Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Mengerikan! Saling Mencintai di Dunia Namun Bermusuhan di Akhirat

Mengerikan! Saling Mencintai di Dunia Namun Bermusuhan di Akhirat

Diposting pada 7 Juli 2023 oleh Redaksi / Dilihat: 3.681 kali / Kategori:

Pustaka Al-Bahajah, Cirebon – Tahukan sahabat bahwa saat ini banyak sekali orang yang saling mencintai di dunia namun ternyata bermusuhan ketika di akhirat kelak. Siapakah mereka dan mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Ummi Fairuz Ar-Rahbini menjelaskan itu terjadi karena cinta yang dibangun di dunia tersebut tidak dibangun karena Allah. Sebab, ketika cinta tidak dibangun karena Allah, maka cinta nya hanya di dunia saja, di akhirat cinta tersebut akan berubah menjadi permusuhan.

“Kenapa kok orang saling mencintai di dunia bisa menjadi musuh di akhirat? Karena cintanya tidak dibangun karena Allah. Kalau sudah cintanya tidak dibangun karena Allah maka cintanya tidak akan abadi, cintanya hanya sekedar di dunia, tapi tidak di akhirat,” jelas Ummi.

Ummi mencontohkan cinta semacam ini misalnya seorang istri yang tidak mau memakai kerudung dan menutup auratnya. Ketika di akhirat, ia akan berhujjah bahwa ia tidak memakai kerudung dan tidak menutup aurat karena suami nya tidak senang ketika ia memakai kerudung bahkan melarang memakainya.

Ia menyalahkan suaminya di akhirat, padahal ketika di dunia mereka mengatasnamakan cinta, sang istri patuh kepada suaminya. Namun ketika di akhirat sang istri malah menyalahkan suaminya.

Baja Juga: Hati-Hati! Jangan Jadi Laki-Laki Dayyuts, Ini Ancamannya di Akhirat Kelak

Begitupun sebaliknya, sang suami akan ditanya oleh Allah Swt mengapa ia tidak memerintahkan istrinya untuk menutup aurat, sang suami akan mencari hujjah juga untuk menyalahkan istri nya tersebut.

“Akhirnya orang yang mengatakan mencintai tapi kalau sudah tidak dibangun dalam cinta karena Allah maka nanti akan saling menyalahkan pasangan,” ujar Ummi.

Contoh selanjutnya ketika seorang suami mencari nafkah dari yang haram untuk membahagiakan istri nya. Di akhirat ia akan ditanya oleh Allah mengapa ia mencari nafkah dari pekerjaan yang haram, ia pun akan menyalahkan istri nya bahwa ketika ia tidak mendapatkan banyak uang sang istri akan marah. Ia akan mengkambinghitamkan istri nya ketika di akhirat padahal ketika di dunia kelihatannya mereka mesra dan saling mencintai.

Contoh lain adalah antara orang tua dengan anak. Seorang anak yang ketika di dunia meninggalkan shalat karena sibuk bermain dengan gadgetnya. Ketika di akhirat ia akan berhujjah bahwa orang tua nya lah yang memberikan handphone tersebut sehingga ia lalai dan malas dalam shalat nya.

Kemudian orang tuanya juga akan ditanya kenapa memberikan handphone untuk anaknya hingga ia lalai dalam shalat, sang orang tua pun juga akan berhujjah bahwa jika ia tidak memberikan handphone maka ia akan mengamuk.

“Akan Saling menyalahkan orang tua dengan anak, sehingga akhirnya dua-duanya dihukum di neraka Allah swt,“ jelas Ummi.

Begitulah apabila cinta tidak dibangun karena Allah maka tidak akan membawa kepada kebahagiaan yang abadi. Cinta yang hanya sekedar action saja di dunia, secara kasat mata terlihat romantis, mesra, dan harmonis namun ketika di akhirat akan berpisah bahkan saling menyalahkan dan bermusuhan.

“Maka naudzubillah jangan sampai kita mengatasnamakan cinta lalu kita melanggar Allah Swt,” pungkas Ummi.

Semoga Allah senantiasa menjadikan hamba-hamba yang saling mencintai karena Allah Swt, indah di dunia, dan indah di akhirat. Amiin.

Sumber: Chanel Youtube Fairuz  Ar-Rahbini

Tags: , ,

Bagikan ke

Mengerikan! Saling Mencintai di Dunia Namun Bermusuhan di Akhirat

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

(Cerpen) Cahaya Santri, Warisan Sunan Gunung Jati
13 September 2025

LANGGAR tua itu berdiri di ujung kampung, sederhana dan hampir lapuk dimakan waktu. Namun setiap sore, suara ayat suci selalu... selengkapnya

Bolehkah Membuat Perjanjian Sebelum Menikah?
19 Mei 2026

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada dasarnya dalam Islam terdapat syariat mengenai hal-hal yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan pernikahan. Namun tidak sedikit di... selengkapnya

Tanda Allah Cinta kepada Kita
27 November 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sudah sering mendengar kata cinta. Pengungkapannya pun banyak ditampakkan dalam berbagai bentuk oleh manusia. Ada yang menjelma... selengkapnya

Cara Mudah Shalat Saat Mudik Lebaran
17 April 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Shalat fardhu merupakan sebuah kewajiban seorang muslim yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apapun, termasuk saat... selengkapnya

Puisi-Puisi Odi Yanuar
8 Juni 2024

  Lima Tiang   Ada lima tiang Tiang itu berdiri kokoh Kokoh karena selalu dijaga Dijaga dan dilestarikan   Tiang... selengkapnya

Keceriaan, Rahasia di Balik Setiap Senyuman
17 Februari 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Keceriaan memiliki peran penting dalam kehidupan, bahkan di tengah kesulitan. Tampil ceria adalah salah satu bentuk syukur... selengkapnya

Kisah Barseso Seorang Ahli Ibadah yang Terlena Tipu Daya Setan
15 Maret 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dikisahkan ada seseorang ahli ibadah yang bernama Barseso. Di setiap harinya ia selalu melakukan shalat hingga 1000... selengkapnya

Gen Z, Generasi paling Kesepian
14 Oktober 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Generasi Z sering kali disebut sebagai generasi beruntung karena hidup di tengah-tengah perkembangan teknologi. Oleh karenanya, kepemilikan gawai... selengkapnya

Menjadi Pemuda Produktif ala Ashabul Kahfi
23 November 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Masa muda idealnya diisi dengan segala macam produktivitas. Namun, godaan dapat membawa masa muda menjadi sia-sia.... selengkapnya

Mengenal Hukum dan Keutamaan Haji sebagai Rukun Islam yang Kelima
23 Mei 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Haji menurut bahasa haji adalah bermaksud. Adapun menurut istilah fiqih haji adalah bermaksud (dengan sengaja) menuju Baitulharam (Ka’bah)... selengkapnya

Mengerikan! Saling Mencintai di Dunia Namun Bermusuhan di Akhirat

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: