentera dalam gelap, api dalam dingin,

Menjadi jiwa yang haus akan kebenaran nan abadi,

Menapak langkah suci menuju surga yang hakiki.

 

Tahun Baru Hijriah, puisi waktu yang tiada henti,

Panggilan untuk istiqomah dan berbakti.

Dalam setiap detik, terukir janji suci,

Untuk hidup dalam damai, harmoni, dan keabadian hakiki.

Biarlah hijrah ini menjadi nyala api,

Yang menyinari hati hingga akhir nanti

 

Tapak Doa yang Tersimpan

 

Jejak suci di tahun baru,

Langkah lama bercampur rindu.

Hijrah bukan sekadar pergi,

Tapi jiwa yang terisi terangi.

Fajar baru mengusir kelam,

Mimpi segar di tangan dalam.

Jejak ini pijakan suci,

Menuju hidup yang penuh arti.

 

Langkah Penuh Harap

 

Di jejak kaki yang melaju pelan,

Tersimpan mimpi yang tak pernah padam,

Melewati liku, menembus galau,

Harap mengiringi setiap tapak yang gigih.

 

Dalam gelap, ada sinar do’a,

Mendorong hati tuk terus melangkah,

Meski rintangan serupa badai datang,

Langkah ini tak pernah kehilangan arah.

Tiada lelah menanti fajar baru,

Karena harap adalah teman setia,

Menyulam asa di tiap embusan napas,

Menjadi kekuatan dalam perjalanan pulang.

 

Setiap detik adalah cerita,

Tentang jiwa yang tak mau menyerah,

Langkah-langkah kecil namun berarti,

Menuju cahaya yang selalu dinanti.

 

Langkah penuh harap,

Adalah perjalanan cinta dan do’a,

Mengukir jalan di bumi yang fana,

Menuju masa depan yang penuh makna

 

Oleh: Faizatulatifah

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

Bagikan ke

Puisi-Puisi Faizatulatifah (2): Hijrah yang Hijrah

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Di Tengah Kecanggihan, Mengapa Manusia Justru Kehilangan Arah?
8 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita hidup pada zaman serba cepat, instan, dan terukur. Teknologi berkembang pesat, kecerdasan buatan mulai mengambil alih banyak... selengkapnya

Jangan Seperti Ayam yang Mati di Lumbung Padi
25 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Lingkungan yang baik dan nyaman merupakan tempat yang diidamkan oleh setiap orang. Apalagi di tempat tersebut sambil melakukan... selengkapnya

Buya Yahya Ungkap Peristiwa Besar di Bulan Rajab
16 Januari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Rajab adalah bulan yang dimuliakan oleh Allah Swt. Pada bulan ini, terdapat peristiwa besar, yakni Isra’... selengkapnya

Sambut Malam Puncak Harlah ke-13 Al-Bahjah, Perbaharui Semangat Menuju Kejayaan Umat
20 Agustus 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Hari ini tepat 13 tahun yang lalu pada tanggal 23 Muharram 1431 H, Lembaga Pengembangan Dakwah... selengkapnya

Tanpa Akhlak, Peradaban Islam Bisa Apa?
13 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Islam sebagai agama rahmatan lil-‘alamin meletakkan akhlak sebagai fondasi utama peradaban. Akhlak bukan hanya pelengkap ajaran agama, melainkan... selengkapnya

Siapakah Salaf yang Sesungguhnya? Begini Penjelasan Buya Yahya
28 April 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Salaf merupakan istilah yang merujuk pada zaman terdahulu, yakni zaman yang telah mendahului kita. Salaf juga bukan manhaj... selengkapnya

4 Tanda Malam Lailatul Qadr Menurut Buya Yahya
20 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Malam Lailatul Qadr adalah malam istimewa yang lebih baik dari seribu bulan. Namun, keberadaannya tidak bisa ditentukan... selengkapnya

Metode Pendidikan Terbaik Itu Ada pada Nabi Muhammad Saw
16 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Sejatinya umat Islam telah memiliki suri teladan yang harus diikuti. Ketika kita mengikutinya dalam hal apa pun,... selengkapnya

Ramadan Segera Tiba, Bagaimana yang Masih Memiliki Utang Puasa? Begini Jawaban Buya Yahya
26 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Ramadan adalah bulan suci yang dinantikan oleh setiap Muslim. Namun, bagaimana jika ada orang, terutama para wanita... selengkapnya

Memulihkan Kembali Tiga Kata Sakti
13 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sebagai makhluk sosial, kita tak terlepas dari interaksi dengan orang lain. Seiring bertambahnya umur, sikap yang makin dewasa,... selengkapnya

Puisi-Puisi Faizatulatifah (2): Hijrah yang Hijrah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: