● online
Membaca Adalah Modal: Teknik Dasar Menulis Artikel Jurnalistik untuk Pemula

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sering kita jumpai tulisan di media massa yang penulisnya tidak memiliki latar belakang bahasa atau jurnalistik. Mengapa bisa demikian? Sebab pada hakikatnya menulis itu tidak memandang latar belakang penulisnya. Memang benar orang yang berkecimpung di dunia bahasa dan jurnalistik, memiliki potensi yang lebih besar untuk mahir menulis dan menjadi penulis. Namun, keterampilan menulis bukan karena itu saja. Faktor yang lebih menentukan adalah menjadi pendengar dan pembaca yang baik. Mustahil coretan-coretan pena bisa tersaji di dalam kertasnya tanpa adanya imajinasi yang lahir dari hasil menyimak yang ada di sekitarnya.
Oleh karena itu, untuk menjadi penulis, mula-mula cintailah membaca informasi apa pun tanpa pilih-pilih tema. Gemari membaca pelbagai disiplin ilmu sampai menemukan gagasan dan pandangan kita terhadap suatu permasalahan sekaligus solusi pemecahan masalahnya. Selanjutnya, proses mengolah istilah “kausalitas” sebab akibat. Seorang penulis yang berarti juga seorang pembaca keadaan, dalam hal ini harus peka dalam membaca kondisi sekitar dan problematika sosial yang terjadi. Sederhananya banyak mempertanyakan berbagai hal tentang sesuatu, “mengapa bisa terjadi”? serta “akibat apa yang ditimbulkan dari kejadian/permasalah tersebut?” Sebab, cikal bakal terserapnya sebuah informasi bisa didapatkan dari pertanyaan mengapa dan bagaimana. Lalu dilanjutkan dengan mengolah pertanyaan 5W+1H untuk melengkapi proses selanjutnya.
Meskipun pernah belajar ilmu menulis di jurusan saat kuliah, hal tersebut masih tetap membutuhkan beberapa pijakan selanjutnya untuk mencapai puncak kesuksesan. Ibarat seekor kancil yang ingin menyeberang sebuah sungai, dia harus meloncati beberapa batu untuk mencapai tepi. Apabila tidak bisa menapaki satu demi satu batu yang ada di tengah-tengah sungai maka ia akan terjebak di tengah sungai dan sangat mungkin sang kancil akan dimangsa seekor buaya. Oleh karena itu, sang kancil harus menapaki satu per satu batu tersebut dan mencari pijakan lain untuk membawanya menuju tepi sungai yang memiliki pemandangan yang indah dan suburnya buah-buahan untuk dinikmati.
Perumpamaan ini bermaksud menggugah pola pikir seorang calon penulis, jangan sampai hanya mengandalkan jurusan dan mata kuliah yang telah didapatkan saja. Akan tetapi, asahlah kemampuan menulis dengan mulai menyimak dan membaca. Niscaya perbendaharaan keilmuan yang dimiliki semakin memudahkan kita menemukan kata demi kata, kalimat demi kalimat, dan frasa demi frasa, serta paragraf demi paragraf untuk tulisan kita.
Sebagai contoh, jika ingin bisa membuat sebuah artikel maka jangan sungkan untuk membaca artikel orang lain dari pelbagai sumber media massa atau media internet sebagai bahan rujukan. Terkadang ego merasa tulisan sendiri lebih baik dari yang lainnya membuat angkuh untuk tidak belajar dari tulisan orang lain. Tulisan yang dianggap kaya itu sebenarnya dinilai orang sangat miskin kreativitas karena menggunakan pola yang sama dan dengan kata-kata itu saja yang digunakan. Turunkanlah ego tersebut dengan merasa masih harus banyak belajar dari tulisan orang lain yang beragam dan memiliki kualitas. Jadilah pribadi yang merasa bodoh dan haus akan ilmu sehingga kita tidak akan sungkan untuk belajar kepada orang lain.
Yakinlah, orang-orang di luar jurusan bahasa dan jurnalistik itu pun tidak tiba-tiba jadi mahir menulis dan setiap tulisannya selalu masuk di kolom-kolom surat kabar ternama. Apalagi jurusan kuliah mereka tidak spesifik untuk mengarahkan menjadi seorang penulis. Akan tetapi, ada proses panjang yang dilalui dan itu semua dimulai dari menyimak dan membaca. Selanjutnya mulailah mengerucut menuju bacaan yang kita sukai, baik itu bacaan fiksi maupun nonfiksi. Intinya perbanyak bahan bacaan sebagai rekomendasi khazanah perbendaharaan tulisan kita. Setelah itu, barulah mengaitkan dengan kondisi sosial yang sedang terjadi baru-baru ini atau istilah lainnya adalah kejadian viral. Dari sana bisa dibuat tulisan apa pun.
Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.
Penyunting: Idan Sahid
Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.
Membaca Adalah Modal: Teknik Dasar Menulis Artikel Jurnalistik untuk Pemula
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Masalah waswas kerap dihadapi banyak orang tanpa pandang bulu. Satu hal yang pasti menurut Imam Al-Ghazali, orang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Bulan Sya’ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriyah dan pintu gerbang memasuki bulan suci Ramadan. Bulan Sya’ban merupakan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini kita semua tengah memasuki bulan Rajab. Ketika beberapa saat sebelum memasuki bulan Rajab ini,... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pembahasan mengenai hukum rokok selalu penting untuk disimak di tengah-tengah zaman yang terus berkembang. Para ulama terdahulu hidup... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Saat ini kita telah memasuki bulan Dzulqa’dah. Bulan Dzulqa’dah yang merupakan bulan ke-11 dalam kalender Islam... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pesantren sering dipandang sebagai sarana pendidikan yang hanya membekali santrinya dengan ilmu keagamaan namun tidak menjadikan ia siap... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap kali kalender Masehi memasuki lembaran Februari, atmosfer di sekitar kita seolah berubah warna menjadi merah muda. Di... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Setiap Muslim pasti mengharapkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan salah satu upaya untuk mendapatkannya adalah dengan berbuat... selengkapnya
Pustaka Al-Bahajah, Cirebon – Tahukan sahabat bahwa saat ini banyak sekali orang yang saling mencintai di dunia namun ternyata bermusuhan... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Santri SMAIQu Al-Bahjah Pusat Cirebon borong penghargaan pada acara Ekspose Hasil Akreditasi 2023 yang digelar... selengkapnya
Buku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Buku Fiqih Praktis Haid karya Buya Yahya memuat tiga bahasan utama, yaitu identifikasi dan ketentuan haid, nifas, dan istihadhoh yang… selengkapnya
Rp 149.000Buku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000Buku “Oase Iman” memberikan pemahaman yang mendalam namun ringan sebagai siraman hati bagi siapa pun yang membacanya. Berisi catatan buah… selengkapnya
Rp 87.000 Rp 93.000Buku “Hadist Jibril” karya Buya Yahya ini berisi penjabaran ringkas dari satu hadist Nabi Muhammad Saw yang masyhur dengan sebutan… selengkapnya
Rp 56.000Buku Pengantar Bahasa Arab Para ahli bahasa menyebutkan bahwa maharoh/kemampuan berbahasa ada empat, yaitu (istima’, kalam, qiroah, dan kitabah). Keempatnya… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 38.000Buku Fiqih Jenazah karya Buya Yahya adalah sebuah karya yang membahas secara komprehensif tentang tata cara dan hukum-hukum yang berkaitan… selengkapnya
Rp 58.000Di antara hal yang disepakati oleh para ulama bahwa agama Islam adalah agama yang relevan untuk setiap zaman dan di… selengkapnya
Rp 90.000 Rp 110.500
Saat ini belum tersedia komentar.