Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Diposting pada 19 Maret 2025 oleh Redaksi / Dilihat: 740 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Pembaca yang dermawan, dalam ekosistem pendidikan yang terus berevolusi, para peserta didik SMAIQu Al-Bahjah kini berhadapan dengan dua sistem raksasa akademik. Hal itu adalah Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) dan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ). Keduanya merupakan hal krusial yang menentukan nasib diri yang di dalamnya menguji nalar dan mentalitas. PSTS adalah sang pengukur pemahaman peserta didik di pertengahan semester, alih-alih dianggap sebagai “teaser” sebelum babak final. Sementara itu, PSAJ berperan sebagai “pintu keluar” yang menentukan apakah peserta didik layak melanjutkan perjalanan akademiknya atau harus kembali mengulang dalam panggung yang sama. Perlu diketahui, kedua ujian ini meskipun bernuansa akademik, tak ubahnya seperti episode sinetron: penuh ketegangan yang melampaui angan, dan terkadang menghadirkan plot twist yang mengejutkan.

PSTS dan PSAJ ini dilaksanakan di dalam kelas-kelas SMAIQu Al-Bahjah Pusat, dimulai dari hari Rabu, 5 Maret 2025 hingga Selasa, 18 Maret 2025. Kedua ujian ini diikuti oleh seluruh peserta didik SMAIQu Al-Bahjah, dengan PSTS untuk kelas X dan XI, serta PSAJ untuk kelas XII. Dalam satu hari, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan, meskipun ada hari tertentu yang hanya mengujikan satu mata pelajaran. Hal ini, mengingat bulan Suci Ramadan yang lebih banyak kegiatan ibadah, sehingga kegiatan akademik sedikit berkurang.

Beberapa peserta didik menghadapi ujian dengan penuh antusias, mengingat apa yang disampaiakan Guru Besar Buya Yahya dalam Mutiara Hikmahnya yang ke-50,

“Saat engkau merasa capek dan lelah dengan ujian yang Allah berikan kepadamu, itu pertanda kalau engkau semakin jauh dari pertolongan-Nya.”

Nasihat yang sering terdengar ini membangkitkan semangat para santri untuk berikhtiar dengan maksimal, baik dengan upaya ilmiah seperti mempelajari buku catatan, buku paket, dan menerapkan teknik menghafal yang telah diasah sejak lama. Di sisi lain, ada pula yang mengandalkan “metode spiritual”, mulai dari berdoa dengan khusyuk. Kedua hal ini─ikhtiar dan doa─merupakan pendidikan mengejar harapan yang senantiasa diajarkan dalam Islam. Dalam ujian ini, para guru pun bukan sekadar penonton, melainkan sutradara yang menentukan naskah soal sekaligus juri yang menilai hasil performa para peserta didik.

PSTS dan PSAJ juga menjadi ajang pembuktian bagi peserta didik yang memiliki keahlian dalam merangkai kata. Dalam soal esai, tak jarang para peserta didik merangkai kata-kata dengan begitu dramatis, khususnya mata peajaran bahasa Indonesia, sehingga terkadang guru yang mengoreksi harus berhenti sejenak untuk mencerna apakah ini merupakan jawaban ujian ataukah sebuah syair yang menghibur jiwa.

Ketika pengumuman hasil ujian tiba, momen ini menjadi puncak ketegangan bagi para peserta didik. Ada yang gembira sambil mengucap “alhamdulillah”, ada yang tertunduk lesu kehilangan semangat, dan ada juga yang sudah mulai menyusun strategi untuk menghadapi ujian perbaikan. Bagi mereka yang berhasil, dunia terasa begitu cerah, ditambah bulan Ramadan yang mencerahkan dunia.

Menjadi pemahaman yang bijak, bahwa PSTS dan PSAJ bukan sekadar ujian akademik, tetapi juga ujian mental. Harapan dari hasil ujian ini, para peserta didik mendapatkan nilai yang linier dari apa yang diupayakan, baik nilai berupa angka maupun nila-nilai kesabaran dalam mengahadapi ujian ini. Tak terlupakan, para guru yang senantiasa mengajarkan ihwal persiapan, strategi, daya juang, hingga keikhlasan di dalam menerima hasil. Sebuah pelajaran hidup yang lebih berharga daripada sekadar nilai di atas kertas. Pada akhirnya, setelah semua ujian berlalu, para peserta didik akan kembali ke rutinitasnya, yakni sebagai santri SMAIQu Al-Bahjah yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, serta senantiasa meneladani sosok Rosulillah Salallahu ‘Alaihi Wassalam.

Penulis: Dhen Sigit Prayogo

Penyunting: Assyifa

 

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

Tags: , , ,

Bagikan ke

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Puisi-Puisi Muhammad Syawaludin Rasyid
25 Mei 2024

  Al-Quds   Seperti bayi yang menangis Butuh kasih sayang Dari orang tuamu   Al-Quds Di sana kau merana Meratapi... selengkapnya

Penerimaan Terbuka Tulisan
28 Februari 2024

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Siapa di antara Sahabat Pustaka yang gemar menulis? Ada informasi menarik dari Pustaka Al-Bahjah Kami membuka kesempatan... selengkapnya

Hati-Hati Menjadi Buzzer dalam Pemilu! Buya Yahya Mengingatkan Rambu-Rambu Ini
3 Desember 2023

Pemilu semakin dekat. Kampanye semakin gencar di berbagai tempat dan media sosial. Kemudahan mengakses media sosial ini mewarnai prosesi kampanye... selengkapnya

Peduli Palestina, LAZ Al-Bahjah Salurkan Infak Kemanusiaan Tahap II Rp1,7 M Melalui BAZNAS RI
24 Februari 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Bahjah menyalurkan infak kemanusiaan untuk Palestina tahap II sebesar Rp1.746.285.736 melalui Badan Amil... selengkapnya

Kekuatan Mukjizat Al-Qur’an: Kalam Ilahi yang Tidak Tertandingi
4 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mukjizat dalam tradisi agama Islam telah diwakili dengan penuh keagungan oleh Al-Qur’an Al-Karim. Al-Qur’an tidak hanya dipandang... selengkapnya

Memaknai Tahun Baru Hijriah sebagai Momentum untuk Hijrah
26 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sejarah penetapan kalender Hijriah dilakukan dengan proses musyawarah dan pemufakatan yang serius. Setidaknya ada empat hal yang menjadi... selengkapnya

Suami Sudah Tidak Mampu Mencari Nafkah? Istri Cerdas Wajib Paham
20 Oktober 2022

Dalam kehidupan rumah tangga, seorang suami memiliki kewajiban untuk memberi nafkah kepada istri dan keluarganya. Maksud dari kewajiban ini adalah... selengkapnya

Pentingnya Pendidikan Agama Sejak Dini
3 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada zaman ini, kita sering kali menyaksikan orang berbuat kejahatan demi meraup keuntungan pribadi. Mereka bisa melakukan perbuatan... selengkapnya

Inovasi Pembelajaran di Sekolah Menggunakan Pendekatan Science-Technology-Religion-Engineering-Arts-Mathematics (STREAM)
5 Maret 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Perkembangan zaman yang semakin canggih menuntut masyarakat untuk dapat beradaptasi dengan cepat. Kondisi ini ditandai dengan semakin... selengkapnya

Lima Jurus Manjur Mencegah Perundungan di Media Sosial
10 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada era digitalisasi informasi seperti sekarang ini, secara sadar atau tidak pernah mengalami bullying atau yang lebih kita... selengkapnya

PSTS dan PSAJ SMAIQu Al-Bahjah Pusat Telah Usai: Meskipun Bernuansa Akademik, Kedua Seperti Episode Sinetron

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: