Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Membaca Adalah Modal: Teknik Dasar Menulis Artikel Jurnalistik untuk Pemula

Membaca Adalah Modal: Teknik Dasar Menulis Artikel Jurnalistik untuk Pemula

Diposting pada 5 Maret 2026 oleh Redaksi / Dilihat: 120 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sering kita jumpai tulisan di media massa yang penulisnya tidak memiliki latar belakang bahasa atau jurnalistik. Mengapa bisa demikian? Sebab pada hakikatnya menulis itu tidak memandang latar belakang penulisnya. Memang benar orang yang berkecimpung di dunia bahasa dan jurnalistik, memiliki potensi yang lebih besar untuk mahir menulis dan menjadi penulis. Namun, keterampilan menulis bukan karena itu saja. Faktor yang lebih menentukan adalah menjadi pendengar dan pembaca yang baik. Mustahil coretan-coretan pena bisa tersaji di dalam kertasnya tanpa adanya imajinasi yang lahir dari hasil menyimak yang ada di sekitarnya.

Oleh karena itu, untuk menjadi penulis, mula-mula cintailah membaca informasi apa pun tanpa pilih-pilih tema. Gemari membaca pelbagai disiplin ilmu sampai menemukan gagasan dan pandangan kita terhadap suatu permasalahan sekaligus solusi pemecahan masalahnya. Selanjutnya, proses mengolah istilah “kausalitas” sebab akibat. Seorang penulis yang berarti juga seorang pembaca keadaan, dalam hal ini harus peka dalam membaca kondisi sekitar dan problematika sosial yang terjadi. Sederhananya banyak mempertanyakan berbagai hal tentang sesuatu, “mengapa bisa terjadi”? serta “akibat apa yang ditimbulkan dari kejadian/permasalah tersebut?” Sebab, cikal bakal terserapnya sebuah informasi bisa didapatkan dari pertanyaan mengapa dan bagaimana. Lalu dilanjutkan dengan mengolah pertanyaan 5W+1H untuk melengkapi proses selanjutnya.

Meskipun pernah belajar ilmu menulis di jurusan saat kuliah, hal tersebut masih tetap membutuhkan beberapa pijakan selanjutnya untuk mencapai puncak kesuksesan. Ibarat seekor kancil yang ingin menyeberang sebuah sungai, dia harus meloncati beberapa batu untuk mencapai tepi. Apabila tidak bisa menapaki satu demi satu batu yang ada di tengah-tengah sungai maka ia akan terjebak di tengah sungai dan sangat mungkin sang kancil akan dimangsa seekor buaya. Oleh karena itu, sang kancil harus menapaki satu per satu batu tersebut dan mencari pijakan lain untuk membawanya menuju tepi sungai yang memiliki pemandangan yang indah dan suburnya buah-buahan untuk dinikmati.

Perumpamaan ini bermaksud menggugah pola pikir seorang calon penulis, jangan sampai hanya mengandalkan jurusan dan mata kuliah yang telah didapatkan saja. Akan tetapi, asahlah kemampuan menulis dengan mulai menyimak dan membaca. Niscaya perbendaharaan keilmuan yang dimiliki semakin memudahkan kita menemukan kata demi kata, kalimat demi kalimat, dan frasa demi frasa, serta paragraf demi paragraf untuk tulisan kita.

Sebagai contoh, jika ingin bisa membuat sebuah artikel maka jangan sungkan untuk membaca artikel orang lain dari pelbagai sumber media massa atau media internet sebagai bahan rujukan. Terkadang ego merasa tulisan sendiri lebih baik dari yang lainnya membuat angkuh untuk tidak belajar dari tulisan orang lain. Tulisan yang dianggap kaya itu sebenarnya dinilai orang sangat miskin kreativitas karena menggunakan pola yang sama dan dengan kata-kata itu saja yang digunakan. Turunkanlah ego tersebut dengan merasa masih harus banyak belajar dari tulisan orang lain yang beragam dan memiliki kualitas. Jadilah pribadi yang merasa bodoh dan haus akan ilmu sehingga kita tidak akan sungkan untuk belajar kepada orang lain.

Yakinlah, orang-orang di luar jurusan bahasa dan jurnalistik itu pun tidak tiba-tiba jadi mahir menulis dan setiap tulisannya selalu masuk di kolom-kolom surat kabar ternama. Apalagi jurusan kuliah mereka tidak spesifik untuk mengarahkan menjadi seorang penulis. Akan tetapi, ada proses panjang yang dilalui dan itu semua dimulai dari menyimak dan membaca. Selanjutnya mulailah mengerucut menuju bacaan yang kita sukai, baik itu bacaan fiksi maupun nonfiksi. Intinya perbanyak bahan bacaan sebagai rekomendasi khazanah perbendaharaan tulisan kita. Setelah itu, barulah mengaitkan dengan kondisi sosial yang sedang terjadi baru-baru ini atau istilah lainnya adalah kejadian viral. Dari sana bisa dibuat tulisan apa pun.

 

Penulis: Ivan Arief Rachman, S.Pd.

Penyunting: Idan Sahid

Tulisan website Pustaka Al-Bahjah merupakan platform bacaan yang ditulis oleh masyarakat umum sebagai media literasi. Submit tulisanmu dengan cara klik link ini.

 

 

Bagikan ke

Membaca Adalah Modal: Teknik Dasar Menulis Artikel Jurnalistik untuk Pemula

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Pacaran Tidak Ada di dalam Islam: Haruskah Barang Pemberian Mantan Dikembalikan?
20 Januari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hidup adalah perjalanan yang penuh dengan ujian dan cobaan. Tidak jarang kita tergelincir dalam kesalahan yang mungkin... selengkapnya

Hati-Hati Ada Gaji Buta di Antara Kita
25 Maret 2021

Hati-Hati Ada Gaji Buta di antara Kita Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA... selengkapnya

Mengaplikasikan Makna Transendental Al-Qur’an bagi Pemuda pada Era Digital
29 April 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Al-Qur’an adalah firman Allah yang berisi berbagai macam persoalan yang dialami manusia. Baik itu berupa masalah kehidupan,... selengkapnya

Jadwal Imsakiyah Ramadan 1446 H Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon
3 Maret 2025

  Berikut adalah link jadwal imsakiyah Ramadan 1446 H. untuk Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon: Imsakiyah Ramadan 1446 H.  ... selengkapnya

Kabar Gembira! Sayyidi Syeikh Dr. Muhammad Ba’athiyah Tiba di Al-Bahjah Hari Ini
30 November 2022

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Rabu 6 Jumadil Ula 1444 H atau bertepatan dengan 30 November 2022, Guru Mulia Sayyidi Syeikh... selengkapnya

Coklat, Langit, dan Tauhid (Sebuah Cerpen)
18 Mei 2024

Cahaya matahari masuk ke sela-sela ruang kamarku. Aku menggeliat malas, tubuhku terasa sakit di beberapa bagian. Kejadian semalam seperti mimpi.... selengkapnya

Melek Literasi Digital Menuju Santri yang Berdaya Saing
10 Mei 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Teknologi digital telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Pesantren, yang sejak dulu menjadi tempat utama... selengkapnya

Dampak Judi Online dalam Perspektif Maqashid Syariah
12 Agustus 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Judi atau yang dikenal sebagai maisir dalam konteks Islam, merupakan aktivitas yang dilarang keras karena dampaknya yang... selengkapnya

Hari Akhir Itu Benar-Benar Ada!
15 Juli 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Hari kiamat adalah hari di mana semua alam semesta beserta isinya akan hancur. Telah dijelaskan dalam Al-Qur’an... selengkapnya

Jangan Main Api dengan Masa Lalu
28 Juni 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sering kali merasa kehilangan saat harus memutus hubungan dengan seseorang yang dulu pernah dekat, bahkan sangat spesial.... selengkapnya

Membaca Adalah Modal: Teknik Dasar Menulis Artikel Jurnalistik untuk Pemula

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: