Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Nikmat Sehat

Nikmat Sehat

Diposting pada 17 Maret 2024 oleh Redaksi / Dilihat: 1.054 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Benar kata orang, sehat itu mahal harganya. Sehat tak bisa dinilai dengan rupiah. Berapa pun banyaknya kekayaan yang kita miliki, agaknya tak bisa menggantikan nikmat sehat.

Sehat menjadi hal yang penting dalam kehidupan kita. Pasalnya, segala aktivitas apa pun yang menumpuk bisa terselesaikan asalkan jiwa dan raga sehat. Sebaliknya pekerjaan sekecil apa pun, jika kondisi tidak fit bisa menjadikan pekerjaan tersebut terasa besar dan memberatkan.  Tidak heran, jika puluhan juta rupiah atau bahkan sampai ratusan juta rupiah, akhirnya melayang untuk membayar sebuah nilai kesehatan.

Mahalnya kesehatan itu bisa kita lihat dari banyaknya orang yang berikhtiar mencari pengobatan terbaik sampai-sampai harus pergi ke luar negeri sekalipun. Dalam kondisi bingung dan panik, orang tak lagi berpikir soal nominal rupiah yang dikeluarkan demi pengobatan, tapi yang lebih penting lagi adalah bisa kembali sehat.

Wajar jika kemudian orang menilai, apalah artinya punya uang banyak jika tak bisa menikmatinya lantaran ada penyakit yang menggerogoti, apalah artinya kekayaan bergelimang dan kemewahan sementara kita hanya bisa memandangi tanpa bisa memanfaatkannya hanya karena sakit? Semuanya menjadi tak berarti. Semuanya menjadi tak ada.

Mungkin ada sebagian orang berdalih bahwa uang bisa mengubah segalanya. Dengan uang, orang yang sakit bisa kembali sehat, toh ada dokter dari berbagai spesialisasi yang siap membantu. Tapi siapa yang bisa menjamin bahwa upaya dokter bisa mengembalikan kesehatan seseorang. Tentu tidak, karena dokter sekadar perantara, sedangkan pembuat sakit dan penyembuh sesungguhnya hanyalah Allah Swt semata.

Jika tahu sumber segala sesuatunya berasal dari Allah Swt, rasanya tak perlu risau lagi. Sembari berikhtiar mendapat kesembuhan, introspeksi lebih penting karena kondisi badan yang tidak fit bisa jadi isyarat bahwa Allah Swt mengingatkan dan menyayangi kita. Mungkin juga cara Allah Swt menegur kita; apakah mau mensyukuri dan tetap ingat kepada-Nya atau tidak?

Tak salah bila di mana pun berada, khatib, ustadz, atau kyai, selalu mewanti-wanti mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur terhadap nikmat yang telah dianugerahkan oleh Allah Swt kepada kita dalam kondisi apa pun.

Maka selagi sehat, kita manfaatkan nikmat sehat itu untuk jalan yang diridai oleh-Nya. Melalui mata kita, bukan saja bisa melihat sesuatu yang baik dan menjauhkan hal-hal yang berbau dosa, tapi juga tidak metutup mata saat melihat banyaknya orang yang kelaparan karena kemiskinannya. Melalui tangan kita, bukan saja digunakan untuk belajar, mengkaji Al-Qur’an, tapi juga ringan tangan mengulurkan bantuan kepada yang membutuhkan. Demikian pula kaki, badan, kepala, bukan saja dipergunakan untuk hal-hal yang sifatnya ibadah yang sangat personal, melainkan juga untuk kemaslahatan umat yang jauh lebih besar. Otak bukan saja digunakan untuk memikirkan bagaimana memutar usaha pribadi, tetapi bagaimana gagasan dan sumbangsih kita bisa berarti bagi banyak orang.

Syukurilah nikmat sehat, karena orang yang pandai bersyukur disukai oleh Allah Swt. Ia akan diberikan bonus tambahan dari yang sudah ada. Sebaliknya orang yang bersikap masa bodo dan mengingkari pemberian-Nya akan mendapat sangsi berat. Allah Swt berfirman dalam QS. Ibrahim yang artinya, “(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.”


Penulis: Herry Munhanif

Jelajahi dunia ilmu dengan membaca buku-buku Penerbit Pustaka Al-Bahjah!

Dapatkan akses eksklusif ke beragam pengetahuan yang menginspirasi dari Penerbit Pustaka Al-Bahjah. Koleksi buku-buku karya Buya Yahya dan perdalam pengetahuan agama Anda. Dapatkan buku-buku terbaik kami dengan mengunjungi link Penerbit Pustaka Al-Bahjah sekarang juga!

Klik link: https://pustakaalbahjah.com/katalog

Tags:

Bagikan ke

Nikmat Sehat

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Jangan Dulu Mudik Sebelum Tahu Ini: Shalat Bisa Dilakukan di Atas Kendaraan
24 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Terdapat tradisi masyarakat ketika menjelang Hari Raya Idulfitri, yaitu mudik. Tradisi mudik yang ada di Indonesia terbilang... selengkapnya

Bijak Berbelanja di Tengah Maraknya Kredit Barang
24 April 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di era modern seperti sekarang, praktik jual beli dengan sistem kredit sudah menjadi hal yang sangat umum. Seperti... selengkapnya

Mewujudkan Generasi Qur’ani bagi Peradaban Islam
11 Desember 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Diskursus soal teori-teori peradaban yang umum kita ketahui selama ini identik dengan masa kebangkitannya para pemikir Eropa... selengkapnya

Hukum Menyalati Jenazah yang tidak Pernah Shalat? Buya Yahya Menjawab
3 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dinamika kehidupan di masyarakat yang memiliki agama dan kebudayaan yang beragam kadang memunculkan pertanyaan-pertanyaan yang perlu segera... selengkapnya

Di Bawah Kubah Nabawi
18 Agustus 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Cahaya fajar menari-nari di atas bukit hijau yang perlahan menyembulkan wajahnya dari selimut malam. Udara segar, belum ternoda... selengkapnya

Mokel Puasa Ramadan sebagai Bentuk Sabotase Biologis
6 Maret 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Saat Ramadan, ramai di media sosial unggahan konten yang menggunakan istilah mokel. Mokel adalah bahasa gaul yang berasal... selengkapnya

Lakukan Ini Agar Anda Bisa Berkunjung ke Makkah dan Madinah
29 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Berkunjung ke Makkah dan Madinah merupakan impian yang dimiliki banyak orang. Makkah dan Madinah merupakan dua tempat... selengkapnya

Ketertiban dan Keamanan:  “Kecil di mata kita, tapi kalau sudah dinisbatkan kepada Nabi Muhammad akan menjadi besar”
9 Oktober 2021

Ketertiban dan Keamanan  “Kecil di mata kita, tapi kalau sudah dinisbatkan kepada Nabi Muhammad akan menjadi besar” PUSTAKA AL-BAHJAH-SEKILAS INFO... selengkapnya

5 Identitas Aqidah sebagai Pondasi Syariat Umat
18 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seseorang diibaratkan sebagai rumah yang harus memiliki pondasi dalam hidupnya. Jika rumah tidak memiliki pondasi atau pondasi... selengkapnya

Cara Mendidik Anak sebagai Investasi Dunia dan Akhirat
21 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Anak adalah salah satu titipan Allah Swt yang paling berharga. Mereka adalah amanah yang harus kita jaga... selengkapnya

Nikmat Sehat

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: