Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Pustaka
● online
CS Pustaka
● online
Halo, perkenalkan saya CS Pustaka
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Habib Novel Alaydrus Bongkar Cara Masuk Surga Dengan Modal Senyuman

Habib Novel Alaydrus Bongkar Cara Masuk Surga Dengan Modal Senyuman

Diposting pada 30 November 2022 oleh Redaksi / Dilihat: 1.268 kali

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Senyuman merupakan sebuah hal lumrah dalam kehidupan manusia. Senyum mencerminkan rasa senang dan bahagia terhadap sesuatu hal yang menimpa dirinya. Namun bagaimana jika senyuman yang biasa kita lakukan, itu menjadi sebuah tanda dan sebab kita mendapatkan surganya Allah Swt?

Menurut Habib Novel Alaydrus, Baginda Nabi Saw telah mengisyaratkan bahwa salah satu ciri dari penghuni surga adalah wajahnya berseri-seri. Maka dari itu Habib Novel mengajak kepada seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga senyum dan keceriaan wajah kita, terutama ketika bertemu dengan orang lain.

“Rasulullah bisa menilai ini penghuni surga atau bukan itu dari wajah, sampai ditaqrir wajahnya berseri-seri.”

Menjadi hamba yang mudah senyum ini menurut Habib Novel adalah cara masuk surga paling mudah dibanding dengan ibadah-ibadah lain seperti shalat tahajud sedekah, dan puasa. Jadi sebenarnya sungguh sangat disayangkan ketika seorang hamba tidak bisa memasuki surga dari pintu senyuman ini.

“Masuk surga modal tahajud berat, masuk surga modal sedekah sebenarnya mudah namun tak semudah yang dikira, masuk surga modal puasa sedikit pelakunya. masuk surga modal dipoligami pada nolak mending pilih pintu syurga yang lain. Nah rasul kasih pintu surga dari pintu manapun. Face recognition atau deteksi wajah bahasa kita nya.”

Namun menurut Habib Novel, senyuman yang dimaksud bukanlah senyuman yang asal senyum, namun senyuman yang memancar dari dalam hati. Hati ini menurut Imam Ghazali menjadi pusat dari persemayaman ruh di dalam seluruh tubuh. Hati ini kalau istilah umumnya adalah jantung, jantung itu berukuran kecil namun menjadi pusat peredaran darah manusia. Jika jantung bermasalah, seluruh tubuh akan terkena masalah.

Maka tidak heran ketika kita merasa sedih, suntuk, marah, dan sebagainya, rasa sakit tersebut terasa di dada sebelah kiri, tempat dari organ jantung kita berada. Dan ini yang kemudian disebut dengan terganggunya ruh manusia, dan jika ruh manusia terganggu maka akan merusak senyuman dalam hidup kita.

Pertanyaannya adalah bagaimana caranya agar kita tidak mudah sedih, galau, suntuk dan ruh kita selalu berenergi dan senyuman selalu terpancar di bibir kita? Caranya adalah jangan meletakan sesuatu yang bisa menyebabkan hati kita terluka di dalam ruh kita. Kalau istilah kita nya adalah jangan meletakan dunia di dalam hati kita. Jika kita meletakkan dunia dalam hati kita maka siap-siap kita merugi dunia akhirat.

Contohnya adalah kita mempunyai rumah, motor, mobil, bahkan mempunyai anak dan pasangan hidup. Jangan pernah kita memasukan itu semua ke dalam hati, kecuali dimasukan karena Allah Sw., Jika dimasukan ke dalam hati bukan karena Allah Swt maka itu semua akan menyiksa kita.

Misalnya mobil kita tersenggol oleh orang lain. Jika mobil tersebut dimasukan ke dalam hatinya, maka sang pemilik mobil pasti akan merasa marah, sedih dan galau. Padahal yang tersenggol adalah mobilnya, belum sampai kepada badannya, tapi hatinya yang terasa sakit. Itu karena dia telah menyalahi aturan Allah Swt, yaitu meletakan dunia di dalam hatinya.

Male friendship shoot

Berbeda dengan orang yang tidak meletakan dunia di dalam hatinya, ketika mobilnya tersenggol, maka ia akan mengucapkan Innalillahiwainnailaihirojiun, “semua milik Allah Swt, dan pasti akan kembali kepada Allah Swt”, hatinya tidak akan sakit dan selalu bahagia, inilah kunci bahagia dunia akhirat, senyuman akan selalu terpancar dari dalam hatinya. Inilah maksud dari senyuman akan membawamu ke surga. Jadi senyuman yang seperti apa? Senyuman yang dihasilkan dari hari yang tidak terdapat dunia di dalamnya, namun hatinya diisi oleh Allah dan akhirat.

Akibat lain dari menyimpan dunia dalam hati adalah kita akan selalu iri melihat kenikmatan orang lain. Jika sudah demikian, maka sungguh Allah Swt akan mencabut kenikmatan dari dalam diri kita, termasuk senyuman di bibirnya.

Ketahuilah bahwa seluruh kenikmatan yang ada di dunia ini, baik yang diberikan kepada kita maupun orang lain, sesungguhnya berasal dari Allah Swt. Jadi ketika seseorang merasa tidak suka orang lain mendapatkan nikmat, maka berarti ia tidak suka kepada Allah Swt yang memberi nikmat, berarti kita sedang melawan ketentuan Allah Swt dan menjadi musuh Allah Swt. Maka disaat itulah ia tidak akan merasakan nikmatnya hidup karena telah Allah cabut nikmat darinya.

Sumber : ASAH TV

Tags: , , ,

Bagikan ke

Habib Novel Alaydrus Bongkar Cara Masuk Surga Dengan Modal Senyuman

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.
Hukum Pembayaran Zakat Fitrah Melalui Transfer Bank E Wallet dan QR Code Perspektif Hukum Islam
27 March 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Setiap menjelang Idulfitri, umat Islam di seluruh dunia berbondong-bondong menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri dan... selengkapnya

Bolehkah Mahasiswa Muslim Mengunjungi Gereja untuk Tugas Kuliah? Begini Penjelasan Buya Yahya
25 July 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Seorang mahasiswa muslim menghadapi dilema ketika harus mengunjungi gereja untuk keperluan tugas kuliah. Dalam sebuah kesempatan, ia... selengkapnya

Keseruan Market Day PAUD Al-Bahjah: Cerdas Berwirausaha Sejak Dini ala Rasulullah
25 April 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Di sebuah pagi yang syahdu, saat matahari masih malu-malu menyingkapkan sinarnya, halaman di sekolah PAUD Terpadu Al-Bahjah itu... selengkapnya

Mari Hadiri dan Syiarkanlah Maulid Akbar dan Peresmian Al-Bahjah Binangkit Tasikmalaya
27 October 2022

Dalam rangka mewujudkan visi Al-Bahjah untuk membangun masyarakat berakhlak mulia, bersendikan Al-Qur’an dan Sunnah, LPD Al-Bahjah terus melebarkan sayap perjuangan... selengkapnya

Bijak dalam Bertindak (Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi)
14 September 2021

Bijak dalam Bertindak (Utamakan Klarifikasi, Kesampingkan Emosi) Oleh: Admin 2 Disadur dari ceramah Buya Yahya (Pengasuh LPD Al-Bahjah Cirebon) PUSTAKA... selengkapnya

Jangan Sampai Merugi, Lakukan 2 Hal Ini Sebelum Datangnya Ramadhan
16 March 2023

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon – Sahabat Pustaka sekalian, tak terasa Ramadhan tinggal menghitung hari. Sebagai orang beriman, kita tentu harus bergembira... selengkapnya

Ada Apa dengan Mandi Hari Jum’at?
13 December 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Mandi pada hari Jum’at memiliki kedudukan yang berbeda dengan mandi di hari-hari yang lain, jika dilihat dari... selengkapnya

Hikmah Merindukan Surga dan Takut Neraka
8 July 2024

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon –Orang yang sudah mengikrarkan dirinya beriman secara otomatis akan mudah untuk melakukan kebaikan-kebaikan. Ia juga akan secara... selengkapnya

Hati-Hati Menjadi Buzzer dalam Pemilu! Buya Yahya Mengingatkan Rambu-Rambu Ini
3 December 2023

Pemilu semakin dekat. Kampanye semakin gencar di berbagai tempat dan media sosial. Kemudahan mengakses media sosial ini mewarnai prosesi kampanye... selengkapnya

Ketika Terlanjur Tahu Aib Orang Lain
13 June 2025

Pustaka Al-Bahjah, Cirebon-Sudah menjadi keharusan untuk kita tidak usah mencari-cari kekurangan dan aib orang lain. Namun sekeras apa pun usaha... selengkapnya

Habib Novel Alaydrus Bongkar Cara Masuk Surga Dengan Modal Senyuman

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: