● online
- Fiqih Bepergian Solusi Shalat di Perjalanan....
- INDAHNYA MEMAHAMI PERBEDAAN PARA ULAMA KARYA BUYA ....
- Kosakata (Almufrodat) Sehari-Hari....
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Dari Lahir Sampai Diutus ....
- Silsilah Fiqih Praktis Jenazah....
- Kisah Nabi Muhammad Saw "Kekhalifahan, Keluarga Na....
- المعين المبين في تعلم العرب....
- RAMADHANIAT....
Mengerikan! Saling Mencintai di Dunia Namun Bermusuhan di Akhirat

Pustaka Al-Bahajah, Cirebon – Tahukan sahabat bahwa saat ini banyak sekali orang yang saling mencintai di dunia namun ternyata bermusuhan ketika di akhirat kelak. Siapakah mereka dan mengapa hal tersebut bisa terjadi?
Ummi Fairuz Ar-Rahbini menjelaskan itu terjadi karena cinta yang dibangun di dunia tersebut tidak dibangun karena Allah. Sebab, ketika cinta tidak dibangun karena Allah, maka cinta nya hanya di dunia saja, di akhirat cinta tersebut akan berubah menjadi permusuhan.
“Kenapa kok orang saling mencintai di dunia bisa menjadi musuh di akhirat? Karena cintanya tidak dibangun karena Allah. Kalau sudah cintanya tidak dibangun karena Allah maka cintanya tidak akan abadi, cintanya hanya sekedar di dunia, tapi tidak di akhirat,” jelas Ummi.
Ummi mencontohkan cinta semacam ini misalnya seorang istri yang tidak mau memakai kerudung dan menutup auratnya. Ketika di akhirat, ia akan berhujjah bahwa ia tidak memakai kerudung dan tidak menutup aurat karena suami nya tidak senang ketika ia memakai kerudung bahkan melarang memakainya.

Ia menyalahkan suaminya di akhirat, padahal ketika di dunia mereka mengatasnamakan cinta, sang istri patuh kepada suaminya. Namun ketika di akhirat sang istri malah menyalahkan suaminya.
Baja Juga: Hati-Hati! Jangan Jadi Laki-Laki Dayyuts, Ini Ancamannya di Akhirat Kelak
Begitupun sebaliknya, sang suami akan ditanya oleh Allah Swt mengapa ia tidak memerintahkan istrinya untuk menutup aurat, sang suami akan mencari hujjah juga untuk menyalahkan istri nya tersebut.
“Akhirnya orang yang mengatakan mencintai tapi kalau sudah tidak dibangun dalam cinta karena Allah maka nanti akan saling menyalahkan pasangan,” ujar Ummi.
Contoh selanjutnya ketika seorang suami mencari nafkah dari yang haram untuk membahagiakan istri nya. Di akhirat ia akan ditanya oleh Allah mengapa ia mencari nafkah dari pekerjaan yang haram, ia pun akan menyalahkan istri nya bahwa ketika ia tidak mendapatkan banyak uang sang istri akan marah. Ia akan mengkambinghitamkan istri nya ketika di akhirat padahal ketika di dunia kelihatannya mereka mesra dan saling mencintai.
Contoh lain adalah antara orang tua dengan anak. Seorang anak yang ketika di dunia meninggalkan shalat karena sibuk bermain dengan gadgetnya. Ketika di akhirat ia akan berhujjah bahwa orang tua nya lah yang memberikan handphone tersebut sehingga ia lalai dan malas dalam shalat nya.

Kemudian orang tuanya juga akan ditanya kenapa memberikan handphone untuk anaknya hingga ia lalai dalam shalat, sang orang tua pun juga akan berhujjah bahwa jika ia tidak memberikan handphone maka ia akan mengamuk.
“Akan Saling menyalahkan orang tua dengan anak, sehingga akhirnya dua-duanya dihukum di neraka Allah swt,“ jelas Ummi.
Begitulah apabila cinta tidak dibangun karena Allah maka tidak akan membawa kepada kebahagiaan yang abadi. Cinta yang hanya sekedar action saja di dunia, secara kasat mata terlihat romantis, mesra, dan harmonis namun ketika di akhirat akan berpisah bahkan saling menyalahkan dan bermusuhan.
“Maka naudzubillah jangan sampai kita mengatasnamakan cinta lalu kita melanggar Allah Swt,” pungkas Ummi.
Semoga Allah senantiasa menjadikan hamba-hamba yang saling mencintai karena Allah Swt, indah di dunia, dan indah di akhirat. Amiin.
Sumber: Chanel Youtube Fairuz Ar-Rahbini
Tags: Al-Bahjah, Saling Mencintai di Dunia Bermusuhan di Akhirat, Ummi Fairuz
Mengerikan! Saling Mencintai di Dunia Namun Bermusuhan di Akhirat
LANGGAR tua itu berdiri di ujung kampung, sederhana dan hampir lapuk dimakan waktu. Namun setiap sore, suara ayat suci selalu... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Pada dasarnya dalam Islam terdapat syariat mengenai hal-hal yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan pernikahan. Namun tidak sedikit di... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Kita sudah sering mendengar kata cinta. Pengungkapannya pun banyak ditampakkan dalam berbagai bentuk oleh manusia. Ada yang menjelma... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Shalat fardhu merupakan sebuah kewajiban seorang muslim yang tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi apapun, termasuk saat... selengkapnya
Lima Tiang Ada lima tiang Tiang itu berdiri kokoh Kokoh karena selalu dijaga Dijaga dan dilestarikan Tiang... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Keceriaan memiliki peran penting dalam kehidupan, bahkan di tengah kesulitan. Tampil ceria adalah salah satu bentuk syukur... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Dikisahkan ada seseorang ahli ibadah yang bernama Barseso. Di setiap harinya ia selalu melakukan shalat hingga 1000... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Generasi Z sering kali disebut sebagai generasi beruntung karena hidup di tengah-tengah perkembangan teknologi. Oleh karenanya, kepemilikan gawai... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Masa muda idealnya diisi dengan segala macam produktivitas. Namun, godaan dapat membawa masa muda menjadi sia-sia.... selengkapnya
Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Haji menurut bahasa haji adalah bermaksud. Adapun menurut istilah fiqih haji adalah bermaksud (dengan sengaja) menuju Baitulharam (Ka’bah)... selengkapnya
Buku “Sam’iyyat” karya Buya Yahya penting untuk kita memiliki sebagai buku pegangan dalam memiliki keyakinan yang benar. Dengan keyakinan yang… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 69.000Buku ini berisikan terjemahan kosa kata bahasa arab beserta latihan-latihannya yang semoga bisa memudahkan para pelajar atau pecinta bahasa arab… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 52.000Buku Fiqih Bepergian karya Buya Yahya menghadirkan masalah umum yang sering dihadapi oleh kaum muslim dalam menjaga kualitas dan waktu… selengkapnya
Rp 23.000 Rp 43.000Buku Buya Yahya yang berjudul Ramadhaniat secara rinci menjelaskan amalan-amalan yang dapat dilakukan oleh seorang muslim di bulan Ramadan. Buku… selengkapnya
Rp 115.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Al Habsyie Tebal buku: viii+140 Menelusuri jejak kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah Saw melalui… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku “Dzikir Harian” yang ditulis oleh Buya Yahya adalah dzikir-dzikir yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dzikir-dzikir yang dihadirkan merupakan… selengkapnya
Rp 25.000 Rp 27.000Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Moch. Idam Kholid Ukuran: 10,5 x 16,5 cm Tebal buku: 300 Bahasa Inggris adalah bahasa internasional… selengkapnya
*Harga Hubungi CSTerkadang seorang pelajar bahasa arab akan mendapati sedikit kesulitan dalam mempelajari qoidah ‘adad ma’dud karena pembahasan tersebut tidak terlalu detail… selengkapnya
Rp 29.000 Rp 37.700Penerbit: Pustaka Al-Bahjah Penulis: Achmad Hisyam Tebal buku: viii+102 Kehidupan keras yang dilalui Nabi Muhammad Saw di masa kecil telah… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Fiqih Thaharah (Bersuci) karya Buya Yahya ini disusun berdasarkan berbagai kitab-kitab yang terpercaya dengan tetap memperhatikan sumber utamanya, yakni… selengkapnya
Rp 60.000
Saat ini belum tersedia komentar.