● online
Puisi-Puisi Faizatulatifah (2): Hijrah yang Hijrah

Hijrah Cahaya
Tahun Baru Hijriah terbit seperti fajar keemasan,
Menghadirkan harapan dalam tiap getar jiwa yang lapang.
Hijrah Nabi, langkah suci menembus gelap malam,
Membuka jalan cahaya, menuntun insan ke pangkuan iman.
Dalam tiap embus angin, tersimpan doa dan pengorbanan,
Untuk kita yang terlahir kembali, menata hati tanpa beban.
Di balik sunyi dan damai yang terhampar,
Ada jiwa-jiwa yang sedang berdansa dengan waktu.
Melepaskan duka, menggenggam rindu pada rahmat Ilahi,
Hijrah batin bergema lembut, menuntun pada nur suci.
Muhasabah dalam diam, menyulam asa yang kekal,
Tahun baru ini adalah ladang suci untuk benih amal.
Seruan ukhuwah melantun lirih, mengikat jiwa yang terpisah,
Seperti untaian mutiara dalam kalung persaudaraan.
Memaafkan, berdamai, berbagi simpul kasih yang tulus,
Membangun jembatan iman yang kokoh tanpa cela.
Dalam tawa yang bersahaja, dan doa yang mengalir,
Bersama kita ciptakan damai, cermin jiwa yang bersih.
Oh, semangat para sahabat yang membara dalam sejarah,
Membangun peradaban di atas fondasi kejujuran dan ikhlas.
Hijrah bukan sekadar tempat, tetapi jiwa yang terus berjuang,
Menjadi lentera dalam gelap, api dalam dingin,
Menjadi jiwa yang haus akan kebenaran nan abadi,
Menapak langkah suci menuju surga yang hakiki.
Tahun Baru Hijriah, puisi waktu yang tiada henti,
Panggilan untuk istiqomah dan berbakti.
Dalam setiap detik, terukir janji suci,
Untuk hidup dalam damai, harmoni, dan keabadian hakiki.
Biarlah hijrah ini menjadi nyala api,
Yang menyinari hati hingga akhir nanti
Tapak Do’a yang Tersimpan
Jejak suci di tahun baru,
Langkah lama bercampur rindu.
Hijrah bukan sekadar pergi,
Tapi jiwa yang terisi terangi.
Fajar baru mengusir kelam,
Mimpi segar di tangan dalam.
Jejak ini pijakan suci,
Menuju hidup yang penuh arti.
Langkah Penuh Harap
Di jejak kaki yang melaju pelan,
Tersimpan mimpi yang tak pernah padam,
Melewati liku, menembus galau,
Harap mengiringi setiap tapak yang gigih.
Dalam gelap, ada sinar do’a,
Mendorong hati tuk terus melangkah,
Meski rintangan serupa badai datang,
Langkah ini tak pernah kehilangan arah.
Tiada lelah menanti fajar baru,
Karena harap adalah teman setia,
Menyulam asa di tiap embusan napas,
Menjadi kekuatan dalam perjalanan pulang.
Setiap detik adalah cerita,
Tentang jiwa yang tak mau menyerah,
Langkah-langkah kecil namun berarti,
Menuju cahaya yang selalu dinanti.
Langkah penuh harap,
Adalah perjalanan cinta dan do’a,
Mengukir jalan di bumi yang fana,
Menuju masa depan yang penuh makna
Oleh: Faizatulatifah
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Puisi-Puisi Faizatulatifah (2): Hijrah yang Hijrah
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Definisi dan penamaan Hari Arafah beberapa ulama berbeda pendapat. Sebagian ulama mengatakan Arafah diambil dari kata i’tiraf yang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Cahaya fajar menari-nari di atas bukit hijau yang perlahan menyembulkan wajahnya dari selimut malam. Udara segar, belum ternoda... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Isra Miraj merupakan sebuah peristiwa agung yang dialami oleh Baginda Nabi Muhammad Saw. Dalam peristiwa ini... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Krisis karakter yang melanda generasi muda saat ini menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia pendidikan. Kemajuan teknologi... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan. Di bulan ini, umat Islam didorong untuk meningkatkan ibadah... selengkapnya
Di tengah-tengah kaum muslimin Indonesia sedang ramai perbincangan mengenai perbedaan penetapan hari Raya Iduladha. Sebagian pihak mengikuti ketetapan pemerintah melalui... selengkapnya
Musabaqoh Kubro LPD AL-Bahjah: Menggali Potensi Diri dari Para Santri PUSTAKA AL-BAHJAH-SEPUTAR PONDOK-Penutupan Musabaqoh Kubro di Lapangan Formal LPD (Lembaga... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pernikahan sering kali disebut sebagai ibadah terpanjang dalam hidup. Mengandung makna bahwa pernikahan dilakukan dari mulai akad sampai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Hari ini merupakan puncak acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang bertajuk Maulid dan Silaturahmi Akbar... selengkapnya
Maulid Ad Diba’ merupakan salah satu kitab maulid yang dibaca dalam rangka meneladani sîrah Rasulullah saw sekaligus bershalawat kepadanya. Salah… selengkapnya
Rp 25.000Buku Aqidah 50 karya Buya Yahya secara tuntas membahas pokok-pokok fundamental Aqidah Islam sebagaimana yang dibakukan oleh Ahlusunnah Waljama’ah. Buku… selengkapnya
Rp 49.000Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000FIQIH PRAKTIS SHALAT BERJAMAAH KARYA BUYA YAHYA Buku ini membahas tentang pentingnya dan tata cara melaksanakan shalat berjamaah, yaitu shalat… selengkapnya
Rp 65.000Ilmu nahwu adalah termasuk bagian dari sekian macam bidang ilmu dalam bahasa arab. Tanpanya sebuah susunan kalam tidak akan difahamai… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 93.600Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000
Saat ini belum tersedia komentar.