Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Diposting pada 19 Maret 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 720 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pembaca yang dermawan, dalam ekosistem pendidikan yang terus berevolusi, para peserta didik SMAIQu Al-Bahjah kini berhadapan dengan dua sistem raksasa akademik. Hal itu adalah Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) dan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ). Keduanya merupakan hal krusial yang menentukan nasib diri yang di dalamnya menguji nalar dan mentalitas. PSTS adalah sang pengukur pemahaman peserta didik di pertengahan semester, alih-alih dianggap sebagai “teaser” sebelum babak final. Sementara itu, PSAJ berperan sebagai “pintu keluar” yang menentukan apakah peserta didik layak melanjutkan perjalanan akademiknya atau harus kembali mengulang dalam panggung yang sama. Perlu diketahui, kedua ujian ini meskipun bernuansa akademik, tak ubahnya seperti episode sinetron: penuh ketegangan yang melampaui angan, dan terkadang menghadirkan plot twist yang mengejutkan.

PSTS dan PSAJ ini dilaksanakan di dalam kelas-kelas SMAIQu Al-Bahjah Pusat, dimulai dari hari Rabu, 5 Maret 2025 hingga Selasa, 18 Maret 2025. Kedua ujian ini diikuti oleh seluruh peserta didik SMAIQu Al-Bahjah, dengan PSTS untuk kelas X dan XI, serta PSAJ untuk kelas XII. Dalam satu hari, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan, meskipun ada hari tertentu yang hanya mengujikan satu mata pelajaran. Hal ini, mengingat bulan Suci Ramadan yang lebih banyak kegiatan ibadah, sehingga kegiatan akademik sedikit berkurang.

Beberapa peserta didik menghadapi ujian dengan penuh antusias, mengingat apa yang disampaiakan Guru Besar Buya Yahya dalam Mutiara Hikmahnya yang ke-50,

“Saat engkau merasa capek dan lelah dengan ujian yang Allah berikan kepadamu, itu pertanda kalau engkau semakin jauh dari pertolongan-Nya.”

Nasihat yang sering terdengar ini membangkitkan semangat para santri untuk berikhtiar dengan maksimal, baik dengan upaya ilmiah seperti mempelajari buku catatan, buku paket, dan menerapkan teknik menghafal yang telah diasah sejak lama. Di sisi lain, ada pula yang mengandalkan “metode spiritual”, mulai dari berdoa dengan khusyuk. Kedua hal ini─ikhtiar dan doa─merupakan pendidikan mengejar harapan yang senantiasa diajarkan dalam Islam. Dalam ujian ini, para guru pun bukan sekadar penonton, melainkan sutradara yang menentukan naskah soal sekaligus juri yang menilai hasil performa para peserta didik.

PSTS dan PSAJ juga menjadi ajang pembuktian bagi peserta didik yang memiliki keahlian dalam merangkai kata. Dalam soal esai, tak jarang para peserta didik merangkai kata-kata dengan begitu dramatis, khususnya mata peajaran bahasa Indonesia, sehingga terkadang guru yang mengoreksi harus berhenti sejenak untuk mencerna apakah ini merupakan jawaban ujian ataukah sebuah syair yang menghibur jiwa.

Ketika pengumuman hasil ujian tiba, momen ini menjadi puncak ketegangan bagi para peserta didik. Ada yang gembira sambil mengucap “alhamdulillah”, ada yang tertunduk lesu kehilangan semangat, dan ada juga yang sudah mulai menyusun strategi untuk menghadapi ujian perbaikan. Bagi mereka yang berhasil, dunia terasa begitu cerah, ditambah bulan Ramadan yang mencerahkan dunia.

Menjadi pemahaman yang bijak, bahwa PSTS dan PSAJ bukan sekadar ujian akademik, tetapi juga ujian mental. Harapan dari hasil ujian ini, para peserta didik mendapatkan nilai yang linier dari apa yang diupayakan, baik nilai berupa angka maupun nila-nilai kesabaran dalam mengahadapi ujian ini. Tak terlupakan, para guru yang senantiasa mengajarkan ihwal persiapan, strategi, daya juang, hingga keikhlasan di dalam menerima hasil. Sebuah pelajaran hidup yang lebih berharga daripada sekadar nilai di atas kertas. Pada akhirnya, setelah semua ujian berlalu, para peserta didik akan kembali ke rutinitasnya, yakni sebagai santri SMAIQu Al-Bahjah yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, serta senantiasa meneladani sosok Rosulillah Salallahu ‘Alaihi Wassalam.

Penulis: Dhen Sigit Prayogo

Penyunting: Assyifa

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Waspadalah! Ini 5 Tanda Orang Yang Akan Mati Su’ul Khotimah
17 Mei 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Kita semua tentu berharap agar kelak di akhir hayat kita meninggal dalam keadaan yang baik (khusnul... selengkapnya

Anda Gemar Membaca? Berikut Tips di Saat Membaca
30 Maret 2021

Anda Gemar Membaca? Berikut Tips di Saat Membaca Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon)... selengkapnya

(Cerpen) Menara Masjid
27 September 2025

DI SEBUAH sekolah menengah Islam terpadu yang berdiri di pinggiran kota, terdapat sebuah masjid yang bermenara menjulang anggun. Menara itu... selengkapnya

Jalan Terjal Muslimah Zaman Now
25 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Semua kalangan dapat merasakan dampak dari perkembangan zaman, tak terkecuali Muslimah. Tantangan Muslimah dalam menjalankan syariat di era... selengkapnya

AWAL KU MENGENALMU
16 Maret 2024

  Tak pernah terbayangkan namamu sejak awal diingatanku, Tak pernah sedikit pun terbesit sosokmu di dalam pikiranku, Karena nama dan... selengkapnya

Mahar Hasil Utang, Boleh Sih Tapi….. 
30 Desember 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Mahar merupakan sesuatu yang harus dipenuhi oleh calon pengantin laki-laki ketika hendak menikah. Namun bagaimana jika... selengkapnya

Mengantisipasi Kenakalan Anak di Era Modern: Mendidik dengan Kasih Sayang dan Ketegasan
30 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mendidik anak menjadi tantangan besar bagi orang tua di zaman sekarang. Tak sedikit orang tua mengalami kesulitan... selengkapnya

Penerbit Pustaka Al-Bahjah Serahkan Dana Peduli Palestina Melalui Program “Palestina Memanggil”
18 November 2023

Bismillahirrahmaniirahim. Allhummah shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbini wasallim. Alhamdulillah, sejak tanggal 18 Oktober 2023 lalu hingga... selengkapnya

DOA AWAL DAN AKHIR TAHUN 1443 H
9 Agustus 2021

DOA AKHIR TAHUN بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اللّٰهُمَّ لَكَ الْـحَمْدُ أنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، ولَكَ الْحـَمْدُ لَكَ مُلْكُ... selengkapnya

Literasi Keuangan: Sadar Finansial Hidup Aman di Masa Depan
13 Februari 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat ini kita sedang berada di zaman yang serba instan.  Ketika membutuhkan barang misalnya, kita cukup membuka gadget,... selengkapnya

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: